أول 200 سطر.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Selamat ulang tahun, Ayah. / - Selamat ulang tahun, Ayah.
Semoga tetap sehat.
Hei / - Hei.
Kak Joong Hee datang. / - Halo, Bosku.
Halo. / - Hei, Bintang Ahn.
Halo.
Selamat ulang tahun.
Ayah.
Waktunya tepat, Bintang Ahn.
Silakan duduk di sini. Kami baru ingin mulai.
Ya. Silakan duduk.
Ya. Aku harus duduk.
Ini lezat. / - Oper garpuku.
Tolong oper sendokku. / - Ini.
Semua orang datang.
Silakan.
Kudengar kamu sudah lama tidak pulang.
Kenapa kamu bersikap begini?
Kamu harus selalu tidur di rumah.
Dia sekarang amat terkenal hingga kita sulit menemuinya.
Karena dia sudah meniup lilin di keiknya,
kita hanya perlu makan sekarang. Ayo makan.
Ayah.
Ayah harus makan.
Tentu.
Mari makan.
Selamat menikmati. / - Selamat menikmati.
Makan yang banyak.
Ini tampak lezat. / - Kamu menyiapkan banyak.
Ya. / - Ini tidak panas?
Jeong Hwan membuat bulgogi ini, Nenek.
Ini lezat. / - Lezat?
Ini lezat.
Tidak perlu keluar.
Kami akan pulang, Ayah dan Ibu.
Aku akan pulang, Ibu.
Kenapa semua orang keluar? Masuklah, Ayah.
Sampai jumpa, Kakak.
Pasti seru jika Kakak bisa menginap.
Hati-hati menyetirnya. Kunjungi kami lagi.
Hati-hati di jalan.
Kami akan menginap lain kali.
Sampai jumpa, Bintang Ahn.
Ayo masuk.
Ayo bicara. Kalian berdua.
Kamu akan menyerahkan diri?
Untuk apa?
Agar kamu bisa menebus semua perbuatanmu sekarang?
Agar kamu bisa mengurangi rasa bersalahmu soal itu?
Atau agar kamu bisa
mengurangi hukumanmu dengan menyerahkan diri?
Kamu berencana merahasiakannya
jika aku tidak pernah tahu.
Kamu berencana menyembunyikannya dariku.
Tapi kamu akan menyerahkan diri sekarang
agar bisa merasa nyaman sendirian?
Padahal aku
amat terluka?
Maaf, tapi aku tidak bisa membiarkan itu terjadi.
Kamu
mungkin merasa nyaman dengan menyerahkan dirimu,
tapi bagaimana denganku?
Sekarang pun, hatiku seperti akan meledak
hanya dengan melihat wajahmu.
Aku tidak bisa mengerti
teganya kamu menyembunyikan itu dariku.
Kamu tidak punya pilihan karena kamu kriminal?
Apa tiap kriminal hidup
dengan identitas orang lain seperti dirimu?
Meski begitu,
kamu seharusnya memberitahuku saat aku menemukanmu.
Setidaknya, kamu harus menghentikanku
untuk percaya bahwa kamu ayah kandungku
agar aku tidak terluka.
Kamu
tidak sekadar mencuri identitas ayahku.
Aku amat bahagia
menemukan ayahku setelah 35 tahun
dan kamu menghancurkannya.
Jadi, jangan pernah berpikir untuk menyerahkan dirimu.
Akulah yang akan melakukannya.
Baik mengatakan segalanya kepada semua anak tersayangmu
atau kulaporkan
kepada polisi,
akulah yang harus memutuskannya.
Jadi, jangan lakukan apa pun sampai aku memutuskannya.
Serta aku akan tinggal di sini untuk sementara.
Kamu harus melihat wajahku setiap hari
dan merasakan seperti apa rasanya dihancurkan hatinya.
Kamu pantas merasakannya.
"Piza Bbongdderak"
Apa seseorang memakai kamar mandinya?
Kenapa Kakak kembali?
Kakak bisa memakainya nanti.
Kakak akan merapikan kasur lebih dahulu.
Sungguh?
Akan kupakai kamar mandinya sekarang.
Aku harus bagaimana?
Aku tidak bisa menghadapi Aktor Ahn.
Kak Joong Hee!
Silakan.
Terima kasih atas makanannya. / - Terima kasih atas makanannya.
Joong Hee.
Jadwalmu makin padat, bukan?
Pasti sulit pulang pergi ke lokasi syuting.
Dramanya makin menarik.
Tapi pasti ini lebih sulit baginya.
Benar. Apalagi di akhir serialnya,
lokasinya syutingnya seperti medan perang.
Suasana di lokasi pasti seru
karena dramanya populer, bukan?
Ayah, sop daun wijen ini amat enak.
Sop daun wijen buatan ayah memang paling enak.
Bukan sop daun wijen saja yang enak.
Semua masakannya enak.
Sebenarnya, dia juga pandai melakukan hal lain.
Dia pandai berakting.
Ayah pandai berakting?
Tidak mungkin!
Ayah itu amat pemalu.
Ra Young, kenapa kamu amat yakin?
Jangan kira kamu amat mengenal orang tuamu.
Mereka mungkin menyimpan rahasia yang tidak pernah bisa dibayangkan
oleh anak-anak mereka.
Joong Hee, Ibu, dan Ayah amat aneh pagi ini.
Bukankah begitu, Yoo Joo?
Mereka bersikap aneh sejak semalam.
Kamu juga menyadarinya, Yoo Joo?
Apa ada sesuatu antara dia
dan orang tuaku?
Ada apa dengan Kak Joong Hee?
Kakak tidak kesal?
Akan kulakukan.
Tidak akan kulakukan.
Akan kulakukan.
Tidak akan kulakukan.
Akan kulakukan. Tidak akan kulakukan.
Tidak akan. / - Akan kulakukan.
Kamu akan melakukan apa? / - Tidak akan kulakukan.
Kamu sedang apa? / - Akan kulakukan.
Menjadi agen Ibu untuk kelulusan pernikahan
atau tidak, itulah pertanyaannya.
Akan kulakukan. Tidak akan kulakukan.
Akan kulakukan. Astaga!
Kamu tidak mau, bukan?
Tidak perlu melakukannya jika tidak mau.
Ini masalah pernikahan.
Ada kemungkinan aku akan terjebak masalah
antara Ibu dan Ayah.
Itu mungkin.
Tapi ada keuntungan jika melakukannya.
Dalam hubungan antara Ibu,
aku bisa mengatasi segalanya.
Aku juga bisa memberikan syarat yang kumau.
Jadi, apa yang akan kamu lakukan?
Itu pertanyaannya.
Akan kulakukan lagi.
Akan kulakukan. Tidak akan kulakukan.
Akan kulakukan. Tidak akan kulakukan.
Akan kulakukan.
Tidak akan kulakukan!
Selamat pagi.
Kamu tidak berangkat kerja?
Aku hanya mampir sebelum berangkat kerja.
Apa Ibu punya waktu?
Tentu saja.
Mau pergi ke dapur?
Ibu baru saja menyeduh kopi.
Aromanya amat wangi.
Di mana Ayah?
Dia pergi berjalan-jalan dengan Chico.
Ibu harap dia bisa baik sedikit saja kepada ibu
seperti pada Chico.
Ibu lupa. Kamu ingin kopi yang bagaimana?
Ibu rasa es Americano panas paling enak.
Benar, bukan?
Kemarilah.
Ini dia. Cicipilah.
Aromanya luar biasa.
Ya, ini wangi.
Kamu tidak suka kopi panas?
Mau ibu tuangkan es batu?
Ibu suka es Americano panas,
tapi kamu mungkin tidak suka.
Ibu lupa menanyakan kesukaanmu.
Tidak apa-apa. Silakan duduk, Ibu.
Baiklah.
Begini,
kamu sudah memikirkan tentang permintaan ibu?
Jika aku menjadi agen Ibu,
akankah Ibu setia mematuhi
apa pun yang tertulis di Kontrak Kohabitasi baru kita?
Tentu saja!
Lantas, bagaimana kalau kita
melihat Kontrak Kohabitasinya lebih dahulu?
Di kontrak sebelumnya,
kutambahkan tiap syarat yang Ibu minta dan kusetujui
dua hari lalu.
No comments yet. Be the first to leave one.