أول 200 سطر.
Selamat pagi.
Selamat pagi, Kapten Morgan. Ada yang bisa kubantu hari ini?
Sama seperti kemarin.
Anda dengan penumpang anda hendak keluar sementara waktu dari pelabuhan?
Benar.
- Nama? - Harry Morgan.
- Kebangsaan? - Eskimo.
- Apa? - Amerika.
- Nama kapal? - Queen Conch, Key West, Florida.
Kami hendak memancing, seperti hari-hari sebelumnya selama lebih dari dua minggu.
Kami kembali nanti malam, dan aku tak berpikir kami akan melaut lebih dari 30 mil dari lepas pantai.
Lima franc.
Satu lagi.
Anda akan hampir memasuki wilayah perairan...
Sainte-Lucie atau Dominique.
- Aturan baru? - Ya.
Aturan ini ditetapkan kemarin malam oleh yang mulia, laksamana Robert...
Gubernur jenderal Prancis hindia barat.
Bagus untuknya.
- Anda keberatan? - Tidak.
Halo, Harry. Bagaimana persiapannya?
Terasa segar.
- Kau bawakanku minuman? - Horatio yang membawanya.
Kau memang sahabatku, Harry. Kita pasti berhasil menangkapnya pagi ini.
- Setiap pagi kita berhasil menangkapnya. - Tidak kamis kemarin.
Oh ya, benar, aku lupa. Kau benar, Eddie.
Itu Horatio. Tolong kau bantu dia.
- Selamat pagi, Kapten. - Selamat pagi.
- Kau bawa umpannya? - Ya, pak. Banyak.
- Penjaga itu mengambil satu botol bir kita. - Tak apa, Mr. Johnson bisa menggantinya.
- Harry, bisa aku... - Satu saja.
- Pagi. - Selamat pagi, Mr. Johnson.
- Kita jadi berangkat? - Terserah kau.
Bagaimana cuaca hari ini?
Entahlah. Sama seperti kemarin, cuman mendingan.
- Kalau begitu ayo berangkat. - Baiklah. Naiklah ke kapal.
- Bersiaplah melepas tali itu. - Baik, Kapten.
- Mr. Johnson. - Ya?
- Aku harus beli bahan bakar. - Baiklah.
Aku butuh uang untuk itu.
Berapa?
28 sen per galon. 40 galon.
Semuanya jadi $11.20.
Ini $15.
- Aku berikan kembaliannya di tempat pengisian bahan bakar. - Lupakan. Kurangi dengan hutangku padamu.
Lepaskan talinya.
Perhatikan, Johnson.
Pancingmu disambar.
Tarik pancingnya. Jangan kencang-kencang.
Kau harus buat ikan itu terkejut. Jika tidak ikan itu akan lepas.
Tarik lagi. Tarik 3-4 kali. Sesuaikan arah gerakannya.
Sebaiknya kau mulai memancingnya.
Aku berhasil!
Kendurkan tarikannya.
Ikannya lepas.
Belum. Kendurkan tarikannya. Cepat.
Jika ikan itu ingin pergi, biarkan pergi.
- Ikannya pergi. - Belum, umpanmu disambarnya dengan baik.
- Benar sudah pergi. - Gulung pancingmu.
Tidak. Aku yakin ikan itu telah pergi.
Aku beritahu saat ikan itu pergi. Gulung pancingmu dengan cepat.
- Ikan itu sudah pergi sekarang. - Ya, tuan, ikannya sudah pergi.
- Tidak, belum. Putar kapalnya lalu kita tangkap ikannya. - Gulung pancingmu itu.
- Aku rasa ikan itu masih menarik pancingku. - Itu karena tekanan di pancingmu.
- Kau gila. Aku tak bisa gulung pancing ini. - Mungkin ikan itu sudah mati.
Mungkin tapi ikan itu masih meloncat-loncat di sana.
- Ayo. Cepat. - Aku sudah usahakan, Mr. Johnson.
- Tak bisakah kau pasang umpan seperti yang dia lakukan, Kapten? - Tentu aku bisa.
- Kenapa harus suruh dia yang memasangnya? - Ketika ikan besar itu pergi, kau akan tahu kenapa.
Kenapa memang?
Karena dia sanggup memasangnya lebih cepat dariku.
Satu dolar sehari. Sepertinya hari ini aku habiskan uangku sia-sia.
Uang itu penting, benar, Horatio?
Begitulah.
Eddie tak bisa lakukan?
Tidak, dia tak bisa.
Ada apa?
Dia baru kehilangan ikannya.
Mr. Johnson, kau belum beruntung.
Harry, alangkah baiknya bila aku...
- Di kotak es. Satu saja. - Terima kasih.
Aku tak mengerti kenapa kau biarkan si pemabuk itu.
Eddie orang yang bisa diandalkan di kapal, sebelum dia jadi pemabuk.
Dia tak bisa diandalkan sekarang.
Hidupkan mesin kapalnya.
- Dia ada ikatan saudara denganmu? - Tidak.
- Kenapa kau peduli dengannya? - Dia pikir dia yang peduli denganku.
Baiklah, biarkan umpan pancingmu bekerja.
- Mr. Johnson. - Ya?
Keberatan jika aku ajukan pertanyaan padamu?
Dengar, asal kau tahu bahwa aku bukan sekedar membeli bir...
- tapi aku menaruh uang dalam botol itu. - Kau pernah disengat lebah?
- Lebah apa? - Lebah madu.
Aku tak pernah disengat lebah jenis apapun.
- Kau yakin? - Ya, tentu saja aku yakin.
Kalau begitu aku ingin lanjutkan tidurku. Terima kasih atas birnya Mr. Johnson.
Perhatikan pancingnya.
Cukup untuk hari ini.
- Apa yang terjadi? - Tak ada. Kau baru kehilangan pancingmu.
Kau tarik pancingmu terlalu kencang. Ketika ikan itu berontak, kau tak sanggup menahannya.
Andai saja anda sanggup menarik pancing anda...
maka ikan itu bisa anda dapatkan.
Kau belum beruntung, Mr. Johnson. Mungkin dalam hal wanita kau beruntung.
- Bagaimana kalau kita keluar malam ini? - Aku hajar kau, dasar pemabuk.
- Mr. Johnson, kau jago berenang? - Aku bebas berbuat apa saja.
Aku juga. Hati-hati, kau tak bisa lepas dari pantauanku.
Tenangkan dirimu, Harry. Dia masih berhutang 16 hari padamu.
Lima belas.
Kau banyak omong, Eddie.
Aku tahu, Harry.
Baiklah, lupakan.
Bagaimana dengan besok?
Entahlah. Aku kesal dengan cara memancing seperti ini.
Aku bisa mengerti perasaanmu. Kendurkan sedikit talinya.
Kau mancing selama 16 hari, menangkap beberapa ikan dengan pemancing handal...
yang akan memberikan bantuannya, dan kehilangan kedua-duanya.
- Mr. Johnson, kau hanya belum beruntung. Aku belum pernah lihat orang... - Diam, Eddie.
Kau bilang 16 hari. Aku hanya hutang padamu 15 hari.
Tidak dengan hari ini. Jadi tetap 16. termasuk pancing yang telah kau jatuhkan.
- Itu resiko yang harus kau tanggung. - Tidak saat kau hilangkan seperti yang kau lakukan.
Tiap hari aku keluarkan uang untuk sewa kapal itu. Itu resikomu.
Jika kau sewa mobil untuk menaiki tebing, kau harus tanggung resikonya.
- Tidak jika dia berhasil menangkapnya. Itu ikan yang besar. - Memang besar, Eddie.
Kau hilangkan pancing itu karena kecerobohanmu.
Aku harus menanggung biaya $275.
Aku tak akan bebankan pancing itu padamu, karena ikan itu terlalu besar untuk ditangkap.
16 hari, $35 per hari, semua jadi $560.
Benar $560, Eddie.
Jika kau mencicilnya, biaya semuanya jadi $825.
Itulah jumlah hutangmu padaku, itu juga yang aku mau.
Aku tak bawa uang sebanyak itu. Aku akan pergi ke bank besok pagi.
- Apa tak masalah? - Kurasa itu yang harus dilakukan.
- Ayo kita pergi minum. - Ide yang bagus...
- Tetap di sini dan awasi. - Yakin kau tidak...
Tidak, Eddie.
Lihat. Kupikir semua orang akan turunkan benderanya setelah pukul 6:00.
- Sebagian dari mereka menurunkannya. - Itu karena Vichy.
Itu bendera mereka.
Sampai nanti.
Tuan-tuan, bisa aku tahu nama kalian?
Untuk apa?
Aku dengar tuan ini mengabaikan surat rekomendasi ke Vichy.
Aku tak pernah mengatakan apa-apa tentang Vichy, benar kan?
Aku tak tahu, aku tak terlalu perhatikan.
- Tolong nama kalian. - Dengar, kami warga Amerika...
Nama dia Johnson. Namaku Morgan. Kami menginap di hotel Marquis.
- Sudah jelas? - Terima kasih, tuan.
Ya, tuan?
- Kau minum apa? - Bourbon.
Bourbon dan segelas rum untukku.
- Tuan-tuan, apa kabar kalian hari ini? - Tak begitu baik, Frenchy.
Kami kehilangan ikan terbesar yang pernah aku temui.
Mungkin besok kau bisa menangkapnya lagi.
Bagiku tidak, aku menyerah. Ini hari terakhirku.
- Sayang sekali. - Ya.
Bersulang untukmu.
Aku mau mandi.
- Jumlahnya $800 berapa... - $25.
$825.
- Johnson. - Ya?
Jam berapa besok pagi?
Setelah aku ambil di bank. Antara pukul 10:30-11:00?
Aku menunggumu.
- Ada masalah, Harry? - Tak ada, Frenchy.
- Kau kosong setelah ini? - Ya. Kenapa?
Ada beberapa orang datang kemari hari ini. Mereka ingin menyewa kapalmu.
- Pemancing? - Bukan. Sebagiannya temanku.
Tidak.
- Kuncinya, tuan. - Terima kasih.
Tolong dengarkan aku, Harry.
Mereka cuman ingin sewa kapalmu semalam.
- Mereka akan membayarmu dengan harga yang pantas. - Untuk apa?
Aku ingin membantu, Frenchy, tapi aku tak ingin berurusan dengan politik di sini.
Aku tak akan membicarakannya jika ini tak penting.
Aku mohon, bisa aku ikut denganmu ke kamarmu?
Tentu. Ayo.
Ada yang punya korek?
Terima kasih.
Siapa dia?
Dia tiba sore tadi. Pesawat dari selatan.
Sekarang dengar, Frenchy, mengenai hal lain.
Aku tahu ke mana kau berpihak dan apa kepentinganmu.
Mungkin baik buatmu, tapi aku tak ingin terlibat di dalamnya.
Jika sampai aku ketangkap bersama teman-temanmu, rencanaku bisa berantakan.
Kemungkinan kapalku juga hilang. Aku tak tertarik.
Tapi mereka datang untuk menemuimu malam ini.
Sebaiknya kau sampaikan pada mereka. Mereka hanya membuang waktu mereka.
Maaf. Sampai ketemu nanti.
Ambil alih.
Bravo!
Harry, sudah kucoba hubungi mereka, tapi aku tak bisa kontak mereka.
Siapa? Mereka yang ingin sewa kapalku?
Cukup berbahaya buat mereka datang, meskipun kedatangan mereka sia-sia...
Aku tak minta menemui mereka. Sebaiknya kau cegat mereka.
- Halo. - Serahkan.
- Apa maumu? - Dompet Johnson.
- Apa? - Ayo.
Kau ini bicara apa?
Tuan, ada apa denganmu?
Kau pikir apa yang akan kau lakukan?
No comments yet. Be the first to leave one.