Squad 38

Squad 38 (38 사기동대)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Squad 38 E01 indonsub id
تعليق من KukunSlim
www.indonsub.id

الوسوم

other
نشرت في: 2017-08-07
تنزيلات: 49
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Sung Il.

Apa perbuatan kita keliru? Kita berbuat apa?

Aku cuma ingin kerja. cuma itu!

Tetap saja, ini sungguh...

Bantu aku kali ini saja.

Kita di jalan benar.

Min Sik, kurasa...

Itu pengabdian bagi kita. Kita PNS.

Kau bodoh. kau pikir menaati hukum akan menyelesaikan masalah?

Janganlah menghindar.

Kita butuh pesangon kita.

Min Sik.

Kau disitu?

Min Sik!

Min Sik! Min Sik!

Min Sik! Sadarlah!

Min Sik!

Sialan!

Ya, bagus. Bagaimana lainnya?

Akan kuurus secepatnya.

Kau mengajukan larangan keluar negeri?

Ya, terima kasih. Kabari saat siap.

- Baik, siap. - Bagus.

Banyak masalah di sekitar Yongsan.

Pajak?

Ya, akan kulakukan sebisaku.

Apa dia menunda lagi?

Tidak, kepala sangatlah sibuk sekarang. Perhatikan dia.

Dia sungguh sibuk sekarang.

Saat April?

Ya, tapi perjanjian...

Adanya perjanjian kebangkrutan tidak berarti pajakmu berkurang.

Ya. Di sini semuanya terkomputerisasi.

Kau diwajibkan membayar pajak oleh hukum, jadi kami tak bisa...

Kepala. Nampaknya kita terpaksa menggeledah rumah.

Kepala.

Apa?

Kau bilang apa?

- Kau bilang apa? - Aku membicarakan Nyonya Kim Eun Suk.

Kita mesti mencari rumahnya.

Baik. sekarang? Jam berapa sekarang?

Baik, Kalau begitu...

Semuanya, Bersiaplah berangkat.

- Ya, Kepala. - Kami hubungi segera.

Aku fokus belajar bahasa Inggris.

Astaga.

Kami dari Balai Kota.

Apa Tuan Cho Bong Gi ada?

Dengar! aku punya uang!

Lakukan semau kalian!

- Sung Hee, kita bergerak cepat. - Ya pak.

Anda Tuan Cho Bong Gi, kan?

Kami kemari sebab tunggakan pajakmu.

Pergi. Pergilah?

Kita berbincang di kantormu.

Bicara apa?

Tolong jangan berbuat begitu.

Tolong minggir. Semuanya, minggir.

Ayo terobos!

Sup ini lezat. Sampai jumpa.

Semoga beruntung.

Astaga!

Sampai jumpa. Dah, bu.

- Itu kau? - Apa?

Bukan, itu bukan aku!

Astaga!

- Astaga. - Pergi!

- Tolong serahkan, Pak. - Pergi! Pergi!

Aku terluka parah! Auuh, pinggangku kesleo!

- Permisi. - Dia ngapain?

Sampai jumpa, Bu.

- Aouh. - Aku sesak nafas.

-Kau sebaiknya tak bicara apapun. -Kau bilang kau tak melakukannya.

Baik, sebenarnya...

- Hei, tolong aku. - Ya pak.

Tangkap dia! bekuk dia!

Aku minta maaf.

Sampai jumpa.

Astaga, sakit sekali,

Tolong jangan begini.

Ahh, turunkan aku!

- Ya, terima kasih, selamat malam. - Terima kasih.

Mengenang saat-saat terakhir...

Kurasa sebaiknya aku...

Makan Jajangmyeon denganmu.

- ini. - aku tahu. Terima kasih.

- Ayo makan. - Ya, makasih.

Mereka diperiksa kemarin.

Bangsat-bangsat di Yeouido sungguh menggangguku.

Mereka penasaran kenapa jumlah tunggakan tak turun.

Pak Baek.

Berapa target pajak kota kita tahun ini?

182,5 juta dolar.

Sekarang berapa?

Kami...

Aku minta maaf.

Kenapa wajahmu begitu?

Apa aku menekanmu?

Tidak, tidak. Bukan begitu.

Kebanyakan orang bilang aku nampak marah...

Bahkan saat aku melamun.

182,5 juta dolar.

Andai kantor cabang mengurus 100 juta dolar,

Masih kurang 82,5 juta dolar.

Kita punya 3 divisi, jika kita bagi 3 jumlahnya,

Tiap divisi mestinya 27,5 juta dolar.

Jumlah total pajak...

Dari divisimu sampai pertengahan 2016...

7,5 juta dolar.

Masih kurang 20 juta dolar.

Kau mau bagaimana?

Aku tanya padamu sekarang.

Baik...

Aku akan berusaha lebih keras.

Harus. Kau harus kerja lebih keras.

Habiskan.

Ya.

Aku tak habis pikir kau masih bisa makan sekarang.

Mungkin...

Sebaiknya aku makan...

Setelah memenuhi targetku..

Kenapa tak kau habiskan dulu?

Tidak, aku mesti mendahulukan pekerjaanku.

Berapa kali kubilang?

Kau tidak bisa melakukan itu tanpa memeriksanya dulu.

Tidak, itu seperti...

Begitulah kenyataannya.

Kau bodoh!

Kita harus gimana?

Sudah makan?

- Ya. - Iya.

Kau mau kopi?

Tidak, terima kasih.

- Sung Hee. - ya.

Siapa penunggak pajak terbesar...

dalam daftar?

Apa apa?

Namanya Ma Jin Seok.

520.000 dolar pajak daerah dan 5,25 juta dolar Pajak nasional...

Dia masuk blacklist.

Terima kasih.

Kita mengumunkan namanya setelah rapat.

Kita juga memblokir visa dan kartu kreditnya.

Tapi dia tak tak menyerah.

Alamat-nya, Cheorwon, Propinsi Gangwon.

Di sana alamat palsu, kan?

Di mana dia tinggal?

Dia tinggal dalam Apartemen Mewah di Chungsam-dong.

Nilai jualnya sekitar 15 juta dolar.

Oke.

Kurasa...

Kita sebaiknya pergi dan mencari rumahnya hari ini.

Ayo berkemas lalu berangkat.

- Ya, pak. - Ya pak.

- Sung Hee, bawa dokumennya. - Ya pak.

Sung Il.

Ya?

Apa?

Ada apa?

- Apa itu? - ahhh...

Kau punya 5.000 dolar?

Aku tak punya uang sebanyak itu.

Kenapa? Untuk apa?

Aku ditipu.

Kau kena tipu?

Bukan aku saja. Pak Yoon, Pak Han...

Juga Pak Cho. Kita semua kena tipu.

Itu sebabnya mereka bikin keributan. Bagaimana kejadiannya?

Aku harus gimana? Istriku akan membunuhku.

Bisanya kau kena tipu? Aku tak percaya.

Kau takkan mengerti sampai kau mengalaminya sendiri.

Kau takkan sadar itu terjadi.

Cara bicaranya sopan.

Aku tak bisa berbuat apa-apa.

Itu mustahil.

Aku harus berangkat. Nanti aku ngobrol denganmu.

Jangan khawatir tentang istrimu.

Dia takkan membunuhmu. Kau suaminya.

Kutemui kau saat aku kembali.

Kurasa kita mesti cepat.

Baik. Ayo berangkat.

Bagaimana bisa?

Pak Ahn bisa terjebak.

Tapi aku terkejut pada Pak Yoon.

Dia terlihat tak mudah dibodohi.

Dia selalu curiga pada orang lain.

Bahkan istri pak Hwang bisa ditipu.

Mereka kena tipu sebab mereka terlalu naif dan bodoh.

Mungkikah kau bisa tertipu seperti itu?

Pak Baek, orang ternaif dan terbodoh diantaranya.

Kau sinting?

Maafkan aku.

Perlu ditipu sesekali.

Ini menyadarkanmu posisimu.

Begitulah bagiku.

Apa?

Kemana lainnya?

Tim kami pergi menemui penunggak pajak...

Divisi 3 menggeledah sebuah rumah.

Pergi ke rumahnya siapa? Kenapa semuanya?

More Indonesian subtitles for Squad 38

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left