Prvních 199 řádků.
KHUSUS KARYAWAN
Selamat malam, Tuan dan Nyonya. Selamat datang di Trieste, Italia.
Sepertinya ada badai yang datang dari Laut Adriatik
dan seorang agen CIA yang hilang di kamar 620 Grand Hotel Castelletto.
Ini markas besar London.
Siaran langsung sudah mengudara
dan kita siap beraksi.
Ini Faraday. Tim penjemput di lantai enam.
- Agen Hall, tim sudah di tempat. - Dimengerti, Bos.
Tim penjemput, beri sinyal saat kalian sudah sampai.
Empat puluh detik, aku ingin semua bergerak cepat.
Tim kendaraan, bersiap untuk bergerak.
Ya, kami siap.
Ingat, aku ingin si berengsek ini hidup-hidup, Brennan.
Ya, kenapa? Dia pemain andalan di tim softball CIA-mu?
Kami siap.
Usahakan tak menembak, ya.
Apa kau mau bayar tagihan minibarnya juga?
Ya, ya. Minta struknya. Nanti Langley yang akan bayar.
Oke, Semuanya. Bersiap.
Faraday, masuk sekarang.
- Cepat berlutut! - Cepat tiarap!
Area aman.
- Jangan tembak! - Kontak, dengan target.
Aman!
Tolong, tolong.
Sudah diikat dan siap dibawa.
Dikonfirmasi. Dapat cakram kerasnya.
Lakukan ekstraksi.
Aku berubah pikiran.
Aku bermaksud ke kedutaan dan menyerahkan diri.
Kabar baik. Kita menghemat waktumu.
Kami lewat tangga darurat.
Bersiaplah, Rayner. Mereka datang.
Dimengerti.
Lima detik sampai pintu keluar.
Menunduk!
Ulangi sekali lagi.
Apa yang terjadi?
Rayner tewas. Pintu keluar berbahaya.
- Lewat pintu belakang. - Dimengerti.
Apa yang terjadi?
Ayo cepat!
Selanjutnya apa?
Titik ekstraksi cadangan di kanal!
Jangan sampai kehilangan intel itu, Brennan.
- Dia tertembak! - Glover gugur!
Minta bantuan! Siapa itu?
Kami diserang!
Dengar. Tunggu di sana. Bantuan akan tiba dalam lima menit.
- Bisa ke kanal tiga menit. - Jangan. Tidak aman.
Serius, Rox. Percayalah padaku.
Oke. Lanjutkan.
- Jalan! - Ayo bergerak! Ayo!
- Keluarkan dia! - Awasi jalanan!
Astaga! Ayolah!
Faraday, kau dengar? Nick, kau dengar?
Ada yang dengar? Siapa saja?
- Faraday, di mana lokasimu? - Nick, kau di mana?
Aku di titik ekstraksi. Aku bersama aset.
Kini saatnya kita beralih ke Dan untuk mendengar berita saat ini di Jersey.
Terima kasih, Mitch. Aku, Dan Farrell.
Kau bisa mengikuti tim cuaca kami di...
- Ah, sial. - Aku buatkan kau kopi.
Terima kasih.
Untuk dibawa.
Kau mengusirku?
Aku terlalu tua untuk basa-basi di pagi hari, Michael.
Tadi malam menyenangkan, tapi ini bukan tadi malam lagi.
Astaga, Nicole. Dingin sekali.
Hei. Saat bertemu, pernah menyangka kita akan bercinta?
Ah, aku adalah guru bahasa Inggris kelas tujuhmu, Mike. Jadi, tidak.
Kau selalu meluluskanku.
Hei.
Lihat dirimu. Kau masih saja mendidikku bertahun-tahun kemudian.
Sampai jumpa nanti, ya?
Aku harap begitu!
- Hei, Gary. - Mike.
- Hai, Ibu. - Hai, Sayang.
Jas yang bagus. Kau masih kerja di kota?
Gary bekerja di bank.
Sebagai teller?
Sebagai manajer.
Oh.
Bu Hoffman.
- Hai, Bu. - Nicole Hoffman?
Ya ampun, Ibu seperti Polisi Federal. Mata Ibu di mana-mana?
Tidak ada rahasia dari ibumu. Tidak di Jersey.
Apa Gary-nya masih bekerja di bank?
Tidak, dia dipecat.
Sekarang dia menjual hot dog di luar The Rock. Agak menyedihkan, sebenarnya.
Kapan tanggal pernikahan Ronnie?
Beberapa minggu lagi.
Tidak, Ibu harus tahu tanggal pastinya. Ibu harus membuat janji temu.
- Untuk apa? - Untuk salon kuku yang tepat.
Kita harus memesannya terlebih dulu.
Ibu tak mau dipasangkan dengan Josie.
- Oh, bukan Josie, ya? - Jangan sok pintar, Nak.
- Kapan pernikahannya? - Dua minggu dari hari Minggu. Dah.
Bu Hoffman?
Nona Hoffman, kalau tidak keberatan. Dan ya, pernah. Dua kali.
- Wow. - Atau setidaknya satu setengah kali.
Aku tidak mengingatnya di sekolah.
Kalau kau tidak membolos setiap hari, mungkin kau akan ingat gurumu.
Kalau kau suka wanita yang lebih tua, aku kenal beberapa wanita cantik
yang main mahyong dengan nenekku di pusat rekreasi.
Aku ingin mengencani nenekmu.
Tentu, kalau kau mau makan malam di sore hari.
- Oh! - Kenapa telat sekali?
Oh, jangan, jangan, jangan.
- Biar ini aku yang bayar. Jangan. - Apa? Hei, kau 'kan juga orang miskin.
Pertama-tama, tak ada yang semiskin kau. Kau bahkan tak memperhatikan.
Kedua, aku dapat uang muka hari ini, jadi aku bisa bayar.
Terima kasih, Mike.
- Baiklah. Aku ingin ke toilet! - Baiklah, pergilah.
Aku tidak tahu kau dapat uang muka, Mike. Baguslah.
Kenapa dia bodoh dan jelek? Tidak ada uang muka. Aku sangat miskin.
Billy dipecat, jadi kita semua akan patungan.
Ayo. Keluarkan uangmu.
Jujur saja, Rox. Aku tidak yakin kenapa harus dia.
Aku punya firasat baik tentangnya, Bos.
Kalau dia seperti orang yang kuingat, dia adalah orang yang kita butuhkan.
Hei, Jimmy. Aku mau lagi.
Baiklah, Mike.
Orang pertama yang mengambil kacang dari belakang bar
harus membelikan minuman.
Astaga.
Hai, Mikey.
Roxanne Hall. Sedang apa kau di sini?
Kelihatannya sedang apa? Aku mau minum!
- Jadi, kau di sini sendirian? - Ya.
- Eh... - Tidak.
Berkencan?
Eh, maaf, hanya saja... Hanya saja ini semua sangat mengejutkan.
Yang mengejutkanku adalah model rambutmu masih sama sejak SMA.
Hei, hei, jangan menyinggung rambutku.
Pesan dua seloki.
- Baik. - Sudah bisa minum alkohol?
Aku selalu bisa minum alkohol.
Aku punya tuksedo bekas muntahan sebagai bukti, tapi aku...
Tunggu, kau masih menyimpan tuksedomu dari SMA?
- Ya. - Benarkah?
Dan masih pas.
Oh.
Ini sangat gila. Maksudku, aku...
Aku membayangkan kau berjalan melewati pintu itu ribuan kali.
- Apa seperti yang kaubayangkan? - Dalam pikiranku
kau selalu pakai bikini, tapi...
Jadi, apa kau masih menari di luar pusat rekreasi?
Setiap Sabtu. Dan kau tahu? Para gadis masih menyukainya.
Aku tidak ingat ada gadis yang menyukainya.
Isabelle Mingarelli?
- Dia menyukaimu karena aku menyukaimu. - Tidak, dia menyukai gerakanku.
Kau tahu 'kan gaya...
Ya ampun. Dia punya enam anak dengan Matty Museo.
- Wow. - Dan dia sedang hamil.
Bagaimana denganmu?
- Aku kenapa? - Punya anak?
"Punya anak"? Tidak, tidak punya. Kau punya?
Entahlah. Setahuku tidak.
Ah!
- Sepertinya kau tak ahli lagi. - Astaga.
Aku lupa betapa enaknya kentang disko ini.
Ah, kau melupakan banyak hal baik saat kau mulai kuliah.
Kurasa Patterson tidak cocok untukmu.
Aku rasa aku tidak cocok kuliah.
Aku sudah mendengarnya.
Benarkah?
Apa yang kaudengar?
Kudengar kau bertengkar dengan point guard tim basket semalam sebelum final.
Kau patahkan rahangnya dan diusir.
Yah, sebenarnya dia itu center , dan kupatahkan hidungnya.
Yah, kau tak bisa mengubah gadis Jersey.
Tidak. Tunggu. Yang terjadi adalah dia mengajak sahabatku berkencan.
Sahabatku tidak mengingat apa pun paginya.
Orang-orang di sekolah tidak peduli, jadi... yang terjadi, terjadilah.
Jadi, kau membuang peluang kuliahmu?
Tidak.
Aku menukarnya.
Untuk apa?
Untuk melakukan apa yang benar.
Bagaimana kalau kita sudahi saja?
Apa? Tidak. Kita baru bersenang-senang. Sekarang kau mau pulang?
Bukan menyudahi malam ini, Mike.
Maksudku, ayo...
Ayo kita ke tempat lain.
Oh.
Oh, sial!
Wah!
Kalau tahu akan melakukan Gumball Rally, aku tidak makan banyak kentang disko!
Wow, lihat tempat ini.
Kau ingat bangku yang di sana?
Di sana pertama kali kau menyatakan cinta.
Kau tahu, aku selalu berusaha melakukan hal romantis seperti itu.
Apa pun untuk membuatmu tersenyum.
Oh! Aku harus... Aku harus menerimanya. Kalau ini tidak penting...
- Mike. - Aku hanya butuh satu detik. Satu detik.
Oh...
Tunggu.
No comments yet. Be the first to leave one.