أول 200 سطر.
Orang bilang...
Jatuh cinta itu menyenangkan.
Kekaguman adalah bagian dari masa muda kita.
Atau cinta pada orang yang kita sukai.
Kita mencintainya meski tidak tahu alasannya.
Atau bagaimana cara memberi tahunya.
Bahkan kita tidak tahu dengan cara apa.
Hey!
Aku bicara sendiri di sini.
Kau hanya terpaku pada ponselmu.
Menyebalkan!
Ah, itu sebabnya kau melamun.
Kau berfantasi dengan seseorang.
Hah? Tidak.
Aku hanya berpikir.
Tepat sekali, kau memikirkan Aries,
itu kenapa kau diam saja.
Kau berfantasi lagi.
Kau lebih mengutamakan itu daripada proyek kita.
Oh, ayolah, Jessie. Jangan merajuk.
Maaf, oke? Aku akan fokus sekarang, oke?
Bagus.
Jeff, kau dan ponselmu lagi.
Mau kuhancurkan di depanmu?
Terserah, lakukan saja yang kau mau.
Yang Mulia, aku minta maaf.
Serius.
Ugh, aku tidak tahu harus berbuat apa.
Teruskan, mainkan saja ponselmu.
Mirasol,
Berapa kali aku harus memberitahu
jangan main ponsel di meja makan?
Maaf, nenek.
Kau chat sama siapa, hah?
Sehingga pada waktu makan pun kau tidak bisa berhenti?
Hanya teman, nenek.
Beritahu dia kau sedang makan!
Dasar anak ini.
Maafkan aku, Nek. Aku menyayangimu.
Oh kau!
Kalau saja aku tidak menyayangimu, aku akan mencubitmu.
Aku akan mengajarimu.
- Aku tahu. - Kau tidak mendengarkan tadi.
Ah!
Maaf, Sol.
Aku tidak memperhatikan.
Tidak apa-apa. Aku tidak terluka.
Maaf sekali lagi.
Hati-hati di jalan.
Ya Tuhan, dia menyentuh bahuku.
Ya ampun, Sol. Berhentilah sok penting.
Jelas sekali kau menyukai Aries.
Tentu saja!
Bahkan jika dia menabrakku setiap hari, aku mau!
Biar dia menabrakku!
Berhentilah mengagumi anak itu.
Jelas dia playboy dan tukang selingkuh.
Aku ke toilet dulu.
Oke, kami tunggu di sana.
Ugh, matematika itu sangat sulit.
Kepalaku sudah sakit gara-gara ini.
Akan mudah jika kau mendengarkannya.
Aku sudah mendengarkan!
Aku benar-benar tidak menyukai subjek ini.
Menyebalkan.
Ya ampun!
Bagaimana kau mendapatkan sudut ini?
Itu kenapa aku benci matematika.
Berikan.
Kau tidak mendengarkan, itulah.
Itu kenapa aku sangat menyukaimu.
Kau gila.
Bukankah Ibu bilang,
untuk mendapatkan hasil, kau perlu fokus pada bagian ini?
Karena ini bagian utama,
bagian yang kau butuhkan...
Faye!
Faye!
Hey Faye!
Ah, ya. Sudut pandangmu cukup besar.
Hah? Apa yang kau bicarakan?
Nah, ini yang kumaksud.
Cinta dan nafsu adalah dua hal yang berbeda.
Mereka musuh bebuyutan.
Tapi sebagian besar, anak muda sepertimu
sering bingung dengan perbedaan antara keduanya.
- Ya. - Tapi, Pak...
Nafsu bagian dari cinta, kan?
Karena saat kau mencintai orang, kau merasakan nafsu.
Poin diterima.
Apa nafsu harus selalu ada?
Apa cinta hanya tentang nafsu?
Ya atau tidak?
Tidak.
Mayoritas remaja sering bingung membedakan keduanya.
Itulah alasan kenapa kasus-kasus
kehamilan remaja, AIDS, dan HIV meningkat.
Karena sebagian besar anak muda dibutakan oleh keyakinan ini.
Tapi Pak, bukankah benar jika kita merasakan nafsu?
Kita memilikinya?
Saat kita melihat pasangan kita, kita merasa terangsang.
Kita punya dorongan dan hasrat seksual.
Beberapa dari kalian mungkin
melihat gebetan kalian
seperti ingin menelanjangi mereka dalam pikiran kalian.
Dengarkan semuanya.
Nafsu atau keinginan fisik bukan alasan untuk membenarkan seks.
Hanya karena kau menjalin hubungan tidak berarti kau bisa terus berhubungan seks.
Jangan membenarkannya sebagai cinta, itu bukan cinta.
Dan kami tidak mengajarkan cara berhubungan seks di sini.
Kami tidak menganjurkan melakukan hubungan seks.
Kami mengingatkanmu untuk mengetahui keterbatasan,
cara mempraktekkannya dengan aman,
dan yang paling penting,
kau harus tahu cara membedakan cinta dan nafsu.
Mengerti?
Terkadang apa yang kau rasakan bukan lagi cinta.
Itu sebenarnya nafsu.
Jadi lebih baik nilailah
perasaanmu pada orang atau orang-orang tertentu.
Masih banyak yang belum kukatakan atau diskusikan,
tapi semoga lain kali kita punya lebih banyak waktu
sehingga kita bisa meresapi topik yang sangat menarik ini.
Ini penting untukmu,
agar kau tidak berakhir dalam masalah.
Mengerti?
Kelas berakhir. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya.
Wah, topik tadi serius sekali, kan?
Dia sangat tertarik.
Siapa?
Tentu saja, kau.
Apa yang kau bilang? Tidak ya tidak!
Ya, benar.
Serius, tidak.
Terserah.
Tapi hei, Jeff, kau bisa ereksi?
Pertanyaan apa itu?
Polos sekali? Kau masih SMP?
Tapi ayolah, Jeff. Kau bisa mengeras, kan?
Ya.
Tinjuku mengeras, rasanya mau meninjumu.
Brengsek. Cuma kita di sini.
Tapi kau lelaki, kan?
Semua lelaki bisa ereksi.
Ya, aku juga bisa ereksi.
Dengan perempuan sepertiku?
Kau gila. Kau pikir aku ini siapa?
Aku hanya bercanda.
Jadi itu berarti ada nafsu, tapi juga cinta, kan?
Hei, pertanyaan macam apa itu?
Maksudku, kau juga bisa terangsang, kan?
Seperti misalnya,
akankah aku bergairah jika orang di depanku terlihat seperti ikan?
Tidak!
Terserah.
Tapi ada benarnya juga yang kubilang, kan?
Sol, kau berfantasi tentang Aries, kan?
Kau bahkan mau menerkamnya sebelumnya.
Roar. Roar.
Terserahlah. Bisa kau tenang?
Oke.
Mungkin karena kau masih perawan
kau belum pernah melihat buah zakar.
Hai Mirasol.
Darimana kau dapat nomorku?
Rahasia.
- Dapat dari temanmu. - Dari Faye, kan?
Coba tebak? Maaf soal terakhir kali, ya.
Oh, itu? Bukan masalah besar.
Oke, sampai jumpa di sekolah.
Ya?
Hei, kau luar biasa.
Kenapa? Apa yang kulakukan?
Kau memberikan nomorku ke Aries, kan?
Aww, tapi kau suka kan?
Ya.
Jadi,
ini awal kisah cinta terhebat yang pernah kau ceritakan?
Dasar bodoh! Aku bahkan belum diizinkan punya pacar.
Tidak apa-apa.
Kau tahu, bunga itu perlu digunakan.
Lakukan saja!
Kau gila!
Ayolah, bertindaklah.
Sekarang waktunya untuk... kau tahu apa yang kumaksud.
Terserah.
Mulutmu kotor sekali.
Tentu saja, bunga perlu disiram.
Aries di sana.
Apa lagi yang kau inginkan?
Terserah.
Oke, sampai jumpa.
Mirasol.
Aku tidak akan bosan mengingatkanmu, oke?
Jangan lupa, kau tidak diizinkan…
Punya pacar, ya, nenek.
Oh, anak ini, aku hanya berkata!
Nenek selalu berpikir buruk.
Nenek, itu tidak akan pernah terjadi.
Aku berjanji.
No comments yet. Be the first to leave one.