أول 200 سطر.
Seumur hidupku, sekalipun aku tidak pernah melihat
pasar yang begitu sibuk dan sangat ramai.
Pangeran kami akan menikah.
Itu bagus sekali. Siapa pangeran yang beruntung itu?
Bukan pangeran sungguhan. Dia hanya pecundang dari jalanan.
Tidak mungkin!
Ulangi dengan pengucapan yang benar.
Dia Aladdin!
Kalian tidak percaya, 'kan?
Dengan warna.
Sebuah pesta di Agrabah
Rasakan suasananya
Semua orang berdatangan
Karena Jasmine dan Aladdin Akan segera menikah
Sebuah pesta di Agrabah Semua orang akan datang
Walaupun miskin atau kaya Tata rambutmu dengan baik
Pakailah pakaian yang sopan
Janganlah pakai serban yang longgar
Dan antingy yang sangatlah sesuai
Kau akan terlihat cantik saat selesai
Sebuah pesta di Agrabah Aku akan melukisnya
Jika mau melihat warnanya
Ayo, semua! Ikut aku
Pernikahan Aladdin
Yang terbesar abad ini
Temanku menikah Hai, lihatlah
Yang akan kulakukan
Pernahkah kau dengar bar mitzvah? Pernahkah kau datang ke pesta Hawaii
Tak ada yang menandingi pesta ini
Makanannya berlimpah Dan kau akan sangat kenyang
Sebuah pesta di Agrabah Kami jadi semangat
Jika pecundang bisa sampai sejauh ini,
- aku juga bisa. - Tak ada yang mudah.
Sebuah pesta di Agrabah Aku tak yakin datang
Walau pengantinnya sangat terhormat Pengantin prianya miskin
Sekarang kami akan bawa kalian ke istana, di mana semua orang pesta semalam suntuk.
Tanpa Jafar dan gerombolannya semua bergembira.
Apa yang akan terjadi?
Sebuah pesta di Agrabah Ayo rampok mereka
Di saat mereka makan
Buat kekacauan kecil Menyusup dari belakang
Sebuah pesta di Agrabah Banyak barang curian
Aku suka pesta pernikahan ini
Jika bersikap baik Mungkin dapat hadiah.
Kami memesan bunga cantik Dan valet bantu parkir kendaraanmu
Pendamping pengantin sudah siap berjam-jam.
Kalian terlihat sangat cantik dan dewasa.
Sebuah pesta di Agrabah Tamu pun berdatangan
Tapi ada yang hilang. Ya!
Man pengantin prianya?
Halo.
Ada yang telat menghadiri pernikahannya.
Tunggu sebentar, Jin. Ada sesuatu yang kubutuhkan.
Aku mengerti.
Kita akan mengadakan pesta bujangan, Sobat.
Bukan kau. Tugasmu menjadi penerbang.
Bukan, ini untuk pernikahan.
Itu pisau belati yang indah.
Aksesori pernikahan yang menarik. Hanya saja itu agak tajam.
Ini milik ayahku.
Ayahmu? Kau tidak pernah cerita soal ayahmu.
Aku harus beri tahu katering. Ayam atau pepes ikan?
Dia tidak akan datang ke pernikahan. Dia sudah lama meninggal.
Maaf.
Tidak masalah.
Aku tidak kenal dia.
Mungkin kalau aku kenal, aku akan lebih siap.
Al? Apa kau berubah pikiran?
Tidak, Jin. Aku...
Hanya merasa pecundang dari jalanan.
Mencuri agar tetap hidup.
Lari dari penjaga.
Hidup sendirian.
Aku mengambil keputusan penting hari ini. Menempuh hidup baru.
Topik hari ini. Ketakutan calon kepala keluarga.
Al dari Agrabah, tetaplah bersama kami.
Aku tidak punya ayah yang mengajarkan cara menghidupi keluarga.
Tidak ada panutan. Ceritakan lebih jauh.
Apa yang aku tahu mengenai keluarga? Jin, bagaimana kalau aku gagal?
Kalau saja ada Ayah di sini.
Al, Sobatku, kalau ayahmu ada di sini, dia akan bangga seperti aku.
Aku harap dia melihat semua ini.
Sebuah pesta di Agrabah
Pesta untuk diriku
Lihatlah, Teman, keadaan kita
Dan bagaimana mimpi kita nyata
Sebuah pesta di Agrabah
Sungguh aku tak percaya
Setelah lama aku menunggu
Akhirnya pun terjadi
Aku tak pernah punya keluarga
Aku tak pernah mempunyai teman dekat
Yang akan mengerti diri kita
Hei, ayo, Aladdin! Hentikan sikapmu ini.
Sebuah pesta di Agrabah
Pesta segera mulai
Ayo bersiap, karena kau bintangnya.
Ini adalah hari pernikahanmu.
Aladdin akan segera menikah
Yang terhebat abad ini
Sungguh hebat sampai sekarang ini
Akhirnya mereka menikah.
- Lihat hadiah itu! - Akhirnya kita menikah.
- Akhirnya aku menikah. - Mereka pun menikah
Dalam pesta di Agrabah
Pesta yang hebat
Ada pesta di Agrabah
Ada pesta sedang berlangsung. Kita akan berpesta.
Tolong aku. Aku tidak bisa mengendalikan diri. Tolong usap lampu.
Aku tahu. Aku mengerti.
Sudah cukup.
Kenapa kau berjalan bebas sementara aku tersiksa seperti hewan.
Seseorang harus berpikir dengan jernih, Sa'luk.
Seseorang akan kehilangan kepala jika perjalanan ini sia-sia.
Peramal tidak akan salah.
Kali ini aku yakin.
Halo, selamat datang di Gaya Hidup Kaya dan Sihir.
Itu benar! Kami akan bawa kalian ke pernikahan abad ini.
Siapa yang mengendarai unta yang mewah itu?
Itu Cleopatra dan Julius Caesar. Mereka membawa hidangan sayuran.
Menakjubkan, bukan?
Lihat. Itu Osiris.
Osiris, bisa kami bicara denganmu?
Tidak, kerumunan tamu terbelah dua. Siapa yang tiba berikutnya?
Dia Musa!
- Dan kau siapa? - Aku Thor.
- Kau Thor? - Aku tersinggung.
Siaran ini dibawakan oleh sponsor kami, Pasir. Ada di segala tempat.
Biasakanlah.
Ayo, ayo.
Aku dapat melihat dengan jelas dari belakang.
Itu Aladdin.
Dengar, ada sesuatu yang membuat aku sentimentil
dan aku sedang duduk di atasnya.
Rampasan, monyet. Rampasan.
Berita buruk, Al. Korset tidak cocok untuk ikat pinggang.
Jin, apa kita ini sudah sangat terlambat?
Apa? Apa maksudmu? Jelaskan maksudmu!
Mereka sudah datang.
Tidak!
Aku telat untuk janji penting.
- Yang Mulia. - Yang Mulia.
Jangan begitu sedih, Nak. Hari ini hari gembira.
Lihat. Ini momen yang indah.
Keluarkan beruang ini.
Ya!
Aku tidak menyangka hari ini akan datang.
Tapi sekarang aku merasa semua ini terlalu cepat.
Ayah.
Kau alihkan perhatian penjaga.
Bagian dari rencanamu?
Sebagian besar.
Saatnya.
Ini semua begitu magis.
Aku tidak akan menangis. Aku tidak boleh...
Maaf.
Sekarang, kita di sini.
Bersama selamanya.
Biarkan aku yang menusuknya.
Seharusnya Bumi tidak bergetar saat bulan madu.
Astaga.
Serbuan gajah!
Apa yang terjadi di sini?
Sini, Monyet kecil. Kau hampir saja menjadi bubur.
Mereka menghancurkan permadani. Ini terlalu berlebihan.
Tapi hari ini tidak terlalu buruk, bukan?
Ini serangan.
Tidak di dalam istana!
Ada masalah dengan kebocoran atap.
Pasti di sekitar sini.
Temukan sainganmu, Zorro.
Baik, Burung kecil. Polly ingin sesuatu...
Katakan biskuit, dan aku akan menghajarmu.
Kau terllau bersemangat
dan bermulutmu besar.
Mereka seperti iblis.
Lebih buruk dari iblis. Mereka 40 Penyamun.
Benarkah? Kuhitung 39.
Empat puluh.
Di mana si Peramal?
Akhirnya.
Boleh aku lihat undanganmu?
Jangan ganggu rencanaku, kau bisa terluka.
Bodoh! Kau tidak bisa mengalahkan Raja Penyamun.
Saat aku bangun, aku akan membungkuk padamu.
Itu karena kau merusak pernikahanku.
Kurasa tindakanku tidak berguna sekarang.
Hentikan, Kotak Pasir.
Atau mau angin dari bokongnya?
Ibu selalu berkata, sihir adalah sihir itu sendiri.
Cassim tidak mengatakan akan melawan kekuatan jin.
Ayo, keluar dari sini. Kita tinggalkan Raja dengan rencananya.
Di mana si Raja Penyamun?
Kita akan bertemu lagi, Nak.
Ini bukan salahku. Istana ini tidak punya pengamanan.
Semoga sukses mendapatkan kembali deposit katering.
Astaga.
Jangan takut, Ayah Mertua. Kita bisa bangun kembali.
Kumohon.
Kita tidak dapat mengadakan pernikahan tanpa paviliun.
No comments yet. Be the first to leave one.