معلومات الإصدار

Wild Chives and Soy Bean Soup ~ Episode 09 [iPOP]
تعليق من asm4fru1ty
http://www.facebook.com/AsmaFruity.ISC

الوسوم

other
نشرت في: 2014-05-07
تنزيلات: 20
ضعاف السمع: Yes

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Wild

Wild Chives

Wild Chives and

Wild Chives and Soy

Wild Chives and Soy Bean

Wild Chives and Soy Bean Soup:

Wild Chives and Soy Bean Soup: 12

Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years

Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

☯ Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion ☯

Diterje

Diterje mahkan

Diterje mahkan oleh

Diterje mahkan oleh Tim

Diterje mahkan oleh Tim Asma

Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★

Apa kau murid pindahan?

- Ya. - Darimana asalmu?

- Busan. - Busan! Dimana itu Busan?

Busan sangat besar. Apa kau tahu jika aku memberi tahumu dimana?

Tidak, Aku sudah pernah kesana beberapa kali tapi Aku tidak tahu daerah tersebut dengan baik.

- Aku akan melakukannya. - Tenanglah.

Kau lucu. Meskipun terkadang kau berperilaku aneh.

Ya benar. Bukan aku yang baunya seperti Bayi.

- Apa? - Baumu seperti bayi.

Bagaimana kita akan membuat Jang Gook dan Dae Hae berdamai satu sama lain?

Haruskah kita menonton Pertandingan melawan Spanyol bersama-sama?

Jang Gook orang yang baik.

- Berdamailah dengannya hari ini. - Tidak, apa kau seperhatian itu padanya?

Masuk, masuk!

- Mengagumkan! Bersulang untuk Korea! - Bersulang untuk Korea!

Dia menghadangnya! Dia menghadangnya!

Ini yang terakhir.

Goal! Goal, goal, goal!

Pen

Pen ter

Pen ter je

Pen ter je mah:

Pen ter je mah: IrwanAhmad,

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi,

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice,

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain,

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels,

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels, ZulkaAprianda

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels, ZulkaAprianda

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels, ZulkaAprianda

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels, ZulkaAprianda

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels, ZulkaAprianda

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels, ZulkaAprianda

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels, ZulkaAprianda

Pen ter je mah: IrwanAhmad, YanniDwi, WinnieBoice, RayniArbain, TiarraAngels, ZulkaAprianda

Ayo kita pacaran.

Kubilang Ayo kita pacaran.

- Itu tidak berarti apapun. - Apa itu saja?

Kenapa kau menangis?

Aku jadi sedih, cepat beritahu aku!

Karena itu sulit. Aku menangis karena aku ingin mati!

Ah, ya! Terima Kasih, Presdir Heo!

- Apa yang dia katakan? - Ini layanan pesan antar!

Kemana?

Ke kantornya dan dia ingin 20 porsi Pangsit!

Ibu, apa yang Ibu lakukan?

Pria Gila.

Apa kau bahkan... manusia?

Aku tidak bisa membiarkanmu pergi, Aku tidak akan membiarkanmu pergi!

Bajingan busuk! Dasar Sampah!

Kau sungguh keterlaluan!

- Ibu! - Aku akan menangkapnya.

Aku akan menangkapmu, Joo Chul Soo. Lalu melemparkanmu ke penjara!

Tuan!

Permisi, apa Joo Chul Soo... Tidak, apa nona Ha Mi sudah keluar?

- Kenapa anda ingin tahu? - Bisakah kau memberi tahuku kapan waktunya?

- Maafkan saya, tapi kami tidak bisa memberi tahukan pada anda. - Itu karena Ayahku!

Da Hae! Da Hae, cepat kemarilah!

Joo Chul Soo... Joo Chul Soo! Joo Chul Soo!

- Sekarang bagaimana? Ayahmu! - Ibu!

- Apa yang harus kita lakukan? - Apa yang harus kita lakukan?

Taksi! Taksi, Taksi!

- Cepat Kemarilah! - Pak!

Pak, tolong pergi ke Bandara secepatnya!

- Jam berapa penerbangannya? - Jam 22:30. Dia bilang Jam 22:30.

Pak, cepatlah!

- Ya Tuhan, apa ini? - Dia membuatnya untukmu.

Young Hee... Da Hae, Maafkan aku.

- Ibu, ibu melupakan kecapnya! - Baiklah, baiklah!

- Semoga perjalananmu menyenangkan. - Baiklah.

Jang Gook!

- Apa yang membawamu kemari? - Pesanan.

Aku datang untuk membeli Ayam Goreng dan Bir.

Ayo pergi. Aku akan mengantarmu pulang.

Apa kau tidak akan pergi?

Pergi.

Apa Da Hae baik-baik saja?

Kudengar dari Moo Chul bahwa dia sudah berteman denganmu sejak lama.

Kalian berdua sudah berpasangan sejak TK.

Kami sudah berteman sejak lama, tapi kami bukan pasangan.

Meski begitu, kalian berdua terlihat serasi bersama.

Joon Soo.

Sebenarnya...

ketika kau memainkan Irish whistle pada hari aku pindah sekolah, kau sungguh keren.

Tapi, itu saja.

Dan aku tidak ingin ada diantara kau dan Da Hae.

Jadi, lupakan saja apa yang kau katakan padaku.

- Aku... - Aku ingin melupakan itu.

Jadi, kau, Da Hae dan Moo Chul...

Aku ingin kita semua berteman dengan nyaman.

Bukankah kita teman?

Adikku sendirian di rumah dan Aku harus cepat pulang. Aku akan pergi.

Kakak, kenapa kau baru datang sekarang?

Ayo masuk.

Pulanglah dengan selamat.

Iya.

Ayo masuk.

Pergilah menonton Pertandingan Sepak Bola.

Ini seharusnya cukup mengakhirinya dengan tenang dengan dia.

- Kenapa mereka melakukan itu? - Apa itu menyenangkan, Jang Hoon?

Ayolah!

Tidak apa-apa. Masih ada banyak waktu!

Ya, Ayah?

Dimana kau mendapatkan Ayam Goreng itu? Apa yang membuatmu begitu lama?

Aku akan kesana.

Mereka masuk ke dalam.

Mereka disini? Baiklah, aku paham.

Yang benar saja, Aku bisa gila! Semuanya Bangunlah!

Keras sekali!

Sadarlah dan bangunkan orang disebelahmu! Semangatlah!

Ayo berlatih yang barusan kita lakukan tadi. Sekarang, 'Republik Korea'!

- 'Republik Korea'. - Tidak, ini tidak cukup keras! Ada apa?

Dengan keras, dengan banyak energi! Sekali lagi!

- Republik Korea! - Republik Korea.

Siapa itu? Siapa?

- Itu kau, kan? - Aku tidak melakukannya.

Apa maksudmu kau tidak melakukannya? Aku melihatmu!

Sekarang, Pangsitnya akan segera tiba.

Untuk pekerjaan hari ini, kalian akan mendapatkan Upah besar-besaran! Upah!

Sekarang, dengan banyak energi, ayo lakukan itu sekali lagi. Republik Korea!

Republik Korea!

Siapa itu kali ini? Bibi, apa kau membenciku?

Nomor berapa itu?

Itu pasti disana.

Ini dia.

Republik Korea!

Republik Korea!

Republik Korea!

Republik Korea!

Republik Korea!

Republik Korea!

Republik Korea!

Republik Korea!

Selamat Datang.

Ini...

Ini CD...

dan Pemutar CD.

Kau pergi ke rumah itu untuk mendengarkan musik, kan?

Mulai sekarang, bahkan jika kau minum-minum datanglah ke rumah itu dan dengarkan dengan ini.

Ya Tuhan, kau tidak harus melakukan ini.

- Kau pasti lapar, silakan makan. - Ya.

Ham Cho, bawakan air.

Tapi...

- Apa kau masih bekerja di Pantai? - Tidak.

- Aku berhenti bekerja. - Begitukah?

Bekerja di Pantai sangat sulit, kan?

Oleh sebab itu aku sudah memutuskan kembali ke Seoul besok.

Biarkan dia. toh Dia harus melalui ini.

Jangan kau pikirkan dan makan saja.

Ham Cho!

Ham Cho! Ya Tuhan!

Ayah, Ayah! Ayah!

Ya Ampun! Ya Ampun!

Kenapa kau terus menempel? Tidakkah kau sakit dan lelah karenaku?

- Aku sakit dan lelah karena diriku sendiri. - Ada apa denganmu hari ini?

Kenapa kau memarahi anak kecil?

Bangunlah. Apa kau baik-baik saja?

Tuan.

Jika kau akan pergi seperti ini, kenapa kau kemari?

Setelah kau pergi, Dia akan sendirian lagi.

Kenapa kau menyulitkannya dengan memberinya kasih sayang?

Tuan.

Soo Han... ketika kau kembali...

Tak bisakah kau membawanya denganmu?

Jika kau membawanya denganmu ke Seoul...

Bahkan jika aku harus bekerja di Ladang Garam, Aku akan mengirim uang kepadamu.

Tolong bantulah dia mencari cara hidup di Seoul, ya?

Soo Han... bawalah dia denganmu dan bantulah dia hidup dengan layak!

- Tolonglah? - Tuan!

Aku... tidak berhak menjadi seorang Ayah!

Istriku dan Anakku yang tidak lahir meninggal karenaku!

Jika begini terus-menerus, bahkan hidupnya Ham Cho-ku akan hancur karenaku!

Aku tidak bisa mati jika aku menginginkannya!

12 Years Promise (Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion / Dalrae Dwaen, Jangkook: 12nyeonmanui Jaehwe / 달래 된, 장국: 12년만의 재회) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for 12 Years Promise (Wild Chives and Soy Bean Soup: 12 Years Reunion / Dalrae Dwaen, Jangkook: 12nyeonmanui Jaehwe / 달래 된, 장국: 12년만의 재회)

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left