Planet Ocean

Planet Ocean (Planète Océan)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Planet Ocean 2012 1080p BluRay x264
تعليق من cortex

الوسوم

BluRay
x264
1080
نشرت في: 2016-08-20
تنزيلات: 44
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Untuk waktu yang sangat lama,

Aku merenungkan lautan tanpa memahaminya.

Aku bisa merasakan energi dahsyat dari airnya.

Aku terpana dengan kedalaman birunya.

Aku menghirup udara dari hamparan luas samudera.

Namun pada kenyataannya, aku tak melihat apapun.

Di sini, di Shark Bay Australia,

tebing-tebingnya membisikkan sejarah Bumi.

Tebing-tebing itu lahir dari kehidupan laut,

kuburan besar yang terbentuk dari miliaran kerangka hewan laut

terakumulasi di dasar laut saat bumi sepenuhnya diliputi lautan.

Organisme-organisme ini menciptakan udara yang kuhirup

dan atmosfer yang melindungiku.

Kulihat pasang surut air yang kuat mengukir guratan di dalam pasir.

Tak kulihat jika pergerakan ini adalah sumber dari segala kehidupan

Kulihat angin membentuk bukit pasir.

Tak kulihat hubungan mendalam antara bumi dan laut

Kulihat garam memutihkan bumi yang gersang.

Tak kulihat laut membawa kehidupan di atas benua

Kulihat hamparan padang rumput meliputi kedalaman laut

yang tak pernah kulihat di daratan.

Tapi di Shark Bay, ada yang lebih dari itu..

Di sinilah asal-usul kita,

kita, umat manusia.

Itu dimulai di sini, dengan sebuah koloni fosil hidup,

bakteri yang hidup di permukaan laut, yang disebut stromatolit.

Aku adalah turunan dari bentuk kehidupan,

yang paling purba di Bumi, yang ada empat miliar tahun lalu.

Aku berasal dari sini, dari lautan.

Dan kini,

menghadap laut, yang bisa kulihat adalah kita, umat manusia.

Kita adalah tujuh miliar jiwa manusia.

Lebih dari total jumlah orang yang telah hidup di Bumi

sejak awal kemanusiaan.

Kita telah membentuk dunia dalam bentuk rupa kita.

Di tepi lautan,

kita telah membangun kota besar, tempat hidup jutaan dari kita.

Membuat pelabuhan, meratakan pulau untuk membangun pabrik-pabrik.

Laut telah memberi kita segala kekayaan mineral di dunia.

Kita mengolah berbagai material, melebur baja, memotong dan mengiris.

Seratus ribu kapal kita mengarungi lautan.

Semua yang hidup dan tumbuh di bumi ada saatnya melewati cengkraman besi kita.

Kita bahkan mengangkut hasil hutan.

Tanpa henti kita menggali ke dalam laut untuk menyehatkan diri kita.

Kita telah menjadi super predator.

Kita mengemas seluruh dunia ke dalam kaleng,

600 juta kontainer bisa kita angkut berkat laut.

Laut yang menawarkan kemungkinan globalisasi.

Planet ini menjadi milik kita.

Tapi kini, ke mana kita selanjutnya??

Aku menjadi sadar akan konsekuensi dari kekuatanku.

Penangkapan ikan yang berlebihan, pemanasan global,

penipisan sumber daya, polusi,

membawaku pada perjalanan yang panjang.

Aku tahu ini karena aku mampu memahami apa yang terjadi padaku.

Bagaimana aku bisa sampai pada titik ini

di mana aku tak lagi melihat apa yang ada di sekitarku

Untuk memahami itu, kita harus kembali ke awal.

Pada awalnya, Bumi mengkonsumsi diriinya sendiri,

diguncang pergolakan keras.

Leburan materi ini menjadi sasaran gempuran keras meteor-meteor

yang berasal dari sistem tata surya.

Gempuran itu memunculkan atmosfer,

badai merah dengan nitrogen, karbon dan hidrogen.

Dan uap air, yang datang dari galaksi.

Permukaan bumi bagaikan gelembung besar

dipanaskan di bawah tekanan hingga lebih dari 700 derajat Celcius.

Kemudian neraka ini mendingin dan uap terkondensasi,

memproduksi banjir terestrial terbesar yang pernah terjadi.

Itu terjadi empat miliar tahun yang lalu.

Banjir menutupi hampir semua kerak bumi

Air membilas bebatuan purba,

mengikisnya hingga sarat dengan garam.

Bumi menjadi dunia air asin.

Perairan ini disebut laut.

Sebuah planet samudera telah lahir.

Pada Zaman Es, 700 juta tahun lalu, suhu menurun.

Planet tetap putih selama 20 juta tahun,

kemudian meleleh akibat efek rumah kaca yang kuat

yang tercipta oleh karbon dari gunung berapi.

Disusul dengan glasiasi-glasiasi lainnya, berganti dengan pemanasan.

Dari periode ini, tersisa kawasan luas es di kutub utara dan selatan.

Kedua wilayah ini berfungsi sebagai pendingin dalam sistem iklim yang besar.

Dekat dengan Equator,

matahari memanaskan lautan, yang tampak mendidih.

Kontrasnya antara wilayah panas dan dingin ini

menghasilkan arus udara yang kuat.

Ini adalah angin, penting untuk cerita ini.

Angin yang dingin dan berat turun dari wilayah kutub

bertabrakan dengan angin Khatulistiwa yang panas dan ringan.

Angin ini melengkung akibat rotasi Bumi,

membentuk pusaran air raksasa.

Saat kontak dengan laut, angin ini mendorong airnya

menghasilkan arus laut yang kuat

yang mampu menggerakkan jutaan meter kubik air di sepanjang lautan.

Di mana-mana, laut beriak akibat pusaran air,

beberapanya berpusar selama bertahun-tahun.

Pergerakan ini menyebarkan panas dari permukaan planet biru.

Air panas dari kawasan tropis terangkat menuju kutub.

Lalu air ini mendingin, menjadi lebih padat, sarat dengan garam,

dan jatuh ke kedalaman laut.

Air di kedalaman ini masuk lebih ke bawah menuju dasar laut,

didorong oleh beratnya sendiri.

Air ini membawa serta dinginnya kutub.

Hingga akhirnya, menabrak dasar laut

lalu kembali menuju permukaan air, dan kembali memanas.

Butuh 1.000 tahun bagi setetes air untuk menyelesaikan siklus laut ini.

Arus ini telah menciptakan iklim sedang di Bumi.

Berkat inilah maka tercipta sebuah planet yang hidup.

Saat matahari bersinar kuat dan arus naik ke permukaan,

fenomena menakjubkan terjadi,

begitu besar hingga terlihat dari luar angkasa,

Sebuah ledakan kehidupan yang mengembang.

Kehidupan yang muncul ini disebut plankton,

"kehidupan mengambang",

karena tak bisa bergerak sendiri dan mengapung di dalam air.

Pengembangan ini memperoleh energi dari matahari.

Hal itu terjadi di antara permukaan dan kedalaman 100 meter pertama,

di mana sinarnya menembus lautan.

Pertama-tama, ada alga kecil

yang menyebar bagai padang rumput luas terapung di antara dua hamparan air.

Menghasilkan biomassa setiap tahunnya, mewakili setengah vegetasi di planet ini.

Beberapa mikroalga mirip galaksi-galaksi jauh.

Inilah yang disebut protista, organisme yang sangat purba.

Meskipun kompleks,

kebanyakan hanyalah sel tunggal yang dikelilingi silika atau kerangka kapur.

Pada tingkat ini, perbedaan antara tanaman dan hewan menjadi kabur.

Beberapa sel hijau ini memiliki anggota badan yang mendorongnya ke atas,

memperluas area mereka di permukaan yang terkena sinar matahari.

Semua mikroalga ini mengkonsumsi karbon dan menghasilkan oksigen.

Setengah dari udara yang kita hirup berasal dari mikroalga ini.

Samudera adalah paru-paru biru planet.

Tanaman berkembang ini memicu ledakan kehidupan lain,

yaitu miliaran hewan herbivora yang mengkonsumsi padang rumput laut.

Hewan ini berukuran beberapa milimeter, bahkan kurang.

Mereka digolongkan sebagai ubur-ubur, krustasea, sel, kerang, larva,

ribuan kelompok spesies.

Di antara yang terpenting adalah udang kecil yang tak terhitung banyaknya,

krill, yang merumput pada alga siang dan malam.

Dan copepoda,

sejenis kutu laut yang berenang dengan melompat, didorong anggota badannya.

Copepoda diburu oleh semua karnivora pada plankton,

khususnya predator berbentuk panah,

rakus dan dipersenjatai gigi silikon.

Di belantara ini, mangsa dan predator berbaur secara terus-menerus

dan selalu ada krustasea yang siap mengkonsumsi predator sebelumnya.

Setiap hidup yang instan adalah tindakan bertahan hidup.

Plankton bersifat terbuka

di mana kita dapat membaca sejarah laut.

Selama tiga miliar tahun, kehidupan berevolusi di sini,

di padang rumput laut ini.

Beberapa spesies yang sangat purba, seperti hewan agar-agar,

hanya berevolusi di laut.

Dalam harmoni yang sempurna dengan lingkungan air,

mereka memiliki tubuh elastis,

yang memungkinkan mereka mengisap makanan dan bergerak sekaligus.

Terkadang, mereka terhubung satu sama lain,

membentuk rantai besar agar mudah bergerak dalam arus.

Ini terlihat kacau,

namun tiap entitas hidup terorganisir hingga ke detail terkecil.

Ledakan kehidupan ini pada akhirnya menghilang,

tergerus akibat kurangnya sumber daya atau terhapus oleh musuh kasat mata,

serangan virus.

Miliaran virus,

yang berperan secara biologis, berfungsi mengatur setiap ledakan kehidupan.

Alam tak mentolerir kelebihan.

Semua spesies laut bergantung pada plankton kasat mata ini,

seperti rantai panjang kehidupan.

Pada akhir musim dingin,

mackerel beranjak dari hibernasi di kedalaman laut.

Mereka naik ke permukaan, mencari padang rumput laut.

Ikan-ikan ini tak memiliki pemimpin,

namun bermanuver dalam formasi yang sempurna.

Masing-masing ikan secara terus menerus menyadari kehadiran tetangganya

dan menghormati jarak mereka.

Pengorganisasian ini adalah hukum dasar kelompok.

Hal ini memungkinkan mereka berburu secara berkelompok

dan memperbesar peluang menemukan zona makanan yang berlimpah.

Ikan pertama yang menemukan sesuatu

bisa memandu yang lain dengan gerakan sederhana.

Sailfish adalah ikan tercepat di laut.

Ikan ini memangsa ikan tersebut.

Sirip punggungnya memberi stabilitas luar biasa untuk memburu mangsanya.

Dalam seumur hidup, Sailfish seberat 100 kilo mengkonsumsi 1.000 kilo makarel,

di mana makarel sendiri mengkonsumsi 10.000 kilo zooplankton,

dan zooplankton sendiri memakan 100.000 kilo rumput laut.

Rantai makanan adalah hirarki, struktur piramida.

Beberapa spesies memilih untuk membantu satu sama lain.

Sinar Manta hanya memakan plankton.

Sayap selebar 6 meternya menawarkan penampungan.

Sebagai imbalan, ikan-ikan kecil menghapus parasit di tubuhnya

Yang lainnya memilih hiu paus,

ikan yang terbesar.

Pelancong ini mengarungi laut untuk mencari plankton.

Ia membawa serta ikan-ikan kecil yang hidup dari asupannya

Solidaritas ini juga memiliki aturan di dalam luasnya lautan,

kedalaman 4.000 meter, meliputi dua pertiga dari planet ini.

Kadang, perjalanan ini terganggu oleh daratan.

Di sini, di Raja Ampat Indonesia,

daratan muncul saat laut surut dua miliar tahun lalu.

Planet Ocean subtitles in other languages

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left