Prvních 200 řádků.
- Mr. Szpilman? - Hello.
Saya khusus datang untuk menemui Anda. Saya suka permainanmu.
- Siapa kamu? - Namaku Dorota, saudara perempuan Jurek.
- Kau berdarah! - Tidak apa-apa.
Kau bisa menulis surat untuknya nanti. Ini bukan waktu yang tepat. Ayo.
Jurek, dimana dia bersembunyi selama ini?
- Aku tak tahu apa yang harus dibawa. - Kau selalu membawa terlalu banyak.
Berapa banyak koper yang akan kau bawa?
Menurutmu, haruskah kubawa lukisan Paman Szymon?
Bawalah, jangan,,jangan kau bawa yang itu, Ambil apapun yang kau suka.
Tak kau lihat, aku sangat khawatir dia sakit?
Dia akan segera pulang, dia akan baik-baik saja.
- Aku harus bawa koper yang lain. - Mama, Wladek pulang!
Syukurlah. Wladek! Kau terluka?
- Tidak, tidak apa-apa. - Aku khawatir kau sakit.
Sudah kubilang jangan terlalu mencemaskannya. Kau sudah ambil korannya.
Jika kau terkena serangan bom, mereka tahu kemana akan membawamu.
Henryk, jangan bilang begitu. Tuhan melarangnya. Tuhan melarangnya.
- Papa, Wladek pulang. - Apa kubilang.
- Kau sedang apa? - Dimana topiku?
- Mereka menyerang kita. Kita tidak siaran. - Warsaw bukanlah satu-satunya stasiun radio.
Segera mengepak, Nak. Bereskan semua barang-barangmu.
- Kita akan pergi kemana? - Keluar Warsaw.
- Keluar Warsaw! Kemana? - Kau sudah dengar?
- Dengar apa? - Kau belum lihat korannya?
- Dimana korannya? - Kugunakan untuk membungkus barang.
- Dia gunakan untuk membereskan barang-barangnya. - Pemerintahan telah pindah ke Lublin.
Semua pria harus meninggalkan kota, pergi menyeberangi sungai, menyiapkan garis pertahanan baru.
Tak ada yang boleh tinggal disini, hanya para wanita. Kaum pria, semuanya pergi.
Bagaimana menurutmu, kau akan melakukan hal yang sama mempersiapkan garis pertahanan baru?
- Heran dengan koper-kopermu? - Mengepak, Wladek. Tak ada waktu lagi.
- Aku tak akan pergi kemanapun. - Bagus. Aku juga.
Jangan konyol, kita harus saling menjaga.
Lihat. Jika aku mati, aku lebih baik mati di tanah kelahiranku.
- Jangan kau bilang begitu. - Diam, Aku mendapatkan sesuatu. Dengar.
...dari BBC London. Pemerintahan Inggris...
tidak menerima balasan terhadap pengawasan yang diberikan...
kepada Pemerintahan Jerman...
yang telah mendeklarasikan perang terhadap Nazi Jerman.
- Bagus sekali! Bagus! - Dari sini diharapkan...
...dalam beberapa jam kedepan, Perancis akan membuat deklarasi yang sama.
Polandia tidak lama lagi akan bersatu.
Bagus, Bagus!
- Mama, itu adalah makan siang terhebat. - Dapat dipastikan begitu.
Ketika ada sesuatu yang harus dirayakan, kau harus berusaha.
Inilah Inggris dan Perancis agung!
Sudah kubilang? sudah kubilang? Semuanya akan baik-baik saja.
lima ribu tiga.
- sudah? - Ya. Itulah yang kita tinggalkan.
- Ini terlalu banyak 3,003. - Lihat.
"Pelarangan lebih lanjut berkenaan dengan kepemilikan modal.
Yahudi diizinkan memiliki maksimum 2,000 zlotys yang disimpan. "
- Apa yang dapat kita lakukan dengan uang itu? - Simpan dibank. Dan blok rekeningnya.
Bank! Siapa yang cukup bodoh untuk menyimpan uang di Bank Jerman?
Kita bisa menyembunyikannya. Lihat sini. Kita bisa meyembunyikannya dibawah pot bunga.
Akan kukatakan apa yang akan kita lakukan. Kita akan menggunakan metode uji coba.
Kau tahu apa yang kita lakukan pada perang dulu?
Kita membuat lubang didalam kaki meja, dan menyembunyikan uangnya disitu.
- Andaikan mereka mengambil meja tersebut? - Apa menurutmu?
Prajurit Jerman pergi ke rumah - rumah Yahudi dan mengambil perabot rumah, benda berharga, semuanya.
- Benarkah? - Mengapa mereka menginginkan meja seperti ini?
- Apa yang kau lakukan? - Dengar. Perhatikan.
Ini adalah tempat teraman. Tak satupun berpikir untuk melihat bagian bawah pot bunga.
- Tidak, dengar. Aku pikir... - Benarkah? Itulah perubahan.
- Kau tahu? Kita gunakan ilmu jiwa . - Apa?
Kita tinggalkan uang dan arloji diatas meja, terlindungi. Dalam pengawasan penuh.
- Kau gila? - Prajurit Jerman tak akan memperhatikannya.
Itu adalah hal terbodoh yang pernah aku lihat. Tentu mereka akan memperhatikannya. Lihat.
Lihat sini.
Idiot.
- Dan kau bilang aku bodoh. - Sangat bagus. Itulah tempat terakhir...
- Tempat ini tidak akan menghabiskan waktu berjam-jam. - Kita tidak terburu-buru.
- Tidak akan lama. - Bagaimana kau akan mengeluarkan uang itu? Katakan padaku.
- Bagaimana kau akan mengeluarkan uang itu? - Diam! Tolong tenang!
- Kau mengeluarkannya satu persatu. - Tidak dengarkan aku!
Diam, tolong, Diam. tolong tenang, tenang.
- Pengacara, dia suka ketenangan. - Dengar, dengar saja. Perhatikan.
Arloji kita letakkan dibawah pot bunga dan uangnya kita masukkan ke dalam biola.
- Tapi apa aku masih bisa memainkannya? - Kau akan tahu.
- Jurek? Ini Wladek Szpilman. - Wladek, bagaimana kabar kalian?
Kami baik-baik saja, terima kasih. Dan kau?
Baik, keadaanku baik saja. Kuharap aku tahu kenapa kau menghubungiku.
Tak ada yang dapat kita lakukan. Mereka tidak akan membuka kembali stasiunnya.
- Ya, Aku tahu, tapi aku... - Tak ada musik, tak ada radio untuk orang Polandia.
Tapi yakinlah kau akan menemukan kerja. Seorang pianis sepertimu.
Mungkin, mungkin tidak, tapi...
jangan tersinggung, tapi aku tidak akan menghubungimu untuk mendiskusikan karirku.
Aku mengomeli Jurek dari minggu ke minggu, dan akhirnya dia menerima dan berkata...
"Baiklah, datanglah denganku besok", lalu aku datang dan...
mereka membom stasiunnya.
- Bertemu denganmu seperti itu sangat menyenangkan. - Benarkah?
Ya, tak akan terlupakan.
- Aku suka permainanmu, Tuan Szpilman. - Panggil saja aku Wladek.
- Tak ada satupun yang memainkan Chopin sepertimu. - Kuharap itu pujian.
- Tentu saja. - Aku... bergurauan.
- Haruskah kita pergi membeli kopi? - Ya.
- Dan kau, apa yang kau lakukan? - Aku telah menyelesaikan sekolah musikku.
- Kau seorang musisi? - Ya. Tapi tidak hanya itu.
- Alat musik apa? - Cello.
Aku suka melihat wanita memainkan cello.
TERLARANG BAGI YAHUDI
Memalukan sekali. Beraninya mereka?
Kau tahu orang seperti apa, mereka ingin menjadi Nazi yang lebih baik dari Hitler.
- Aku akan mengadu. - Lebih baik jangan, percayalah.
- Itu memalukan. Seseorang sepertimu! - Selamat tinggal.
Kita akan bertemu di tempat lain.
- Kita bisa jalan-jalan di taman. - Tidak, kita tidak bisa.
Keputusan pemerintah. Tak diizinkan orang Yahudi untuk berada di taman.
- Ya Tuhan. Kau bercanda? - Tidak, itu benar.
Kita dapat duduk dikursi pengadilan, tapi "Orang Yahudi tidak diizinkan duduk di pengadilan umum".
Mustahil.
Kita hanya bisa berdiri dan ngobrol disini. Kurasa kita diizinkan untuk itu.
Jadi, kau memainkan cello. Bagus. Lalu siapa komposer favoritmu?
Chopin? Benar? Baiklah...
Kau harus belajar memainkan Cello Sonatanya, kan?
Bagaimana dengan mu, Wladek?
Mungkin aku bisa menemani. Aku memainkan piano, dan kau memainkan cello.
Tuan Szpilman, sangat, sangat hebat.
Panggil aku Wladek.
"Kebebasan lambang bagi orang Yahudi di daerah Warsaw.
Dengan ini saya perintahkan bahwa semua Yahudi di daerah Warsaw ...
akan mengenakan tanda/lambang ketika keluar rumah.
Deklarasi ini diberlakukan mulai 01 December, 1939...
dan digunakan bagi semua Yahudi diatas usia 12 tahun.
Tanda tersebut akan dipakai di lengan baju kanan...
dan akan melambangkan bintang biru David yang dilatarbelakangi warna putih.
Latar belakannya harus cukup lebar...
bagi bintang untuk mengukur 8 cm dari titik ke titik.
Lebar lengan yang akan ditempel bintang sekitar 1 cm.
Yahudi yang tidak menghormati deklarasi ini akan dihukum berat.
Pemerintah Warsaw, Dr. Fischer. "
- Aku tak akan mengenakannya. - Aku tak akan mencap diri.
Kita lihat saja.
Bukannya kita harus membuat ban lengan tersebut sendiri?
- Dimana kita akan mendapatkannya? - Kita tidak akan mengenakannya.
Kau!
Kesini.
Kenapa tidak kau taati?
Maaf.
Trotar in terlarang untukmu.
Gunakan saja got.
- Kau lihat itu? - Apa? apa? Aku sedang bekerja. Apa?
Apa ini?
- Ini yang akan memposisikan kita. - Apa maksud "memposisikan"?
"Berdasarkan perintah dari Pemerintah Warsaw, Dr. Fischer...
Memikirkan keberadaan daerah kekuasaan Yahudi di Warsaw.
Mereka akan membangun daerah Yahudi dimana orang Yahudi dapat tinggal. "
Lihat ini. "Yahudi yang tinggal diluar daerah yang telah ditentukan...
harus berpindah ke daerah Yahudi mulai 31 October, 1940."
Daerah itu tidak dapat menampung kita. Terlalu sempit.
Terdapat 400 ribu warga Yahudi di Warsaw.
Bukan, 360 ribu. Jadi, ini akan mudah.
Apa yang harus aku lakukan? Bilang saja.
Mama?
Mama, Ini apa?
20 zlotys!
Hanya itu yang tertinggal, 20 zlotys.
Apa yang bisa aku beli dengan 20 zlotys?
Aku bosan memasak kentang, kentang, kentang.
Itulah harganya. Itu harga yang aku tawarkan.
Nasihatku untuk diterima. Kau tak akan mendapatkan lebih dari orang lain.
- Tapi ini Bechstein! - 2 ribu. Nasihatku ambil saja.
Apa yang kau perbuat jika kau lapar? Makan piano?
- Keluar! - Kau kenapa?
- Hentikan! - Lebih baik kita membuangnya. Keluar!
Kau sudah makan hari ini? Kau kelaparan?
Kalian, orang gila.
Aku sudah berbaik hati. 2.000 dan aku membayar untuk diusir.
Bahkan aku tak membayar untuk diusir!
Kau belum makan hari ini. Kau gila.
Ambil ini.
Hello.
Hello. Hi.
Aku tak mau datang.
Aku tak mau melihat ini semua, tapi... Aku tak dapat menghentikan diriku sendiri.
- Apa kabar? - Baik.
Bagus.
Tidak, tidak begitu. Mereka menahan sepupuku.
Jurek bilang mereka akan membebaskannya.
- Ini memalukan. - Ini tak kan berlangsung lama. Jangan khawatir.
Itulah yang kukatakan pada diriku sendiri.
Terlalu mustahil.
Aku... Aku harus pergi.
Baiklah, sampai nanti...
segera.
Selamat tinggal.
Baiklah...
untuk mengatakan yang sesungguhnya, Aku pikir ini akan bertambah buruk.
- Kita tidur dimana? - Aku tidur di dapur bersama yang lainnya.
You, Henryk dan papa, disini.
Lihat.
Sini dan lihat.
Pergi.
Pergi ! Pergi !
Papa! Papa!
- Menjual semuanya? - Hanya satu. Dostoievski, "Si Idiot".
- 3 zlotys. - Lebih baik dari kemarin.
Tiga zlotys. Dan banyak orang disana menawar jutaan.
- Aku tahu. - Kau tidak tahu, percayalah.
Mereka menyogok penjaganya, dan penjaga tersebut menjadi buta.
No comments yet. Be the first to leave one.