Specials

Informace o verzi

49 Sudah Cukup
Komentář od Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tagy

other
Zveřejněno: 2014-04-04
Stažení: 13
Pro sluchově postižené: Yes

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Inilah yang namanya kenyataan.

Sekuat apa pun usahamu, Seirin sudah pasti akan kalah.

Aku tak akan mau kalah dari orang sepertimu yang merendahkan usaha orang lain!

Meski sudah setinggi ini, bolanya tetap tak tersentuh?

Atsushi!

Itu pass!

Sama seperti Murasakibara, aku akan menjaga seluruh area dua angka.

Apa pun yang terjadi, akan kuhentikan mereka.

Ini demi Kak Kiyoshi.

apabila hatimu telah siap

shoudou ga atte

hadapilah segala kebohongan yang ada

usopacchi ni idonde

karena kita berdua adalah tokoh utama dalam lagu cinta ini

boku to kimi to ga shujinko no Love Song

By GRANRODEO

mari melangkah dengan perlahan namun pasti

dondon ikimashou

walau terus menerus disalahkan oleh orang lain

ssuyoki de semeraretanda

dan menjadi bahan tertawaan di antara teman-teman

nakama uchi no warai banashi de wa

selalu merasa khawatir tanpa henti

monmon toshiten daze

itulah yang selalu kulakukan seorang diri di kamarku

jibun no heya itsudatte

sesungguhnya hal itu merupakan pemikiran seorang pesimis

hontou wa yowaki na Peach Mind

sesungguhnya hal itu merupakan pemikiran seorang pesimis

hontou wa yowaki na Peach Mind

apa semua sikapmu karena kau memendam perasaan padaku

ki no aru soburi ka

ataukah semua itu hanya pemikiranku belaka

tada no omoi komi ka

ataukah semua itu hanya pemikiranku belaka

tada no omoi komi ka

namun bagi sang gadis manis itu

baretenda ano ko ni wa

aku hanyalah seorang pemuda yang selalu berusaha

ganbare otoko no ko

kalau terus begini, maka akan jadi kegagalan untuk ke-35 kalinya

kono mama jya sanjuu go renpai

kalau terus begini, maka akan jadi kegagalan untuk ke-35 kalinya

kono mama jya sanjuu go renpai

aku akan menjadi pria sejati bila itu demi dirimu

kimi dake no boku wa Go to Guy

wahai bintang idolaku, yang selalu berubah-ubah

hengenjizai no Magical Star

akankah kau keberatan bila kau tak berubah untuk sekali ini saja

idai naru manneri datte iin jyanai

apabila kesedihan yang kau rasakan saat ini

itomero aosa wo

adalah karena cinta yang masih belum terbalaskan

mada michinu koi naraba

mada michinu koi naraba

maka akan kuberikan

zenbu ageruze

seluruh sumpahku padamu

kimi ni chikau

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sudah Cukup

Quarter 49

Apa? Kau serius, Kiyoshi?

Ya. Untuk dua menit terakhir. Tidak, satu menit juga cukup.

Tolong lakukan sesuatu agar aku bisa bergerak.

Kau benar-benar ingin kembali bermain?

Tapi dipikir seperti apa pun, itu terlalu nekat namanya!

Aku mengerti.

Tung- Pelatih?

Apa kau yakin, Riko?

Bicara apa kau ini?

Sekalipun coba kuhentikan, kau pasti akan tetap memaksa, 'kan?

Jadi, Tsuchida dan Koganei, kuserahkan komando tim pada kalian.

Apa?

Beri aku waktu tiga menit.

Selama aku pergi, tolong atur taktik permainan.

Itu 2-3 Zone!

Mereka menggunakan formasi yang sama dengan kita?

Apa dia bermaksud untuk menjaga seluruh wilayah dalam, sama seperti Atsushi?

Mereka khawatir terhadap serangan dari luar?

Tekanan yang timbul dari formasi seperti ini, biasanya akan sangat menakutkan.

Tapi itu kalau kalian melawan tim biasa!

Celaka!

Itu alley-oop!

Murasakibara!

Yang perlu kulakukan hanyalah melakukan pass.

Karena,

center kami adalah Murasakibara.

Kagami!

Apa kau mengira akan bisa menghentikanku seorang diri?

Jangan terlalu besar kepala, Kagami!

Kalau untuk memenangkan pertandingan ini, maka aku akan melakukannya!

Aku pasti akan menghentikanmu.

Lagi-lagi Stealth Full-Court Man-to-Man Defense!

Mereka semua langsung menyerang setelah mengoper bolanya pada Himuro!

Jangan-jangan, dia mau melakukan one-on-one melawan Kagami?

Takkan kubiarkan lewat!

Kalau kau memang bisa, maka coba saja menghentikanku!

Yang benar saja?

Padahal fake-nya yang biasa saja sudah hebat, tapi yang ini lebih cepat lagi!

Murochin, berhenti!

Halo.

Mereka pindah dari full-court ke half-court.

Seirin memaksakan diri mereka untuk menggunakan formasi yang sama dengan kita, ya?

Sepertinya Taiga benar-benar berniat untuk menjaga wilayah dalam seorang diri.

Dia memang nekat seperti biasa.

Tapi yang seperti itu namanya bukan berani.

Tapi menganggap remeh, tahu!

Himuro, pass!

Aku tak suka.

Celaka!

Terserah kau ingin menjaga siapa,

tapi aku tak suka kalau kau berpikir bahwa kau bisa menghentikan semuanya seorang diri!

Kagami!

Rahasia dari Mirage Shot miliknya adalah, melepas bola sebanyak dua kali di udara!

Pelepasan pertama, dilakukan sebelum dia mencapai titik tertinggi lompatannya,

dia melepas bola secara tegak lurus di udara.

Selanjutnya dia menangkap dan melepasnya kembali.

Kalau pemain biasa yang melakukannya,

maka hanya akan terlihat jelas kalau dia melepas bolanya sebanyak dua kali.

Tapi, bagi Himuro yang bisa membuat sebuah fake terlihat seperti shot sungguhan.

Kalau Himuro yang memiliki kemampuan seperti itu yang melakukannya,

maka pelepasan yang pertama akan menciptakan bayangan,

sehingga menyembunyikan bola pada pelepasan keduanya.

Dengan kata lain, untuk menghentikannya, aku harus sengaja terlambat melompat saat melakukan block!

Dia sudah menyadari rahasia di balik shot itu!

Aku sudah tahu, kalau kau menyadarinya!

Dia langsung melempar bolanya pada saat pelepasan pertama!

Kaukira yang kulakukan hanyalah trik lemparan biasa?

Aku ini, bisa menyesuaikan lemparan bolaku berdasarkan kapan lawanku melompat!

Jadi percuma saja meski kau sudah menyadari triknya.

Tak ada yang akan bisa menyentuh Mirage Shot.

Kalau begini terus kita bisa kalah. Tapi...

Seandainya saja aku bisa memasuki Zone seperti saat menghadapi Aomine...

Si bodoh itu sedang apa, sih?

Eh?

Kelihatannya Seirin bisa bertahan, ya?

Kira-kira yang akan jadi lawan kita besok siapa, ya?

Kita sendiri juga masih belum maju ke babak berikutnya, 'kan?

Jangan lengah. Kuhajar kau nanti!

Formasi pertahanan Seirin 2-3 Zone, ya?

Tumben sekali.

Center mereka, Kiyoshi tak ikut bermain?

Kenapa Kagamicchi berjaga di tengah-tengah?

Selain itu, sepertinya dia...

Phantom Shot tak pasti selalu masuk.

Mustahil memasukkannya kalau dilakukan berulang kali!

Inti dari pola serangan Seirin telah roboh.

Ditambah lagi, mereka tak bisa berbuat apa-apa setelah Full-Court Defense mereka ditembus.

Kalau begini terus...

Yosen

Seirin

Selisihnya semakin bertambah, ya.

Satu orang saja sudah sulit, apalagi dua!

Bagaimana cara menghentikan mereka?

Sudah kuduga, ini terlalu sulit baginya.

Apa Kagami benar-benar punya rencana tertentu?

Aku bukannya berpikir kalau dia tak punya rencana,

hanya saja aku merasa, kalau kita tak bisa terus melakukan ini.

Dasar si bodoh itu.

Kalau begini terus, mereka bakalan kalah.

Apa?

Aku tahu pasti apa yang sedang dia pikirkan saat ini.

Dia pasti sedang berharap untuk memasuki Zone.

Tapi, kalau begini terus dia tak bakalan bisa masuk Zone lagi seumur hidupnya.

Apa maksudmu?

Zone itu, lebih sulit dimasuki untuk kedua kalinya dibandingkan untuk pertama kalinya.

Alasannya, karena kau sudah pernah merasakan bagaimana rasanya berada dalam Zone sebelumnya.

Singkatnya, setelah tahu bagaimana rasanya saat segala sesuatu berjalan sesuai keinginanmu,

sudah sewajarnya kalau kau jadi ingin merasakannya lagi.

Tapi, pemikiran itu hanya akan mengganggu.

Akibatnya kau tak akan bisa memasuki kondisi konsentrasi penuh,

yang dibutuhkan untuk memasuki Zone.

Untuk memasuki Zone, kau tak boleh berkeinginan untuk memasukinya.

Kagami!

Out of bounds! Bola hitam!

Sial.

Apa-apaan kau ini? Benar-benar menyedihkan.

Kise.

Kise.

Kisechin.

Eh? Kukira kau kenalanku, ternyata bukan, ya.

Kau ini siapa?

Hah? Bicara apa kau-

Aku ini tak kenal, sama orang bodoh yang bergantung pada sesuatu saat bermain basket.

Kelihatannya, kami bakalan menghadapi Murasakibaracchi di semifinal nanti, ya.

Mohon kerja samanya, ya.

Itu sudah pasti.

Tapi karena saat ini pertandingan masih berjalan,

jadi tolong jangan bicara denganku.

Entah kenapa,

orang yang kukenal saat latih tanding waktu itu jauh lebih seram dibandingkan denganmu, loh.

Bergantung pada sesuatu?

Memangnya kapan aku pernah bergantung pada sesuatu saat main basket?

Yang kulakukan waktu itu hanyalah bertanding dengan modal nekat semata.

Kalau dibandingkan, dulu aku jauh lebih lemah, dan juga tak bisa memasuki Zone.

Itu sudah sewajarnya, tapi meskipun begitu...

Kagami?

Kuroko, apa kau pernah memasuki Zone?

More Indonesian subtitles for Kuroko's Basketball

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left