Healer (힐러 / Hilleo)

Healer (힐러 / Hilleo)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

IDFL - Healer E03 LIMO
تعليق من leavest
Edited Version.

الوسوم

other
نشرت في: 2014-12-17
تنزيلات: 35
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Impianku adalah untuk tidak bermimpi.

Sejak hari itu, aku terus mengalami mimpi yang sama.

Selama sekian bulan, mimpi itu tak muncul.

Tapi, kemudian datang kembali menghantuiku.

Aku telah melakukan kejahatan.

Angin berputar-putar di atap lantai 25.

Episode 3 Angin berputar-putar di atap lantai 25.

Episode 3 Cuaca dingin dan dia berdiri di tepi atap... bergoyang-goyang.

Cuaca dingin dan dia berdiri di tepi atap... bergoyang-goyang.

Matanya sudah kehilangan fokus.

Seolah dia ingin melompat saat itu, ketika aku...

Tunggu. Bicaralah padaku.

Bukankah kau mau mengatakan sesuatu? Aku akan mendengarkanmu.

Pada awalnya, dia bahkan tak tampak seperti mendengarkanku.

Namun, aku terus bicara. Kira-kira perkataan apa yang bisa dia dengarkan?

Jadi, aku memeras otakku berpikir mau berkata apa.

Pada saat itu, dia mulai mendengarkanku.

- Apa yang kau katakan? - Hah?

Aku tak ingat. Aku hanya mengatakan omong kosong.

Tapi, itu pasti mengena buatnya.

Siapa aku ini? Ahlinya bicara dan membujuk.

Hey. Berapa lama wanita itu akan tinggal di sini?

Aku tak ingin mengusirnya. Dia tak punya keluarga.

Kau khawatir?

Ya, aku khawatir.

Kita harus terus mengawasinya untuk saat ini, kan?

Ya, kita harus mengawasi dia.

- Siapa? - Aku harus pergi bekerja.

- Berarti... aku? - Tampaknya begitu.

Mereka bilang orang yang mencoba sekali, bisa saja mencoba lagi.

Depresi itu penyakit. Ini tak mudah disembuhkan.

Jadi, kita harus...

Ini asin atau hambar?

Kau harus sarapan.

Ayo sarapan, ya.

Apa kau punya seseorang yang bisa kau ajak tinggal bersama?

Teman atau kerabat?

Aku tak punya siapa-siapa.

Bukankah kau perlu mampir ke rumahmu?

Bukankah kau perlu pakaian atau make up?

Orang-orang itu akan menjaga rumahku.

Orang-orang itu?

Jika ini masalah besar, bukankah kau harus lapor polisi?

Aku punya permintaan.

Hanya ini yang kumiliki.

Tolong biarkan aku tinggal di sini, untuk saat ini.

Kau ingin tinggal di sini?

Ya, kau bisa tidur di kamar Yeong Sin.

Aku bisa memasak dan tak masalah bila memberi makan seorang lagi.

- Tapi... - Tabunganku di bank tidaklah banyak.

aku akan memberikan semua yang kumiliki.

- Dengar Nona... - Paman pengacara, kan?

Tolong terima kasusku.

Benda antik apa ini?

Begitu lagi. Begitu lagi.

Ayah yang suka ikut campur dan aku yang tak bisa bilang tidak pada orang.

Kenapa keluargaku hidup dengan cara begini?

Aku tak pernah membiarkan sembarang orang masuk kamarku.

Aku tak bisa tidur dengan sembarang orang. Aku bahkan tak bisa mengasingkan diri.

Ayahku tahu ini. Bisa-bisanya dia?

Kamarku.

Tempat tidurku.

Hanya untuk sehari, aku ingin menjadi tempat tidur di kamarmu.

Oh, sayang.

Aku ingin memelukmu dekat denganku....

dan membuatmu tertidur.

Aku ingin merasakan setiap pergerakanmu.

Dan, aku ingin mendengar bisikanmu.

Aku akan mengalahkan semua monster dalam mimpimu.... Aduh!

Seberapa besar kau mencintaiku?

Aku ingin tahu... ingin tahu.

Di laci mejamu...

Aku ingin tahu apa kau mencintaiku.

Aku ingin tahu.

Kuharap aku bisa berada di laci mejamu...

menjadi bagian dalam diarymu.

Ponselku?

- Bersihkan kamarmu. Kau punya teman sekamar sekarang. - Akan kuurus nanti.

Semuanya sudah kumasukkan?

Senior, kenapa kau baru datang sekarang?

Direktur Kang telah mencarimu.

Masalah semakin runyam sekarang. Cepatlah kesana.

Kumohon.

Tanpa Perusahaan Soo Sun, perekonomian Korea takkan berjalan.

Choi Kang Hoon, Menteri Perekonomian mengatakannya...

selama pertemuan menteri yang diadakan di Kementerian Strategi dan Keuangan.

Namun, Perusahaan Soo Sun terus berupaya untuk melobi...

Kenapa dengan raut mukamu?

Apa seorang wanita membuatmu terjaga sepanjang malam?

Sudahlah. Orang-orang akan mengira kau istriku.

Kali ini... permintaan maaf tertulis takkan cukup.

Oke, oke. Lakukan apa yang kau butuhkan.

Penangguhan atau pemotongan gaji. Aku akan terima apapun.

Kakakmu ada di sini.

- Apa? - Dia di ruangan Presdir sekarang.

Kenapa?

Kenapa tanya padaku tentang niatan kakakmu?

Ada batas yang tak seharusnya kau seberangi.

Apa?

Tak peduli seberapa banyak penyokongmu atau seberapa besar nyalimu, semua ada batasnya.

Perusahaan Soosun mengalami masalah sumbangan ilegal untuk menghindari pajak.

Kami, tentu saja, menyelidiki kisah ini.

Namun, kami tidak dapat menyiarkannya.

Data berita kami tidaklah cukup.

Itulah alasan seharusnya.

Jujur, saluran kami menampilkan banyak iklan Perusahaan Soo Sun.

Mungkin, iklan tersebut adalah alasan sebenarnya dari ditariknya berita tersebut.

Tunggu sebentar, Reporter Kim Moon Ho...

Ada suatu perihal dimana manajemen senior kami, setelah pensiun...

malah dipekerjakan oleh perusahaan Soo Sun.

Itu juga merupakan masalah yang menimbulkan beberapa perhatian...

Kenapa denganmu?

Apa kau melakukan semacam pemberontakan remaja?

Mana mungkin di usiaku?

Apa kau punya keinginan menentangku?

Apa kau ingin dipecat olehku?

Apa ini membuatmu marah karena aku menjadi Direktur duluan?

- Min Jae... - Aku Direktur.

Ah, Direktur.

Karena itu, siapa yang menyuruhmu membuang berita yang kukerjakan selama 3 bulan?

Kau tak boleh muncul di program ini lagi.

Tidak, aku suka program ini. Itu siaran langsung.

Aku akan mengarahkan setiap berita yang kau kerjakan.

Sebelum kau mengedit rekaman berita, temui aku dulu.

Jika kau makin memperjelas kalau kau begitu nyaman denganku, orang-orang akan...

Aku siap untuk memecatmu sekarang...

Itu pemecatan yang tak adil. Aku bisa menuntut... kau dan Presdir.

Hentikan.

Konglomerat Perusahaan Berita Jaeil...

Adik satunya-satunya adalah kau.

Mereka tahu bahwa mereka tak bisa menyentuhmu.

Bagimu tempat ini mungkin taman bermain, tapi bagiku, ini pekerjaan seumur hidupku.

Berhenti main-main.

Oke. Maaf.

Tapi, kau...

Apa?

Kau bekerja seumur hidup demi ini?

Duduk di sana, menakuti orang-orang yang lebih tinggi darimu dan menilai orang lain.

Jika kau bicara seperti itu... apakah ini membuatmu merasa lebih baik?

Bukan, ya?

Apanya yang aneh?

Seorang konglomerat pemilik media sepertimu...

datang ke stasiun TV untuk menemui presdir bergaji rendah?

Ada tempat karaoke, ruang bersantai bar, dan club-club VIP.

Aku membuat reservasi di salah satu club VIP itu.

Pastikan kau luangkan waktu besok malam.

Semua pemilik perusahaan media akan berada di sana.

Hyung.

Kita tak berenang di perairan yang sama. Apa ini, tiba-tiba?

Datanglah ke perairanku.

Sudah saatnya kau datang.

Aku juga sudah bilang pada presdirmu.

Aku akan membutuhkan Reporter Kim Moon Ho.

Aku bilang aku ingin membawamu ke perusahaan berita kita.

Apa ini? Kisah nepotisme?

Lagipula aku bukan anakmu, apa kau mau menyuruhku mengikuti jejakmu...

atau melakukan hal norak lainnya seperti itu, kan?

Kau anakku.

Ah, sial. Norak sekali.

Kau tahu Myung Hee dan aku tak punya anak.

Bagi kami, kau anak kami.

- Hyung. - Ya?

Aku bukan anakmu.

Aku juga bukan anak kak Myung Hee.

- Moon Ho... - Biarkan saja aku.

Jika kau terus menggangguku, aku bisa memberontak.

Hey, nak.

Jangan membuatku memberontak.

Sepertinya Oh Seon Joo dan Lee Joon Bi ada dalam satu apartemen.

Reporter Lee sedang bicara dengan keamanan. Apa yang harus saya lakukan?

Haruskah saya tunggu mereka keluar? Atau, haruskah kami mulai merekam?

Ya?

Apa kau lihat? Kau lihat! Kau lihat! Dia lihat! Dia lihat!

Jika kau lihat, kenapa kau tak menelepon? Kenapa?

Apa, apa, apa, apa, apa?

Kau terjaga dan bekerja sepanjang malam?

Jadi, kau tak punya waktu menulis artikel atau fokus pada hal-hal lain?

Daily Page sudah merilisnya satu jam lalu.

Saat ini, semua wartawan Korea fokus pada hal itu.

Jadi, Reporter Chae, apa yang kau lakukan dengan begadang semalaman?

Kenapa kau tidak menjawab, Chae Yeong Sin!

Aku tak bisa mendengar dengan baik. Aku ada dalam lift.

Direktur, aku akan meneleponmu kembali...

Ya, ya, saya mengerti.

- Di sini. - Wow. Sudah berapa lama ini?

Reporter Chae.

Kau terlambat.

Bagaimana kau akan bertahan di bidang ini jika kau selalu yang terakhir di sini?

Ah, sialnya...

Kenapa kau memutuskan pelacak?

Aku sedang memikirkan sesuatu.

Sudah kubilang jangan berpikir.

Kau di mana?

Di depan rumah seorang gadis yang memiliki gambarku.

Kau sudah gila?

Sudah kubilang sembunyi. Jangan melangkah keluar dari rumahmu.

Menurutmu, bagaimana dia punya gambarku?

Apa kau yakin itu gambarmu? Itu hanya terlihat pakaian dan topinya.

Jadi... Seseorang menyewa kita untuk mencari tahu keterkaitan hubungan darah.

Jadi, aku mengambil sehelai rambutnya.

More Indonesian subtitles for Healer (힐러 / Hilleo)

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left