أول 200 سطر.
ZainuddinAri mempersembahkan
Aku bermimpi tentang masa kecilku.
Aku selalu melupakannya
dan selalu tak pernah mengingatnya.
Mimpi tentang masa yang dulu sekali.
ZainuddinAri mempersembahkan
Kara no Kyoukai
Aku, Azaka Kokutou, murid penyihir berumur 16 tahun.
Aku punya kakak bernama Mikiya Kokutou,
guru bernama Touko Aozaki,
dan seorang rival cinta bernama Shiki Ryougi.
Aku adalah orang yang disebut gadis bermasalah.
Agar tak terjadi salah paham, akan kujelaskan sekarang.
Aku tak masalah dengan fakta bahwa aku mencintai kakakku sendiri.
Aku benar-benar mencintai Mikiya Kokutou sampai aku sendiri tak memercayainya.
Aku diadopsi oleh pamanku,
masuk ke sekolah asrama Reien,
dan tinggal jauh dari Mikiya agar dia bisa melupakan bahwa aku adalah adik perempuannya.
Jadi satu-satunya masalah yang kuhadapi saat ini,
adalah wanita yang tiba-tiba muncul dan main rebut itu!
Kakak, aku pulang!
Selamat datang, Azaka.
Yo.
Oh ya. Ini pertama kalinya kau bertemu dengannya, 'kan?
Biar kuperkenalkan.
Dia adalah teman sekelasku, Shiki Ryougi.
Aku harus segera memisahkan wanita itu dengan Mikiya secepatnya
agar Mikiya tak terlibat dengan hal yang berbahaya.
Bahkan, agar aku bisa menyamainya secara mental dan fisik serta menjadi rivalnya,
aku menjadi murid seorang penyihir.
Ini adalah kisah tentang aku yang mengagumkan.
Meskipun begitu...
Apa maksudnya ini, Touko?
Oh, sepertinya senjata rahasianya sudah datang.
Apanya yang senjata rahasia?
Apa kau mengingat permintaanku?
Deteksi dan pengeliminasian penyihir dengan menggunakan peri
menyebabkan kecemasan di kalangan siswa-siswi Akademi Reien.
Itu benar.
Karena kau tak bisa melihat peri, kau membutuhkan mata, Azaka.
I-Itu...
Aku datang kemari atas perintah Touko Aozaki, namaku Shiki Ryougi.
Touko bodoh!
Aku bisa langsung tahu kalau bakal ada masalah.
Tak akan terjadi apa-apa.
Lagi pula, Shiki menganggap Azaka sudah seperti adik perempuannya sendiri.
Kau ini tak mengerti, ya?
Tak mengerti apa?
Semuanya.
Dari dulu aku sudah memikirkannya.
Mungkin Touko itu sebenarnya memang bodoh.
Benar. Tak masuk akal menyuruh orang sepertimu untuk mengendap masuk ke akademi.
Kejam sekali. Tak salah lagi, yang jadi korban kali ini adalah aku.
Aku harus mencari peri di tahun baru.
Maaf, ya.
Tapi sayangnya, aku tak punya apa yang disebut mata mistik seperti milikmu atau Touko.
Hei, apa ini anjingmu, Azaka?
Soalnya dia mengikuti kita ke kamarmu.
Bukan.
Itu adalah anjing teman sekamarku, Seo, yang sedang berlibur ke luar negeri bersama keluarganya.
Dia memintaku untuk merawatnya,
tapi dia sangat menyebalkan karena tingkahnya yang seperti tuannya.
Oh.
Meskipun ketat, sekolah ini memperbolehkan peliharaan, ya?
Mana mungkin diperbolehkan!
Kenapa kau membawanya ke sini?
Kenapa? Tadi aku sudah bilang, 'kan?
Cepat bawa dia kembali ke kamar.
Cepatlah!
Karena ini adalah sekolah asrama,
meskipun libur musim dingin, masih ada banyak siswa yang tinggal di sekolah.
Tolong jangan lakukan hal yang mencolok-
Di sana tempat sembahyang. Apa kau melihat sesuatu?
Apa dilakukan misa di sana?
Yang seperti, "Dengan memanggil Bapa kami dari surga"?
Buat apa kau memanggilnya?
Oh, apa "Bapa kami di surga"?
Yang terpenting,
kita akan mendengar cerita dari guru kelas 1-4.
Si Hayama itu?
Bukan, Pak Hayama tiba-tiba menghilang di bulan November.
Ada gosip kalau dia berhubungan dengan orang-orang berbahaya,
jadi mungkin dia sudah tenggelam di Teluk Tokyo sekarang.
Dimohon agar tak memberi
makan ikan tanpa izin
Bagaimana caranya orang seperti itu bisa menjadi guru di sini?
Itu karena dia adalah adik laki-lakinya kepala sekolah.
Jadi, sekarang siapa yang mengajar?
Aku di dalam
Pak Kurogiri.
Saya Azaka Kokutou dari kelas 1-1.
Apa Anda telah menerima pesan dari ibu?
Ya.
Gosip tentang peri yang mencuri ingatan?
Ya, sudah beberapa kali ada siswa yang menanyakan itu padaku.
Lalu apa yang Anda lakukan?
Aku katakan pada mereka agar tak perlu mencemaskannya, karena peri itu memang suka iseng.
Apa Anda memercayai mereka?
Ya.
Legenda tentang peri memang jarang di Jepang, tapi di Eropa sangat terkenal.
Pak Guru berasal dari Wales, 'kan?
Ya.
Di negaraku ada banyak kisah tentang peri yang lucu, seperti peri kucing atau peri anjing.
Dan aku juga menyukainya.
Apa Anda pernah mendengar tentang peri yang membunuh manusia?
Apa itu tentang kasus yang terjadi pada Kaori Tachibana?
Benar.
Seorang siswa dari kelas 1-4 bilang
bahwa Kaori diserang oleh peri, bukannya bunuh diri-
Permisi.
Oh, Ouji.
Apa sudah waktunya?
Ya, Pak Satsuki.
Sekarang sudah lebih satu jam dari waktu yang ditentukan.
Waktu tidaklah abadi, jadi tolong gunakanlah sebaik-baiknya.
Dia adalah ketua OSIS, Misaya Ouji.
Dia juga putri dari kepala sekolah.
Kau ini ketat sekali, Ouji.
Kau membicarakan masalah rumit seperti keabadian.
Aku merasa kasus Tachibana bukanlah perbuatan peri.
Kokutou, ya?
Ya, Kak.
Pak Satsuki tak ada hubungannya dengan kasus itu.
Jadi tolong agar tak terlalu membuatnya repot dengan itu.
Baik.
Kita tak bisa bicara dengan siswa kelas 1-4 yang terlibat.
Tak ada yang mau membicarakan kasus itu.
Sepertinya kita harus bertanya pada yang lain.
Ada apa, Shiki?
Ah, kau terkejut karena Pak Kurogiri mirip dengan Mikiya, 'kan?
Ya. Karena itulah kau bersikap sopan di depannya, 'kan?
A-Apa maksudmu?
Kedengarannya kau seperti menyatakan sesuatu.
Bukan apa-apa. Aku hanya kepikiran saja.
Po-Pokoknya...
Dia adalah orang yang bernama Satsuki Kurogiri.
Semirip apa pun dia, dia bukanlah Mikiya Kokutou.
Daripada disebut mirip, itu lebih seperti...
Lebih seperti?
Shiki?
Ada apa, Shiki?
Waktunya bekerja.
Tunggu dulu, Shiki. Jangan seenaknya sendiri.
Hei, Shiki!
Ya ampun!
Azaka Kokutou.
Eh?
Hei, Azaka. Kau bisa kena flu.
Mi-Mikiya.
Pukul!
Aduh!
Apa yang kaulakukan tiba-tiba begini, bodoh!
Dengan itu kau terbangun, 'kan.
Ya.
Azaka. Apa kau tahu sekarang jam berapa?
Sekarang masih jam dua siang.
Shiki, apa mungkin aku...
Peri telah mengambilnya.
Aku tak tahu dari mana penyihir itu, tapi aku akan menghajarnya.
Meskipun menangis dan minta maaf, aku takkan memaafkannya!
Yang ini juga bukan.
Apa?
Kau ini polos juga, Azaka.
Kepala sekolah sedang ada di pesta tahun baru, jadi dia tak akan kembali sampai besok.
Hanya ini saja yang terkunci.
Shiki?
Wanita macam apa kau...
Terima kasih, Tuhan!
Hanya untuk Jurusan Catatan Penyelidikan Kaori Tachibana Kelas 1-4 Tahun '98
Ada.
Ini catatan internal tentang interogasi yang dilakukan kepada siswa kelas 1-4
setelah kasus Kaori Tachibana terjadi.
"Kaori Tachibana mulai bersikap aneh pada awal semester kedua."
"Dia tiba-tiba menjadi kurusan, mukanya pucat, dan selalu seperti takut akan sesuatu."
Dan di hari kasus itu terjadi, di kelas dia mengatakan:
Tolong aku!
Para peri...
Para peri telah datang!
Tachibana!
Tunggu! Tachibana!
Dan setelah itu, gedung sekolah lama terbakar.
Padahal mereka membuat testimoni yang jelas, tapi sekarang mereka sudah tak mengingatnya?
Penyihir yang menggunakan peri ingin menghapus ingatan tentang kasus Kaori Tachibana.
Ternyata memang Hayama lah yang mencurigakan.
Hayama Hideo
Wajahnya terlihat pucat.
Ini...
Touko!
Jadi, dari orang-orang yang kautemui hari ini, apa ada yang mencurigakan?
Oh.
Hei, Azaka.
Apa ingatan yang sudah dicuri peri tak akan kembali?
Aku rasa begitu. Tapi kenapa kau menyinggung itu sekarang?
Tak kenapa-kenapa.
Kalau hanya diambil ingatannya, manusia tak akan mati.
Contohnya adalah aku.
Jadi, apa maksudmu tujuan pengguna peri itu bukan untuk membunuh?
Kurasa seperti itulah.
Lagi pula, bukankah membunuh akan lebih mudah kalau tak mengandalkan peri?
Itu benar.
No comments yet. Be the first to leave one.