أول 200 سطر.
Kau bohong padaku.
Kau tak memberiku pilihan.
Jangan.
Simpan itu untuk setan di Neraka.
Cepat.
Aku sudah sampai, Aku kedinginan.
Ini menarik.
Kau mau layanan seperti apa, bos?
Bos.
Bos.
Bos, kau punya selera yang berbeda..
Kau suka dengan tangan?
Bos, jangan menatap begitu.
Bos kau pintar mengelola tubuh.
Ototmu cukup kuat.
Bos.
Aku salah.
Aku dipaksa mereka.
Bos lepaskan saja aku.
Akan kulakukan apa saja jika kau beri kelonggaran.
Berdiri.
Bos, ini pertama kalinya.
Sungguh pertama kali?
Sungguh.
Aku akan memberimu kesempatan untuk menebus kesalahanmu.
Kau tahu yang harus di lakukan?
Ya.
Polisi, naik ke mobil.
Gadis bermain bagus.
Empat dua.
Dua joker, kau kalah lagi. Ayo cium aku.
Ini cara bermain kartu yang cukup baru.
Hei, ada apa?
Polisi.
Ini pemerasan.
Aku tak punya uang.
Aku hanya pekerja biasa.
Saudara.
Kami di sini untuk menyelesaikan masalahmu.
Kau tahu soal kejahatan prostitusi gadis di bawah umur?
Kau akan di hukum masuk penjara,
jika kau ketahuan polisi.
Dia bukan anak bawah umur.
Lagi pula, aku tak lakukan apa-apa.
Sialan kau!
Aku baru 16 tahun.
Sudah kuperingatkan berikan uangku.
Jika tidak,
akan kulapor polisi.
Polisi.
Kalian memaksa wanita melakukan prostitusi.
Memeras orang lain.
Berlutut sekarang.
Dia sendirian.
Hajar dia.
Jangan bergerak.
Banyak sekali gerbongnya.
Apa yang kalian tunggu?
Turunkan semua yang ada di mobil.
Kenapa datang terlambat?
Mobilnya rusak.
Apa yang kau lakukan?
Ah.
Awas.
Apa yang kau lakukan?
Penjahatnya?
Kemari.
Sepertinya ini hadiah untukmu.
Jongkok.
Ding Wei.
Lihat apa yang kau lakukan!
Direktur Chen,
Kasus sudah diselesaikan.
Semua penjahat pemeras ini sudah ditangkap.
Baik.
Besok kulaporkan padamu.
Pak.
Kau orang yang bertanggung jawab?
Apa polisi boleh seenaknya memukulku?
Baiklah.
Akan kulapor pada pimpinan.
Suruh dia merenungi nasibnya.
Cepat, ikuti, cepat.
Cepat.
Jangan melampiaskan amarahmu pada penjahat.
Selama setahun ini,
orang mengeluh, kau menertibkan dengan kekerasan.
Sudah hampir satu baris.
Kapten.
Kau juga melihatnya.
Berandalan itu memegang pipa baja dan tongkat kayu.
Jika aku tak seperti itu, aku bisa bahaya.
Kau mau melihatku dalam bahaya?
Kau selalu alasan.
Lihat sikapmu sekarang.
Tak seperti polisi kriminal.
Sangat ceroboh.
Aku tahu hatimu sedih.
Sudah hampir setahun.
Cepat atau lambat kita akan menangkap pembunuhnya.
Kuharap kau bisa bergabung bersama.
Kembali seperti dulu.
Jika tak ada urusan lain, aku pergi dulu.
Berhenti.
Ambil obatnya.
Kau selalu membuat dirimu terluka.
Jenderal muda kau jangan memaksa.
Dengarkan Raja memberi penjelasan.
Jika kau melewati langkahnya,
Pengurus Aula depan.
Tidak!
Pengelola aula belakang
Tidak!
Pengelola aula kiri.
Tidak!
Pengelola aula kanan.
Kau sedang apa?
Jangan bergerak!
Kau akan jadi pengelola aula depan.
Tidak.
Pengelola aula belakang
Tidak!
Pengelola aula kiri.
Tidak!
Pengelola aula kanan.
Pergi sebagai raja.
Kau bilang apa?
Aulah depan raja atau aula belakan raja.
Aulau kiri raja atau aula kanan raja.
Dulu Jingde beralih ke kerajaan Tang.
Cepat kemari.
Ada kasus pembunuhan.
Dia temanku yang menggantikan giliran kerjaku.
Setelah kembali aku tak melihatnya.
dan aku keluar mencarinya.
Kutemukan dia berbaring di sini, aku langsung lapor polisi.
Aku tak tahu apa yang terjadi padanya.
Dia punya musuh?
Tidak tahu.
Dia baru saja pensiun dari tentara.
Kau sudah dapat buktinya?
Balikkan dia.
Luka tembak.
tidakkah menurutmu luka tembak itu mirip
dengan yang satu tahun lalu?
Tunggu hasil identifikasi keluar.
Berapa harga cincinnya?
28.000 Yuan.
Ada diskon?
Edisi peringatan, maaf, tak ada diskon.
Baiklah, terima kasih.
Kulihat lagi.
Kuabil sepasang.
Tolong bungkuskan untukku.
Mau kupakai sekarang.
Tentu.
Aku senang sekali hari ini.
Menurutmu,
kita harus makan malam untuk merayakannya.
Tentu saja.
Kau suka makan apa, sayang?
Aku mau makan hotpot.
Baik, kau yang tentukan.
Aku harus makan lebih banyak daging.
untuk dapatkan lebih banyak nutrisi.
Aku punya kabar baik untukmu.
Apa itu?
Coba kau tebak.
Maling!
Ya-ting.
Kau tak apa?
Pergilah.
Baik.
Berhenti.
Minggir.
Sini, bantu aku.
Minggir.
Pergi!
Ini tak ada hubungannya denganmu.
Kenapa kau terus menggangguku?
Jatuhkan pisaumu.
Aku polisi.
Semuanya bubar.
Polisi.
Kau anggap dirimu pahlawan?
Sayang.
Kau pulang duluan.
Kubawa penjahat ini ke kantor polisi.
Sedang belanja saja tak lupa kerja.
Benar-benar polisi yang baik.
Polisi tak ada liburan, jalan.
Ayo.
Ding Wei.
Bukankah sore ini kau istirahat?
Kutangkap maling ini saat aku lagi belanja.
Cukup kejam, hampir membunuh orang.
Dasar penjahat!
Karena kau datang, ayo gabung rapat bersama kami.
Baik.
Ayo.
No comments yet. Be the first to leave one.