Eternal Sunshine of the Spotless Mind

Eternal Sunshine of the Spotless Mind

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Eternal Sunshine of the Spotless Mind 2004 UHD BluRay 2160p DTS-HD MA 5 1 DV HDR HEVC REMUX
Komentář od AfterBusters
Source : Netflix Synced to : BluRay Remux (2160p only)

Tagy

bluray
official_release
bluray_synced
Zveřejněno: 2025-02-10
Stažení: 577
Pro sluchově postižené: No
FPS: 24

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

TERIMA KASIH!

"Ide acak, untuk Hari Valentine, 2004."

"Ini hari libur yang diciptakan perusahaan kartu ucapan

agar orang merasa muak.

Kutinggalkan pekerjaan hari ini.

Naik kereta ke Montauk.

Entah kenapa.

Aku bukan orang yang impulsif."

KE MONTAUK

"Kurasa aku bangun pagi ini dalam keadaan depresi.

Aku harus memperbaiki mobilku."

Hai, Cindy. Ini Joel.

Aku sedang tak sehat hari ini.

Kurasa bukan keracunan makanan.

"Udara di pantai ini begitu dingin.

Montauk pada Februari. Brilian, Joel.

Halamannya sobek. Tak ingat kulakukan itu.

Tampaknya ini tulisan pertamaku dalam dua tahun.

Pasirnya biasa saja.

Ini hanya batu kerikil.

Andai aku bisa bertemu orang baru.

Kurasa kesempatan untuk itu terjadi

agak berkurang,

mengingat aku tak sanggup menatap wanita yang tak kukenal.

Mungkin aku harus kembali bersama Naomi. Dia baik.

Itu hal yang bagus.

Dia mencintaiku.

Kenapa aku jatuh cinta kepada setiap wanita yang kujumpai

yang menunjukkan sedikit perhatian?"

Hai.

- Maaf? - Aku barus saja menyapa.

Hai, halo.

Boleh aku duduk lebih dekat?

Kau hendak ke mana?

- Rockville Center. - Astaga. Aku juga.

- Sungguh? - Kebetulan, bukan?

Apa aku mengenalmu?

Pernah belanja di Barnes and Noble?

Tentu.

- Itu dia! - Ya.

Aku pernah melihatmu.

Kerja rodi di sana selama lima tahun.

Astaga.

Aku mungkin akan mengingatmu.

Mungkin rambutnya.

- Mungkin apa? - Warnanya berubah banyak.

Mungkin karena itu kau tak mengenaliku.

- Namanya Blue Ruin. - Benar.

- Warnanya. Nama yang keren, bukan? - Aku suka.

Perusahaan ini membuat seluruh nama keren.

Ada Red Menace, Yellow Fever, Green Revolution.

Pasti ada yang bekerja membuat nama-nama itu.

Menurutmu mungkin ada pekerjaan seperti itu?

Memang ada berapa warna? Mungkin 15?

Ada yang dapat pekerjaan itu.

Agent Oranye. Aku mengarang nama itu.

Kepribadianku berubah-ubah.

Aku sangat meragukannya.

Kau tak kenal aku, maka kau tak tahu, bukan?

Maaf. Aku hanya berusaha bersikap ramah.

Ya. Aku paham.

- Namaku Clementine. - Aku Joel.

Hai, Joel.

Jangan mengejek namaku.

Tidak. Kau tak akan begitu. Kau berusaha bersikap ramah.

Entah aku harus mengejek namamu apa.

Huckleberry Hound.

Aku tak paham maksudnya.

Huckleberry Hound. Kau tak waras?

Katanya begitu.

Oh, sayangku, oh, sayangku, Oh, sayangku, Clementine

Kau telah pergi selamanya Maaf sekali, Clementine

Maaf.

Namun itu nama yang bagus. Sangat bagus.

Maknanya berbelas kasih, benar? "Clemency?"

Meski itu kurang cocok.

Sejujurnya aku wanita pendendam.

Aku tak akan anggap kau begitu.

Kenapa begitu?

Entah.

Kau tampak baik.

Sekarang aku baik?

Astaga, kau tahu kata sifat yang lain?

Aku tak butuh baik. Aku tak butuh diriku jadi baik

dan tak butuh orang lain baik kepadaku.

Baik.

Joel, benar?

Ya.

Maaf aku berteriak kepadamu.

Aku sedang galau hari ini.

Pengakuan memalukanku

yakni aku sangat suka kau bersikap baik saat ini.

Aku tak tahu akan suka apa selanjutnya,

tapi saat ini aku senang kau bersikap baik.

Aku harus mengerjakan sesuatu.

- Aku sedang menulis. - Maaf. Baik.

- Bukan. - Baik. Tak masalah.

- Jaga diri. - Astaga.

Aku bisa mengantarmu jika perlu.

Udaranya dingin.

Ya. Baik. Ini dingin sekali.

Kau bukan penguntit, bukan?

Bukan. Kau yang bicara kepadaku, ingat?

Itu trik terlama di buku penguntit.

Sungguh? Ada buku itu?

Aku harus membacanya.

Begini, maaf jika aku tampak tak waras.

Aku tak seperti itu.

Tak apa. Kurasa kau bukan orang itu.

Kau mau minum?

Aku punya banyak, dan aku bisa...

Sudahlah. Maaf, itu bodoh. Aku merasa malu sekarang.

Selamat malam, Joel.

Dua Blue Ruin.

- Terima kasih. - Minumlah, Anak muda.

Aku akan membuat rayuannya kurang menjijikkan.

Aku hanya bercanda! Ayolah.

Kau jarang bicara, bukan?

Maaf.

Hidupku tak semenarik itu.

Aku pergi bekerja, aku pulang.

Aku tak tahu harus berkata apa.

Kau harus membaca jurnalku.

Isinya kosong.

Sungguh? Itu membuatmu sedih, atau risau?

Aku selalu risau, berpikir bahwa aku tak menjalani hidup sepenuhnya.

Memanfaatkan setiap kemungkinan

dan memastikan tak kusia-siakan sedikit pun waktuku yang tak banyak.

- Aku memikirkan tentang itu. - Ya?

Kau sangat baik.

Astaga, aku harus berhenti mengatakannya.

Aku akan menikahimu. Aku tahu itu.

Baik.

Joel, kau harus ikut aku ke Sungai Charles kapan-kapan.

Sungai itu sedang membeku.

- Kedengarannya seram. - Tepat.

Aku akan menggelar piknik malam.

Piknik malam berbeda.

Ide bagus.

Namun aku harus pergi sekarang.

- Tinggallah. - Tidak, aku sungguh harus...

- Aku harus bangun pagi-pagi... - Aku ingin kau meneleponku.

- Kau bersedia? Aku akan senang. - Ya.

Ucapkan selamat Hari Valentine kepadaku saat kau menelepon!

Itu akan menyenangkan.

Kenapa lama sekali?

Aku baru saja masuk.

Kau merindukanku?

Herannya, ya.

Kau berkata "ya." Kurasa itu berarti kita telah menikah.

Kurasa begitu.

Besok malam? Bulan madu di atas es?

Esnya sedang sangat padat.

- Entahlah. - Ayolah.

Ini indah sekali.

Apa begitu?

Jangan pergi terlalu jauh.

Kau baik-baik saja?

Bokongku!

- Sepertinya aku harus kembali. - Ayo!

Bagaimana jika esnya pecah?

"Bagaimana jika?" Kau sungguh peduli?

Kemarilah, kumohon.

Ayo meluncur.

Ini tampak bagus.

- Biar kutunjukkan satu hal. - Kau sedang apa?

Ayo.

Aku mendengar suara retakan.

Tidak akan retak. Atau pecah.

Esnya sangat tebal.

Tunjukkan konstelasi mana yang kau tahu.

Aku tak tahu apa pun.

- Tunjukkan mana yang kau tahu. - Baik.

- Ada Osidius. - Di mana?

Di sana. Lihat?

Yang agak menukik dan menyilang.

Osidius yang Berempati.

- Kau mengada-ada, bukan? - Tidak. Osidius, di sana.

- Menukik dan menyilang. - Hentikan!

Kukuruyuk.

Maaf membangunkanmu, tapi kita sampai.

Boleh aku mampir ke rumahmu

untuk tidur? Aku sangat lelah.

Baik. Silakan saja.

Biar kuambil sikat gigiku.

Ya?

Bisa kubantu?

Apa maksudmu?

Bisa kubantu sesuatu?

Tidak.

Kau sedang apa di sini?

Aku tak terlalu paham pertanyaanmu.

Terima kasih.

- Kita mencari 159. - Itu nomor apa?

Aku tak tahu itu nomor apa.

Astaga. Kau mengira mereka akan menerangi nomornya

atau setidaknya taruh...

- Dia orangnya? - Sepertinya.

Ya, dia orangnya.

Dia orangnya.

More Indonesian subtitles for Eternal Sunshine of the Spotless Mind

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left