أول 172 سطر.
Translate by : b e n z 1 6 0 1 Tasikmalaya , 13 Maret 2019
Dia menghilang juga.
Mei?
Kau yakin dia bukan bersembunyi? Dia suka bikin lelucon buruk.
Dia lenyap.
Dia lenyap.
Sama seperti Mao.
Sarina.
Yang Mei katakan tadi...
Sarina!
Jelaskan maksudnya, ketua kelas!
- Ya! - Apa maksud Mei tadi?
Dia bilang kita semua sama.
Apa?
Kita semua merisak Miho!
- Jangan mengelak! - Kau dengar Mei tadi!
- Dia bilang kau melakukannya! - Jelaskan!
Tahan!
Kupikir Mei sudah biasa begitu.
- Kau membelanya? - Bukan itu maksudku,
tapi kapanpun ada masalah,
Mei selalu ribut dan berkata, "Itu bukan salahku!"
Terus?
Kenapa dia sekarang menuduh Sarina?
Kau tak perlu sembunyikan apapun.
Bukankah Mana dan Memi yang seharusnya mengaku?
- Apa? - Kenapa harus kami?
Ayolah. Kita semuanya tenang.
Kau benar.
Lalu,
Akan kusimpulkan.
Siapa yang pertama kali merisak Miho?
Sepertinya Mao.
Apa yang salah?
Aku selalu berpikir
ada sesuatu antara dia dan Miho.
Siapa yang melemparkan bukunya?
Itu Mao.
Siapa yang memotong roknya?
Maksudmu Sarina?
Jadi...
- Kita harus membuatnya mengaku. - Akankah itu menolong kita?
- Kita menyalahkan orang yang tak ada disini. - Shiho lah yang paling bersalah.
Benar. Kau melakukannya saat masih bisa berbicara.
Kau kehilangan suaramu sekitar tiga bulan lalu kan?
Tepat dengan menghilangnya Miho.
Ya! Aku ingat!
Kau masih bisa berbicara kan?
Ini mencurigakan. Dia menyembunyikan sesuatu.
Berhenti menyalahkan dan menuduh orang lain!
Kenapa?
Bukankah itu satu-satunya jalan kita keluar dari sini?
Mengakulah! Siapapun juga itu!
Aku tak melakukannya!
Itu kalian berdua!
Bukan! Itu Mao dan Shiho!
Yang lain? Kamu sendiri, Kage?
Kau dengar?
Jangan mendekat!
Tidak!
Apa yang terjadi?
- Monsters! - Apa?
- Ada monsters! - Dimana?
Di atas meja!
Tidak!
Mirei?
Kita harus
selalu bersama!
Kalau dipikir-pikir lagi,
tasnya juga jadi sasaran.
Sudahlah!
Kita harus mengingat Miho kan?
Itu ulah Mao juga.
Apa yang dilakukannya?
- Apa? - Yaa..,
dia taruh sesuatu untuk menakutinya.
Menakutinya?
Ya, seperti tikus.
Cuma mainan, bukan asli seperti yang tadi.
Diamlah!
Kau yang minta.
Apa yang terjadi di atas?
- Tidak! - Pergi! Menjauh!
- Itu katak! - Aku tahu!
- Itu katak! - Iya, aku tahu!
Ingatkah saat Miho jatuh di tangga perpustakaan?
Yang membuatnya harus memakai kursi roda?
Aku tidak bilang siapapun, tapi kupikir itu ulah Mei.
Ya, dia terlihat mencurigakan.
Ada yang membantunya.
Aku pernah mendengar para guru membicarakannya.
Mereka menemukan mainan katak disana.
Katak?
Semua yang terjadi disini merupakan pesan dari Miho.
Semuanya. Tikus dan katak itu.
Hoekk!
Semuanya pesan dari Miho!
Yang di dinding juga.
Seperti perpustakaan.
Miho jatuh dari tangga perpustakaan.
Itu pesan dari Miho?
Oh, dan ini juga.
Apa ini sebenarnya.
Pasungan kaki dari besi?
Karena ini, kita tidak bisa berdiri atau berjalan.
Oh!
Sasaran Miho adalah siapapun yang membuat kakinya lumpuh.
Tapi siapa?
Pembohong besar di ruangan ini.
Akan ku sate dia.
Sadis banget.
Kau ingin keluar dari sini kan?
Diam dan lakukan seperti yang kubilang!
Itu tidak beracun.
Sarina.
Maaf. Aku menjatuhkan katak.
Berikan HP-mu.
Kenapa? Ada yang salah?
Kami ingin tahu jika kau berbohong.
Apa maksudmu?
Riwayat pesan LINE-mu!
Setelah kecelakaan itu,
ketika kaki Miho lumpuh,
Aku tahu Mei mengirimkanmu pesan, Sarina.
Maksudku, dia juga bilang tadi,
"Itu bukan salahku. Sarina-lah yang berbuat."
Dia pasti mengirimmu pesan.
Itu yang Mei pasti lakukan.
Berikan padaku!
Kau akan melakukannya jika tak bersalah!
Hanya Mirei saja yang lihat.
Apa?
Tidak bisa begitu.
Kenapa aku?
Mungkin itu usul yang bagus.
Apa? Tapi...
Mirei, kami akan tahu jika kau berbohong.
Aku yakin kalau Miho memperhatikan di suatu tempat.
Saling menutupi. Aku tahu kalian berdua yang bertanggungjawab.
Kau juga, Mirei!
Mirei.
Sarina. Aku...
tidak bisa berbohong.
Tidak apa-apa. Aku tahu.
Aku tidak bisa berbohong.
Tidak apa-apa kan?
Aku tahu. Tidak apa-apa.
Kalau begitu, tunjukkan ke semuanya.
Maksudku,
tidak mungkin aku berbohong!
Tunggu. Kau menuduhku?
Mirei!
Aku bersumpah tidak melakukan apapun!
Percaya padaku!
Saat musim semi tiba, kita akan di universitas yang sama kan?
Mengaku saja kau bersalah.
Aku ingin kita semua selamat!
Bilang saja jika kau melakukannya!
Apa? Mengapa kau tidak percaya?
Jangan melibatkanku!
Sarina! Minta maaf sekarang juga!
Diam!
Kyoko, sebenarnya aku tahu
apa yang kau lakukan pada Miho.
Kau memecahkan botol dekat Miho kan?
Kau mau merusak mukanya kan?
Tidak.
Itu hanya...
Apa?
Belnya bunyi lagi!
Tidak! Kenapa?
Aku tahu.
No comments yet. Be the first to leave one.