V/H/S/HALLOWEEN

V/H/S/HALLOWEEN

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

V H S Halloween 2025 1080p AMZN WEB-DL DDP5 1 H 264
V H S Halloween 2025 WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
Komentář od AssunZain
1.54.42 | tersedia sub warna kuning | support di https://trakteer.id/ZainSubs/tip

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2025-10-09
Stažení: 279
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

HANYA UNTUK INTERNAL

Hari ini Anda akan bertemu beberapa orang.

Anda bisa perkenalkan diri. Aku rasa itu akan membantu.

Ya. Siapa nama Anda tadi?

- Oh, Linda. - Linda.

RUANG TUNGGU

Luar biasa.

Halo. Blaine.

Baiklah.

Senang menyambut kalian semua. Sudah siap coba sodanya?

Baik. Sampai jumpa lagi.

Terima kasih.

UJI COBA DIET PHANTASMA 02 OKTOBER 1982

Halo, Nomor 37.

Ah, halo.

Kami sangat senang bisa menguji produk baru kami di Inggris,

dan kami senang Anda menjadi bagian dari perjalanan kami.

- Terima kasih. - Hebat.

Anda suka minuman bersoda?

- Eh, tentu saja. - Bagus.

Sekarang, di depan Anda adalah sampel produk baru kami.

Namanya "Diet Phantasma."

Semacam minuman diet?

Percayalah, Nomor 37.

Rasanya sama persis seperti Phantasma asli.

Sekarang...

Kenapa ada banyak kabel menempel di tubuhku?

Tolong jangan menyela.

Soal kabel-kabel itu...

Anda tidak perlu khawatir. Itu hanya untuk...

para ilmuwan kami mengambil data.

Baiklah.

Sempurna.

Silakan buka kalengnya,

dan nikmati sensasi hantu yang menghantui,

dari Diet Phantasma.

- Sekarang? - Benar.

Maksud aku, sekarang juga.

Oke...

Rasanya seperti...

Tolong!

Inisiasi lonjakan 31.

Panggil petugas kebersihan!

Oke. Nyala? Ya. Lakukan saja.

Seksi.

Keren abis.

Buka saja.

Gila banget.

- Maaf. - Isap saja.

Lagi dicoba.

Selamat datang di Halloween terakhir di planet Bumi,

sebelum kita jadi orang dewasa membosankan yang bayar pajak.

Iya, kan?

Kita mau kuliah, bukan ke panti jompo.

Tidak, aku harus melihat sahabatku, Kaleigh,

berubah jadi robot Yale di depan mataku,

sementara aku membusuk di MCC.

Katakan pada kami,

apa kau sekarang terlalu keren untuk kami, Kaleigh Franklin?

Sebagai calon mahasiswi Yale '09,

ya, tentu saja. Makasih sudah bertanya.

Bercanda. Aku sayang kamu. Jangan marah.

- Marah? - Iya, marah.

- Marah? - Kamu yang bikin marah.

Aku merekam ini untuk kebaikan kita, oke?

Diri kita di masa depan akan melihat ini,

dan ingat rasanya menjadi legenda,

sebelum payudara kita mulai kendur.

Kamu ini kenapa, sih?

Kamu memang yang paling parah.

Otakmu harusnya diteliti orang.

Ayolah. Halloween terakhir, sialan.

Baiklah.

Oke, tapi... Jangan sampai ketahuan!

Apa? Memangnya polisi...

- Ya Tuhan! - Anjir!

Ibu akan menangkapmu!

- Ibu akan menangkapmu! - Yang benar saja?

Serius?

Kalian sudah terlalu tua untuk minta permen.

Dia akan membuatmu menghilang selamanya, dasar nenek sihir jelek.

Memangnya nenek sihir akan mengubahku jadi bayi cengeng sepertimu?

Muka sialan!

Iya, betul kata dia!

Di mana orang tua kalian?

Ibu itu tidak nyata!

Ya Tuhan.

Serius. Kamu suka teriak-teriak ke anak 8 tahun?

- Iya, suka. - Oke.

Memangnya kenapa? Mereka benci perempuan. Lagi pula, nenek sihir jelek? Helo.

Kamu sendiri yang bicara soal payudara kendur.

Ya, suka atau tidak, itu fakta, oke?

Astaga. Mau minta permen tidak?

Sudah waktunya jadi bayi.

Permen atau diisengin, Pak!

Permisi.

Kalian tidak terlalu besar untuk melakukan ini?

Maksud Bapak? Aku kan cuma seorang bayi.

Aku tidak tahan. - Ambil. Lari, lari, lari, lari!

Hei!

Lari, lari!

Tidak. Lacie. Astaga!

"Silakan ambil satu"?

- Ya ampun. Ambil semua.

Ya ampun. - Ambil semua.

- Terima kasih, Ratu. - Terima kasih, Sayang. Nona.

Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu!

Terima kasih.

Goda dia.

Goda dia.

Ya Tuhan.

- Menurutku Danny manis. - Oke.

- Kalau Matt tidak. - Ya, masuk akal.

Dengan rambutnya yang menipis itu.

Setelah Halloween tahun lalu,

aku tidak mau mereka sendirian di luar.

Gadis itu baru 18 tahun.

- Masih anak kelas tiga. - Trick or Treat!!

Hei, kau dengar? Itu terjadi di lingkungan ini.

- Hah? - Diam. Dengar.

Gadis dari sekolah Brighton yang hilang saat Halloween lalu.

- Ingat, tidak? - Oh, iya, benar!

Yah, dia cari masalah sendiri pakai kostum pemandu sorak murahan.

Kamu pernah baca tulisan feminis tidak, sih?

- Astaga, Kaleigh. - Pernah baca buku?

Turun. Turun. Bukan, kelewatan.

Naik dikit. Astaga. Bagi dua. Tengah. Tengah.

Bukan, oke, pas, oke, sempurna.

Siap? 5, 6... Siap, siap.

- Oke, barengan! - Permen.

- Oke, barengan. - Semangat Halloween.

Jangan lempar permennya. Ini permen suci.

Sobat.

Bisa tukar? Aku tidak suka yang ini.

Tidak.

- Kenapa? Baiklah. Kamu mau yang mana?

- Tidak tahu. - Ya sudah, lihat saja.

Jangan diludahin. Ayolah, kawan.

Sial.

Apa?

- Kok kita bisa kelewatan rumah itu? - Tidak tahu.

- Sialan. - Anjir.

Mereka pasti punya permen ukuran besar. Ayo!

Sial.

Gadis itu tidak mau permen?

Terus? Siapa peduli? Lebih banyak buat kita.

- Ayo! - Ya Tuhan.

Cepatlah! Larimu seperti nenekku!

Jahat sekali.

Cepat sedikit. - Iya, ini datang.

"Permen atau diisengin."

Halo?

Terserah. Ada orang di rumah?

Sudah, ayo kita pulang saja.

Apaan, sih.

Oke. Membosankan.

Seram banget, kawan. Aku harus memeriksanya.

Tidak, aku serius... Aku tidak mau masuk ke sana.

- Jangan jadi penakut, Kaleigh. Ayolah. - Hei.

Aku tidak mau kita berakhir seperti gadis pemandu sorak itu.

- Ayolah. - Bisa berani sedikit tidak?

Ayolah. Ini jelas-jelas seperti rumah hantu. Keren.

Tidak, ini lebih mirip rumah pembunuhan.

Dasar penakut.

Jangan kasar.

Sobat, Halloween terakhir!

Bukan urusanku. Aku tidak mau masuk, oke?

Oke, baik. Astaga. Aku akan bersenang-senang sendiri.

Serius? Dah!

Lacie!

Apa-apaan, sih?

Seram.

Hei, kamu tidak merasa aneh?

Berikan padaku.

Di sini bau mayat, sungguhan.

Menjijikkan. Apa ini?

Kurasa ini seperti susu atau semacamnya?

Bagus. Oke. Ya.

Bisa kita pergi sekarang? Atau kau mau mencicipinya?

Ih, menjijikkan.

Kaleigh, ada tema di sini. Obsesi aneh dengan bayi.

Tidak. Tidak, tidak. Ayo keluar dari sini. Ayo.

Tetap di belakang. Jangan tarik aku.

Pegang ini. Hei.

Tuh, kan. Kubilang juga ini rumah hantu.

Permisi, Bu. Bisa tolong minggir?

- Kami ingin pergi. - Ya Tuhan, diam, Kaleigh.

- Biar kuambil permennya. - Tidak, jangan.

Apa?

- Tunggu, apa? - Ya Tuhan.

Pintunya. Hei!

- Nyalakan lampunya. - Aku tidak bisa lihat apa-apa.

Tidak. Apa yang terjadi? Kau lihat itu? Apa itu?

- Ya Tuhan. - Nyalakan lampunya.

Tolong nyalakan lampunya. Tenang.

- Lacie, aku tidak... - Oke, ini cuma lelucon atau semacamnya.

- Atau seni pertunjukan. - Kelihatannya hidup.

Mengerikan.

Apa-apaan lagi ini?

Sial...

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left