أول 200 سطر.
Episode 15
Apa ada orang di sini?
Bong Soo!
Bong Soo.
Apa kau merasa lebih hangat?
Kau tidur di tempatku kapanpun sesukamu!
Aku hanya tinggal semalam. Ini tak adil. Kau tak seharusnya seperti ini.
Aku tak mau pergi. Tak mau.
Kenapa kau takut padaku?
Aku tak takut padamu.
Apa kau tak tahu siapa aku?
Aku menyembunyikan banyak hal darimu, tapi kau...
Kau tak tahu sedikitpun.
Aku tak peduli.
Apa kau bodoh?
Jangan menyuruhku menjauh.
Jika kau menyuruhku menjauh...
kau akan menangis seumur hidupmu.
Aku...
bisa membuatmu terluka.
Tidak.
Kau takkan pernah melukaiku. Takkan pernah.
Jangan menyuruhku menjauh.
Jangan.
Aku pikir ini mimpi.
Biasanya aku tak bermimpi,
jadi (aku bertanya-tanya) kenapa mimpi ini begitu lama?
Aku terus menegaskan berulang kali,
"Apakah ini nyata?"
"Apa mungkin... tak nyata?"
Bahkan saat begitu, aku berpikir, "Kalaupun ini nyata... akankah baik-baik saja?"
Dasar.
Ini benar-benar dingin.
Aku tak kedinginan sedikitpun.
Sudah kubilang akan kuberi tumpangan!
Awas ya kalau nasi, sup dan lauk yang kubuat tidak kau makan!
Kau tahu aku masih sangat marah, kan?
Ya. Aku mengerti.
Aku pergi.
Ah, ya ampun.
Hanya satu perhentian...
Apa kau tak mendengarkan perkataanku?
Ayolah.
- Hanya satu perhentian? - Hmm.
Oke.
Daah!
Makan.
Tapi Ahjumma, aku sungguh bingung antara apa yang nyata dan apa yang palsu.
Pekerjaanku mengharuskanku menjadi palsu agar bisa melakukan dengan baik.
Wajahku tersembunyi dan identitasku tersamarkan.
Karena saat aku keluar menuju dunia dan melihat dunia mereka, itu selalu palsu.
Lalu saat bertemu dengannya, aku harus bertemu sebagai diriku yang sebenarnya.
Tapi lalu... nyatakah aku?
Apa itu? Apa ada hal seperti itu?
Sejak kapan kau berpikir begitu dalam?
Benar, ya?
Sudah kubilang sampai 49 kali, jangan berpikir.
Jika kau berpikir, kau selalu menimbulkan masalah, tahu?
Ahjumma.
Reset jammu.
Terima kasih.
Dan juga lihat baterainya. Periksa.
Aku akan keluar.
Mau ke mana?
Aku akan mencari diriku yang sebenarnya.
Anak itu semakin hilang akal. Tentu, aku tak bisa memformatnya lagi.
Sudah waktunya masa lalu menggantikannya.
Sial!
Aku khawatir padamu.
Chae Yeong Sin juga sangat menunggumu. Apa kau menghubunginya?
Dia datang mencariku.
Kau tak memberi tahunya, kan?
Tentang siapa kau?
Aku tak pernah mengatakan padanya, tapi dia mengetahuinya sendiri.
Seberapa jauh yang dia tahu?
Aku sedang berpikir seberapa banyak yang harus kuberitahukan padanya.
Tapi dia tak menanyaiku.
Dia tak bertanya kenapa aku hidup seperti ini, kenapa aku terluka,
bahkan tak menanyakan nama asliku.
Kau menyukai Ji Han, kan?
Itu mungkin alasan kenapa kau tak bisa mengatakan padanya
tentang siapa dia, siapa ayahnya, dan tentang ayahmu.
Sudah kubilang sedang kupikirkan.
Lalu, apa kau juga memahamiku?
Karena aku suka Myung Hee dan Ji Han.
Itulah kenapa aku belum bisa memberitahu mereka.
Sudah cukup basa-basinya. Mari kita bicarakan bisnis sekarang.
Baik.
- Aku ingin balas dendam untuk Guru... - Oke.
dan aku ingin memulihkan nama baik ayahku agar semua orang tahu kebenaran
bukan hanya mengatakan di antara kita sendiri kalau itu tak benar.
Oke. Lalu?
Aku ingin tahu...
apakah tak masalah memberitahu Chae Yeong Sin bahwa ibu kandungnya masih hidup.
Tidakkah menurutmu itu akan menempatkan dia atau Myung Hee dalam bahaya?
Lalu kapan?
Katakan padanya saat kau menyelesaikan dua yang pertama.
Ini piramida.
Bukankah kau bilang kau ingin mencari cara untuk
menarik mereka keluar dan mengacaukan mereka?
- Memang. - Kau sudah menemukan cara?
Sedang kupikirkan, tapi aku hanya tahu satu cara.
Metode yang digunakan ayahmu dan ayah Chae Yeong Sin.
Metode yang aku tiru seumur hidupku.
Apa kau ingin memakai metode itu bersamaku?
Metode yang digunakan ayahku?
- Ya. - Peluang keberhasilannya?
Jika Healer bekerja sama denganku: 50:50.
Apa yang kau tanyakan tadi...
Benar... aku menyukai Chae Yeong Sin.
Asal kau tahu.
Kim Moon Shik mulai bekerja untuk Tetua dari tahun 1992 setelah kejadian itu.
Setelah bekerja untuknya selama beberapa tahun,
setelah dia mandiri, Tetua memberinya Sekretaris Oh...
yang punya beberapa nama dan identitas.
Salah satunya adalah pengacara.
Hubungan mereka menarik.
Kau bisa menganggap Kim Moon Shik dan Sekretaris Oh sebagai dua sisi mata uang.
Dia teman yang sangat istimewa bagiku.
Aku ingin semua yang terbaik baginya.
Saya akan mengatur prosesi pemakaman terbaik untuknya.
Sekretaris Oh melakukan semua pekerjaan kotor
dan Kim Moon Shik hidup sebagai pria dengan tanpa hal memalukan.
Terkadang...
kuduga Kim Moon Shik sungguh percaya tak ada kesalahan yang diperbuatnya.
Seolah dia benar-benar tak ingat.
Jadi aku juga tertipu berkali-kali.
Apa ini foto satu-satunya?
Kami juga mendapat itu dari kantor polisi.
Aku tahu Guru tak di sini, tapi aku masih merasakannya...
Meskipun ini hanyalah abu,
tapi tetap saja aku tak ingin memberikan ini padanya.
Aku agak sibuk akhir-akhir ini, jadi nanti, saat aku punya banyak waktu
Aku akan menyebarkan abumu di tempat yang bagus.
Pasifik Selatan? Setuju?
Ini script yang akan digunakan ABS TV dalam wawancara dengan Kim Moon Shik,
Aku mendapatkannya. Aku mempertaruhkan hidup untuk mendapatkannya.
Kita akan fokus pada tujuh poin yang ditandai.
Kelihatannya ini mirip dengan yang telah kita siapkan.
Sekarang, rating, bagaimana kau harus mengontrol rating agar tidak...
Tapi kenapa kau khawatir dengan rating? Siapa yang akan menyensor itu?
Benar.
Karena penyensoran semakin mendarah daging dalam diriku...
- Jong Soo. - Ya.
- Apa kau memberikan laporan mata-matamu? - Ya.
Bahwa kita akan melawan saat wawancara Kim Moon Shik.
Aku melaporkan bahwa kita mempersiapkan sesuatu yang besar.
Kau menakut-nakuti mereka dengan baik?
Ya.
Kim Moon Shik punya tim cyber sendiri. Mereka mungkin akan melakukan sesuatu.
Kita harus mempersiapkan diri dengan baik.
Ya, tentu, kau akan bilang batas waktunya besok.
Lalu, aku akan bilang, tak mungkin bisa selesai besok. Tapi kau bahkan tak mendengarkanku...
- Chae Yeong Sin. - Ya.
Kau sepakat bertemu Detektif Yoon Dong Won hari ini, kan?
Ya, jam 2 siang.
Aku akan bertemu dan mulai mengerjakan cerita ini langsung.
Tidak, tidak. Terus tutupi berita itu.
- Itu akan menjadi sorotan khusus kita. - Apa?
Untuk cerita itu, aku sudah membawa freelancer.
Dia membutuhkan bantuan hari ini. Bisakah kau membantunya?
Bantuan apa?
Tanyakan padanya sendiri.
Dan Park Bong Soo telah mengambil cuti.
Cuti? Berapa lama?
Dia punya alasan pribadi.
Baiklah, kita sudahi rapat yang singkat ini.
Chae Yeong Sin, ikut aku. Akan kuputuskan arah cerita itu.
Baik.
Jika dia mengambil cuti, dia dibayar atau tidak?
Dibayar atau tidak dibayar, ini perbedaan yang sangat penting.
Reporter Chae Yeong Sin?
Namaku Seo Jung Hoo.
Aku freelancer yang membutuhkan bantuanmu hari ini, Reporter Chae.
Semua yang harus kulakukan saat ini adalah
menemanimu ke kantor polisi dan masuk ke sana diam-diam.
Apa namamu barusan?
Seo Jung Hoo. Aku lahir Desember 1987.
Apa ada hal lain yang ingin kau tahu?
Seo Jung Hoo?
Tn. Seo Jung Hoo?
Atau... hanya Jung Hoo?
Maaf.
Apa aku sangat terlambat memperkenalkan diri?
Kita akhirnya bertemu.
Ya.
Senang bertemu denganmu.
- Tapi... - Ya?
Biarkan aku memukulmu beberapa kali.
Ah, bukankah kau memukul terlalu keras?
Baiklah.
Tapi, apa kau bisa masuk begitu saja seperti ini? Ini kantor polisi.
Apa kau tak perlu menyamarkan diri? Memakai topi, penutup wajah, dan semacam itu.
Akan kupikirkan penyamarannya nanti.
Dan kukumpulkan alat yang diperlukan di tempat. Itu caraku bekerja.
Dan ini produk baru khusus dari boss kami.
Ini. Seperti ini.
Oke, katakan sesuatu.
Katakan sesuatu?
Sekali lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.