أول 200 سطر.
Mari ikut aku ke tempat di mana kejadian luar biasa...
terjadi setiap jam.
Di mana keindahan tak terkendali, ya, liar di jalan-jalan.
Sim salabim. Ini dia.
Malam di Arab, seperti siangnya.
Keduanya menyenangkan dan menarik.
Pergi dan terbanglah. Mereka mengejutkan dan menawan.
Malam di Arab, seperti siangnya.
Seringkali lebih panas dalam arti yang baik.
Bawa tameng, bawa pedang. Kau takkan bosan.
Meski kau mungkin dipukuli atau terbunuh.
Ayo turun, mampirlah. Naik ka karpet dan terbang...
ke malam di Arab.
Malam ini menguntungkan sekali.
Kita tak pernah dapat hasil curian sebanyak ini.
Kita dapat hasil curian yang banyak malam ini.
Tapi bukan karena pimpinan kita.
Ini tampaknya mahal.
Banyak sekali hasilnya.
Kumpulan musang gurunku yang jahat?
Kenapa kau dapat permata bunga itu, Abis Mal?
Ini bonusku sebagai pimpinan kalian. Ini dan itu.
Dan itu adalah bonus pimpinanku.
Lalu apa hadiah untuk kami?/ Ini dia. Kerja kalian bagus.
Serangan yang amat berhasil.
Peti itu/Ia bergerak!/ Mustahil.
Apa yang membuatnya bergerak?
Hantu!
Dasar kera bodoh!
Turunkan dia, Abis Mal!
Siapa kau?/ Temanku memanggilku Al.
Kau boleh memanggilku Aladdin.
Habisi dia!
Apa?
Ke mana perginya?
Itu!/Ia bawa hasil curian kita. Jangan sampai ia kabur!
Hentikan dia!
Kau!!
Permadani terbang!
Ia punya permadani terbang!
Tangkapan yang bagus, karpet.
Kembali kau!
Itu milikku!
Perhentian selanjutnya, Agrabah!
Ia melarikan diri!
Akhirnya.
Ini bagus sekali.
Aku kemasukan pasir di tempat yang tidak aku ketahui.
Jangan cerewet, Iago. Kita sudah keluar?
Kita sudah keluar? Ya, kita sudah keluar! Tapi bukan karena kau.
Jika bukan karena aku, kau sudah terkubur di bawah sana selamanya.
Kini kau akan membebaskan aku...
agar aku bisa melaksanakan balas dendamku.
Jika aku sudah sehat dan siap.
Laksanakan perintahku, burung brengsek!
Kau tahu? Kau bukan apa-apa tanpa aku/Apa?
Siapa yang dapat ide bagus? Aku!
Siapa yang bekerja? Aku!
Jika bukan karena aku, kau masih dalam sangkar...
di bazaar, berteriak, "Polly mau biskuit!"
Cukup. Aku sudah muak. Aku tak suka dramatis...
tapi sudah saatnya aku pergi dari sini.
Baiklah. Aku buat batasan. Sebelum aku jadi sup kakatua.
Aku memang bodoh membiarkanmu memimpin.
Aku melepaskanmu, sobat. Awas di bawah.
Selamat tinggal. Itulah hidup.
Semoga semuanya berjalan baik.
Aku menjaga diriku sendiri.
Agrabah!
Seperti angsa emas lezat yang siap dicabut bulunya.
Dan aku yang memegang pencabutnya.
Aku akan menguasai kota ini dalam waktu 1 minggu.
Apa masalahmu, bibir tebal? Kau pikir aku tak bisa?
Memang, aku kecil. Selama ini hanya jadi cadangan.
Dan aku tidak dihormati.
Aku telah berikan pipi sebelahnya...
tapi paruh yang luka sebagai rasa terima kasih yang kudapat.
Aku tak pernah punya teman yang bisa dipercaya.
Mereka janjikan kaviar dan membiarkan aku sengsara.
Itu hadiah dari kesetiaanku.
Mulai sekarang aku akan menjaga diriku sendiri.
Aku tak butuh orang lain.
Aku tidak akan pernah gagal. Aku akan menjaga keselamatanku.
Aku bisa menjaga diriku sendiri.
Tak ada gunanya menangis.
Aku berikan semua kemampuanku. Apa yang kudapat? Sepatu!
Aku sudah muak. Aku akan terbang bebas.
Mulai sekarang...
aku akan menjaga diriku sendiri.
Mencuri dari kami lagi dan kau akan jadi makanan srigala!
Tak masalah.
Bukan kita yang butuh uang ini.
Keajaiban.
Jangan takut, Abu. Aku tak membuang semuanya.
Ini untuk Jasmine.
Tenang, Rajah. Kau sudah kenal aku. Aladdin.
Baik, Rajah.
Aku juga senang jumpa denganmu.
Bagaimana penampilanku?
Kukira kau tampak baik.
Darimana kau? Aku kehilangan kau.
Aku harus mengambil beberapa barang.
Ini untukmu.
Aladdin, ini indah sekali.
Ini indah sekali.
Pasti harganya mahal sekali.
Tidak. Ini hasil curian.
Ayah minta kau ikut makan malam.
Ia akan memberikan pengumuman.
Dan ia minta aku datang?/ Ini pengumuman tentang kau.
Apa aku dalam kesulitan?/ Katakan saja...
kau tidak mau sampai tak hadir di makan malam ini.
Jasmine, ada apa?
Aku janji pada ayah untuk tak merusak kejutannya.
Kau telah memberikan kesan yang hebat.
Jadi aku tidak dalam kesulitan.
Tentu saja tidak. Kau mengalahkan Jafar, menyelamatkan Agrabah...
dan menyelamatkan seorang Putri.
Aladdin, kau seorang pahlawan.
Kukira begitu. Itulah aku.
Siap untuk apa saja.
Kau boleh ganti pakaian sebelum makan malam.
Rasanya baru kemarin, Jafar memerintah Agrabah.
Dan aku jadi tangan kanannya.
Lalu ia harus pergi dan merusak segalanya.
Kini aku hanya jadi penonton saja di luar.
Aku harus kembali ke istana.
Kembali berkuasa!
Abu, mari kita lihat apa yang dilakukan rakyat jelata hari ini.
Kita punya waktu untuk berjalan-jalan...
sebelum bertemu dengan Sultan.
Tikus jalan itu kini tinggal di istana?
Keterlaluan! Semua laporan sudah masuk.
Hidup kini secara resmi tidak adil.
Tunggu. Tunggu sebentar. Ini sempurna.
Anak itu bisa jadi tiketku untuk kembali ke kekuasaan.
Aku akan buat Aladdin berpihak padaku dengan sedikit pura-pura.
Dan aku akan dengan segera kembali ke istana.
Aku akhirnya bisa bebas dari Jafar.
Iago! Sedang apa kau di sini?
Di mana kau? Mataku semakin gelap. Pegang aku.
Maksudku dengan halus!
Kau tak bisa membohongi siapa pun/ Tunggu. Aku serius.
Aku berada dipengaruhi Jafar. Dan ditenung dengan tongkat ularnya.
Sama seperti Sultan.
Dasar pengkhianat!
Sepertinya aku pernah melihatmu.
Itu Aladdin.
Benar, kan? Aku sudah duga. Hajar dia habis-habisan.
Habisi dia dan kera serta burungnya itu.
Kakaktua pengkhianat.
Aku tidak ikut dengannya.
Kera, tolong! Mereka mengejarku!
Kau tak bisa kabur dari sini.
Cukup. Kini aku marah.
Kenapa dengan burung ini?
Dan aku masih punya lebih banyak lagi.
Telurku! Hancur! Siapa yang akan membayarnya?
Pergi/Penjaga!
Ada masalah apa?/ Si pencuri itu! Abis Mal!
Kejar mereka!
Dasar bodoh!
Terima kasih atas bantuanmu. Kau menyelamatkan aku.
Sungguh? Benar. Tentu saja aku menyelamatkanmu.
Itu sudah jadi sifatku. Aku selalu menyelamatkan berbagai hal.
Kucing, bayi, orang sepertimu. Selalu menyelamatkan.
Ada apa ini?
Seperti inikah cara memperlakukan penyelamatmu?
Kau hutang budi padaku, bung! Aku menyelamatkan nyawamu!
Abu, tunggu!
Ia benar. Aku memang berhutang budi padanya.
Aku akan minta Sultan untuk mengadilinya dengan adil.
Apa? Sultan?
Jangan takut, aku akan bicara padanya. Menenangkannya.
Kau bergurau? Ia membenciku.
Bagaimana dengan putrinya?
Tak masalah. Aku harus memastikan Jasmine tak melihatmu...
sampai aku menyiapkannya.
Menyiapkan aku untuk apa?
Maksudku untuk noda yang ada di rompi baru yang kau beri pada Abu.
Tidak ada.
Aku tak melihat noda.
Jika begitu tak ada masalah. Kita makan malam.
Sudah tak sabar melihat kejutannya/ Ada masalah?
Masalah? Ayolah. Tidak. Semuanya baik-baik saja.
Kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku, kan?
Ada rahasia lagi?
Rahasia?
Tentu saja tidak.
Aku hampir kehilanganmu karena rahasia.
Aku tidak akan membuat kesalahan itu lagi.
Apa?
Ia besar. Warnanya biru. Ia kembali!
Genie!/Kau kembali!/ Lihat kulitku yang terbakar matahari!
Bergurau. Kau rindu padaku? Jujur saja.
Jaga mamalia ini baik-baik.
Hati-hati. Mereka berat. Tunggu.
Aku punya cenderamata untuk semuanya.
Ia menari.
Kau sudah keliling melihat dunia?
No comments yet. Be the first to leave one.