أول 140 سطر.
Kalau kau terkesan akan sesuatu atau kau tertawa dari dalam hatimu,
takkan ada yang memprotesnya!
Dan kalau ada yang keberatan, aku akan menghajarnya!
Apa? Kau benar.
Agar hatiku tergerak, dan tertawa dari dalam lubuk hatiku,
temukan sesuatu yang berarti dalam kehidupan...
Aku ingin dapatkan izin untuk semua itu.
dunia telah jatuh cinta
sekai wa koi ni ochiteiru
panah cahaya telah menembus hati kita
hikari no ya mune wo sasu
kuingin tahu semuanya tentangmu
kimi wo wakaritaindayo
he, katakanlah padaku
nee oshiete
ZAINUDDIN-
ARI
MEMPERSEMBAHKAN
sambil bernada sesal dengan kata-kata yang tak serasi
surechigau kotoba ni chotto dake no koukai
ku tak bisa menghancurkannya
namida koborete
perasaan rumit yang berkaitan dengan detak jantungku
isogashi kanjou wo kodou ni rinku suru
ku berharap bisa sedikit memperbaikinya
chuuningu tashikametainda
melakukan apa pun 'tuk capai tujuanmu
mokuteki bakka ni torawarete
namun hal yang paling berharga diam-diam pergi darimu
daiji na mono ga kasunde nigete
hari ini mengulanginya
kyou mo RESTART
dunia telah jatuh cinta
sekai wa koi ni ochiteiru
panah cahaya telah menembus hati kita
hikari no ya mune wo sasu
kuingin tahu semuanya
zenbu wakaritaindayo
he, katakanlah padaku
nee kikasete
walau hanya menjauh satu milimeter saja
tatta ichi MILI ga tooku te
hari demi hari telah berlalu
kakenuketa hibi ni
mereka takkan terlupakan begitu juga aku
wasurenai wasurerarenai
di lembaran yang bersinar ini
kagayaku ichi PAGE
HALAMAN.12
Ini pertama kalinya aku lihat Kou selemah ini.
Dan saat ini, kuberikan pelukanku pada Kou.
Dia sangat tenang dan manis.
Aku suka bau ini.
Kou.
Jangan...
Jangan lepaskan dulu.
Ha? Apa?
Begitu, ya. Dia tak ingin aku melihatnya menangis.
Jadi karena itu dia memelukku?
Maaf. Aku sudah baikan sekarang.
Ya.
Gawat, nih.
Saat ini, aku jadi sedikit merasa bersalah karena keinginanku membantu Kou,
dan keinginanku untuk lihat saat-saat Kou menangis.
Benar-benar campur aduk rasanya!
Kau ini...
Ekspresimu saat kau berlari menuju ke arahku benar-benar hebat.
Jahatnya! Kau permainkan seseorang yang coba untuk...
Aku tak mempermainkanmu.
Aku merasa itu keren sekali.
Di bawah cahaya bulan, bulu mata Kou berkilauan.
Wajah sehabis menangisnya itu...
Wajah itu...
Kurasa hanya aku yang punya kesempatan melihatnya.
Wajah itu hanya diperlihatkannya padaku.
Apa ini saat yang tepat di mana seseorang harus ungkapkan perasaannya?
Ko—
Mau beli sesuatu dan pulang?
Jadi seperti pasangan saja! Aku jadi tak enak pada Yuuri, tapi saat ini...
Oh, tak bisa.
Sebelum aku datang ke sini, aku sudah mampir ke rumahmu.
Pak Tanaka ada di sana.
Dia mungkin sudah buatkan makan malam dan menunggumu.
Oh.
Pak Tanaka,
sebelumnya, dia mengira kau membencinya.
Karena dia tak ada bersamamu saat kau membutuhkannya.
Ha? Kami tinggal berjauhan. Jadi mau bagaimana lagi.
Ya.
Kau harus memberitahunya.
Beritahukanlah secara langsung.
Sampai jumpa.
Ya, sampai jumpa.
Oh! Sampai jumpa besok!
Ya, di sekolah.
Ya. Sampai jumpa.
Yoshioka!
Terima kasih.
Ya!
Sudah terbuka, 'kan?
Sudah terbuka, 'kan? Pintu Kou...
Dia keluar dan menghampiriku, 'kan?
Tapi masih belum sepenuhnya. Saat waktunya tiba, aku akan mendobraknya lagi.
Aku akan mendobraknya lagi dan lagi!
Berlarian untuk menyelamatkanku. Meski gagal, dia mencobanya lagi dan lagi.
Tanaka
Oh, kau sudah pulang, ya!
Ya.
Mau makan malam?
Ya.
Oh, Ayah. Selamat datang.
Oh, Youichi. Kau datang lagi, ya?
He, Ayah. Makan malamnya sebentar lagi akan...
Ya, aku lapar. Aku juga ingin makan.
Oh! Kalau begitu ambil nasinya.
Dan sumpit untuk semuanya, ya.
Ya.
Selamat datang.
Begitu.
Aku pulang.
Ya.
Baiklah. Ayo kita makan!
Selamat makan!
Selamat makan!
Aku sudah lama nantikan saat-saat seperti ini.
Saat hari itu tiba, aku ingin berikan senyumku, tapi...
Kurasa aku ini kakak yang gagal.
Aku...
Saat ibu meninggal,
aku tak yakin bisa kembali ke sini sendirian
dan makan malam bersama kalian.
Aku tak yakin berhak untuk semua itu.
Aku tak yakin aku boleh lakukan sesuatu yang tak bisa ibu lakukan.
Selama ini...
Kou.
Ibu kalian itu...
Dia bukanlah seorang yang berpikiran sempit seperti itu.
Ah, makan malam kali ini benar-benar nikmat.
Benar-benar nikmat.
Oh, akhirnya kita bisa seperti ini juga.
No comments yet. Be the first to leave one.