Prvních 200 řádků.
Apa yang kau tunggu? Kenapa kau tak membantu kami?
Kurasa aku tak ingin lagi pergi ke pulau.
Kau bercanda! Selama beberapa minggu, itulah yang selalu kau bicarakan:
Pulau, misteri dan petualangan. Kau mengecewakan kami!
Tapi itu terlalu jauh. Kita tak akan sampai ke sana.
Berhenti mengeluh. Ayo!!!
Kau tak ikut?
Tidak, berhati-hatilah.
Tentu saja!
Helene! Helene!
Aku sangat senang.
Helene!
Tak bisa kau bayangkan betapa senangnya kami. Kami sangat merindukanmu!
Kami mulai panik dan membayangkan hal-hal bodoh.
Tidak ada alasan untuk takut.
Bagus sekali. Dari mana kau mendapatkannya?
Aku menemukannya.
Di mana ... di toko?
Jangan konyol!
Kami sangat khawatir.
Kami mengalami malam yang mengerikan.
Aku menemukan sepatumu.
Ya, tapi aku menghilangkan yang satunya.
Jadi, kita pergi sekarang?
Menurutmu, kita bisa meminjam perahu dayung?
Cukup cerdas... dan sangat lucu. Dan kenapa tak sekalian badainya juga!
Serius, aku melihat sebuah rumah di sana. Kita bisa minta bantuan. Ayo.
Aku sudah cukup dengan pulau ini.
Menurutmu kita harus pergi dengan cara ini?
Siapa tahu!
Apa yang akan kita katakan ke penduduk pulau?
Kebenaran.
Mereka akan memanggil orang tua kita.
Akulah yang akan memanggil mereka.
Baiklah, aku mengerti ... Liburan sudah berakhir.
Tapi aku tidak akan bilang apa-apa. Aku tidak bodoh!
Akan kukatakan yang sebenarnya hanya pada penghuni rumah itu.
Tapi aku tidak mau ibu khawatir, itu saja.
Jangan khawatir, Helene akan mengurus semuanya.
Hei! Lihat ke sana.
Hey .. Tuan ... Tolong ... hey!
Hei ... Hari yang indah, bukan?
Hati-hati di jalan dan sampai jumpa lagi !!!
Hei ... Tuan. Berhenti ... Hei, Tuan !!!
Inilah rumahnya.
Jadi apa yang kita lakukan?
Baiklah... Tiup lilinnya!
Ayo pergi, kita akan kembali lagi nanti.
Mereka mungkin tidak suka diganggu.
Ayo!
Caroline, kau ikut?
Kau mau ke mana? Kembali!
Caroline, Ayo. Sudah cukup!
Kau menyukai pria di rumah itu?
Pria yang mana?
Jangan konyol.
Oh ya, aku menyukainya. Dia menarik.
Caroline, Helene, tunggu aku!
Ada apa lagi?
Dengar ... Kedua kakiku rasanya mau membunuhku.
Kalau kau memakai sepatu yang lebih nyaman, kau tak akan memiliki masalah sekarang.
Benar sekali!
Jika kita meminta bantuan dari orang di rumah itu, kita tak akan berada dalam situasi ini.
Duduklah. Kami akan panggil taksi dan nanti akan kembali, OK?
Jangan pergi! Tunggu aku !!!
Cepatlah!
Tunggu.
Hei!
Kita hampir sampai. Kau bisa segera beristirahat, cepat!
Ada kedai kopi, itu di sana, tepat di sudut.
Selamat pagi!
Selamat pagi!
Selamat pagi!
Aku kelaparan!
Bukan cuma kamu, api aku tak punya uang sepeser pun.
Tunggu. Ini sepuluh franc. Coba apa yang bisa kau beli dengan itu.
Ada orang disini?
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Bisa beritahu aku jika ada perahu yang berangkat ke daratan utama?
Minum apa?
Kopi. Dan bagaimana dengan perahunya?
Tidak sebelum besok pagi.
Dan... berapa harga sandwichnya?
Dengan kopi, sepuluh franc.
OKE. Tapi ukuran besar?
Besar, segini?
Segini!
Akan kuambilkan!
Sangat bagus!
Tunggu sebentar, perhatikan ini.
Ambil ini, di mana Dorothee?
Dia pergi ke sana.
Dia tidak buang-buang waktu 'kan?
Siap? Mari kita lihat bagaimana aku bermain!
Tolong pegang ini!
OK, permisi, uh ... siapa namamu?
Max.
Dan dia? Siapa dia? OK, biarkan aku berkonsentrasi.
Kau yakin bisa memainkannya?
Oh biasa saja. Diamlah!
Hati-hati. Setiap lubang kecil di meja ini membutuhkan biaya!
Lihat ini. Wow ... indah. Bagus sekali.
Ayahku adalah seorang juara. Dia mengajariku bagaimana cara bermainnya.
Apartemen kami penuh dengan trofi dan piala.
Kami punya meja bilyar. Tapi kami harus menjualnya.
Saat masih kecil, aku bermain di bawah meja sementara ayah bermain bilyard lalu ... ayah meninggal.
Baiklah, bagaimana kalu kita menari.
Ya ayo.
Dorothee, ikutlah dengan kami.
Apa yang ingin kau dengar?
Yang ini...
Kau ingin yang ini? Oke...
Itu saudaraku Etienne.
Ayo ... akan kuperkenalkan kau.
Etienne, kenalkan, ini Helene.
Hai Etienne.
Ini Dorothee, dan si cantik Caroline.
Halo!
Bagaimana kau bisa mencapai pulau ini?
Dengan perahu.
Ah, kapan?
Kemarin. Kenapa?
Aku hanya ingin tahu. Dengan badai seperti itu.
Kami datang sebelumnya.
Dan perahunya, ada di mana?
Di pantai, di suatu tempat.
Dan di mana kau tidur?
Di tempat teman-teman kami ...
Aku mengerti. Kau akan tinggal di sana untuk sementara?
Tergantung.
Tergantung apa?
Dari satu orang.
Dan apa aku kenal orang itu?
Aku tidak tahu. Dan itu bukan urusanmu.
Aku tidak harus menjawab semua pertanyaanmu!
Kamu tahu? Raoul mengundang kita di pulau. Kita bisa tinggal di sana!
Iya. Ada banyak hal yang harus dilakukan ...
Jangan khawatir. Ayo kita pergi.
Ya Kapten!
Kau tahu, sejak awal, aku tidak mengatakan yang sebenarnya.
Kau bohong padaku?
Iya. Aku tak kenal siapa pun di pulau itu.
Kau marah padaku?
Tidak tidak. Kau tahu...
Aku tahu apa?
Tidak ada. Lihat, kita sudah hampir sampai.
Kurang ajar. Lihat gaunku.
Itu bukan salahku.
Ah! Dasar bodoh.
Berhenti berkelahi.
Tapi itu bukan salahku.
Ok, semua baik-baik saja ...
Dorothee, semua ini milik siapa saja?
Itu punyaku, kami punya semuanya.
Kau bisa membawa semuanya.
Ambil semuanya, ya?
OKE.
Akan kuambil tasku, ada yang harus kulakukan.
Cepat, Max.
Hei, sebentar saja.
Caroline, tasku hilang. Tasku hilang.
Tas yang mana?
Tas yang itu!
Itu tidak benar...
Tas jenis apa?
Seperti karung gandum!
Semua uang kita. Semua hilang!
Jadi, kita harus mencarinya!
Ayo, semua bersama-sama.
Jangan khawatir, kita akan menemukannya.
Tapi, apakah kau menyadari?
Tidak tapi ... lihat dia, apa yang dia lakukan !!!
Kau mau bantu kami atau mau menunggu kukirimkan konfirmasi melalui fax?
Tidak, jangan suruh aku. Aku baru saja mengecat kukuku dan aku tak mau merusaknya.
Kembali ke anak laki-laki dan perempuan.
Lihat ke sana!
Aku yakin kalian sedang mencari sesuatu.
Kau mengerjai kami?
Inikah yang kau cari?
Tapi ... di mana kau menemukannya?
Kita sudah sepakat. Kau bilang, jika ada masalah, hubungi keluargamu dengan uang ini.
Kau melakukannya?
Ya. Aku menelepon tapi tidak ada jawaban.
Kita harus pergi sekarang kalau ingin sampai di pulau sebelum gelap.
OK, aku akan segera menyusul kalian.
Dorothee, ini ada surat untukmu.
Terima kasih.
Ayo cepat.
Dan, selain itu, bagaimana perasaanmu?
Aku baik-baik saja, tapi liburannya hampir berakhir. Itu menyedihkan!
Benar sekali.
Bagaimana pulaunya?
Luar biasa. Akan kuceritakan lebih lanjut.
oke
Aku satu-satunya orang yang bekerja di sini.
Pierre-Albert ... Pierre-Albert!
Ya. Aku sedang bekerja!
Anak-anak belum pulang, mungkin sesuatu terjadi.
Aku khawatir mereka berlayar.
No comments yet. Be the first to leave one.