Bitter Moon

Bitter Moon

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Bitter Moon 1992 480p BluRay X264 500MB-Pahe in mkv
Bitter Moon 1992 720p BluRay X264 999MB-Pahe in mkv
تعليق من akbarpahla
Terjemahan manual. Sekedar berbagi kepada penggemar Roman Polanski. Rate 'good' sebelah kanan panel download.

الوسوم

BluRay
x264
480p
480
mkv
720p
720
نشرت في: 2021-08-27
تنزيلات: 108
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

IMDb : 7.2 Metascore : 62 Ratten Tomatoes : 65%

Aku masih tidak percaya bahwa kita dalam perjalanan.

Aku juga.

Sungguh luar biasa.

Terima kasih, sayang.

Jangan ke mana-mana. Aku gak akan lama.

Fiona.

Ada apa ini?

Ada apa?

- Bisa bantu aku? - Ya.

Ini dia.

Ya Tuhan.

Ini dia, lebih baik.

Aku akan mengusap air matanya.

Ya Tuhan.

Tarik napas dalam-dalam.

Kau akan merasa baikan.

Tarikan napas dalam-dalam di angin segar, itu yang kau butuhkan.

Di sini.

- Di sana. - Kau sangat cantik.

Ini dia.

Ini dia.

Apa kau menuju ke Istanbul?

Ya. Kemudian terbang ke Bombay.

Seberapa jauh kau pergi?

Lebih jauh.

Lebih, lebih jauh.

Tapi, kenapa harus India?

Aku pikir kami perlu istirahat sejenak dari hal-hal keseharian kami...

dan India punya banyak hal yang bisa diajarkan ke Barat.

Beneran? Apa misalnya?

Em, kau tahu, ketenangan jiwa, dan yang semacamnya.

Hukum Karma-Nirwana. Banyak omong kosongnya, sepertinya.

Tidak, semua yang berhubungan dengan India, baunya, pengemisnya

itu juga untuk ketenangan jiwa, padahal di sana wilayah paling berisik di bumi.

Jika kau yang bilang, aku yakin benar.

Saat ini, aku yakin Pak Singh hanya berusaha rendah hati...

mengenai tempat yang diketahuinya.

Aku tak sabar untuk segera sampai ke sana.

Ini merupakan perayaan hari ulang tahun pernikahan kami.

Kau telah menikah selama tujuh tahun.

Jadi, ini seperti terapi pernikahan.

Itu sebenarnya tidak perlu, bu. Dengan isteri yang cantiknya seperti dirimu...

semua pria pasti akan membuktikan cintanya dengan apapun.

- Kau lelah, sayang? - Sangat-sangat lelah.

Ini semua pasti karena angin laut.

- Bagaimana kalau minum? - Bagaimana kalau tidur?

Ayolah, satu saja.

Tidak, sejujurnya tidak. Kau pergilah.

Cukup antar ke kabinku. Aku benar-benar lelah.

Jika itu yang kau inginkan.

Aku benar-benar menginginkannya.

Lagi pula, tidak bagus bagi yang sudah menikah cukup lama...

untuk ke mana-mana harus bareng.

Mau minum apa, pak?

Wiski dan soda, tolong.

Halo.

Kau merasa baikan?

Baikan dari apa?

Kau ingat... Tadi siang di...

Di toilet.

Toilet?

Begitukah kebiasaanmu?

Tentu saja aku mengingatnya.

Aku punya ingatan yang sempurna...

Jika aku menginginkannya.

Baiklah.

- Apakah ini semacam permainan? - Ya.

Kau mau berdansa?

Aku gak terlalu mahir berdansa.

Oh, begitu.

Siapa namamu?

Nigel Dobson.

Oke, Nigel, hibur aku.

Ceritakan sesuatu yang lucu.

Anjay.

Kau orang Prancis, 'kan? Aku tahu dari logatmu.

Bahasa Inggrismu sangat, sangat bagus, tapi untuk suatu alasan...

Aku selalu menyebut orang Prancis "katak".

Maaf. Hal bodoh untuk diucapkan.

Reflek saja. Seperti ekspresi anak sekolahan.

Pulang dari kerja di kota. Aku seorang Obligator.

Kami selalu menyebut orang Prancis "katak".

Kau benar. Membosankan.

Tapi, lagipula, kau menyebut kami (British) "daging panggang", bukan?

Baiklah.

Aku kira begitulah kau mengatakannya, kira-kira.

Kau terlalu lucu untukku, Nigel.

Aku tertawa terbahak-bahak.

Sampai jumpa.

Aku meninggalkanmu dengan daya tarik yang sulit ditolak.

Romantis, bukan?

Ya, betul. Luar biasa.

- Kau Nigel, 'kan? - Ya.

Maaf. Apakah aku mengenalmu?

Hati-hati dengannya.

Baiklah.

Dia memiliki perangkap untuk pria.

Maaf, aku tak paham apa yang kau bicarakan.

Tentu saja kau paham.

Aku suaminya.

Lihat apa yang dia perbuat padaku.

Aku minta maaf.

Izinkan aku bertanya padamu, Nigel.

Kau tak keberatan aku memanggilmu Nigel, 'kan?

Bagaimana dia menurutmu?

Jika maksudmu seperti apa dia...

Dia sangat cantik.

Ya, tentu saja, itu saja dan selainnya.

Dia membuatmu bergairah, 'kan?

- Maaf? - Ayolah, Nigel, jangan terlalu British.

Kau ingin menyetubuhinya. Akuilah. Itu bukan tindak kejahatan.

Aku tak tahu apa yang kau maksud.

Hentikan omong kosongmu!

Kau ingin tahu lebih banyak mengenai dirinya, 'kan?

Em, iya 'kan?

Ini.

Bisa bantu aku, Nigel?

Bantu aku ke sana.

Mereka mendesain kapal ini bukan untuk orang sepertiku.

Ya, tentu saja.

Masuklah.

Pegang rodanya. Rodanya.

Angkat.

Aku benci kapal sialan ini.

Betapa baiknya dirimu dengan mengasihani orang cacat yang menjengkelkan.

Aku sama sekali tak mengenalmu, Nigel...

Tapi entah bagaimana aku punya perasaan...

Bahwa kau adalah pendengar yang aku cari-cari.

Aku harap kau merasa bahwa ceritaku menarik.

Aku menyadari bahwa sangat sulit untuk terhubung dengan sesuatu

yang mana hal itu tak ada hubungannya denganmu.

Atau saat ini mungkin saja sudah berhubungan denganmu.

Kami punya tempat masing-masing.

Mimi punya kabinnya sendiri.

Terima kasih.

Ya, keabadian bagiku dimulai di suatu hari di musim gugur di Paris...

Di dalam bus nomor 96...

yang mana menghubungkan antara Montparnasse...

dan Porte des Lilas.

Tiketnya, tolong.

Nona.

Bu.

Terima kasih.

Terima kasih.

Pak, tiketmu, tolong.

Aku tak memilikinya.

Aku telah melihat surga sejenak...

Kemudian diturunkan di trotoar rue d'Assas.

Aku tidak tahu mengapa kau menceritakanku hal ini.

Aku selalu ingin menjadi penulis.

Kakekku...

Mendapatkan banyak keuntungan dari usaha menjual alal-alat bedah...

Dan mencarikan pendanaan untukku.

Pada saat kematiannya, aku mendapatkan jatah...

Uang saku yang cukup buatku untuk pindah ke Paris.

Paris...

Kota impianku.

Hemingway, Miller, Scott Fitzgerald.

Aku bertekad untuk mengikuti jejak langkah mereka...

Mungkin juga bertekad untuk kebaikanku pula.

Mungkin itu-lah yang menghancurkan semua karakteristik yang aku miliki.

Setelah delapan tahun, yang kuhasilkan...

Untuk semua kerja kerasku adalah tiga novel yang tidak dipublikasikan...

Dan tumpukan surat penolakan setinggi ini.

Tapi, siapa yang peduli?

Kafe pinggir jalan...

Kibasan rok...

Perselingkuhan sejenak.

Paris adalah surga sampai akhirnya hari itu di bis.

Bisakah kau membantuku?

Itu tidak bagus.

Aku tak bisa menulis, tak bisa tidur...

Tak bisa menyingkirkannya dari pikiranku.

Dia entah di mana ada di luar sana...

Penyihir dengan sepatu kets putih.

Tapi, di mana?

Aku menelusuri rute bis 96.

Itu menjadi sebuah obsesi.

Bahkan sopirnya, mulai mengenalku.

Apa kabar?

Mau minum-minum?

Aku kelaparan.

Ya, aku juga.

Langsung pesan saja. Mau pesan apa?

Aku sepertinya ingin makan...

Ini dia, daging panggang.

Sup untukku.

Nanti saja.

Aku ingin pesan udang dengan alpukat.

Ngomong-ngomong, aku ingin minum-minum.

Martini.

Dobel.

Dan kau?

Aku pesan koktail, tolong.

Permisi.

Aku minta maaf...

Aku belum sempat mengatakannya tadi.

Gak papa.

Kau ingat?

More Indonesian subtitles for Bitter Moon

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left