أول 197 سطر.
Tolong berhenti!
Tolong!
Kau hampir merusakkan mobilku.
Bagaimana?
Naik.
Dan sekarang, saudara-saudara...
kita bakal mendengarkan piringan baru bagus dari Nat King Cole.
"Aku Lebih Memilih Merasakan Kesedihan."
Jempol itu tak cukup berguna untukmu. Kau harusnya gunakan seluruh badanmu.
Tapi akankah kau berhenti bila aku gunakan jempolku?
Tidak.
Ini semua tentang apa?
Aku akan lakukan tebakan cepat.
Kau dipaksa turun oleh pria yang berpikir "tidak" itu sebuah kata tiga huruf.
Aku harusnya turunkanmu di tebing tadi di sana. Aku masih akan melakukannya.
- Ke mana yang kau tuju? - Los Angeles.
Turunkan aku di halte bus pertama.
Kau selalu pergi ke mana-mana tanpa mengenakan pakaian?
Ada masalah apa, Petugas?
Seorang wanita melarikan diri dari rumah sakit jiwa bagian utara.
Muda dan mengenakan jas hujan.
Lihat seseorang di jalan yang sesuai deskripsi itu?
- Tidak, aku tidak, Petugas. - Oke, jalan.
Tak lihat sama sekali, Petugas.
- Oh, istriku habis tidur. - Baiklah. Jalan.
Bisa aku minta tanganku kembali sekarang?
Jadi kau seorang buronan dari rumah sakit jiwa.
Mereka memaksaku untuk pergi ke sana.
Mengambil pakaianku untuk memaksaku tetap di sana.
Siapa?
Aku harap aku bisa beritahu itu.
Aku harus beritahu seseorang.
Ketika orang dalam masalah, mereka butuh bicara.
Tapi kau tahu perkataan lama.
Apa yang tak aku tahu tak bisa mencelakakanku?
Setir ini rasanya ke kanan. Membuatnya terus menepi.
- Selamat malam, saudara-saudara. - Cek roda kanan depannya.
Ya, pak.
Apa yang kau temukan?
Tersangkut di porosnya. Ini memacetkan teromolnya.
Oh, kami pasti membawanya waktu kami lewat jalan tadi di sana.
Ya? Satu-satunya sesuatu yang pernah kubawa waktu aku lewat jalan itu poison ivy.
- Terima kasih, nak. - Terima kasih.
- Bisa berbuat sesuatu untukku, tolong? - Takkan keberatan sama sekali.
Maukah kau kasih prangko di sini lalu masukkan ke kotak surat untukku, tolong?
Ya, nyonya.
Ada lagi yang lain, nyonya?
Kau sudah temukan ada apa dengan rodanya?
Oh, ya. Kalian membawa sebuah ranting...
waktu kalian melakukan sedikit... pemberhentian perjalanan di pinggir jalan.
Sampai jumpa. Balik lagi.
Kau marah denganku, kan?
Maaf aku hampir merusakkan mobil kecil bagusmu.
Aku baru saja memikirkan seberapa banyak yang bisa kau katakan tentang seseorang dari...
hal-hal yang amat sederhana.
- Mobilmu, contohnya. - Surat macam apa yang kau kirimkan itu?
Kau hanya punya satu yang nyata, cinta abadi.
Sekarang siapa itu kira-kira?
Kau.
Kau salah satu pria yang baik pada dirinya yang tak memikirkan apa-apa selain pakaiannya...
mobilnya, dirinya sendiri.
Yakin kau melakukan push up setiap pagi hanya untuk menjaga perutmu keras.
Kau menentang kesehatan yang baik atau apa?
Aku bisa tolerir otot lembek dalam diri pria bila itu bisa jadikan dia lebih ramah.
Kau jenis orang yang tak pernah memberi dalam sebuah hubungan...
yang hanya mendapatkan.
Ah, wanita.
Jenis kelamin yang tak sempurna.
Dan apa yang dia butuhkan untuk menyempurnakan dia?
Pria, tentu saja. Pria mengagumkan.
Baiklah, baiklah. Tanpa komentar.
Halte bus itu bakal kelihatan sebentar lagi, sedang aku malah tak tahu namamu.
Kau lupa. Aku orang gila dari rumah sakit jiwa.
Semua orang gila itu berbahaya.
Kau pernah baca puisi?
Tidak, tentu saja kau tidak.
Christina Rossetti menulis soneta cinta.
Aku diberi nama seperti nama dia.
- Christina? - Ya, Mike.
Aku tahu namamu dari sertifikat registrasimu, Mr. Hammer.
Antarkan aku ke halte bus itu, lalu kau bisa lupakan kau pernah melihatku.
- Kalau kita tak sampai halte bus itu... - Kita akan.
Kalau kita tidak...
ingatlah aku.
Tidak! Tidak!
- Dia pingsan. - Aku akan buat dia sadarkan diri.
Bila kau sadarkan dia kembali, kau tahu apa itu nantinya?
Kebangkitan. Itulah kira-kira nantinya.
Dan kau tahu apa "kebangkitan" artinya?
Itu artinya "membangkitkan kematian."
Dan sebenarnya kau pikir kau siapa bila kau pikir kau bisa membangkitkan kematian?
- Masukkan dia ke mobil juga? - Pastinya.
Mike.
Mike.
Hey, Mike.
Mike.
- Hai, Velda. - Hai.
Dr. Luciano, hubungi operator, tolong.
Kau tak pernah dekat waktu aku membutuhkanmu.
Kau tak pernah membutuhkanku waktu aku dekat.
- Pat di sini. - Lima menit. Itu saja yang kau punya.
Perawat.
- Hai, polisi. - Hai.
Tiga hari lalu, aku menduga aku bakal membiayai tuksedo baru untuk mengubur mayat.
Tiga hari?
Bagaimana kondisiku?
Kondisimu baik.
Beberapa minggu lagi, kau bakal tinggalkan tempat ini.
Bisa kau ingat, Mike?
Bagaimana itu terjadi, keseluruhan kejadiannya.
Aku tak pernah berpikir aku bakal mencium ini lagi.
Perhatikan semua wanita cantik ini.
- Aku ada taksi. - Mr. Hammer?
Kau takkan butuh taksi. Kami mau ajukan beberapa pertanyaan.
Seperti yang kuduga. Sampai ketemu nanti.
- Kenapa kau tak masuk? Ini mungkin sebentar. - Aku tunggu di sini.
Kita belum sampai begitu jauh, kan, Mr. Hammer?
Sekarang, kami punya sebagian besar faktanya. Yang kami butuhkan itu sedikit lagi ringkasan.
Aku hampir buat diriku terbunuh, yang dia inginkan itu sedikit lagi ringkasan.
Itu terlalu banyak untuk meminta kooperatifmu?
- Dan menjadikan itu dicoba sekali lagi? - Kau bakal diberikan perlindungan penuh.
Mungkin kami akan punya nasib lebih baik dengan beberapa lagi pertanyaan dasar.
Nama lengkapmu, tolong, Mr. Hammer.
"Michael Hammer. 10401 Wilshire Boulevard, Los Angeles, California."
Sekarang sebenarnya apa pekerjaanmu untuk dapat penghasilan?
Berdasarkan informasi kami, dia menyebut dirinya detektif swasta.
- Spesialisasinya itu kasus perceraian. - Dia detektif ranjang.
Dia dapat informasi terhadap sang istri.
Lalu dia buat kesepakatan dengan sang istri untuk mendapatkan barang bukti terhadap sang suami.
Jadi mengadu domba kedua belah pihak.
Sebenarnya bagaimana kau memperoleh semua ini? Kau merangkak ke bawah ranjang?
Tak ada yang begitu primitif.
Dia punya sekretaris. Setidaknya itulah bagaimana dia menyebut dia.
Siapa namanya, Mr. Hammer?
- Velda Wichman. - Dia wanita muda yang sangat menarik.
Benar-benar penggoda. Hidup seperti puteri.
Dia minta dia menggoda para suami, dan sebelum kalian tahu...
dia sudah dapat barang buktinya lalu dia siap untuk pemerasan besar.
Siapa yang kau minta untuk menggoda para istri, Mr. Hammer?
Itu bagian dia.
Baiklah. Kalian berhasil membuatku yakin. Aku orang brengsek sejati.
Sekarang bila itu saja yang ada di benak kalian, aku ingin pulang.
Ya, aku tahu. Kau ingin sekali kembali ke pekerjaan utamamu.
Kau bebas untuk pergi.
Membuka sebuah jendela.
- Terima kasih karena sudah menunggu, Pat. - Ya.
Dia anak manis. Punya cara terbaik untuk menggoda pria.
Akan ada sebuah jeda panjang sebelum tokoh-tokoh itu tahu siapa yang membunuhnya.
Polisi tak cukup cepat. Kau bisa lakukan itu jauh lebih baik. Seperti itukah?
Sekarang dengar, Mike. Kau pikir kau siapa?
Apa tujuannya, Pat?
Seorang gadis kecil biasa dibunuh, dan itu menarik perhatian hingga sampai ke Washington.
Pasti ada sebuah tujuan.
Aku kasih kau sedikit nasihat.
Terlalu banyak orang sepertimu punya penghinaan terhadap apa saja yang ada kaitannya dengan polisi.
Kau ingin mengusutnya dengan tanganmu sendiri.
Tapi waktu kau lakukan itu, sebaiknya kau hiduplah di hutan.
Aku bawa gadis itu.
Andai dia tak halangi jalanku, aku tak bakal berhenti.
Dia pasti ada hubungannya dengan sesuatu yang besar.
Mike, kenapa kau tak beritahu kami apa yang kau tahu...
kemudian menyingkirlah seperti orang baik lalu biarkan kami melakukan pekerjaan kami?
Apa untungnya itu untukku?
Mikey! Mikey!
Hey, Sammy. Lihat. Temanku baru kembali dari kuburan.
Hey, Mike!
Va-va-voom!
Aku pastinya senang kau kembali, Mike. Seperti Lazarus, bangkit dari kuburan.
Sekarang ceritakan padaku, apa yang terjadi? Apa yang sudah kau perbuat, huh?
Kau berkendara terlalu cepat dengan mobil baru itu?
Di mana itu? Velda bilang kau bakal mengangkutnya.
Ah, tak ada sama sekali untuk diangkut, Mike.
Kau harusnya lihat mobil kecil bagus cantikmu itu.
Sepenuhnya hancur. Rusak. Barang rongsokan.
Jangan pernah va-va-voom lagi. Membuatku sedih.
- Setidaknya, kau baik sekarang, huh? - Sedikit lemas.
Sedikit lemas, huh? Kau tahu apa yang hendak kami lakukan?
Kami hendak menjemput beberapa gadis kecil manis Yunani.
Yang kumaksud... va-va-voom!
3-D pow!
Lupa memberitahumu.
Ada sejumlah orang sedang mencarimu, mengajukan banyak pertanyaan.
- Orang-orangnya seperti apa? - Orang-orangnya bajingan.
Orang-orangnya sangat bajingan, Mike.
Ah, lupakan. Dengar.
Aku senang kau kembali. Kau kelihatan baik sekali. Dan dengar...
Dan sampai ketemu besok, huh? Dan jaga dirimu sendiri. Huh?
Kau baik, Mike?
Aku belum tahu. Mungkin tidak.
Hey, Sammy. Apa maksud dia, "mungkin tidak?"
Siapa yang tahu apa yang dia maksud?
Ini Crestview 5-4124.
Mr. Hammer, orang yang kau telepon, tidak ada untuk saat ini.
Bila kau mau tinggalkan catatan atas panggilanmu...
silakan sampaikan pesanmu pada bunyi nada ini.
Halo, Mike?
Hanya mau cek untuk cari tahu apa kau sudah sampai rumah. Tolong hubungi aku begitu kau...
No comments yet. Be the first to leave one.