أول 200 سطر.
Harap cuci tangan selama liburan musim panas.
Jangan lupa dengan kontak darurat.
Hati-hati di air.
Bisakah kau tak pergi?
Tolong jangan pergi.
Kunjungi kami saat liburan.
Jangan menangis karena merindukanku.
Tinggallah di tempatku.
Ya ampun...
Aku akan membelikanmu tteokbokki!
Aku akan sering berkunjung saat liburan, jangan menangis.
Telepon aku sehari sekali!
Tolong jangan...
Kenapa kau menangis? Jangan menangis.
Kau membuatku sedih juga.
Kami akan melihatmu di lomba renang.
- Seok-Young, jangan menangis. - Jangan menangis.
Berhenti, kau membuat Ibu pusing.
Biarkan dia.
Tak bisakah kau diam sebentar?
Kau takut takkan bisa berenang?
Kita akan bereskan barang, lalu mencari kolam untukmu.
Di mana lautnya?
Di mana Ayah?
Ini kamarmu.
Kita tinggal di sini hanya selama liburan, bukan?
Kita lihat nanti.
Apa kita akan tinggal di sini?
Mungkin.
Serius?
Ya.
Bereskan barang-barangmu.
Kau membawa barang Ga-Young, bukan?
Sampai kapan?
Ibu bilang bereskan barang-barangmu!
Yoo Seok-Young!
Tunggu!
Bukankah kau cucu Bu Cho?
Kemari sebentar.
Benar!
Ya ampun, lama tak bertemu!
Ini, kau mau?
Kau sudah besar sekarang!
Bagaimana kabar nenekmu?
Dia sudah meninggal.
Oh, benar.
Aku lupa.
Kau pasti sedih.
Makanlah sekarang.
Ayo.
Aku ingin ikut kelas renang.
Jangan tanya padaku.
Apa tak ada pelatih?
Tak ada siapa-siapa.
Kau datang sendirian?
Di mana ibumu?
Dia sudah meninggal.
Aku akan kembali nanti.
Terima kasih.
Tolong...
Hentikan!
Kau...
Kau tak apa?
Hei!
Hei!
Kau di kolam tadi, bukan?
Sudah berapa lama kau berenang?
Berapa banyak yang kau pelajari?
Aku tak belajar apa-apa.
Apa? Bohong.
- Kau tinggal di sana, bukan? - Tidak.
Lalu di mana?
Jangan ikuti aku.
Lalu kenapa kau menyelamatkanku?
Siapa namamu? Aku Yoo Seok-Young!
Kim Woo-joo!
Woo-joo.
Kau mau ikut kelas renang?
Tidak.
Kelas anak-anak ditunda saat liburan, jadi kau ada waktu.
Aku tak berenang bukan karena mereka!
Aku tahu, tapi...
Maksudku, kau selalu boleh ikut.
Sudah kuduga, kau tinggal di sini!
Halo.
Hai.
Yoo Seok-Young, 13 tahun. Mau ikut kelas?
Ya, bisa dia mulai hari ini?
Tentu.
Berapa banyak yang sudah dia pelajari?
Gaya bebas, gaya punggung...
Aku sudah belajar gaya kupu-kupu juga.
Oh, benarkah?
Aku bahkan menang trofi.
Aku tak sabar melihatmu berenang.
Dia akan baik-baik saja di kelas anak-anak.
Ibu akan mendaftarkanmu.
Kau mau langsung mulai? Kelas dimulai pukul 10.00.
Seberapa hebat anak-anak lainnya?
Mereka mempersiapkan diri untuk menjadi atlet profesional.
Bagaimana dengan dia?
Woo-joo?
Apa dia takkan menjadi atlet?
Dia tak ikut kelas?
Tidak.
Kalau begitu, dia pasti berlatih diam-diam.
Dia bohong.
Dia bilang ibunya sudah meninggal.
Dia mungkin bohong soal menang trofi.
Aku memang menang trofi.
Aku tak bohong!
Kau bahkan tak bisa berenang.
Aku bisa berenang lebih baik darimu.
- Tidak, kau tak bisa! - Bisa!
Aku hanya keram kaki hari itu!
Ayo, Semua! Ayo pemanasan!
Jangan lari.
Waktunya pemanasan.
Woo-joo, berikan kacamata renangmu.
Aku akan menyesuaikannya.
Tunggu!
Kaus kakimu!
Hei!
Kau punya satu jam lagi untuk berenang jika mau!
Ke mana dia pergi?
Woo-joo?
Dia pulang.
Berapa usianya?
Woo-joo 12 tahun, dia setahun lebih muda darimu.
Apa?
Dia lebih muda dariku?
Kau kira kalian sebaya?
Dia jauh lebih kecil darimu.
Dia tak mau berenang denganku?
Jika kau minta dia berenang, dia mungkin mau.
- Kenapa kau di sini? - Sepedamu.
Hei, maaf.
Dilarang pakai kaus kaki. Aku cuma mau melepasnya.
Di mana ibu dan ayahmu?
Aku tak punya orang tua.
Kau tinggal sendiri?
Tidak, dengan nenekku.
Bukankah tinggal dengan nenek itu enak?
Ya. Dah.
Aku tak punya nenek.
- Kau bohong lagi. - Sungguh.
Dia meninggal pukul 22.00 tanggal 7 Juni.
Kau akan berenang denganku minggu depan, bukan?
Kalau kau tidak menarik kaus kakiku.
Tak boleh pakai kaus kaki di kolam.
Baiklah.
Tapi kenapa kau tak mau melepasnya?
Kapan Ayah datang?
Dia pasti sibuk.
Ibu akan tidur.
Jangan biarkan Ga-Young terlalu lama menonton TV.
Kau harus tidur juga.
Permisi.
Di mana Woo-joo?
Dia mungkin sedang main sepeda.
Kim Woo-joo!
Kenapa kau tak ikut kelas renang?
Kau menyelamatkanku.
Aku tahu kau jago berenang.
Aku benci renang.
Tunjukkan rasa hormat.
Kau baru 12 tahun. Aku lebih tua darimu.
Berapa usiamu?
Aku 13 tahun.
Kita cuma beda setahun.
Hei, kubilang hormati!
Ayo balapan. Kalau kalah, kau hormati aku.
Untuk apa?
Kau bilang kau lebih jago dariku, jadi buktikan.
Kau bisa menjaga rahasia?
Aku akan menunjukkannya sekali saja.
Jadi, kau bisa jaga rahasia?
Ya.
Tunggu, tunjukkan lagi.
Sudah kubilang cuma sekali.
Hei!
Tak bisakah kau tunjukkan sekali lagi?
Kakiku sakit.
Aku takkan bilang siapa-siapa.
Boleh kusentuh?
Tidak licin.
Apa tidak geli?
Sungguh?
Jangan tekuk tanganmu.
Tangkap air sebanyak mungkin.
Meskipun airnya membuatmu melebarkan jarimu,
satukan dan tangkap air.
Berbaring.
Coba sekarang.
Bukan, begini!
Hei!
Kenapa kau jago sekali berenang?
Kau berenang, bukan mandi?
Kalau begitu, aku takkan mandi juga.
Jangan konyol.
No comments yet. Be the first to leave one.