Prvních 185 řádků.
Dokter! Dokter Koike!
Ada yang dirasa masih sakit?
Ayumi?
Bagaimana keadaan adikku?
Kami mohon maaf.
Dia tak berhasil diselamatkan.
Aku Someda, detektif.
Aku turut berduka sedalam-dalamnya.
Aku masih berusaha cari tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan kudengar....
Kau tak apa-apa?
Ditinggal tiba-tiba oleh orang yang kaukasihi pasti berat rasanya,
tapi demi dia, kau tak boleh terus berlarut-larut dalam kesedihan.
Banyak hal yang bisa sembuh dengan sendirinya, seiring berjalannya waktu.
Meski ada juga yang tak bisa.
Lo?
Apa aku pernah tunjukkan
rasa terima kasihku padanya?
Sekali pun belum pernah!
Aku belum pernah sekali pun balas kebaikannya.
Karena aku tak pernah mengira
akan ditinggalkan olehnya secepat ini!
Sebesar apa pun keinginanku,
sekarang aku sudah tak mungkin bisa membalasnya!
mempersembahkan
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
mereka bilang bahwa dunia
kuzurete owaru sekai
kan jatuh dalam kehancuran
mujihi ni tsugeru
apa yang
kimi ha
selama ini
hitori
selalu kaudengarkan
nani wo
sendirian?
kiiteta
ku selalu
boku ha
melihat
tooi
mimpi nan jauh
yume wo
di sana
miteta
mana yang sebaiknya kupilih?
nani wo erabitoru
mana yang sebaiknya kutanggalkan?
nani wo akirameru
akankah ku berani
kimeyou to shiteru
ambil keputusan itu?
boku ha nanisama da
meski tak ada lagi keraguan
nani wo erabu ka ha
atas apa yang harus kupilih
mou kimatteiru
kutanyakan pada Tuhan
machigai ha nai ka
agar ku tak salah melangkah
kami ni toikakeru
sebenarnya ku tak sendirian
hitorikiri ja nakatta
karena kau selalu ada di sampingku
zutto soba ni itanda
ulurkan tangan
kono te wo nobasu
ulurkan tangan
kono te wo nobasu
tak ada lagi yang perlu ditakutkan
kowai mono nanka nai
bahkan meski kau jadi monster sekalipun
tatoe bakemono ni narou tomo
kita kan selalu bersama
nashitogeru
kita kan selalu bersama
nashitogeru
Menuju Akhir Pelarian
Apa masih ada sisa makanan, ya?
Lalu, sekarang mengenai SBE48.
Itu nama grup idola atau rumus matematika?
Selain itu, mereka juga tak beranggotakan 48 orang, tapi hanya 4. Idola dari mananya, coba?
Lalu selanjutnya, ada lagi Quattro K.
Bimbel musim panas sudah buka pendaftaran baru.
Baiklah, kita ke pertanyaan lain.
Saat ditambahkan ke Ramen Emas-
Sambal Yuzu!
Eh? Tepat!
Omong-omong, pertanyaan lengkapnya adalah sebagai berikut,
"Saat ditambahkan ke Ramen Emas, katanya, bumbu ini akan buat rasanya jadi lebih enak."
"Apa nama bumbu tersebut?"
Otosaka!
Otosaka,
kalau misal kau belum makan, mau makan bareng, tidak?
Nih lihat, aku buat sup krim!
Ini adalah sup krim spesial buatan Yusarin, lo.
Ogah.
Anu, sekarang bagaimana?
Biar kulihat lagi.
Sayang sekali, dia sudah kembali lagi ke dalam.
Aku berani bayar pakai apa pun buat makan ini!
Sup krim spesial buatan Yusarin!
Jijik, ah!
Aku bisa minta Yusa buatkan untukmu sepuasnya nanti!
Hancurkan pintu ini pakai kemampuanmu!
Menembus kaca tebal saja sih bukan masalah, tapi kalau pintu ini, lain lagi ceritanya.
Demi keamanan, pintu ini dibuat lebih kokoh dibanding pintu apartemen biasa.
Cih, payah amat jadi orang.
Dibakar juga tetap percuma.
Kepekaanku pakai tak tajam seperti biasanya lagi!
Padahal kupikir aku lebih paham rasanya kehilangan saudara kandung dibanding orang lain.
Anu...
Jadi, akhirnya harus bagaimana?
Sepertinya kita masih perlu waktu untuk bisa membujuknya.
Ya.
Kalau begitu, mari kita ke sini lagi nanti.
Permisi! Maaf aku masuk seenaknya!
Anu, ini aku, Shirayanagi.
Anu...
Apa dia baik-baik saja?
Ya, kurasa dia baik-baik saja!
Ya sudah, tolong urus, ya!
Siapa kau?
Ini aku Shirayanagi, orang yang pernah kauselamatkan nyawanya.
Lalu?
Aku dengar katanya kau tak pernah berangkat sekolah lagi.
Aku juga turut berduka atas yang terjadi pada adikmu.
Mungkin aku tak pantas katakan ini, tapi misal ada yang bisa kubantu-
Tak ada.
Apa pun boleh, kok.
Otosaka, aku hanya ingin menolongmu.
Menolongku?
Aku tak butuh pertolongan apa-apa.
Aku baik-baik saja.
Tentu kau butuh!
Habisnya, setiap hari kau hanya makan mi gelas, 'kan?
Akunya memang suka. Masalah?
Anu, bagaimana kalau kita berdua pergi makan panekuk lagi seperti dulu?
Panekuk?
Kapan, ya?
Di hari kau menolong aku!
Mi gelas sama panekuk, nutrisinya tak berbeda jauh, 'kan?
Kurasa ada benarnya juga.
Tapi, pokoknya kita harus ke luar rumah!
Oke.
Syukurlah.
Ya sudah, tolong belikan sedus mi gelas.
Kau mau membantuku soal apa pun, 'kan?
Mi gelas. Terserah mau rasa apa.
Tidak, kau juga harus ikut, Otosaka!
Aku tak mau ikut.
Belikan saja dulu, nanti kuganti uangmu.
Aku tak mau pergi kalau kau tak ikut!
Tak mau pergi kalau aku tak ikut?
Kau, Shirayanagi, ya?
Memangnya, kau itu ibuku, ya?
Bukan, aku tak bermaksud begitu.
Tapi, aku khawatir sama keadaanmu!
Jadi tadi, hanya omong kosong?
Bukan begitu!
Yang penting sekarang, kau harus mau ke luar rumah dulu, Otosaka!
Kalau terus kurung diri di rumah, keadaan mentalmu takkan sembuh-sembuh!
Takkan sembuh-sembuh?
Ya.
Aku kan sudah bilang,
"Aku ini baik-baik saja."
Orang sehat itu hidupnya tak sepertimu!
Ini bukti kalau mentalmu terganggu!
Terserah!
Tak perlu perlakukan aku seperti orang sakit!
Kalau tak mau belikan mi gelas untukku, mending pulang sana.
Baiklah.
Maaf aku sudah bersikap seenaknya.
Aku harus beli persediaan, nih.
No comments yet. Be the first to leave one.