Reverence

Reverence

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Reverence 2025 BluRay x264 AAC5 1-[YTS BZ]
تعليق من tedi
Retail CATCHPLAY Resync for BluRay

الوسوم

bluray
نشرت في: 2026-02-27
تنزيلات: 27
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 170 سطر.

Ibuku bakal membunuhku kalau aku telat.

Tidak.

Tunggu. Jimmy, tunggu.

Siapa itu?

Apa-apaan ini?

Hei!

- Para ayah- - Pergi dari sini, bangsat!

Janganlah kamu membangkitkan amarah anak-anakmu,

supaya mereka jangan tawar hati.

Pergi dari sini, bangsat!

Dasar mesum!

Hei!

Kubilang pergi dari sini!

Bisa kita pergi saja?

Apa pun yang kamu lakukan, lakukanlah dengan sepenuh hati,

seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia.

Bodoh sekali.

Kamu takut?

Jimmy, hati-hati!

Deacon, naik ke truk.

Cepat.

Kemari.

Kamu saja.

Sedang apa kamu?

Kamu bisa saja terluka.

Aku tahu.

Dengar, aku ingin ada untukmu,

tapi aku tak bisa membantumu atau menjagamu

kalau kamu tidak berkata jujur padaku.

Kamu diam-diam bertemu pria dewasa. Dia terlihat 40-an.

Apa dia tahu kamu masih SMA?

Apa Cherry tahu?

Ibu terlalu sibuk untuk peduli.

Hei, siapa namamu?

Uh, Jimmy. Jimmy Raddix, Pak.

Kamu punya uang buat menutup ini?

Uh, Tidak,

tidak, tidak ada di aku.

Kalau begitu, semoga kamu kenal seseorang yang punya.

- Ayah - Naik.

- Kamu ikut aku. - Aku ikut Jimmy.

Kamu ikut aku.

Aku 18 tahun dan bisa mengambil keputusan sendiri.

Jimmy, ayo.

Kenapa kamu bawa senjata?

Buat orang-orang jahat.

Iya, tapi kenapa kamu menyuruh mereka duduk di belakang?

Karena setiap tindakan ada konsekuensinya, Nak.

Potong saja.

Sekarang ini menarik si ganteng ini masuk, kan?

Baiklah, Partner.

Dulu aku pernah bekerja di bengkel mobil

sepanjang jalur I-40 kalau badai lewat.

Sekarang aku yakin bisa membereskan penyok-penyok itu,

menghilangkan goresannya.

Dan kamu bisa ambil sebelum Natal.

Itu akan bagus sekali.

Anak itu benar-benar bodoh, sama seperti ibunya.

Mau ngomel atau urusan bisnis? Aku ada urusan.

Berapa buat kekacauan sialan ini?

150 untuk dereknya.

Anak kecil mau lewat.

Astaga, kamu berat.

Aku tidak menerima cek.

Yah, aku tidak punya uang tunai.

Kalau begitu, aku tahan kendaraanmu sampai kamu punya.

Ya, aku yakin begitu.

Masuk ke truk sialan itu.

Jangan kurang ajar padaku.

Cukup!

Hei, kamu tidak apa-apa? Mattie.

Sial, kupikir ayahku keras.

Sudah malam. Seharusnya kamu di rumah dengan istrimu?

Ada keadaan darurat di pabrik, jadi dia sedang siaga.

Mirip seperti sopir derek, kurasa, ya?

Ayahku dulu bilang kerja kerah biru itu bukan sekadar pekerjaan,

itu mengalir dalam darah.

Ayo, Nak.

Hei, aku yang mengunci.

Terima kasih.

Bapa Surgawi,

kami mohon berkat-Mu untuk pertandingan

yang akan kami mainkan, dan untuk para gadis muda ini.

Berilah mereka keberanian untuk bermain dengan cara

yang perbuatannya berkenan kepada-Mu,

serta jagalah mereka dari cedera.

Kiranya kami memasuki pertandingan ini

dengan semangat sportivitas

dan dengan saling menghormati.

Kami memohon semua ini dalam nama Yesus.

Amin.

Kamu tampil sangat hebat.

- Mereka menyukaimu. - Terima kasih. Aku tahu.

Sobat.

Kamu bersenang-senang dengan Ayah?

- Bagus. Bagus. - Kemari, Deacon.

Kenapa dia terlambat?

Salahku.

Oke, kamu siap?

Baik, main agresif. Ayah sayang kamu.

Hei, Mattie.

Hai, Mom.

Sayang kamu, Nak. Tunjukkan yang terbaik.

Shannon, malam ini penting.

Ya,

aku akan salto ke belakang!

Ayo, anak-anak, berangkat!

Oke.

Datang!

Tetapi anak-anakmu yang kecil,

yang kamu katakan akan menjadi jarahan,

merekalah yang akan Kubawa masuk,

dan mereka akan mengenal negeri itu

yang telah kamu hina.

Dan Aku akan membawa anak-anakmu,

yang kamu katakan akan menjadi rampasan,

dan Aku akan membawa anak-anak ini

ke negeri yang kamu tolak,

dan mereka akan menikmatinya.

Tetapi kamu,

tubuhmu,

tubuhmu akan rebah di padang gurun ini.

Aku belum membelikan apa pun untuk Bibi Kim.

Dia harus puas dengan casserole buatanku.

- Selamat Natal. - Selamat Natal!

- Senang bertemu denganmu. - Hei!

- Kami sangat bangga padamu. - Hei!

- Hei, pelan-pelan! - Terima kasih, Nenek.

- Oh, hei. - Mattie!

- Terima kasih. - Selamat Natal.

- Masukkan anak-anak ini ke dalam. - Selamat Natal, selamat Natal.

- Itu dia. - Senang sekali bertemu denganmu.

Hei.

- Senang bertemu denganmu. - Selamat Natal.

- Hei, senang bertemu denganmu. - Hei, Shannon.

- Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu, sobat.

Apa kamu pakai baju selain flanel,

- Senang bertemu denganmu. - Selamat Natal.

Harumnya enak sekali, Shirley.

Kamu hebat, Mama.

Ibu nggak masalah dengan itu?

Ini eggnog.

Isinya penuh keceriaan.

Ya, tentu saja.

Selamat Natal, Papa.

Yah, Selamat Natal.

Wah, lihat itu.

Mungkin bisa terlihat dari luar angkasa.

Ayo, kita mulai makan.

Terima kasih atas bantuannya.

Cherry mampir ke kantor beberapa hari lalu untuk kampanye.

Menurutku dia punya

peluang besar ke Balai Kota.

Bagus untuknya.

Aku terus bilang ke Kim, kalau dia

berhenti dari kesejahteraan anak,

dia bisa jadi kandidat.

Itu baru politik yang bagus.

Dia menjalani mimpi Amerika.

Mengetuk pintu itu lebih penting

daripada dana kampanye, tahu?

Kenapa harus mengetuk pintu kalau punya uang?

Aku, uh, menikah karena cinta, bukan uang.

Aku harus ke kota sebentar.

Seorang teman butuh bantuanku.

Ya sudah, jangan lama-lama.

- Sayang kamu, Nanny. - Sayang kamu juga.

Kamu pembohong dan penipu sialan, tahu nggak?

Aku sudah bilang, sabar.

Kamu nggak mau dengar. Ini salahmu, Bung.

Reverence subtitles in other languages

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left