Specials

Informace o verzi

사랑한다고말해-Tell-Me-that-Love-Me E13-WEBRip-Disney+
Komentář od Anangkaswandi

Tagy

webrip
web
BRip
Zveřejněno: 2024-01-08
Stažení: 50
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

TELL ME THAT YOU LOVE ME

TOKOH, LOKASI, ORGANISASI, DAN PERISTIWA DALAM DRAMA INI FIKSI

AKU SUDAH SELESAI LATIHAN

AKU MAU MAMPIR SEBENTAR JIKA KAU DI RUMAH

DEEP

Berhentilah melawan, sialan!

Aku hanya ingin bicara denganmu, mengerti?

Kau pikir aku akan menyakitimu? Aku tidak bermaksud menyakitimu.

Aku hanya ingin bicara denganmu, paham?

Sialan!

Tolong!

Jinwoo.

Jinwoo.

Saat ada kebakaran di sekolah, tempat itu penuh asap.

Jadi, dia tak bisa melihat atau mendengar.

Apa yang seharusnya dia lakukan dalam situasi itu?

Jinwoo!

Haruskah dia mati saja?

Dan jika begitu,

berarti dia mati untukmu. Mau kau tak akan terluka, 'kan?

Kau sungguh tahu bagaimana dia dulu?

Dia kesulitan tidur saat malam, tapi saat tertidur,

dia terbangun karena suaramu yang meminta tolong

di dalam mimpinya.

Karena suaramu yang tak pernah dia dengar dalam hidupnya.

Dahulu,

wajahnya tak berekspresi.

Dia seperti mayat.

Maaf.

Jinwoo dan Seokyung

dahulu sangat saling menyukai.

Dan setelah perpisahan itu,

Jinwoo sangat kesulitan.

AKU MERINDUKANMU, SEOKYUNG

Kau masih suka dia?

Kau mengasihaninya?

Atau itu ambisimu sebagai kurator?

Kau mau menjadikan Jinwoo bintang agar bisa bersamanya lagi?

Kau sungguh masih menyukainya?

EPISODE 13 PENGAKUAN

TELL ME THAT YOU LOVE ME

HUJAN TIDAK AKAN BERHENTI DALAM WAKTU DEKAT

KAU SUDAH TIDAK MENUNGGU DI LUAR, BUKAN?

Moeun!

Dia tidak ada di rumah?

Ya.

Masuklah. Kuantar kau pulang.

Baiklah.

Kenapa kau masih di sini?

Aku punya firasat

bahwa ini akan terjadi.

Kau senang aku menunggu?

Tunggu sebentar.

Kenapa kau terlihat sangat sedih?

Sepertinya aku agak masuk angin.

Aku merasa sedikit lelah.

Sungguh?

Coba kuperiksa.

Kau benar.

Kau memang agak demam.

Biar kunyalakan ini untukmu.

Saat hangat, kau akan merasa lebih baik.

Terima kasih.

Terima kasih.

Saat kali pertama aku datang ke sini untuk menemuimu,

aku bersyukur bahwa kau tidak menanyakan apa pun kepadaku.

Tapi hari ini,

aku merasa sedikit kesepian.

Andai saja kau memilih marah padaku,

akan lebih mudah bagiku untuk berbicara denganmu.

Apa yang kau pikirkan?

Aku berpikir bahwa kau berbohong

saat kau bilang kau baik-baik saja sekarang.

Aku tadinya sangat percaya diri.

Aku ingin tetap di sisimu

sebagai teman dan rekan yang baik,

sambil berpura-pura baik-baik saja.

Tapi kau mengetahuinya.

Jika aku mengatakan ini,

aku tahu kau akan bersikap dingin kepadaku.

Tapi kurasa

aku masih

sangat merindukanmu.

Mungkin aku sedang dihukum.

Kita sudah sampai, Bu.

Kau tak mau pulang? Mau ke suatu tempat dan bersenang-senang?

Tidak.

Terima kasih. Hati-hati di jalan.

Baik.

Selamat malam, Moeun.

Kau juga.

PESAN DARI JUNG MOEUN

PANGGILAN TAK TERJAWAB JUNG MOEUN

AKU BARU SAJA MELIHAT PESANMU

MAAF AKU TERLAMBAT MEMBALASNYA. KAU SUDAH TIDUR?

MAAF AKU TERLAMBAT MEMBALASNYA. KAU SUDAH TIDUR?

BISAKAH KITA BERTEMU HARI INI?

Jinwoo.

Beberapa hari lalu,

Moeun datang menemuiku di sini.

Untuk apa?

Dia bertanya

tentangmu dan Seokyung.

Dia bilang

dia terus mendengar soal itu

dari orang lain.

Hei.

Kau harus berbuat sesuatu

untuk memastikan agar dia tidak mengkhawatirkan itu, mengerti?

Tapi bagaimana caranya?

Aku tak tahu

apa yang dia dengar tanpa aku ketahui.

Pertama,

ceritakan kepadanya tentang dirimu

sebanyak mungkin.

Mendengar soal orang yang kau cintai lewat orang lain

rasanya sungguh menjengkelkan.

"Apakah hanya aku yang tak tahu?"

"Apakah aku tidak penting baginya?"

Dia bisa berpikir begitu

dan merasa sangat terluka.

BISAKAH KITA BERTEMU HARI INI?

Kau marah karena aku terlambat membalas pesanmu kemarin?

Aku tak membawa ponselku, jadi, aku terlambat melihat pesannya.

Maafkan aku.

Aku agak terkejut melihatmu menelepon.

Aku merasa tergesa-gesa,

jadi...

aku menekan

tombol panggil tanpa pikir panjang.

Kau merasa tergesa-gesa?

Apakah terjadi sesuatu?

Apa itu?

Tadi malam...

saat aku sedang menunggu

balasan pesanmu...

aku melihatmu masuk ke sini

dengan seseorang.

Maaf aku tak memberitahumu sebelumnya.

Aku bisa jelaskan.

Aku memahami kesalahpahaman tersebut.

Apa pun alasannya,

seharusnya aku memberitahumu dengan jujur sejak awal.

Aku salah.

Tapi aku tak tahu bahwa dia akan datang.

Dia berdiri di tengah hujan.

Aku tak bisa menyuruhnya pergi begitu saja.

Itu saja.

Aku tidak mengerti apa yang kau sampaikan.

Mari kita bicarakan hal ini.

Aku akan menjelaskan semuanya lagi.

Jangan hari ini.

Nanti saja.

Mari kita bicara nanti.

Moeun, mau minum bir bersama?

Aku tidak minum dulu.

Benar juga. Kau tidak minum karena kau akan segera syuting, 'kan?

Kalau begitu, minum teh?

Setidaknya sedikit teh barli. Aku sangat mengkhawatirkanmu.

Baiklah.

Tentu saja

pasti ada

banyak kebaikan daripada keburukan.

Aku suka saat kami melakukan kontak mata untuk berbicara.

Bahwa kami hanya fokus satu sama lain

agar tidak melewatkan apa pun

dari ucapan masing-masing.

Benar.

Katamu dia mendengarkan dengan cermat.

Ya.

Tapi tahukah kau apa yang aneh?

Apa?

Ketika aku tak tahu bahasa isyarat sama sekali,

meskipun aku tak bisa mengerti apa yang dia katakan,

aku merasa bisa memahaminya.

Apa yang ingin dia katakan

dan bagaimana perasaannya.

Tapi sekarang tidak?

Bahasa isyaratmu sudah lebih baik.

Benar sekali.

Aku tahu lebih banyak kata sekarang.

Tapi kenapa

makin sulit untuk bicara dengannya?

Boleh lihat yang ini?

Aku akan membelinya.

Ini hari terakhirmu bekerja di sini?

Ya.

Ini hari terakhirku.

Kelasmu dimulai sebentar lagi, 'kan?

Aku baru saja pulang dari jalan-jalan.

Kau senggang sore ini?

Kirimi aku pesan kapan saja. Aku akan menunggu.

Halo.

Ini hadiah untukmu yang telah disiapkan oleh pusat seni.

Terima kasih, tapi aku tidak bisa menerimanya.

Aku merasa tak enak.

Pameranmu berjalan jauh lebih baik dari yang kami harapkan.

Kami pantas mengungkapkan rasa terima kasih kami seperti ini.

Jadi, jangan merasa sungkan karenanya.

Dia benar.

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left