Prvních 200 řádků.
Diterjemahkan Oleh : Rafli Khan
Dukung Rafli menerjemahkan film2 SRK yang belum ada subs indonesianya
dengan cara rate dan beri komentar, yah.
Khan Bhai, sampai kapan kita harus tinggal di sini?
Sampai semuanya aman terkendali.
Apa?!
Lanjutkan menyemir kumismu, nanti bakal tumbuh.
Kartar, rasanya hampir mau mati di tempat ini.
Jangan khawatir. Kita akan melarikan diri saat magrib.
Ketika magrib tiba, kita harus keluar dari kota ini bagaimanapun caranya.
Kishan, kemana kau mau pergi?
Khan Bhai, Aku mau cari udara segar di luar.
Kishan, jangan kau buka jendela itu!
Khan Bhai, Kita benar-benar terjebak!
- Apa yang terjadi? - Polisi telah mengepung kita!
Kabir, polisi!
- Keluar dari sini. - Ya, lari.
Diterjemahkan Oleh : Rafli_Khan
Aku sungguh kecewa, Ranbir.
Dan aku terheran-heran.
Ini yang pertama kalinya tahanan kabur dari penjaramu.
Bukan hanya satu, tapi lima tahanan.
Kerja bagus!
Kalian melakukan hal yang mustahil.
Pertama kalinya dalam hidupku, Tanpa izinku...
. Seseorang berusaha keluar dari penjara.
Jika seandainya kami minta izinmu, apa kau izinkan kami pergi?
Tidak! Itu bukan ideku... mereka yang usul.
Untuk selanjutnya, bukan hanya kau yang berhenti cari cara untuk kabur...
Tak ada satupun tahanan yang akan berani memikirkan cara kabur.
Meski menjadi jaksa penuntut umum...
Apa yang mendesakmu pensiun tiba-tiba?
Kamu tidak menjawab kami. Apa kamu pensiun...
Karena kamu kalah dengan kasus pembunuhan itu?
Nyonya, tolong jawab pertanyaan kami.
Kalian hanya membuang-buang waktuku saja.
Aku tidak ingin menjawab pertanyaan apapun.
Aku ingin berhenti dan sudah kulakukan... Itu saja.
Apa yang dokter bilang?
Beliau ingin Gayatri dirawat di RSJ selama beberapa hari.
Sepertinya itu tidak perlu, kita bisa merawatnya di rumah.
Mengapa tidak... Kau punya banyak waktu setelah pensiun.
Belum pernah terlintas di pikiranku, Geeta.
Terkadang kau, orang yang patuh akan hukum, akan menganggap hukum musuhmu.
Siapa yang buat pematuh hukum ini, musuhnya hukum?
Kau tahu persis Bhaiyya... Hukum itu sendiri yang bertanggung jawab.
Tidak!... Selamatkan aku!
Aku sedang digantung. Mati aku.
Aku belum mau mati, masih mau hidup. Aku lagi digantung.
- Ada apa denganmu, Kishan? - Aku lagi digantung... Tolong!
Hei, tenangkan dirimu, Kishan.
Aku tadi bermimpi. Aku masih hidup!
Si brengsek selalu menangis.
Jika kau mau digantung, Maka kau akan digantung.
Berhenti memimpikannya 28 kali dalam 24 jam.
Kelihatannya polisi sudah salah tangkap dalam kasusnya.
Para pecundang ini tampaknya tidak mampu membunuh orang.
- Beraninya kau sebut kami pecundang! - Tidak, Kevin, jangan.
Lepaskan aku! Biar kuberi dia pelajaran.
Akan kubunuh bedebah itu!
Dengar goblok, mereka tidak membunuh selingkuhan istrinya seperti yang kaulakukan.
Kau tahu kenapa mereka membunuh dia?
Beritahu dia.
Tiga dari kami adalah yatim-piatu yang beda agama.
Kami dibesarkan bersama-sama.
Kami berbagi apapun makanan kami.
Dan apa kau tahu tuduhan apa yang dituduh pada kami?
Bahwa kami bertanggung jawab atas kerusuhan antar agama di daerah kami.
Kami melihat penghancuran di sekeliling kami.
Kami melihat rumah2 dibakar. Kami melihat isak tangis.
Wanita ditinggal mati suami, anak yatim-piatu Bisa kau lihat itu?.... Kau tidak bisa!
Wanita yang biasa kami panggil ibu...
Telah bunuh diri. Karena beliau diperkosa!
Sejak itu kami putuskan...
Kami akan bunuh orang bergamis putih yang kalian sebut pemimpin.
Kami akan bunuh dia, kami akan mencincangnya!
Apa kami salah? Katakanlah!
Apa itu dosa jika menyucikan masyarakat?
Jika itu dosa, maka iya, kami salah, kami penjahat.
Jika satu saja pemimpin belum terbunuh selama kerusuhan ini.
Kerusuhan ini tidak akan berakhir. Kerusuhan ini akan terus terjadi!
Kishan, Menghapus garis2 di dinding ini takkan mengubah takdirmu.
Dan menghitung hari takkan jadi bertambah.
Tanggal 1 Januari akan tiba saat waktunya tiba.
Tidak lebih sehari, tidak kurang sehari.
Khan Bhai, Aku belum mau mati sekarang.
Belum mau mati... Kenapa harus sekarang?
Aku belum mau mati.
Aku belum mau mati!
Kita belum banyak melihat berbagai hal dalam hidup.
Kau benar.
Kita masih sangat muda... dan bentar lagi mati digantung.
Kabir Bhai, Lakukan sesuatu.
- Paling tidak lakukan sesuatu, kumohon! - Hei Kishan.
Aku sama saja tidak berdaya sepertimu, paham?
Berpikirlah.
Kalau aku bisa berbuat sesuatu. Aku takkan duduk di sini.
Sipir telah memperketat keamanan.
Dia sudah memperkuat dinding dan pintu penjara ini.
Kishan, Bukan hanya sulit, tapi tidak mungkin keluar dari sini.
Tapi aku bisa membuat tidak mungkin ... jadi mungkin!
Karena jeruji besi tak bisa patah karena omong kosong saja.
Tapi pastinya bisa terbuka dengan sedikit akal.
Akan kuselamatkan kalian dari mati dan memberi kalian lembaran hidup baru!
Tapi, sebagai imbalannya, kalian harus menolongku.
Aku membantu kalian bukan ada maksud apa-apa.
Aku membantu kalian karena kubutuh bantuan kalian.
Pertimbangkan baik-baik.
Ketidakberdayaan kalian dan keperluanku.
Boleh kutanya kenapa kau butuh... penjahat seperti kami?
Kuberitahu kalian bahwa waktunya sudah mepet.
Sekarang aku beritahu.
Setiap tanggal 2 Oktober, diadakan perayaan di rutan ini.
Tahun ini, akan menjadi tahun terakhirmu di penjara.
"Jalanan terasa sepi"
"Jauh dari huru-hara aktivitas keseharian"
"Tak ada banyak gedung tinggi."
"Tak ada keributan maupun kelahi"
"Banyak sekali ketenangan di sini"
"Tak ada keributan maupun kelahi"
"Orang2 boleh saja menyebutnya penjara tapi kami bahagia di sini."
"Ulurkan tanganmu, kita tos"
"Orang-orang menertawakan kami"
"Mereka tak hiraukan perkataan kami"
"Tak ada yang tahu apa yang membawa kami kemari"
"Kami butuh uang untuk selamat"
"Kami butuh uang agar tetap hidup."
"Untuk sebuah pekerjaan, pemerintah menuntut sejumlah uang"
"Bahkan sobatmu butuh uang"
"Ketika kita ngendarai taksi, polisi minta uang"
"Di rumah, keluargamu butuh uang"
"Aku tidak punya tabungan di bank manapun"
"Tidak juga seseorang membagimu makanan demi pahala"
"Bisa kami katakan, hidup terasa lebih ringan di penjara."
"Di sini hidup kami sama sekali tidak ada ketegangan"
"Semuanya dapat kerja di sini walau tanpa gelar"
"Jadi kami dapat uang setelah kami bekerja"
"Di sini kami makan tepat waktu"
"Semuanya dapat porsi yang sama"
"Kami juga tidak membayar sewa untuk kamarnya"
"Semua orang mencari teman di sini"
"Hari ini hari yang cerah dan penuh berkah"
"Ada orang yang ingin menjadi seperti dirimu di luar sana"
"Pergi dan yakinkan mereka"
"Ajari mereka cara menjalani hidupnya"
"Orang yang pergi ke luar itu akan menyesal seumur hidup"
"Hanya ada kebencian di luar sana"
Kishan?... Ayo jemput dia.
- Dimana dia? Di sana ternyata. - Sebelah sini.
Kenapa kau makan manisannya, Kishan?
- Gotong dia. - Ke luar, nanti aku..
- Aku mau manisan lagi. - Nanti aku kasih manisannya.
- 'Beri aku tos' - Nanti kita tos.
Nanti aku kasih tos.
Inspektur, Tak boleh ada satupun mobil yang lewat tanpa pemeriksaan, Paham?
Angkat dulu palangnya.
Penjaga, angkat palangnya.
Apa! Mereka ada di mobil jeep polisi.
Anak buah, kejar mobilnya, ikuti mereka!
Setelah berhari-hari, untuk pertama kalinya...
Kita semua bisa menghirup udara bebas.
Semoga Tuhan berkehendak polisi tak bisa lagi menangkap kita.
Kau benar... Jika polisi tidak menangkap kita.
Maka dengan izin Tuhan kita bisa hidup dengan tenang, benar kawan?
Kishan, Kemarilah.
Ini tempat yang sempurna untuk sembunyi dari polisi.
Jarang sekali orang ke sini meski siang hari.
Warga setempat mengatakan, tempat ini ditinggali hantu.
Ditinggali hantu! Tidak, Aku takut sekali hantu.
Di dunia ini, bukan hantu, bukan hewan buas...
Yang lebih berbahaya daripada sifat manusia, bung.
Hanya manusia yang sebabkan penderitaan dan kehilangan.
Itu kamar kalian.
Aku sudah mengatur makanan dan minumannya.
Kalian tinggal masak sendiri.
Satu hal lagi. Semua yang mungkin kubutuhkan sudah ada di kamarku.
Kalian tak perlu mengkhawatirkanku.
Kishan, Bukankah ini mirip dengan latar di film 'Bees Saal Baad'?
Khan Bhai, Aku masih belum paham.
Ada apa sebenarnya?
Kenapa ia membawa kita kemari? Tolong jelaskan, Khan Bhai.
Mungkin dia mau mendirikan pabrik pembuat permen?
Apa katamu tadi? Sebuah Pabrik Permen?!
Apa yang akan kita perbuat di pabrik permen?
Dasar bodoh.
Perempuan yang sudah ambil resiko tinggi dan membawa kita kemari.
Rumah ini, makanan ini.. Ingat mobil yang tersembunyi di semak2?
Dia merencanakan sesuatu yang besar dan itu tidaklah mudah.
Kupikir dia sudah menyelamatkan kita dari hukuman gantung.
Jadi dia bisa saja membuat kita terbunuh di tempat ini.
- Kau benar, Kabir Bhai. - Bangun.
Menurutku dia merencanakan hal berbahaya pada kita.
Dia merencanakan sesuatu... Tapi bukan kita.
Hei siapa di sana? Chotu, lihat siapa yang di dalam truk!
Hey... Berhenti!
- Pak, Ada orang yang membawa truk kita. - Kemana perginya mereka?
- Kabir Bhai, Apa ini? - Kishan, Ini granat, granat!
Buka kotak yang lain, periksa.
Kotak-kotak ini berisi solusi dari semua masalah kita.
Senapan ini, granat-granat ini! Tak ada yang bisa menyentuh kita sekarang.
No comments yet. Be the first to leave one.