Prvních 200 řádků.
Sebelumnya di Young Sheldon...
Silakan menaiki Penerbangan 622, langsung menuju Frankfurt.
Itu pesawat kita.
Saat ini, warga disarankan untuk berhati-hati.
Ayah, aku takut.
Semuanya, ikuti aku! Ayo.
Tidak ada yang menjawab di rumah nenekmu juga.
Aku mulai sedikit khawatir.
Apa ini?
Keajaiban.
Aku akan menjadi lebih baik. Aku berjanji.
Aku tahu itu.
Astaga.
Connie, aku sangat sedih.
Uangku.
Tenanglah.
Jangan menyuruhku tenang! Bantu aku memungutnya.
Baiklah.
MALAM HARINYA...
Kenapa kau tersenyum?
Semua boneka hewanmu terbang ke Oklahoma.
Kabar baik.
Pakaian dalammu ketemu di pohon.
Itu milik nenekmu.
Kau menemukan popok?
Ya, tapi hanya satu.
Gunakan dengan bijak.
Baiklah. Terima kasih.
Baiklah.
Mary?
Mary, biarkan aku selesai bicara.
Semua orang baik-baik saja.
Syukurlah.
Jadi, rumahnya baik-baik saja?
Rumah kita baik-baik saja.
Apa maksudnya?
Rumah ibumu...
hilang.
Hilang ke mana?
Ke mana-mana.
Apa? Kenapa kau tak segera meneleponku?
Jaringan telepon mati, Sayang.
Itu bukan alasan.
Kau benar, maafkan aku.
Tapi sekali lagi, tidak ada yang terluka.
Ya? Mandy dan bayinya menginap di rumah kita, ibumu di rumah Dale.
Baiklah. Aku akan tanya maskapai kapan penerbangan berikutnya.
Kenapa? Untuk apa?
Untuk membantu.
Tidak ada yang bisa dilakukan. Aku bisa mengendalikannya.
Hei, di mana seprai lainnya?
Kita punya seprai lain?
Ada di lemari linen.
- Kita punya lemari linen? - Ya. Aku harus pulang.
Sheldon takkan senang dengan itu.
George, kapan dia pernah senang?
Ini pretzel terlezat yang pernah kumakan.
Ya!
Apa maksudmu asuransiku tak menanggung tornado?
Baiklah, ini hurikan.
Tidak?
Lalu, untuk apa aku membayarmu?
Baiklah, itu dia. Ini banjir.
Semuanya basah. Apa bedanya?
Aku ingin bicara dengan penyeliamu.
Hei, ada apa?
Asuransiku tak menanggung tornado.
Bilang saja ini hurikan.
Sudah.
- Banjir? - Aku sudah mencobanya.
- Wabah belalang? - Kau tak membantu.
Dengar, ayolah.
Selama apa pun kau membangun kembali rumahmu,
kau selalu bisa tinggal di sini bersamaku.
Terima kasih.
Astaga, aku tak mau menumpang.
Aku akan membayar uang sewa.
Bagus.
Rumahku baru saja terbang. Kau seharusnya menolak!
Kau menawarkan.
Georgie, Mandy, sarapan sudah siap.
Ayah, ada orang lain di rumah ini.
Ayah baru masuk.
Aku melihat Ayah membawa koran.
Ini bukan perpustakaan, cepat selesaikan.
- Selamat pagi. - Telur ada di meja.
Ini roti panggang, bakon menyusul.
Kau menjadi Ibu.
Katakan lagi, kau buat sendiri makanan siangmu.
Kau juga sensitif seperti Ibu.
Missy, Ayah bilang sebentar lagi!
Ini Mandy.
Aku segera keluar.
- Aromanya enak. - Silakan ambil.
Kau akan menjadi ibu yang baik suatu hari nanti.
Terima kasih.
Apa bedanya dengan ucapanku?
Kau bilang ibu kita, dia bilang seorang ibu.
Sangat berbeda.
Tidak.
Kamar mandi kosong.
Ayah sudah cuci tangan?
Sudah.
Ayah?
- Apa ini? - Makanan siangmu.
Kita baru terkena tornado, aku tak akan bekerja.
Maka kau akan membantuku membersihkan rumah.
Astaga, seolah-olah Ibu tidak pernah pergi.
Maaf, seolah-olah seorang ibu tidak pergi.
Bagus.
Bagaimana jika kita membeli bahan makanan
kebutuhan bayi, atau kebutuhanmu?
Baiklah, bagus.
Aku hanya punya pakaian dalam nenekmu.
Ayah menjaga CeeCee.
Siapa yang menjadikanmu bos?
Baik, hanya bertanya.
Jeff, lihat yang kutemukan di kebun.
Astaga. Itu uang yang banyak.
Sebanyak 1.230 dolar!
Itu pasti terbang dari rumah Connie.
- Kita tak tahu itu. - Robin, ini harus dikembalikan.
- Kenapa? - Apa maksudmu kenapa?
Itu yang umat Kristen lakukan.
Kau sendiri yang bilang dia punya tempat perjudian ilegal.
Benar.
Kau pikir itu kebetulan
hanya rumahnya di jalan kita yang roboh?
- Mungkin saja. - Atau itu bisa menjadi pertanda.
Lihat uang ini. Katanya, "Siapa yang harus dipercaya?"
Aku melihatnya.
Aku membawakan Ibu wiener schnitzel.
Terima kasih.
Aku sudah cicipi, menjijikkan.
Shelly, duduklah.
- Kenapa? - Duduk saja.
Ibu tak tahu cara mengatakan ini selain mengatakannya saja.
Kita harus pulang.
Tidak, siapa yang sekarang dijajah Jerman?
Tidak, bukan begitu.
Ada tornado di rumah.
Semua orang baik-baik saja, tapi rumah nenekmu hancur.
Tapi semua baik-baik saja, itu pasti?
Berkat Tuhan, ya.
Ibu berterima kasih kepada Tuhan yang mengirim tornado?
Ibu tak ingin bertengkar. Kita harus pergi.
Kenapa?
Sayang, nenekmu kehilangan rumahnya.
Aku yakin dia punya asuransi.
Bukan itu intinya.
Apa intinya? Apa yang kita lakukan setiba di sana?
Entahlah.
Hadir di sana, menghibur, membantu.
Aku, membantu? Ibu lucu.
Sayang sekali, kita akan pergi.
Kelas dimulai besok. Aku takkan ke mana-mana.
Sheldon, jangan membantah Ibu. Kau akan pulang.
Ibu, orang Jerman terobsesi dengan aturan
dan tak bisa bercanda. Ini rumahku.
Kau tahu? Kurasa tornado itu ada hikmahnya.
Apa itu?
Kau diterbangkan ke tempat yang seharusnya.
Maksudmu, menghancurkan rumahku
agar kau bisa bercinta tengah hari?
Tidak.
Ya.
Bercinta dan hidup bersama.
Aku tak mau hidup bersama, ini sementara.
Cukup berani untuk wanita yang tak punya asuransi tornado.
Tidak, ayolah, aku bercanda.
Kau pikir aku bodoh
hanya karena aku tak punya asuransi tornado?
Kita tinggal di Texas.
Aku tinggal di sini sekarang.
Baik, Georgie dan Mandy tidur di kamar Sheldon.
aku di kamarku,
Meemaw di kamar Ibu dan Ayah.
Ayah di garasi.
Kenapa Ayah dapat garasi?
Mau bayi atau wanita tua ini yang tidur di luar sana?
- Hei. - Aku membantumu.
Kenapa tidak sofa saja?
- Memangnya kau muat di sofa? - Hei.
Mungkin Meemaw bisa tidur di kamar Sheldon,
Mandy dan aku bisa tidur di kamar Ibu dan Ayah
dengan ranjang lebih besar.
Sungguh? Kau ingin tidur di kasur tempat kau dibuat?
Tunggu, kau memakai kasur yang sama selama 18 tahun?
Tak ada yang salah dengan itu. Itu Sealy!
Kami di kamar Sheldon saja.
Baiklah. Aku akan tidur di garasi.
Hei, Ayah akan tidur di kasur tempat CeeCee dibuat.
Diam.
Apa ini?
Dia cantik, ya?
- Seberapa besar benda itu? - Dua puluh tujuh inci.
Bukankah aku seharusnya dilibatkan dalam pengambilan keputusan ini?
Kau boleh memutuskan tontonan pertama kita.
Aku tidak yakin aku nyaman dengan ini.
Kalau begitu, aku akan memutuskan.
No comments yet. Be the first to leave one.