Prvních 200 řádků.
"Drama ini adalah fiksi. Orang, tempat, organisasi"
"Insiden, grup, dan latar tidak berdasarkan kenyataan"
Ada apa?
Kau baik-baik saja? Kau bermimpi buruk?
Apa yang terjadi?
Aku bermimpi
kau sekarat, dan sering.
Berjanjilah kau tidak akan bertindak ekstrem.
Mimpi hanyalah mimpi.
Kudengar kau meninggalkan wasiat.
Itu tindakan pencegahan.
Hanya untuk berjaga-jaga.
Kupikir aku harus bersiap.
Itu saja.
Hal-hal buruk
tidak menunggu sampai kita memutuskan.
Hal buruk terjadi tanpa kita sadari.
Kau ingat lagu film Piazzolla?
Seorang pria berpakaian kaisar yang kepalanya terluka...
Seorang pria berpakaian kaisar menghadiri semester baru.
Tapi kepalanya terluka dalam kecelakaan.
Dia menjalani seluruh hidupnya, mengira dirinya kaisar.
Lagu ini tentang seorang pria
yang melupakan siapa dirinya.
Menurut cerita, dia hidup dengan meyakini dirinya kaisar.
Mungkin dia tidak lupa identitas aslinya.
Mungkinkah dia sengaja menghapus ingatannya?
Karena dia ingin hidup sesuai keinginannya?
Hidup sesuai keinginan?
Bagaimana jika kau menghapus kenangan burukmu?
Kau bisa menjalani kehidupan yang lebih baik.
Berharaplah.
Berharaplah keinginanmu akan terwujud.
Kau punya keinginan?
Katakan.
Apa keinginanmu?
Aku tidak ingin merasakan kemarahan.
Aku ingin hidup dengan tenang.
Bagaimana denganmu?
Aku ingin mencintai orang
yang kucintai tanpa akhir.
Keinginan itu sangat sederhana.
Kita bahkan tidak bisa melakukan itu.
Apa kita melewati
terowongan yang panjang hanya untuk itu?
Kau menghancurkan kakiku.
Aku akan menghancurkan sekujur tubuhmu.
"Episode Terakhir"
Secangkir teh panas
akan membantumu tidur.
Aku mengubah pola pikirku.
Jika keinginan kita sederhana,
bukankah artinya akan mudah untuk dicapai?
Kau bertanya
apakah aku serius denganmu.
Kau mengatakan itu disengaja.
Aku berbohong.
Aku tahu perasaanmu.
Jika bisa memilih untuk menghapus ingatanmu,
kau juga bisa memilih apa yang kau lihat.
Kau sering menunjukkan perasaanmu yang sebenarnya,
tapi karena situasiku sulit,
aku tidak memikirkan perasaanmu.
Kini aku bisa memahaminya.
Ayo kembali ke Seoul.
Kita akan menghadapi masa lalu,
kemudian menunggu sampai semuanya hancur.
Sekarang kita bisa berharap untuk hidup demi cinta.
Bukankah begitu?
So Ra.
Setelah menghancurkan kehidupan kita,
Lee La El bersama suamimu
bersikap seolah-olah mereka pasangan kekasih.
Jika melihat itu,
kau akan menggila.
Dengar baik-baik.
Lebih sulit jika kita tidak melakukannya malam ini.
Aku menelepon seseorang untuk membereskannya.
Pastikan kau melakukannya.
Kau tidak perlu memberitahuku.
Aku sendiri tidak tahan melihatnya
berdiri dengan kedua kakinya.
Yoon Kyum.
Bisakah kau mengeluarkannya dari sana?
Mudah sekali.
"Da Bi"
Hubungi sekretarismu.
Da Bi mungkin takut.
Jagalah dia.
Baiklah.
"Da Bi"
Da Bi sering meneleponku.
Kenapa dia menelepon selarut ini?
Da Bi, ini ayah.
- Di mana... - Ayah.
- Kenapa kau menangis? - Ayah.
Di mana kau?
Da Bi?
Da Bi.
Da Bi!
Nomor yang Anda tuju tidak aktif.
Silakan tinggalkan pesan setelah nada berikut.
Ada apa?
Da Bi menangis.
Panggilannya juga terputus.
Kurasa terjadi sesuatu kepada Da Bi.
"Istri"
Halo.
Sayang, apa kau
sedang bersama Da Bi?
Kenapa dia bersamaku? Dia seharusnya di rumah, di Seoul!
Saat mendengar kau ada di vila,
dia terus mendesakku. Jadi, kami datang bersama.
Aku tidak mau mengganggumu, jadi, kami berniat kembali.
Namun dia hilang!
Sayang, aku tidak bisa melihat apa pun.
Aku harus bagaimana? Aku hampir gila.
Aku tidak bisa menemukan Da Bi, Sayang!
Bagaimana dengan anak kita?
Di mana kita akan mencarinya?
Di mana kau sekarang?
Di sini? Aku di dekat pantai.
Tetaplah di sini.
Jangan pergi ke mana pun tanpa aku.
Aku harus membantumu mencarinya.
Da Bi mungkin datang ke sini.
Kau harus tetap di sini. Mengerti?
Ya, Bu.
Jangan biarkan Da Bi menjawab telepon
sampai ada kabar dariku.
- Mengerti? - Baik, Bu.
Nona Da Bi.
Maaf membangunkanmu di tengah tidurmu.
Aku tidak mengantuk lagi.
Ayah!
Da Bi!
"Da Bi"
Nomor yang Anda tuju tidak aktif. Silakan tinggalkan pesan.
"Istri"
Panggilan tidak dapat tersambung. Mengalihkan ke kotak suara.
Da Bi!
La El.
Tidak.
Pak, apa itu kau?
Da Bi?
Lee La El.
Ayahmu tidak mau mati.
"Tolong ampuni aku."
Dia memohon ampun, bahkan di ambang ajalnya.
Bagaimana denganmu?
- Jangan mendekat. - Kupastikan
kau akan kesakitan lebih parah daripada ayahmu.
Kau lebih dahulu.
Menderitalah dalam kesakitan dan rasa malu
hingga kau lebih berharap mati! Paham?
Aku harus membunuhmu.
Matilah.
Matilah.
Ampuni aku.
Matilah!
Matilah.
Kau pantas mati!
Matilah.
- Pak! - Lepaskan!
"Wakil Pimpinan Kim Jung Chul"
Da Bi baik-baik saja.
Jangan mencemaskannya.
Minumlah minuman hangat.
Kau orang baik.
Kau tidak bisa berbohong.
Kau terlalu baik untuk membenci siapa pun.
Namun mengingat kehidupan sulit yang harus kau jalani,
kau pasti menderita.
Kini aku tahu
kau melukai dirimu karena ini.
Mulai sekarang, hiduplah dengan bebas sebagai dirimu sendiri.
Apa maksudmu?
Aku yang membunuhnya.
Kau tidak tahu apa-apa.
Itu terjadi karena aku, dan aku membunuhnya.
Tidak. Aku membunuhnya.
Setidaknya biarkan aku melakukan ini untukmu.
Kumohon.
Aku akan menyerahkan diri.
Jadi, kau tidak perlu melakukan apa pun. Mengerti?
Aku tidak akan membiarkanmu menanggungnya sendirian.
Aku akan melaporkan ini ke polisi.
Maafkan aku.
Beristirahatlah sebentar di sini.
"Wakil Pimpinan Kim Jung Chul"
Apa yang terjadi?
Kenapa Seo Eun Pyeong ada di sini?
Kami bertengkar.
Syukurlah kau datang, Pak Seo.
Tolong laporkan ini
ke polisi mewakiliku.
Serta
tolong jaga La El.
Dia minum obat tidur, tapi akan segera bangun.
Aku tidak mau
No comments yet. Be the first to leave one.