Sarzameen

Sarzameen (सरज़मीं)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Sarzameen 2025 WEBRip id
تعليق من Kudalumping
Durasi: 02:17:01

الوسوم

webdl
manually_transcribed
نشرت في: 2025-07-25
تنزيلات: 178
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Kashmir adalah jantung India dan detak jantung setiap orang India.

Seindah yang terlihat dari luar, tapi sama terlukanya di dalam.

Antara tahun 1992 sampai 2006,

dua belas serangan teroris besar menciptakan ketegangan di Kashmir.

Fokus utama tentara India adalah menjaga hukum dan ketertiban sebaik-baiknyai.

Sayangnya, kita tidak bisa mencegah serangan tertentu,

dan ribuan warga sipil tewas dan keluarga-keluarga tak berdosa mengungsi.

Di balik situasi berbahaya ini ada satu orang.

Kita tidak punya gambaran atau identitas apa pun tentangnya.

Intel hanya punya satu petunjuk, nama kodenya.

Mohsin.

Lalu tiba-tiba, pada tahun 2006, Mohsin menghilang.

Diduga mati.

Tapi aku menyesal memberitahukanmu...

Mohsin kembali.

Bagaimana kau yakin, Kanwar?

Baramulla, Kupwara, Kulgam.

Dalam 17 hari, tiga serangan berturut-turut mirip modus operandi Mohsin.

Sampai saat ini kita belum punya apa pun tentangnya,

tapi sekarang kita punya fotonya.

Qaabil... Qaabil Bhat, dalang di balik serangan ini.

Menurut Intel, Qaabil Bhat adalah Mohsin.

Kita sudah menemukan rumah aman di hutan Panjal.

Dia bersembunyi di sana bersama kelompok intinya.

Besok pagi jam 07.00 tim kita akan menyerang rumah aman tersebut

dan menyingkirkan Mohsin dari Kashmir selamanya.

Kanwar, kau punya orang untuk pekerjaan itu?

Ya, Pak.

Terbaik.

- Delta 1, bergerak, ganti. - Delta 1, Wilco, ganti.

Mulai!

Delta 3, pada posisi, ganti.

Delta 1, Tim 1, masuk, ganti.

Ahmed, berikan visualisasi pada umpan drone.

- Ini jebakan. - Semua tim, mundur!

Ahmed, bawa mereka keluar dari sana. Sekarang juga!

Semua tim, mundur. Kuulangi, mundur sekarang!

Brengsek!

Mundur!

Ahmed! Tembakan perlindungan!

Ayo, Aabil. Bangun! Lari!

Aabil, bangun!

A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G

Senang?

Kenapa harus ini, Meher?

Kau mungkin tidak mau merayakan promosimu, tapi kami mau.

Aku punya kejutan khusus untukmu.

Apa?

Hadirin sekalian,

seperti yang kalian tahu,

Kolonel Vijay tergila-gila pada pesta!

Apa yang mungkin tidak kalian ketahui adalah kolonel sebenarnya di rumah adalah aku!

Sekarang putra kami Harman mau menyampaikan beberapa patah kata pada ayahnya.

Abah.

Selamat atas... promosimu.

Aku sangat... sangat...

bangga padamu, Abah.

Aku... mau menjadi...

berani dan...

jadi prajurit yang kuat sepertimu.

Kau malu, putra Kolonel Vijay Menon tidak bisa bicara dengan baik. Ya kan?

Kau gila? Tentu saja tidak.

Tapi kau adalah orang yang bilang dia terdengar aneh.

Dia tidak seperti anak lelaki lainnya.

Jadi, bagaimana jika dia tidak bisa bicara dengan baik?

- Dia putra kita. - Cukup!

Dia putra kita, Vijay.

Kita perlu menunjukkan kita mencintainya, apa pun yang terjadi.

Seperti apa adanya, apa pun adanya dia.

Oh, ayolah, kumohon!

Jika ayahku punya sikap seperti itu, “apa adanya, apa adanya,”

aku tidak akan pernah berhasil masuk tentara.

Katakan. Apa kau malu pada Harman?

Ya!

Terkadang orang tua mengatakan sesuatu saat mereka marah.

Itu tidak berarti ayahmu tidak mencintaimu.

Tapi dia malu padaku.

Aku pernah melihat bagaimana dia menghindariku.

Hari ini aku mendengar apa yang dipikirkannya tentangku.

Aku tahu dia berpikir

aku lemah.

Tapi aku...

Aku mencoba, Bu,

menjadi anak seperti yang diinginkannya.

Tembak, Vijay.

Vijay, tembak.

Tembak, Vijay.

Jika musuh ada di depanmu, apa yang akan kau lakukan?

Tembak!

Kau putra seorang perwira militer, Vijay.

Suatu hari nanti kau akan memakai seragam ini,

tapi kau tidak akan bisa.

Yang lemah tidak layak memakai seragam ini.

Halo.

Kolonel Vijay Menon?

Lepaskan Qaabil dan Aabil Bhat, Vijay sahab.

Siapa ini?

Hei, Harman, mau main?

Ya... ya.

Ayo, ambil bola itu!

Ayo, ambil bola itu!

Aku tidak yakin sebelumnya,

tapi sekarang aku yakin

kami punya Mohsin.

Nama anakmu Harman, kan?

Siapa namamu?

Halo?

Halo?

Harman!

Harman!

Harman!

Harman...

Bagus, Harman. Sekarang, lari!

Satu lagi, satu lagi!

Semuanya baik-baik saja, Pak?

Ya... Harman.

Ya.

Harman dan putraku, Shoaib, berteman baik.

- Kau siapa? - Usman. Ini toko rotiku.

Aku membukanya dua bulan lalu.

Kau kenal Osheen? Perempuan yang bekerja di rumahmu.

Ya.

Roti pesta pernikahaan keluarga mereka berasal dari toko rotiku.

Jadi begitu.

Luar biasa!

Harman, lain kali kalau kau pergi keluar, pastikan kau memberi tahu. Oke?

Kau bermain sangat baik hari ini.

Kau lihat pukulanku?

Ya, bagus!

Dengan sedikit latihan, gerakan kakimu akan menjadi lebih baik.

Jika ada waktu luang besok...

...bisa kau bermain...

Ya, Ahmed. Bhats sudah bicara?

Belum, Pak.

Sulit membuat Qaabil bicara.

Mungkin Aabil bisa memberi tahu kita sesuatu.

Ahmed, aku dapat telepon yang menyuruhku melepaskan mereka.

Ancaman dari ISI.

Mereka bahkan menyebutkan Harman.

Kau berpikir

jika kau menggunakan nama anakku untuk mengancamku...

...aku akan melepaskanmu?

Aku tidak akan pernah melepaskan Mohsin.

Berapa kali aku harus memberitahumu?

Aku tidak tahu apa pun tentang ancaman yang kau bicarakan,

dan aku bukan Mohsin

aku juga tidak tahu apa pun tentang dia.

Pak, kau sudah menangkap orang yang salah.

Hei!

Hei!

Kau tidak mengenal Mohsin,

tapi kau mengenali suara itu?

Akui saja kalau kau Mohsin,

atau kami akan membuat saudaramu mengatakan bahwa kau adalah dia.

Pak Vijay,

sekarang giliranku mengancammu.

Jika kau menyakiti saudaraku,

aku bersumpah.

Aku tidak akan pernah melupakannya,

dan aku tidak akan membiarkanmu melupakannya.

Jadi pikirkan baik-baik sebelum kau mengambil langkah berikutnya.

Pindahkan dia ke kamp Kupwara.

- Saudaranya tinggal di sini. - Tidak!

Tidak, Vijay Menon.

Vijay Menon, kau akan menyesalinya!

Jika terjadi apa-apa pada saudaraku, kau akan menyesal!

Betapa cepatnya Shoaib jadi bowler.

Ayahnya mengajarkan dia cara bermain bowling.

Dia tidak punya ibu.

Ayah Shoaib melakukan semuanya untuknya.

Dia sangat mencintainya.

Dia juga mengajarinya tentang toko roti.

Agar dia bisa mengikuti jejak ayahnya.

Kemari.

Duduk.

Kau tahu kalung ini milik ayahmu?

Kau suka?

Apa rencanamu?

Cepat, Harman. Kita harus mengosongkan truknya.

Harman, periksa, apa ada yang tertinggal.

- Aabil sudah memberi kita petunjuk, Pak. - Apa?

Kausar Bakery.

Alpha, Tiger ke RL DET tembak, ganti.

Jangan tembak! Tidak!

Aku mau anakku kembali.

Kau pikir aku tidak khawatir pada Harman?

Kau pikir aku tidak mencoba membuat tukang roti itu bicara?

Operasi militer ini membutuhkan waktu, Meher.

Harman mungkin hanya operasi militer bagimu, tapi dialah alasanku hidup.

Kau punya solusinya, Vijay.

Bebaskan saudara-saudaranya, agar Harman...

Aku seorang perwira militer, Meher.

Bagiku, tidak sesederhana itu.

Ini sederhana, Vijay.

Jika kau berpikir seperti ayah, ini sangat sederhana.

Yang penting bagimu adalah jadi perwira militer yang baik.

- Kau pernah mau jadi ayah yang baik? - Berhenti!

Hentikan.

Katakan, Vijay,

jika operasi militermu gagal,

Sarzameen subtitles in other languages

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left