أول 198 سطر.
Aku kesal dengan pendaratan yang tidak sempurna.
Dasar!
Kau tiba-tiba melompat keluar, tahu tidak kalau itu berbahaya?!
Apa yang sedang kau lakukan?!
Kau mengendarai mobil yang begitu besar di jalan perbelanjaan yang sangat sempit.
Tidak peduli mobilku besar atau kecil,
kau yang tiba-tiba melompat keluar, benar-benar sangat berbahaya.
Masih berani bicara. Padahal kau yang mengebut.
Akhirnya, aku menemukanmu.
Kenapa kau bermalas-malasan di sini?
Ayo, pergi ikuti aku.
Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku!
Aku masih bicara dengannya.
Sudah jangan bicara lagi. Cepat masuk.
Aku menunggumu lama sekali.
Tolong cepat sedikit, aku lapar sekali.
Apa yang mereka lakukan?
Tareme.
Cepat jalan.
Baik.
Terima kasih atas kedatangannya.
Silakan naik mobil.
Tareme,
aku tidak akan masuk ke dalam.
Aku ingin mencari angin di luar.
Tuan Ajioui,
terima kasih atas kedatangannya
ke acara pembukaan kami.
Kedatangan Tuan Ajioui sendiri ke sini
membuat kami merasa sangat terhormat.
Hari ini siapa yang memasak?
Dimasak oleh Chef Hoshino.
Sebuah kehormatan bisa bertemu dengan Anda.
Hari ini aku akan menggunakan seluruh kekuatanku
untuk menyajikan masakan kebanggaanku.
Apakah rasanya enak?
Tentu, rasanya enak sekali.
Layak sebagai restoran dengan komentar yang baik.
Nilainya 30.
Terutama steik ala Prancis-nya, ditambah dengan saus jamur.
Mengingatnya saja, air liurku sudah mengalir.
Apa kau tidak dengar ucapanku?
Steik sapi tadi tidak lolos kualifikasi.
Ma... Maaf, apa ada masalah pada steaknya?
Tidak hanya steaknya
makanan pembuka, wine sebelum makan dan makanan penutup,
semuanya tidak layak ada di meja makan.
Ba... Bagaimana bisa?
Kalau mengingat ucapan Tuan Ajioui, rasanya aku belum memakan semuanya.
Tapi semua yang kami siapkan adalah bahan premium yang paling segar.
Sebenarnya aku tidak ada komentar pada bahan-bahannya.
Tapi selama mempunyai uang,
semua orang bisa membeli bahan-bahan.
Ya...
Tapi yang paling penting adalah
kemampuan koki dalam mengolah bahan, yaitu kemampuan memasaknya
dan juga ketulusan.
Tak peduli seberapa bagus bahan masakannya,
jika tidak memiliki kemampuan mengolah bahan
sama saja sia-sia.
Dan juga lihat gaya berpakaianmu.
Kau masih memakai baju koki
lalu berjalan keluar dengan debu yang ada di mana-mana.
Kau tidak terlalu peduli dengan kebersihan.
Aku belum selesai bicara.
Gaya rambutmu.
Kau terlalu peduli gaya sebagai Chef,
terlalu banyak menggunakan gel rambut
dan hasilnya masakanmu berbau gel rambut.
Tapi kau tidak menyadarinya.
Maafkan aku.
Pria ini adalah
Genjiro Murata.
Dia adalah harta karun masakan Jepang dan juga ketua dari seluruh masakan Jepang.
Biasa dipanggil Ajioui.
Dia mendirikan Perusahaan Ajio,
semua koki dan restoran nomor satu berada di bawah kekuasaannya.
Dia sangat terkenal di seluruh Jepang.
Semua koki tunduk kepadanya.
Dia sudah menjadi penanggung jawab masakan Jepang dalam waktu yang sangat lama
dan tidak pernah berkompromi tentang makanan.
Itulah Ajioui.
Manajer.
Jika lain kali kau masih menghidangkan makanan seperti ini,
keluar saja dari Perusahaan Ajio.
Ayo pergi, Tareme.
Ya.
Tapi kau tetap berpegang teguh pada prinsip memasak,
aku mengakuinya.
Tetap pegang prinsipmu lalu semangat untuk memasak lebih lezat.
Te... Terima kasih.
Kami akan menantikan kedatangan Anda berikutnya!
Yoichi!
Yoichi!
Mitsuko.
Maaf, aku terlambat.
Waktu yang paling sibuk sudah berlalu.
Kalau mau kemari, datanglah lebih awal.
Kenapa kau berkata seperti itu?
Biar aku perjelas.
Aku datang kemari bukan demi dirimu
tapi datang untuk membantu ibumu.
Baiklah.
Kalau begitu kau membantu mencuci piring saja.
Aduh, kakak kenapa datang terlambat?
Di wajahmu menempel sebutir nasi.
Apakah kau makan gratis di rumah orang lagi?!
Benar-benar memalukan!
Bukankah sudah kukatakan kalau mau makan, makan di rumah saja?
Tapi makanan di sini lebih enak.
Khususnya saat kakak memasak, masakan kakak tidak bisa dibandingkan dengan yang ini.
Kenapa perbedaannya besar sekali?
Masakan seorang wanita kenapa malah tidak enak?
Shigeru!
Berhenti!
Maaf, Bibi.
Aku memecahkannya lagi.
Dasar. Kalau kalian berdua mau bertengkar, bertengkarlah di luar.
Bukankah ini adalah restoran tadi...
Tuan Ajioui, jangan-jangan Anda ingin masuk ke dalam?
Ayo, masuk.
Apa?
Bagaimana bisa?
Bagaimana bisa Tuan Ajioui yang hebat masuk ke restoran usang seperti ini?
Ini hanya membuat perut Anda...
Makanannya pasti tidak enak.
Tuan Ajioui, dengarkan aku...
Dia... sudah masuk ke dalam.
Kebiasaan buruknya mulai lagi. Tidak bisa!
Aku harus menyelamatkan lidah Tuan Ajioui.
Tuan Ajioui!
Selamat datang.
Sudah kukatakan padanya.
Tamu-tamu yang kacau!
Restoran ini juga kotor sekali.
Tareme,
kenapa kau berdiri saja?
Cepat duduk.
Tuan Ajioui,
aku tidak mau Anda terluka. Ayo, kita cepat pergi.
Lebih baik makan apa?
Kenapa Anda masih berniat memesan makanan?
Tidak mungkin ada makanan enak di tempat seperti ini.
Selamat datang.
Wah, cantik sekali.
Permisi, Anda ingin makan apa?
Aku mau tonkatsu.
Kau juga makan tonkatsu, kan?
Apa? Ti... Tidak... Aku...
Jangan banyak bicara, temani aku makan.
Ya...
Yoichi,
dua porsi tonkatsu!
Baik!
A... Anak kecil?
Anak yang tadi...
Kau yang tadi menyetir mobil besar!
Apakah sedang bercanda?!
Jangan membuat masalah lagi!
Siapa yang ingin memakan makanan tidak enak buatan anak kecil?!
Restoran yang tidak terkenal
dan juga anak kecil yang memasak makanan tidak enak.
Tidak mungkin aku membiarkan Tuan Ajioui mencicipinya!
Sudahlah. Ayo, kita segera pergi.
Tunggu!
Makanan ini akan di luar ekspektasimu.
Tidak! Makanan di sini pasti tidak enak!
- Tunggu sebentar, Paman. - Paman?
Kau benar-benar asal bicara.
Ini adalah restoran umum,
tentu saja tidak terkenal.
Yang kami jual adalah makanan murah dan lezat.
Tunggu hingga kau mencobanya, baru berkomentar.
Kau bahkan belum mencobanya, jangan terus mengatakan makanan ini tidak enak!
Sepertinya kau salah, Tareme.
Walaupun dia adalah seorang koki cilik,
yang penting masakannya enak saja.
Tapi, jika masakanmu tidak bisa membuatku puas...
Kalian tidak perlu bayar.
Tidak!
Aku akan memberikan tirai Restoran Hinode yang tergantung di sana kepada Anda.
Maksudmu tirai pintu?
Aku sudah mengerti.
Baiklah, sepakat.
Yang kalian pesan tonkatsu, kan?
Kebetulan mulai besok aku ingin memasukkan menu tonkatsu yang baru.
Aku akan membiarkan kalian dulu yang mencoba.
Yoichi, apa kau baik-baik saja?
Kau bahkan belum pernah mencobanya, kan?
Tidak masalah.
Aku percaya diri bisa membuat tontkatsu yang sangat lezat.
Menu baru?
Tonkatsu yang sangat enak?
Benar.
Menu baru Restoran Hinode!
Ini!
Tonkatsu special Restoran Hinode.
Apakah kau sedang menggertak?!
No comments yet. Be the first to leave one.