TASUKETSU -Fate of the Majority-

TASUKETSU -Fate of the Majority- (多数欠)

Stáhnout Indonesian titulky

Série 1

Informace o verzi

Tasuketsu Fate of the Majority S01E06 JAPANESE WEBRip NF
Komentář od tedi
Retail NF | 22:52

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2024-08-21
Stažení: 39
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

CERITA OLEH TAIGA MIYAKAWA

Apa? Eren-senpai hilang?

Aku alihkan pandangan darinya satu menit,

dan dia menghilang.

Dia penakut sekali.

Dia mau ke mana tanpa beri tahu siapa pun?

Mungkin dia menghilang karena takut.

Area hari ini berbahaya, 'kan?

Mungkin dia merasakan tanda bahaya lalu lari.

Kali ini, kau mengatakan hal yang masuk akal.

- Kau biasanya tak berguna. - Jangan sebut aku tak berguna.

Aku tahu tidak terlalu pintar...

Maaf mengganggu.

Wanita muda ini akan bergabung dengan tim kita.

Namaku Rika Suzuki.

Tolong baik padaku.

Hai. Kau Omi Jin, ya?

Aku benar-benar minta maaf soal waktu itu.

Namun, berkat kau aku sadar.

Saat itu,

waktu aku coba membunuhmu, kau bilang padaku...

Selamat tinggal, Nn. Suzuki. Panjang Umur!

Terima kasih untuk itu, Omi Jin.

Kau yang menyadarkan kembali Rika Suzuki.

Itu bukan apa-apa.

Kakimu.

Aku kehilangan ini demi Privilese.

Privilesenya memungkinkan dia untuk sepenuhnya menghindari kerusakan fisik.

Namanya Hak Menghindar.

Selama kau bersamanya, kau juga akan terlindungi.

Aku mengerti.

Mulai sekarang, ayo tempatkan Rika dan Omi

di tengah area yang ditentukan.

Dengan Hak Veto

dan Hak Menghindar, kita semua bisa terlindungi.

Ya. Kembali ke Eren-senpai...

- Aku terkejut betapa mudahnya... - Menurutmu dia akan kembali?

- dia menerimaku. - Mau tunggu sampai besok?

Dia mungkin tahu kau percaya padanya.

Saneatsu Narita tidak punya Privilese atau gelar agung,

namun semua orang percaya dia dan mengandalkan dia.

Aneh, 'kan?

Ya...

Saneatsu, punya waktu?

Ada apa, Saaya?

Ini.

Amplop Privilese.

Aku temukan di gedung ini.

Aku mau membukanya,

tetapi saat memikirkan risikonya, aku takut.

Tidak perlu merasa buruk.

Aku mengerti.

Tetapi...

bagaimana kalau aku yang buka?

Saneatsu! Apa maksudmu...

Aku berjanji untuk mengalahkan Kaisar,

berjuang sampai akhir.

Tunggu!

Pertama, tarik napas panjang.

Hei, pasangan kekasih, sedang apa di sini?

Apa itu seperti yang kupikirkan?

Itu Privilese!

Waktunya pas!

Kazuhiko, bermain bertahan.

- Halangi Saaya! - Oke!

- Bertahan! - Kau halangi jalanku.

- Saaya, tolong jangan cemaskan aku. - Bertahan!

- Ini keputusanku. - Bertahan!

Aku bodoh sekali.

Apa yang kupikirkan? Apa yang kuinginkan?

Kenapa aku menjadi guru?

Aku takkan ragu lagi.

Apa ini?

Memo apa ini?

Aku akan membukanya.

Itu benar, tapi... Aku tidak percaya ini.

PRIVILESE

Aku perlu langsung beri tahu mereka.

KESALAHAN - TAK BISA DAPAT PRIVILESE INI

KESALAHAN - TAK BISA DAPAT PRIVILESE INI

Aku tidak bisa dapat Privilese?

Aku perlu segera dan...

beri tahu ini ke Narita.

Kau tidak bisa dapat Privilese karena kesalahan?

Kau tahu kenapa aku tidak diperbolehkan?

Biar kupikirkan.

Entah kau sudah punya Privilese,

atau ada aturan khusus yang mencegahmu mendapatkannya,

jadi kau tidak diperbolehkan.

Kupikir salah satu dari dua itu.

Omi,

bisa beri tahu semua yang kau tahu tentang kamp tahanan

dan Privilese? Jika kau bisa.

Tentu saja.

Kamp tahanan adalah fasilitas besar yang berlokasi 100 meter di bawah tanah,

tepat di bawah perbatasan antara Tokyo dan Chiba.

Seratus meter di bawah tanah?

Fasilitas seperti itu di bawah metropolitan Tokyo?

Fasilitas itu dibangun agar tak ada yang bisa menemukannya,

dan itu dibagi dalam sepuluh area.

Saat itu aku di Area A.

Aku tak pernah melihat profesor atau pria jantan botak,

mereka mungkin di area berbeda.

Kenapa kau di tempat seperti itu?

Aku dari pedesaan, di Aomori,

di daerah Tohoku.

Lima tahun lalu,

beberapa pria datang ke rumahku.

Katanya mereka dirujuk oleh perusahaan ayahku.

Mereka datang untuk merekrut ayahku.

Ayahku setuju.

Seluruh keluarga pindah ke tempat baru,

memimpikan masa depan lebih cerah.

Namun sebelum aku sadar, ingatanku mulai memudar.

Ibu! Ayah!

- Di mana kalian? - Diam!

Di kamp tahanan mereka menyasar keluarga

yang tinggal di pedesaan dan tidak punya kerabat,

jadi mereka takkan dilacak

dan bisa dijadikan percobaan.

Kami semua tertipu.

Tak bisa bertemu keluarga kami,

kami dipanggil ke lab sebulan sekali.

Selama tiga tahun, mereka mengancam jika aku tidak dengarkan mereka,

mereka akan membunuh keluargaku.

Mari kita lihat...

Bagaimana kalau kita buat kau kehilangan mata kananmu?

Kau tidak punya pilihan.

Kau harus membayar harganya.

Sial. Gagal lagi.

Sayang sekali.

Mereka menusuknya terlalu dalam

sampai telinga kiriku tuli.

Jadi, perban itu...

Aku pakai untuk menutupi luka itu.

Setelah itu, aku membuka amplop Privilese,

agar terlepas dari rasa sakit dan ketakutan.

Aku agak menyadari

anggota keluarga yang paling mudah dimanipulasi

digunakan sebagai subjek tes

dan sisanya dibunuh untuk menghindari

mereka saling berkonspirasi.

Ibu dan ayahku meninggal karena aku.

- Omi... - Itu kacau!

Tidak mungkin itu salahmu!

Itu semua salah mereka!

Mereka kotoran! Sampah! Bangsat! Bajingan! Sialan mereka!

Apa lagi?

Mereka benar-benar membuatku kesal!

Hei, Tauge!

Jika mau menangis, lakukan dengan amarah!

Kita akan hajar mereka!

Sialan mereka!

- Itu membuat darahku mendidih! - Cukup.

Ayo bicara di sana.

- Aku takkan maafkan mereka! - Ya.

- Hei, lepaskan aku! - Kuserahkan dia padamu!

Saat ini aku sangat marah!

Omi,

apa lagi yang bisa kau beri tahu tentang kamp tahanan?

Itu cukup besar sampai punya cabang di luar negara ini,

tapi kini aku tak yakin.

Dua tahun lalu,

ada massa lolos yang merusak fasilitas itu.

Saat itulah kami kabur.

Tetapi kebanyakan orang tertangkap.

Kami coba beri tahu pihak berwenang,

namun tak ada yang memercayai kami.

Aku mengerti. Sekarang itu masuk akal.

Kupikir tujuan kamp tahanan

adalah untuk memaksa subjek membuka

setiap amplop Privilese sampai ada Privilese yang menang.

Kaisar adalah hasil dari eksperimen yang sukses.

Sampai mereka dapat Privilese pemenang?

Tetapi jumlah total Privilese yang dibagikan

dalam Suara Mayoritas ada 65, 'kan?

Aku melihat sekilas ke dalam brankas kamp.

Jumlah Privilese tidak cuma 100 atau 200.

- Jauh lebih banyak. - Sial.

Dengan semua itu, mereka tidak terkalahkan.

Semua...

Tunggu sebentar.

Hei, Omi. Apa ada banyak subjek tes di sana?

Ya, banyak.

Menurutmu apa yang terjadi pada mereka yang tertangkap waktu kabur?

Kupikir akhirnya mereka dibunuh.

Lalu, apa yang terjadi dengan Hak Spesial orang yang mati?

Hei, Omi,

apa ada cara lain untuk dapat Hak Spesial?

Ya,

satu-satunya cara adalah membuka amplop.

Tetapi...

kau juga bisa diancam dan dipaksa membukanya.

Atau jika kau kehilangan bagian tubuh terlihat demi Privilese,

amplopnya bisa dibuka paksa dengan tangan orang lain.

Namun masing-masing orang hanya bisa punya satu Privilese.

Kau paham, 'kan?

Dia buat orang buka Privilesenya lalu bunuh mereka

agar dia bisa kumpulkan Hak Spesial yang tidak lagi punya pemilik.

Aku mengerti.

TASUKETSU -Fate of the Majority- subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for TASUKETSU -Fate of the Majority-

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left