Walkabout

Walkabout

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Walkabout 1971 REMASTERED 1080p BluRay x265-RARBG
Komentář od singoulo
Resync buat RARBG. Durasi 1:40:04.

Tagy

bluray
Zveřejněno: 2025-04-26
Stažení: 55
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Diterjemahkan oleh: Cakmal

"Ortolan" adalah nama yang diberikan kepada seekor burung bersuara merdu di Eropa.

Burung ini sangat langka.

Ketika digemukkan dengan banyak makan, mereka dikurung dalam kardus yang gelap.

Kemudian biji-bijian dimasukkan melalui lubang, di mana cahaya bisa masuk ke dalam kotak itu.

Burung itu akan memakan biji-bijian itu dengan harapan cahaya bisa masuk melalui lubang itu,

yang mana membuatnya tak tahu pergerakan matahari.

Ini berlangsung selama beberapa minggu.

Ketika tubuhnya sudah sangat gemuk, burung ini tidak bisa berdiri maupun melihat.

Lalu burung ini akan ditenggelamkan di dalam cognac.

Menurut para ahli, ini adalah makanan dengan kelezatan yang luar biasa.

Anda juga bisa menggunakan cuka sebagai pengganti cognac.

Tetap di sana. Jangan bergerak.

Ayo. Berenanglah. Ayo.

Lebih jauh. Teruskan.

- Tolong! - Stop.

Berenanglah.

- Tidak jauh. - Ayah, lihat!

Meskipun beberapa telah tersedia dalam kaleng di toko2 yang lebih baik sekarang.

Berikan radionya.

Jadi, Anda harus belajar untuk membedakan pisau ikan dari pisau daging,

dan garpu ikan dari garpu daging.

Jika tidak ada pisau ikan dan garpu, gunakan pisau kecil dan garpu untuk ikan.

- Jika Anda membuat kesalahan, lanjutkan saja makannya. - Yang ini merah.

- Jangan menaruh lagi yang perak di meja. - Yang ini kuning.

Jadilah acuh tak acuh.

- Tempat untuk serbet adalah di pangkuan. - Yang ini coklat.

Jangan berbicara dengan mulut penuh, Nak.

Ikan atau daging akan disajikan kepada Anda di sisi kiri Anda.

- Yang ini hijau. - Gunakan garpu dengani tangan kiri...

- Yang ini putih. - Dan sendok pada tangan kanan.

- Oh, ada lagi yang merah. - Jangan gunakan jari-jari Anda...

Ayah berhenti lagi. Kembalilah!

Dia baik-baik saja.

Jangan pergi jauh-jauh!

Sekarang saatnya kita makan.

Bang! Bang! Bang!

Bang! Bang! Bang!

Bang! Bang!

Bang! Bang! Bang! Bang!

Bang! Kau mati!

Aku kepanasan.

Rodanya lepas!!

Ayah, roda mainanku lepas.

Rodanya lepas!

- Ayam atau ham? - Dua-duanya!

Kurasa aku tahu apa yang membuatku sedih...

Bang! Bang!

Bang! Bang! Bang! Bang!

- Ini sudah siap. - Bang! Bang!

Bang! Bang!

Cepat!! Merunduk!!

Bang! Bang!

Bang! Bang! Bang!

Kau mati!

Ini tidak adil! Dia akan kabur!

Kau seharusnya berada di pihakku!

Ayo.

Apa yang kalian lakukan?

Ayo!

Dan bawa dia bersamamu.

Kita sudah terlambat.

Aku harus pergi sekarang.

Kita tidak bisa buang-buang waktu.

Ayo keluar sekarang!

Kita harus pergi sekarang!

Aku... harus pergi sekarang.

Tidak bisa... Tidak bisa buang-buang waktu lagi.

Kita tidak bisa... Ayo keluar sekarang!

Tetaplah di sini.

Apa yang terjadi?

Ayah bilang kita harus segera pergi dari sini.

Namun Kata ayah aku tidak boleh jauh-jauh.

Nanti ayah akan menemukan kita.

Kau tahu ke mana kita harus pergi?

Ya, tentu saja.

Lewat sini.

Who saw him die?

I, said the fly,

With my little eye.

I saw him die.

Ini semakin gelap, bukan?

Ambilkan aku yang itu.

Apa kau tidak lelah?

Sedikit.

- Apa kita akan tinggal di sini malam ini? - Jika kau mau.

Ya, silakan. Tapi kita tidak membawa selimut.

Kupikir aku belum terlalu lelah.

Kau mau kemana?

Ke semak-semak. Whoo, whoo, whoo.

Kadal! Apa yang kau lihat?

Saya mencari cahaya.

Kenapa? Tidak akan ada siapa pun di sana.

Sudah saatnya kau tidur. Kau harus harus bangun pagi-pagi.

Aku akan tidur di sini.

Haruskah kita bergiliran untuk berjaga?

Tidak.

Bukankah kita juga belum memiliki air sedikitpun?

Ada banyak limun. Kau akan mendapatkannya di pagi hari.

Kau baik-baik saja? Apa yang kau lakukan?

Tidak ada.

Bukankah bagus tadi malam? Kau menyukainya?

- Ya. - Aku punya mimpi.

Aku tahu. Kau terus gelisah.

Kau menjatuhkan semuanya.

- Apa? - Amunisi ini jatuh.

Aku merobek blazerku.

Tidak masalah. Ayo.

Kau tiidak akan bilang pada ayah, kan?

Tidak.

Ada apa di sana?

Kita bisa tahu kita berada di mana dari atas.

Nah, di mana kita sekarang?

Kita hanya perlu mendaki bukit yang itu.

- Tapi kau bilang... - Lalu kita bisa tahu di mana kita berada.

- Tapi kau bilang... - Ayo. Aku akan berlomba denganmu.

Oh, kakiku sakit!

Ada laut! Itu adalah laut!

Lautan yang damai, bukan?

Mungkin.

Laut apa itu? Apa namanya?

Aku tidak benar-benar tahu.

Di bawah granit dan kerak basaltik...

adalah mantel dari magnesium besi...

dan kemungkinan sulfida dan selubung oksida,

sebuah inti luar dari besi nikel cair...

Benda itu pasti hilang ketika kita menaiki tebing...

...untuk mengetahui dimana kita berada.

Aku sudah bilang kalau semuanya berjatuhan.

Apa kau yakin kalau itu tidak berada di tasmu?

Ya!

Terlepas dari penjelasan ilmiah,

harapan bahwa dunia... yaitu, bahwa umat manusia...

- ...suatu hari nanti akan berakhir... - Tidak ada .

- Membuatku yakin bahwa manusia lebih... - Aku berhasil membuat sebuah lubang!

- ...dari komplemen dari unsur dan materi. - Lihat.

- Ayo. Minumlah. - Inilah yang membuatnya bermartabat di planet di mana ia hidup.

- meskipun tidak menerima pentingnya dari itu. - Sisakan untukku.

- Aku sedang mendengarkannya. - Kita harus menghemat baterai.

Ayah bilang asih tersisa 400 jam.

- Apa kau lapar? - Belum.

Kita harus makan garam.

Kenapa?

Kta Paman Ted, ketika dia masih menjadi prajurit di gurun...

mereka harus selalu makan garam.

Ini tidak terasa asin.

Apa yang kau lakukan?

Aku tidak harus melangkah di atas jejak-jejakmu.

Itu artinya kita tidak akan pulang malam ini.

Aku sudah capek.

Tidak, kau tidak capek. Ayo.

Kau akan kuberitahu apa yang akan kita lakukan.

Kau berjalan di sepanjang pegunungan ini, dan aku akan melatih pelajaran suaraku.

Apa kau ingin minum?

Tidak. Aku sedang tidak haus sekarang.

Kembalilah!

Aku tidak bisa berjalan di sana!

Ini tidak adil!

Kumohon, kemarilah.

Aku tidak akan kembali ke sana.

Kita harus terus berjalan.

Ini sudah terlambat.

Aku pergi sekarang.

Kumohon, cobalah.

Ini sudah dekati.

Sangat konyol kalau menyerah sekarang.

hari semakin larut. Kita harus pergi.

Kita tidak bisa membuang-buang waktu.

Aku akan menggendongmu.

Kau sudah sadar.

Aku apa?

Kalau kau sudah sadar, kau harus mencoba berjalan sendiri.

Cobalah bantu aku. Kita sama-sama tersesat.

Lihat! Apa itu?

- Apa? - Itu.

Who'll sing my song

I, said the dove

As she sat As she sat on a bush on a bush

I'll sing your song

Kau bilang kau terlalu lelah untuk berjalan.

Rasanya enak.

Tak apa-apa. Burung-burung itu juga memakannya.

Rasanya seperti daging.

Hari ini adalah Hari Gencatan Senjata.

Pada pukul 12, akan ada tiga menit keheningan...

diikuti oleh layanan peringatan.

Sementara itu, kami bergabung dengan Kapten Steele dan Dusty, counteragents,

di lain episode dari "Musuh."

Apakah minum akan memberimu hidung besar dan berwarna merah?

- Kenapa? - Aku hanya ingin tahu.

Sebelumnya aku hanya pernah sekali melewati jalan ini...

Apakah itu sebabnya hidung ayah dipenuhi bintik-bintik?

Aku tidak tahu.

Aku punya lalat tanpa sayap di topiku.

Jembatannya meledak! Berhenti, Kapten! berhenti!

Apakah mobil kita mengalami kecelakaan?

Kau harus menjaga blazermu. Ini harus tahan lama.

Ya, Skipper, aku baik-baik saja.

Kita tidak ingin orang-orang berpikir kalau kita ini adalah gelandangan.

Orang-orang mana?

More Indonesian subtitles for Walkabout

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left