أول 200 سطر.
Shiraishi Tomio adalah seorang pebisnis elit.
Ayahnya terlilit utang dan memutuskan bunuh diri.
Kenapa tetap diam sampai jadi seperti ini?
Dia jatuh ke dalam lembah utang.
Dia kehilangan semuanya. Uang, kekasih dan hidupnya.
Aku juga ingin bergabung.
Tetapi Tomio terpojok dan memulai hidupnya sebagai seorang rentenir.
Yang paling kubenci adalah uang.
Tapi yg paling kupercaya juga uang.
Sebenarnya Ayah juga tidak ingin meminjam uang.
Aku akan dapatkan hidupku kembali dalam bentuk uang.
Kamu harus dapatkan 83.333 Yen pas dari orang ini.
Kamu harus dapatkan 83.333 Yen pas dari orang ini.
Bagaimana ya...
Apa yg terjadi, terjadilah.
Pukul 8.10 malam.
Menurut hukum, tak jadi soal kalau kita datang sebelum jam 9.
Kamu benar.
Apa kamu bisa?
Iya.
Sakurada-san, bisa tunggu di sini?
Iya, tapi...
Jika dua orang masuk ke dalam, mereka bisa menghubungi polisi, kan?
Presiden juga sudah memberi tahu kita.
Kita adalah rentenir biasa. Kita bukan lintah darat yg bermasalah.
Kita harus menghindari polisi.
Kita harus menagih uang dengan lembut, tapi fleksibel dan tanpa ampun.
Tidak apa-apa. Akan kulakukan sendiri.
Sungguh?
Ini langkah pertamaku untuk terlibat dalam bisnis pinjam-meminjam uang.
Maaf aku datang larut malam.
Kamu bersikap sopan. Ada apa, Tuan 500 Yen?
Ah, selamat datang.
- Kamu datang tepat waktu. Aku baru saja mandi... - Aku Shiraishi dari Akamatsu Finance.
Konno Hiroshi-san, aku datang untuk menagih pembayaran anda.
Eh?
Apa maksudmu?
Seperti yg kukatakan, ini pekerjaan baruku.
Jadi rentenir?
Bunga bulanan anda sebesar 83.333 Yen.
Bisakah anda bayar sekarang?
Apa kamu tak...
...punya cara lain untuk mencari nafkah?
Aku telah putuskan ini jalan terbaik.
- Aku tak punya pilihan. - Hah?
Apa yg Ayah katakan?
- Ayah bisa menyuruhnya berhenti bekerja seperti itu. - Tapi aku minta maaf...
...sekarang aku tak punya 80.000 Yen.
Begitu ya.
Aku mengerti. Mari kita diskusikan.
- Eh? - Shiraishi-kun!
Hei!
Anda memiliki banyak karya literatur edisi pertama yg berharga.
Kurasa itu akan bernilai untuk toko buku bekas.
Apa katamu? Ini semua buku Ayahku yg berha-
Halo? Aku dari Akamatsu Finance.
- Aku punya buku yg bisa dijual. - Kusuruh kamu berhenti!
Mio!
Ya.
Syukurlah, aku mengandalkanmu.
- Hei, 500 Yen! Kamu... - Sudahlah, Mio.
Tapi kenapa?
Akulah yg menandatangani surat perjanjian utang.
Aku tidak diancam untuk menandatangani kontraknya.
Aku menandatanganinya dengan sengaja.
Aku memang harus mengembalikan utangnya.
Mio...
Dari atas ke bawah semua sama.
Ah, semua ini bisa 80.000 Yen.
Kata-Kata Mutiara Akutagawa oleh Pygmy...
Kalau ini edisi terbatas, bisa mencapai 200.000 Yen.
Kalau ini edisi terbatas, bisa mencapai 200.000 Yen.
Bagaimana kalau 100.000 Yen untuk semuanya?
Emm... sebenarnya aku hanya bisa menetapkan harga 2 buku itu.
70.000 Yen untuk semuanya.
Eh... hanya sebanyak itu?
Sebagian ini untuk pelayanan.
- Baiklah, kita sepakat. - Baik.
Aku permisi.
Ini biaya karena sudah menjaga barang-barangku di sini.
Dengan ini, aku ingin anda membayar kami 83.000 Yen.
Mulai bulan depan, tolong membayarnya tepat waktu.
Berhati-hatilah.
Kamu tega memperlakukan mantan gurumu seperti ini ya.
Karena ini pekerjaanku.
Zeni no Sensou
Hebat... jumlahnya tepat.
- Sakurada, apa transaksinya lancar? - Iya.
Bagus!
Akane-chan, beri tahu Shiraishi-san tentang yg lainnya nanti.
Baik~
Silakan masuk.
Permisi.
Presiden, ini Kigawa-san yg membuat janji jam 10.
Selamat pagi.
Mari kita masuk ke dalam.
- Shiraishi-chan, kamu juga masuk. - Iya.
Kigawa-san dan Ibunya memiliki toko bunga.
Ibumu jatuh pingsan, kan?
Ibuku meninggalkan toko itu pada kami.
Aku harus melindunginya.
Tapi kamu sudah meminjam 1 Juta Yen, kan.
Dengan melihat keadaan bisnismu, agak sulit rasanya memberikan pinjaman.
Jika bisa pinjam untuk musim dingin ini, aku akan berusaha mengembalikannya.
Lihat. Jika dia meminjam lebih dari 1/3 pendapatan tahunan, itu akan sulit baginya.
Bisakah anda mengusahakan meminjamkan uang padaku?
Aku mohon.
1 Juta lagi. Aku mohon.
Aku mohon!
Jika kami memberi pinjaman lebih banyak, kami akan terbebani dengan risiko besar.
Maka mengertilah itu.
Iya.
Iya. Iya.
Aku mengerti.
Kalau begitu kupinjamkan 1 Juta lagi.
Terima kasih banyak!
Terima kasih banyak!
Silakan 700.000 Yen milikmu.
Silakan. Sudah dicek.
Aku benar-benar berterima kasih.
- Lakukan yg terbaik. - Terima kasih banyak.
Permisi.
Terima kasih banyak.
Itu... Surat Perjanjian Pinjaman-nya 1 Juta, kan?
Ya, benar.
Tapi anda memberinya 700.000. Kemana sisa 300.000 Yen?
Untuk biaya konsultasi, Shiraishi-chan.
Karena kita akan mendapat risiko kalau meminjamkan uang.
Bisnis anda memang hitam ya.
Ini benar-benar melanggar hukum.
- Tidak masalah selama kita menulis dokumennya. - Bagaimana jika dia lapor polisi?
Orang-orang yg lapor polisi tidak akan mungkin meminjam uang.
Gadis itu akan menempatkan pembayaran pinjamannya sebagai prioritas utama.
Kamu tahu kenapa?
Saat kesulitan, dia akan meminjam lagi.
Selama dia beruntung dan cepat berpikir, dia mampu mengelola tokonya.
Bagi orang-orang yg butuh uang dengan cepat...
...kita lebih dibutuhkan daripada pialang yg dilindungi hukum.
Ini namanya belas kasihan, Shiraishi-chan!
Permisi.
Presiden, ada tamu.
Sensei, ada apa?
Aku punya pembicaraan penting. Bisa aku bicara padamu secara pribadi?
Ya.
Silakan.
Apa yg ingin anda bicarakan?
Ini alamat daruratnya.
Jika kamu ada masalah, hubungi saja pengacara.
Aku merasa tempat ini telah diubah menjadi kantor.
Ya, dulu ini adalah restoran.
Aku permisi.
Apa yg dibicarakannya?
Si guru miskin itu!
Menurut Hukum Pembatasan Suku Bunga, bunga pinjaman maksimum di atas 1 Juta Yen adalah 15%.
Benar.
Jika kuhitung dalam Surat Perjanjian Pinjaman ini, bunga tahunannya adalah 20%, kan?
Bukankah 5% ini bertentangan dengan hukum?
Aku ingin anda mengurangi bunganya sesuai hukum.
Siapa yg memberi informasi itu pada si guru miskin?
Pengacara?
Jangan-jangan, jangan-jangan!
Itu kamu, kan? Shiraishi-san.
Aku? Tidak mungkin.
Kamu, kan?
Kamu tak sebodoh itu, kan.
Iya, tentu saja.
Kemana kita pergi?
Shiraishi-san, penampilanmu tak seperti yg terlihat, tapi kamu cukup berbahaya.
Eh?
Itu kamu, kan? Yang memberi saran itu?
Tidak mungkin.
Kemarin aku ke halaman belakang dan melihat kalian berdua.
Aku mendengarmu sedikit.
Dia kenalanmu, kan?
Oh, tidak apa-apa. Aku takkan cerita pada presiden.
Tapi bantu aku ya.
Iya.
Memang benar...
...bank maupun ruang industri telah berhenti meminjamkan uang pada mereka.
Jadi mereka juga meminjam uang pada kita.
Akan lebih baik kalau mereka menghentikan pabrik ini.
Jadi inilah hari terakhir aku mengenakan seragam ini.
Apa pekerjaanmu selanjutnya?
Aku telah mendapatkannya, tapi bukan pegawai penuh dan upahnya rendah.
Hei, bisa kita minum malam ini?
Maaf.
Malam ini aku ada janji.
- Aku ingin sarung tangan itu. - Iya...
Aku ingin pilih yg imut itu.
Oh, aku mengerti...
Hanya makan malam.
Bukankah itu bagus? Lakukanlah yg terbaik.
Tolong jagalah Konno.
Baik.
Silakan.
Pertemuan seperti apa ini?
Dalam pertemuan ini, ada banyak Yukichi yg terkumpul.
Seperti arisan yg membuka perjanjian besar dunia bisnis.
Orang-orang kaya berkumpul untuk berdansa tari prancis dan berkonsultasi masalah keuangan.
Perjanjian besar apa itu?
No comments yet. Be the first to leave one.