Lookout

Lookout (파수꾼)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

파수꾼ㅡLookout The GuardianㅡE31ㅡAyra
파수꾼ㅡLookout The GuardianㅡE32[END]ㅡAyra
تعليق من Writer_Ayra
Episode terakhir Lookout dari Ayra~. Hiks~ berasa hampa banget ditinggal drama yang satu ini. Berharap ada season 2, tapi... sepertinya tidak mungkin. T.T. Bakalan merindukan #TheGuardiansTeam yang rusuh, lucu, bikin tegang...nano-nano pokoknya. Anyway,

الوسوم

other
نشرت في: 2017-07-11
تنزيلات: 30
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 158 سطر.

Timjangnim.

Soo Ji-ah, kau jangan tanya apa-apa. Cukup ikut saja denganku.

Para pemain memasuki arena.

Timjangnim, dengar aku.

Hal yang paling aku benci dari kematian Yu Na adalah...

...pada detik-detik Yu Na-ku akan jatuh dari atap,

betapa dia ingin bertemu denganku.

Dia pasti sangat ketakutan.

Setiap kali aku memikirkannya...

Mengingat bagaimana saat itu aku tidak ada untuk Yu Na-ku,

membuatku begitu marah pada diri sendiri.

Sampai mati pun, aku tidak akan bisa memaafkan diriku.

Timjangnim tidak akan pernah memahaminya.

Timjangnim, aku dengan segala kekuatanku,

demi menyelamatkan Yu Na, akan aku lakukan segalanya. Apa pun itu.

Bahkan meski itu Timjangnim,

aku akan sanggup membunuhmu.

Maka itu, Timjangnim.

Tolong jangan khawatir terhadapku.

Turuti saja kemauan bajingan itu.

Bagaimanapun juga, sejak awal aku yang ia inginkan.

Kalau aku mati, Se Won akan selamat.

Soo Ji-ah.

Sekarang ini pikirkan betapa ia ingin ibunya ada di sana,

pikirkan tentang Se Won!

Eomma.

Maaf selama ini selalu kasar padamu.

Aku sangat merindukanmu.

Penerjemah .: Writer Ayra :.

Soo Ji-ah, aku...

..sangat buruk...

...dalam menjadi Ibu, amat sangat.

Tapi...

...aku tidak bisa...

...membiarkannya mati seperti ini, 'kan?

Soo Ji-ah, aku tidak akan memohon pengampunan darimu.

Tolong pahami aku, huh?

Benar. Harus begitu.

Jangan membuatku kecewa lagi.

Tolong cepatlah.

Sesuatu mungkin akan terjadi pada Unnie.

Aku juga akan ke sana.

Sebab itu, Daejang, tolong lindungi dia dulu.

Untuk jaga-jaga, kau tetap di sekolah saja.

Apa?

Jo Soo Ji...

...aku yang akan menyelamatkannya.

Jangan, Soo Ji-ah!

Jo Soo Ji! Jo Soo Ji! Bangunlah!

Bangunlah, Jo Soo Ji!

Kau tidak boleh mati seperti ini! Bangunlah, Jo Soo Ji!

Suara apa itu barusan?

Bukankah suara tembakan?

Benar.

Jangan bilang... Noona tertembak?

Kurasa begitu.

Ahjumma lebih baik dari yang kuduga.

Bagaimana kau bisa menemukan kami?

Dia masih hidup?

Jo Soo Ji masih hidup?

Dia masih hidup.

Apa? Noona masih hidup?

Oh, dia masih hidup.

Jangan bergerak.

Kau sungguh akan begini padaku?

Tinggalkan. Tidak ada apa-apa di sana.

Gambar Yu Na didorong jatuh dari atap gedung,

ada yang bilang kau membuatnya.

Siapa yang bilang?

Apa Se Won yang bilang?

Putramu akan membuat masalah lagi.

Kali ini, kau akan mengabaikannya lagi?

Semua rencanamu itu...

...lekas hentikan.

Permainan ini...

...terlalu seru untuk dihentikan.

Ya, dengan 112 (Polisi).

Seseorang sedang disekap.

Apa? Bisa Anda ceritakan lebih detail?

Seseorang disekap di atap SMU Sanyeong!

Bertahanlah. Bertahanlah.

Kau belum boleh mati sekarang.

Waktu itu juga kau.

Lukamu tidak terlalu dalam.

Sebab itu, sebaiknya jangan banyak bergerak.

Timjangnim.

Soo Ji-ah, aku tidak bisa membunuhmu.

Jadi, rekanmu lebih penting daripada putrimu?

Jin Se Won...

...benar-benar anak yang malang sekali.

Yah, bagaimanapun Ahjumma sudah memutuskan.

Kurasa, kau tidak akan menyesalinya.

Hei, bajingan pengecut! Apa yang sudah kau lakukan pada Se Won?

Aku bajingan pengecut?

Lalu, kau sendiri?

Saat aku mendorong Yu Na dari atap gedung,

kau sendiri menyaksikannya di sana.

Jang Do Han Geomsanim.

Seperti saat itu, seharusnya kau duduk dan menyaksikan saja.

Berhentilah sok pahlawan.

Timjangnim.

Bisa tolong bantu aku bangun?

Dengar aku, Yoon Shi Wan.

Kali ini, rencanamu tidak akan berjalan mulus.

Permainan sialanmu itu... selesai sampai di sini.

Kau pikir begitu?

Apa yang terjadi?

Entahlah.

Pergi sekarang juga ke atap SMU Sunyeong.

Seorang murid disekap bersama sebuah bom...

Tidak ada yang aneh di atap.

Jangan-jangan...

Yoon Shi Wan!

Lakukan semaumu.

Aku tidak bisa membunuh orang lain demi putriku.

Se Won-ku pun tidak akan senang bila aku melakukannya.

Kau menginginkan aku.

Berhentilah melukai orang lain!

Ada sebuah bom?

Omong kosong!

Mana mungkin seorang pelajar bisa membuat bom?

- Ya? - Jang Geomsanim, situasi darurat.

Di atap sekolahnya,

putrinya Lee Timjangnim disekap bersama sebuah bom.

Ibunya Yoon Shi Wan yang melapor.

Ponselnya Timjangnim terus saja sibuk,

jadi aku bertanya-tanya apa mungkin kau tahu keberadaannya.

Aku akan meneleponmu kalau sudah menemukannya.

Apa yang terjadi?

Se Won disekap di atap sekolahnya.

Bersama bom.

Sekarang kau memercayaiku?

Apa ini tidak berlebihan?

Tidak ada tanda-tanda keberadaan sebuah bom.

Bajingan satu itu mampu membuatnya.

Begitu bajingan itu tertangkap, akan kubunuh dia.

Tapi, paling tidak, Ibunya Yoon Shi Wan tidak separah itu.

Dia melaporkannya sendiri.

Tegakkan kepalamu.

Sudah kubilang agar kau tidak bersikap layaknya pengecut.

Maafkan aku.

Kau ingat yang selalu Ayah katakan padamu?

Aku adalah anak Ayah,

maka dimanapun akan selalu dikenali.

Benar.

Sebab itu, kau harus selalu berhati-hati.

Tidakkah kali ini Ibu dan Ayah akan menutupi kasusku lagi?

Sekarang Ibu sudah tahu, maka tidak akan kubiarkan kau bertindak sesukamu.

Anak Ibu ini adalah seorang monster,

ingin seluruh dunia mengetahuinya?

- Shi Wan-ah! - Tidak, 'kan?

Kalau begitu, kali ini pun tutupilah.

Sebagaimana keinginan ayah dan Ibu,

anak baik, pintar,

juga patuh, aku akan menjadi seperti itu.

Maafkan Ibu.

Maaf.

Kau harus bergegas.

More Indonesian subtitles for Lookout

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left