أول 200 سطر.
Kadokawa-Daiei/Nippon Television Network DENTSU/S.D.P. mempersembahkan
Produksi KADOKAWA-DAIEI
ONE MISSED CALL
Produser Utama Kazuo Kuroi
Diciptakan oleh Yasushi Akimoto
Ditulis oleh Miwako Daira
Ko Shibasaki
Shinichi Tsutsumi
Disutradarai oleh Takashi Miike
Itu benar.
Sungguh. Dia takut lubang intip.
Kenapa?
Percuma bertanya kepadaku.
Yumi.
Kenapa fobia lubang intip?
Bukan apa-apa. Dia hanya berlebihan.
Pembohong. Saat kita melakukan pemeriksaan mata,
kau tak mau melihat teropong mata.
Katanya dia mungkin melihat sesuatu yang menakutkan.
Mungkin trauma.
Fobia berasal dari hal yang tak bisa kita lupakan.
Seorang temanku
tinggal di apartemen yang seorang pria bunuh diri.
Tempo hari,
dia sedang keramas
saat merasakan seseorang di belakangnya.
Saat dia berbalik,
sesuatu bersandar pada bahunya,
yaitu lengan putih kurus.
Yoko.
Kenapa memakai gaun?
Teman SMA-ku baru saja meninggal.
16 APRIL, PUKUL 21.44
Bagaimana temanmu meninggal?
Menyelam. Terpisah dari kelompok. Lalu tenggelam.
Mereka bilang kematiannya mengerikan.
Raut wajahnya mengerikan.
Yoko, telepon.
Itu bukan nada deringku.
Tapi itu ponselmu.
Dari siapa?
Tidak tertulis. Hanya nomor ponsel.
SATU PANGGILAN TIDAK TERJAWAB
Apa yang terjadi?
Ada apa?
Ini nomor ponselku sendiri.
MENERIMA PESAN
Ada satu pesan baru.
Pesan pertama,
dikirim tanggal 18 April pukul 23.04.
Astaga, hujan.
Astaga, hujan.
Bagaimana bisa?
Pesan dari ponselmu sendiri?
Apa?
Bukankah tanggal 18 itu lusa?
Itu suaramu.
Jangan bodoh. Itu mustahil.
Apa pacarmu mengisengimu?
Jika punya pacar, aku tak akan berada di sini.
Hei, akhir pekan depan ayo pergi ke danau...
Temanku punya penginapan.
Ide bagus.
Ayo kita pergi.
Aku akan mengaturnya. Berikan nomor ponsel kalian.
Baiklah.
Yumi, kau juga.
Kau juga.
Apa yang kau lakukan?
Bukan apa-apa.
Kau tak terlalu ramah.
Jasad itu akan dibawa ke kamar mayat polisi.
Penyebab kematiannya mencurigakan.
Jadi, Tn. "Direktur Pemakaman"...
nama adikmu Ritsuko, bukan?
Anak-anak yang diduga disiksa
sering menunjukkan gejala berikut.
Contohnya,
tiba-tiba memukul anak lain,
perilaku agresif atau kasar.
PENGANTAR PSIKOLOGI ANAK
Anak-anak seperti itu mengincar
anak yang lebih lemah untuk mencari perhatian...
SHUN. TIDAK BISA BERKENCAN
Kau mencampakkannya?
Kenji lebih seperti tipeku...
Anak-anak yang lebih kecil atau lebih rentan.
Hei, kau. Yang berbaju ungu!
Kau!
Kuliah ini tentang apa?
Penyiksaan melahirkan lebih banyak penyiksaan...
Ya, kurang lebih.
Kita akan melihat studi kasus pekan depan.
Aku berangkat kerja. Sampai nanti.
Dia sangat bahagia...
Ada apa?
Halo.
Yumi?
Datanglah berbelanja besok.
Ada obral baju renang.
Kenji suka pantai, jadi, aku ingin sesuatu yang bagus.
Tentu saja.
Di mana kau?
Apa? Aku tak bisa mendengarmu.
Yumi, kau bisa mendengarku?
Halo?
Bukankah pesan itu hari ini
pukul 23.04?
Pesan itu... Apa?
Maaf, aku tak bisa mendengarmu.
Apa?
Astaga, hujan.
Astaga, hujan.
Yoko?
Yoko?
Yoko, ada apa?
Yoko?
Yoko?
Apa yang kau lakukan?
Aku sudah dengar. Dia tak langsung meninggal.
Dia kehilangan lengan dan kaki, tapi masih sadar.
Dia memeluk penjaga dan memohon bantuan.
Tidak mungkin.
Sudah kuduga. Dibunuh...
Sama seperti gadis satunya.
Dibunuh... Apa maksudmu?
Kumohon Beri tahu aku.
Dia juga ditelepon, bukan?
Dari nomor ponselnya sendiri?
Lalu kenapa?
Peringatan kematiannya sendiri.
Peringatan?
Rina mendapat panggilan telepon yang sama.
Rina? Gadis yang tenggelam itu?
Rina dibunuh. Lalu itu berpindah dari ponselnya ke ponsel Yoko.
Dibunuh? Kau tahu siapa pelakunya?
Mereka bilang itu seorang wanita yang mati dengan penuh kebencian.
Dia menjangkaumu lewat telepon.
Dari memori ponsel orang yang sudah mati.
Dari satu korban ke korban berikutnya.
Kau harus memblokir panggilan teleponmu.
Ayo.
Yoko sudah meninggal.
21 APRIL, PUKUL 15.28
Tiga hari lalu. Kecelakaan kereta.
Panggilan telepon iseng itu?
Ya.
Hari dan waktu yang sama,
kata-kata yang sama dengan pesan itu.
Aneh, bukan?
Tapi mereka menyebutnya bunuh diri.
Ini bukan suaraku, bukan?
Satu pesan baru
Dikirim tanggal 21 April pukul 15.34.
Sial. Aku benar-benar lupa...
Maksudku...
Ini tak masuk akal...
Hari ini tanggal 21.
Dua menit lagi.
Itu bodoh...
Apa ini jebakan?
Kalian semua mencoba menipuku...
Tidak, Kenji. Tidak.
Ini semua lelucon besar, bukan?
Cukup kejam.
Kau hampir membuatku memercayainya.
Hei, Kenji!
Bagaimana dengan kelompok belajar kita?
Kau yang meminta diadakan rapat.
Sial. Aku benar-benar lupa...
Ada apa?
Itu bukan penyelidikan, hanya beberapa pertanyaan.
Temannya melihat dia jatuh ke lubang.
Dia salah.
Aku memberi tahu kolegamu. Mereka berdua menerima panggilan telepon ini.
Yoko Okazaki melompat ke kereta.
Kami punya saksi.
Jika itu bukan bunuh diri, lalu apa?
Entahlah, tapi...
Mungkin dia teler?
Tidak...
Ada alasan untuk segalanya.
Tidak ada kematian yang tidak bisa dijelaskan.
Sesuatu terjadi di luar pemahaman normal.
Begitukah?
Terima kasih atas masukanmu.
Seperti perkataan para gadis itu.
Pertama ponsel Yoko, lalu ponsel Kenji.
Pikirkanlah. Nomor ponsel Kenji ada dalam memorinya.
Lalu, dalam memorinya
ada nomor ponsel kita.
Dari mantan pacar.
Ya?
Natsumi...
Nada dering yang sama seperti sebelumnya...
Bukan milikku.
Yumi...
SATU PANGGILAN TIDAK TERJAWAB
Tapi ponselnya mati...
Tanggal 23 April...
No comments yet. Be the first to leave one.