Prvních 151 řádků.
Pada tahun 845.
Mendadak muncul Titan Kolosal dan Titan Armor.
Seketika, dinding-dinding yg melindungi umat manusia porak poranda, begitu pula kehidupan damai umat manusia.
Kemudian umat manusiapun meninggalkan Dinding Maria.
Mereka kehilangan seperlima dari populasi, dan sepertiga wilayah kekuasaan,
saat umat manusia memusatkan kehidupan ke balik dinding Rose.
Kemudian pada tahun 850,
Sekali lagi mendadak muncul Titan Kolosal dan menjebol dinding Rose,
dan para Titan kemudian menerobos masuk semakin dalam ke wilayah umat manusia.
Para tentara satu persatu berguguran menghadapi para Titan tersebut.
Kemudian...
Eren!
Kemarikan tanganmu!
Eren Jaeger, yg sebelumnya jelas-jelas dimangsa oleh Titan,
mendadak muncul dari dalam tubuh mayat Titan.
PERHATIAAAN!
Dot Pixis, Komandan Pertahanan Utama wilayah Selatan
berniat memakai kekuatan Eren yg bisa berubah menjadi Titan dalam pertempuran ini,
dan merencanakan sebuah strategi tertentu.
Dia perlu berubah menjadi Titan, lalu mengangkut batu raksasa dekat gerbang depan disana,
membawanya ke dinding yg telah hancur, dan menutupinya dengan batu raksasa tersebut!
Bila rencana ini berhasil,
ini akan jadi pertama kalinya dalam sejarah kita bisa merebut kembali area yg diduduki oleh para Titan itu!
Ini bisa jadi tonggak sejarah dimana manusia akhirnya bisa melakukan penyerangan pada para Titan!
Tapi, saat operasi ini dilaksanakan, nampaknya yg terlihat justru kegagalan.
Original Sub: gg
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
Fumareta Hana no Namae mo Shirazuni
Chiriochita Tori wa Kaze wo Machiwabiru
Inotta Tokoro de Nani mo Kawaranai
Ima wo Kaeruno wa Tatakau Kakugo da
Shikabane Fumikoete
Susumu Ishi wo Warau Butayo
Kachiku no Annei Kyoi no Han'ei
Shiseru Garou no Jiyuu wo
Torawareta Kutsujoku wa Hangeki no Koushi da
Jouheki no Sono Kanata Emono wo Houru
Hotobashiru Shoudou ni Sono Mi wo Yakinagara
Tasogare ni Hi wo Ukatsu Guren no Yumiya
-Luka- Pertahanan di Trost (bagian ke-8)
Kita berhasil menarik sebagian besar Titan sampai sejauh ini dari lokasi,
tapi meski kita sudah berusaha keras menghindari pertempuran, tetap saja kita kehilangan 5 kawan kita.
Kita tidak kehilangan mereka.
Kelima tentara itu tidak mati atas keinginan mereka sendiri.
Akulah yg menyebabkan mereka mati karena aku yg memberi perintah.
Ini masa kritis dari keselamatan umat manusia.
Bila ini bisa mencegah kepunahan umat manusia, aku tak keberatan disebut sebagai pembunuh.
ACKERMAN!
Sudahlah, Ackerman! Menjauh darinya!
Eren, tidakkah kau mengenaliku? Aku ini Mikasa!
Aku ini keluargamu!
Kamu harusnya menutup lubangnya dengan batu raksasa itu!
Operasi gagal.
Dari awal sudah jelas bahwa tidak ada yg namanya senjata rahasia itu.
Eren! Kamu itu manusia! Kamu itu..
Awas, Ackerman!
Kenapa sih dengannya?
Dia terlihat sama bodohnya dengan Titan lainnya!
Eren!
Pemimpin pasukan Ian!
Ada 2 Titan datang dari arah depan!
Yg 1 tinggi 10 meter dan satunya 6 meter!
Selain itu ada 1 Titan datang dari arah belakang! Ini jenis yg tingginya 12 meter!
Ian, kita harus mundur!
Bocah ingusan itu tak mungkin bisa menutup gerbangnya!
Iya. Kita tak punya pilihan lain selain meninggalkannya disini.
Sinyal api warna merah dari tim elit yg terlihat.
Sepertinya ada masalah serius dalam operasi penutupan lubang dindingnya.
Rekan-rekanku mati sia-sia!
Apa semua ini sia-sia saja?
Hei, coba lihat itu!
Lihat, apa itu?
Apa mereka... gagal?
Kenapa?
Hei! Armin! Mau kemana kamu?
Komandan Pixis, kita sebaiknya mundur untuk mempertahankan gerbangnya.
Apa bapak menyetujuinya?
Tidak.
Perintahkan tim elit untuk mundur.
Tidak perlu.
Terus lanjutkan memancing para Titan itu menjauh dari lokasi.
Untuk tim elit, mereka punya wewenang untuk bertindak apa saja yg menurut mereka perlu.
Mereka bukan cuma tentara berbakat saja.
Mereka itu orang-orang terbaik diantara yg terbaik dan telah kupercayakan masa depan umat manusia pada mereka.
Mereka tidak mungkin menyerah begitu saja.
Kita tak bisa membiarkan rekan-rekan kita mati sia-sia.
Kita harus terus berjuang sampai titik darah penghabisan.
Hei, apa lagi yg kamu tunggu?
Kamulah pemimpinnya!
Ian, ini bukan salahmu!
Strategi ini memang dari awal sudah bersifat tak pasti!
Semua orang tau itu!
Memang strategi ini layak untuk dicoba,
dan kita sudah mencobanya, meski pada akhirnya gagal!
Dengar! Kita perlu naik ke atas dinding!
Tunggu.
Tunggu. Tenanglah, Ackerman.
Rico, lumpuhkan Titan jenis 12 meter yg datang dari arah belakang!
Pasukan Mitabi dan pasukanku akan mengatasi 2 Titan yg datang dari depan kita!
Apa?!
Disini aku yg memegang komando!
Diam dan dengarkan perintahku.
Kita tak boleh meninggalkan Jaeger dalam posisi tanpa perlindungan.
Kita mengubah misi utama kita.
Sebelum Jaeger bisa kita kendalikan, kita perlu melindunginya terus dari para Titan itu.
Dia itu peluang yg berharga bagi umat manusia. Kita tak bisa meninggalkannya begitu saja.
Tidak seperti kita, dia itu tak tergantikan.
Ratusan nyawa telah hilang karena gagalnya memakai manusia itu sebagai senjata!
Sekarang kamu mau kita melindunginya, dan kita harus melewati mara bahaya itu lagi?!
Benar! Tak peduli berapapun yg mati, kita harus mencoba dan mencobanya lagi!
Apa yg terjadi pada Eren?
Armin menuju kesana sendiri.
Kurasa... mereka akan baik-baik saja.
"Kurasa"?
Mereka akan baik-baik saja! Aku yakin itu!
Eren pasti bisa.
Aku merasa tak ada gunanya mengumpulkan para Titan itu dan menyudutkannya.
Memerangi para Titan itu selalu menjadi pertempuran yg justru mengurangi jumlah kita.
Kita tak bisa membiarkan para prajurit kita berguguran pada saat ini.
Lalu bagi mereka yg sudah gugur, apa berarti mereka mati sia-sia?
Kini atau nanti situasinya akan berubah menjadi pertempuran terbuka.
Kita harus mempertahankan jumlah pasukan kita sebanyak mungkin sebelum saat itu tiba.
Memperkecil korban seminimal mungkin sudah menjadi keharusan!
Aku benar.
Kamu yakin?
Aku yakin!
Kalau begitu mari kita semua coba untuk tidak gugur.
Ian, apa kamu gila?!
Dengan cara apa lagi umat manusia bisa menang melawan para Titan itu?!
Beritau aku, Rico! Memangnya cara apa lagi untuk keluar dari masalah ini?!
Mana mungkin kita bisa menang melawan para Titan itu tanpa jatuh korban jiwa lagi, ditambah lagi kita cuma manusia?!
Apa yg perlu kita lakukan?!
Tentu aku tak tau caranya mengalahkan para Titan itu.
Itulah kenapa cuma inilah yg bisa kita lakukan.
Demi manusia yg kita jadikan senjata itu,
kita harus mengambil resikonya dan berusaha sekuat tenaga!
Memang menyedihkan kan?
Hanya itu yg bisa kita lakukan sebagai manusia.
Jadi apa yg akan kamu lakukan? Cuma inilah caranya kita melawan mereka.
Inilah upaya perlawanan yg bisa kita lakukan dengan sekuat tenaga!
Aku tetap tak bisa menerimanya.
Rico!
Aku tetap akan menjalankan rencananya. Menurutku yg kamu katakan itu benar.
Tapi selagi kita berjuang, akan kutunjukkan pada mereka betapa mematikannya umat manusia.
Aku tak sudi mati sia-sia.
Serahkan Titan jenis 12 meter itu padaku dan pasukanku.
Ayo. Yg 2 di depan adalah bagian kita.
Iya.
Terima kasih, pemipin pasukan Ian.
Ackerman, tak perlu berterima kasih padaku.
No comments yet. Be the first to leave one.