أول 135 سطر.
Pergilah sekarang ketika masih muda
untuk memulai perjalanan ke padang rumput liar
Pamitlah kepada yang fana dan carilah kebebasan
Jangan mencolok, hindari kerumunan
hadapi hati orang yang tak terduga
Tak seorang pun tahu tentang gerakan tersembunyi
obsesi ini tak pernah goyah
membuat tipuan saling menipu menjadi sia-sia
Dengan harta di tanganmu, pedang di hatimu
segala kejahatan menjadi tak berarti
Hadapilah ujian ini sendiri dengan semangat yang membara
Sejenak lagi pada wajah yang familier itu
Lepaskan semua kekhawatiranmu
Setelah terputus, dunia menjadi rumahmu
Mulai sekarang, lupakan akhir dunia
Kekuatan kemurahan hati dan kebijaksanaan
penciptaan ikatan dan pertemuan yang kebetulan
jutaan tahun terasa seperti sekejap
Buatlah terobosan di sepanjang jalan
Siapa yang dapat mengerti penderitaan seribu kali ini?
Aku hanya meminta pertemuan suatu hari nanti
Kultivasi di dunia fana
takdir dan dendam hampa, semuanya berlalu
Pada akhirnya, yang biasa bukanlah rata-rata
Kultivasi di dunia fana
Pada akhirnya, yang biasa bukanlah rata-rata
A Record of a Mortal's Journey to Immortality
Penerbangan Laut Bintang
Episode 101 PENERBANGAN LAUT BINTANG, BAGIAN KELIMA
Bocah licik
Kamu bersikap seolah-olah menghadapi musuh besar
Apa maksudmu?
Tidak ada maksud apa-apa
Hanya saja
Kultivasi aku masih rendah
Aku takut Senior tiba-tiba berubah pikiran
Kamu terlalu khawatir
Situasinya berbeda sekarang
Karena Senior sekarang punya penolong lain
Aku tidak bisa begitu yakin
Penolong apa?
Bocah
bodoh
Bagaimana kamu menemukanku?
Aku tidak tertarik menjawab pertanyaan orang asing
Aku hanya ingin bertanya pada Senior Xuan Gu
Apakah kamu benar-benar ingin bertarung denganku sampai kita berdua kalah?
Dan membiarkan Jinyin mengambil keuntungan?
Kalah bersama
Kamu terlalu melebih-lebihkan dirimu sendiri
ini namanya menjebak diri sendiri
terima kasih atas bendera formasinya, senior
junior ini akan menerimanya dengan senang hati
bocah kau
sudah lama aku melihat bendera formasi itu telah dimanipulasi
namun
bola sutra emas itu
kau menggunakannya dengan cukup baik, kan?
Gawat
Sutra Jiwa Yin
bocah licik
bagaimana rasanya sutra jiwa yin?
Apakah kau masih bisa menggunakan sedikit pun kekuatan sihir di dalam tubuhmu sekarang?
Sialan
aku sudah memeriksanya berkali-kali
tapi aku tidak menemukan sesuatu yang aneh
aku tidak menyangka akan terjebak olehnya
tubuhmu
aku inginkan
serahkan saja
formasi masih aktif
bagaimana dia bisa masuk
serangga pemakan emas
untung aku menempatkan serangga pemakan emas disini
serangga apa ini
bahkan bisa melahap tubuh dharmaku
bocah
terlalu aneh
pantasan saja si tua itu tidak sabar untuk bergerak
jika dibiarkan tumbuh beberapa tahun lagi
dibawah tahap Nascent Soul
siapa yang bisa mengendalikanmu
Xuan Gu, apa yang kamu tunggu
tubuhmu
serahkan
serahkan
Si tua bangka Xuan Gu
Bukankah kamu bilang dia tidak punya Petir Dewa?
Kamu berani-beraninya mengujiku!
Taois, Taois
Lepaskan aku!
Teknik kultivasinya berasal dari sumber yang sama denganku.
Aku tahu kelemahannya.
Aku bisa membantumu melawannya.
Aku menolak.
Karena aku paling membenci
orang yang merebut tubuh orang lain.
Senior, sudah cukup?
Serahkan Ginseng Sembilan Lekukan itu padaku.
Aku bisa menganggap tidak ada yang terjadi.
Jika tidak,
kita akan binasa bersama.
Baiklah, baiklah, baiklah.
Dia gagal merebut tubuh.
Itu karena dia tidak becus.
Aku hanya bekerja sama dengan yang kuat.
Nak, kamu lulus ujian.
Orang ini benar-benar
tidak tahu malu!
Kita tunggu sebentar disini
tunggu sampai inkarnasi aura spiritual ini menyatu dengan tubuh asli ginseng spiritual
sedikit dipelihara dan distabilkan
kita bisa pergi
tenang saja
kotak ini tidak diapa-apakan
sekarang si tua bangka itu sudah mati
aku masih membutuhkanmu untuk bekerja sama menaklukkan Jinyin
tidak ada alasan untuk menyerangmu lagi
marah ya
kamu tahu
aku dianiaya begitu parah oleh muridku sendiri
harus sedikit waspada
kekuatanmu mumpuni dan otakmu encer
aku
benar-benar tidak punya niat lain
untuk melawanmu
Ini adalah Jiwa Asli si Iblis Tua itu
Tidak ada gunanya aku menyimpannya
Ambil saja, mainkan sesukamu
Senior
Kalian di Pulau Jinyin
Apakah hubungan antara guru dan murid selalu buruk
Kenapa
Kamu juga melihat murid pengkhianat yang membunuh gurunya sendiri
Aku adalah korbannya
No comments yet. Be the first to leave one.