Prvních 200 řádků.
BERDASARKAN KARAKTER DARI DC DAN NOVEL GRAFIK
CRISIS ON INFINITE EARTHS OLEH MARV WOLFMAN DAN GEORGE PEREZ
Berhasil. Tingkatkan.
Cangkangnya tumbuh!
Lebih buruk. Zirah.
Dia beradaptasi lagi.
Tidak. Apa yang aku telah perbuat?
Sekarang
matilah.
Ketemu?
Belum, Shayera. Tapi dia ada di sekitar sini.
Aku masih tak mendeteksi tanda kehidupan, kecuali kita.
Kita sudah melakukan ini selama berpekan-pekan.
- Aku tak akan menyerah. - Aku juga.
Aku hanya mau bilang
menyusuri 5,9 sekstiliun ton metrik planet yang hancur...
Tunggu.
Aku menemukannya!
Aku segera ke sana.
Hawkgirl ke Satelit, aku menemukannya!
Di sini.
- Diana! - Apa dia...
Jika memang begitu, aku membuang banyak waktu di sini.
Dia belum mati. Tak mungkin. Kurasa itu mustahil.
Clark, penglihatan panasmu.
Sulit kupercaya.
Kami sudah mencarimu selama delapan bulan.
Diana, syukurlah kau baik-baik saja!
Syukurlah? Untuk "karunia" ini?
Miliaran orang mati di sekitarku.
Tak ada yang pantas menanggung ini.
Diana, maafkan aku.
Apa yang terjadi? Di mana kita?
Bersiaplah.
Ceritanya panjang.
Diana, selamat datang di The Bleed.
Ini dimensi labil yang ada di luar Multisemesta.
Bukan bagian dari mana pun.
Padang Asphodel.
Ya, semacam limbo.
Seperti sekoci penyelamat. Sekoci yang mulai bocor.
Kami menemukan ini di pekan kedua.
Tak ada goresan sedikit pun.
Itu memberi kami harapan.
Dan harapan
adalah sesuatu yang sangat kita butuhkan saat ini.
Aku tak mengerti. Apa yang terjadi di sini?
Hukum fisika tak berlaku di The Bleed
karena itulah letaknya di luar dimensi
dan untungnya, tersembunyi dari Anti-Monitor.
Makhluk yang mencoba membunuh kita.
Sayangnya ada banyak hukum lain yang juga tak berlaku.
Tempat ini tak bisa dibilang stabil.
Ruang dan waktu bertabrakan di sini.
Masa lalu dan masa kini Bumi terus berubah.
Sumber dayanya kurang untuk bertahan hidup.
Banyak Bumi yang tak bisa diakses.
Bencana alam sangat umum terjadi
dan justru aneh jika tak ada bencana.
Tak bisa untuk bertahan hidup.
Apa yang kita lakukan selanjutnya?
Itu pertanyaannya.
Senang kau kembali, Wonder Woman.
Selamat datang kembali, Diana.
Aquaman? Aquaman, kau bisa mendengar kami?
Permisi.
Persediaan kami mau habis!
Kami menyediakan air untuk semua Bumi yang membutuhkannya.
- Kami tak punya cukup... - Kau harus menjatah.
Persediaan di dunia ini terbatas sebelum ada bencana ekologi.
Dengar, mungkin suatu hari nanti kami bisa
memasok kebutuhanmu lagi, tapi tidak saat ini.
Bagaimana kami bisa bertahan? Jutaan orang akan mati.
Aku mengerti masalahmu.
Tolong pikirkan.
Ada banyak orang yang juga membutuhkan ini sepertimu.
Kami merindukanmu, Diana.
Kau benar, Michael.
Lagi-lagi Nonsemesta The Bleed ini menyelamatkan kita.
Kurasa itu contoh sempurna
untuk berhati-hati saat meminta sesuatu.
Kau bilang ini butuh kekuatan yang bahkan tak terhitung.
- Bagaimana bisa... - Tidak.
Monitor mengumpulkan energi kosmik selama miliaran tahun
di dalam sel-selnya.
Saat mati, dia melepaskan energi itu
- ke Menara dan dia... - Mati?
Bagaimana? Aku kira dia
- seperti aku. - Abadi?
Ternyata "Tak bisa mati" berbeda dengan
"Tak bisa dilenyapkan oleh Supergirl."
Doktor Hoshi!
Astaga. Jadi, siapa yang tahu dia ada di sini?
Dia diam saja.
BUMI-1
Nona Lane.
Sudahlah, Clark.
Semua orang sudah tahu.
Selamat datang kembali, Diana.
Senang melihatmu, Dinah.
Kau seperti Black Canary, ibumu.
Kau putri Dinah Drake?
Oliver Queen.
Aku tahu.
Kisah yang bagus. Itu sebabnya aku mengikuti mereka.
Itu bisa apa saja.
"Dinosaurus Menyerbu di Pusat Kota Metropolis."
Ini tajuk utama impian Perry White.
Aku akan mengurus Pterodactyl.
Kau akan baik-baik saja?
Aku yakin mereka Pteranodon. Aku akan baik-baik saja.
Aku tak yakin kita perlu selamatkan kucing-kucing gemuk ini.
Mereka pantas mendapatkan ini.
Apa "kucing gemuk" ungkapan di Bumi-1?
Dan bukankah kau jutawan?
Tidak. Sebenarnya aku miliarder.
Astaga. Lumayan.
Pelan-pelan, Kawan. Ayo...
Lari! Cepat!
Rasakan Metropolis ini, khusus untukmu!
Lois, jangan, aku bisa menanganinya!
Benarkah? Karena sepertinya...
Astaga! Ternyata kau memang bisa.
Kau tahu bisa bicara dengan makhluk itu?
Aku berharap.
Bertahanlah, Superman!
Astaga! Tenanglah.
Tenang.
Itu yang terakhir.
Hei, bagaimana kalau kita minum kopi?
Jangan terlalu memuji dirimu, Robin Hood.
Kurasa ini belum berakhir.
Astaga!
Ini yang aku dapatkan karena meminta aksi.
Tunggu! Dengar.
Jangan berdiri di sembarang tempat, Bu.
Jalanan adalah tempat yang berbahaya.
Ya. Dinosaurus itu berbahaya.
Sebenarnya aku lebih tertarik dengan ceritamu.
Aku Lois Lane dari The Planet.
Ceritanya tak banyak, Nona Lane.
Kami hanya sekumpulan prajurit yang tersesat dalam waktu
dan berusaha menghadang
sekumpulan kadal jelek agar tak menyakiti siapa pun.
Aku sudah meliput banyak kisah aneh
selama delapan bulan terakhir, tapi...
Maaf. Kami sudah dipanggil.
Tunggu, siapa kalian?
Bukan orang penting, Bu. Kami hanya sekelompok pecundang.
BUMI-10
Dinosaurus favoritku adalah yang kosakatanya banyak.
Yang mana?
Tesaurus.
Bagus.
Itu lucu karena kau masuk ke dalamnya.
Berapa yang mati?
Tak ada. Bukan main.
Episode yang membosankan.
Pem...
Pemimpin Tertinggi...
Kita punya anomali kronal sendiri.
Gunung Vesuvius baru saja memasuki Central City.
Dan meletus.
Aku harus apa?
Aku akan membuat berondong jagung!
Jika warga sipil sebodoh itu sampai kabur saat itu terjadi
mereka tak pantas hidup.
Itulah Darwinisme yang sesungguhnya.
Aku tak berharap kau melakukan apa pun.
Tapi kau harus tahu frekuensi anomali ini
meningkat secara geometris.
Kurasa maksudmu secara eksponensial.
Kita harus menerima kenyataan bahwa kita tak bisa bertahan
di The Bleed tanpa batas waktu.
Ini hukuman mati untuk semua kehidupan di setiap Bumi.
Tanaman yang malang.
Kau langsung mual saat membayangkan
semua wisteria yang mati, Ivy?
Ayolah, jangan bertengkar dan berdebat
di hadapan pemusnahan universal.
Seharusnya kalian tak terkejut aku punya senjata rahasia.
Ini kartu as yang bisa menyelamatkan kita semua
jika dimainkan dengan benar.
Maksudmu kita semua atau
kita yang di sini?
Kau sungguh peduli?
Buka.
Setrum dia.
Sekali lagi. Lebih baik aman daripada menyesal, bukan?
Jangan macam-macam.
Seharusnya sekarang kau sudah paham.
Bagus.
Kami sudah lama memperlakukanmu dengan baik.
Makan sekali sehari, kasur yang nyaman.
Selalu ditemani.
Kau mungkin memikirkan cara membalas jasaku.
Aku ingin bicara dengan temanmu.
Aku ingin kau meneleponnya untukku.
Ini telepon jarak jauh.
Komisaris Montoya hanya berasumsi mereka akan datang ke sini.
No comments yet. Be the first to leave one.