Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

아형---Knowing---Brothers---E521 WEB-DL VIU
Komentář od Kim_Heemi
Knowing Bros episode 521. Bintang Tamu : Park Ji-soo, Lee So-hee, Jeong Gyeo-woon, Choi Ji-ho. Durasi : 01:27:04 | Download video Knowing Brothers sub Indo lengkap di https://www.knowingbrothers.web.id

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2026-03-23
Stažení: 39
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

"Suatu hari pada bulan Maret, dipenuhi aroma musim semi"

"Pria tua itu berteriak."

"Lalu, dia bersandar pada tiang."

"Di belakang bahunya,

pria tua itu merasakan kekuatan ikan raksasa itu

saat bergerak ke arah yang dia pilih."

"Dia kagum menemukan makanan bahkan di buku"

"'Tolong perlihatkan.'" - Apa?

"Kata pria tua itu."

Ada apa dengannya?

Dia membaca buku?

Astaga, yang benar saja. - Sekarang bukan musim gugur.

Di mana sopan santunmu? - Ada apa?

Seperti yang kamu lihat, aku sedang makan.

Kamu makan... - Makanan untuk jiwaku.

Kamu bahkan makan buku sekarang?

Kamu mempromosikan acara TV barumu

yang kamu memakai wig

dan kumis palsu. - Apa?

Aku tidak mempromosikan apa pun.

Aku menyalakan TV untuk menonton pertandingan NBA

hanya untuk melihat layar yang penuh dengan wajahmu.

Tidak, bukan begitu. - Acara apa itu?

"Kang Ho Dong Neighborhood Bookstore".

Tidak. - Itu benar.

Tidak, kamu salah. - Tunggu.

Kenapa tidak memberi tahu kami kamu membuka toko buku?

Aku akan mengirim bunga.

Itu toko buku yang terletak di Kangho-dong,

lingkungan termanis di seluruh dunia,

dimiliki dan dikelola oleh Hocrates, yang merupakan murid Socrates.

Hocrates bukan aku.

Begitukah? - Dia Hocrates?

Jadi, dia orang yang berbeda? - Dia murid Socrates.

Begitu rupanya.

Dia masuki dunia anehnya sendiri. - Itu alter egomu?

Seperti Ppakgu menyebut dirinya "Biksu NewJeans".

Itu... Begini... - Hocrates...

Di acara itu, Hocrates dikatakan

berusia sekitar 2.000 tahun. - Benarkah?

Siapa mereka? - Hai, Teman-Teman.

Siapa mereka? - Hai, Teman-Teman.

Siapa dia? James Dean? - Apa yang terjadi?

James Dean? - Siapa dia?

Dia selebritas TV? - James Dean?

Siapa dia? - Begini...

Tontonlah video kami juga.

Dia komedian? - Benar.

Apa? - Siapa dia?

Hai. - Namanya Jeong Gyeo Un.

Kalian komedian KBS angkatan 34?

Mereka pasti angkatan 35. - Apa?

Kalian komedian, bukan? - Apa yang terjadi?

Gyeo Un. - Permisi. Dari mana...

Siapa kalian? - Biar kutanyakan ini dahulu.

Kalian pindah dari sekolah mana?

Hai. - Hai.

Kami dari

SMA Lakukan Apa Pun Demi Mempromosikan Wilayah Kami.

Dua, tiga. Halo. - Halo.

Aku Pearl J, juga dikenal sebagai Petugas Pearl.

Aku Jeong Gyeo Un, petugas dari Yangju.

Itu alasannya. - Dia dari Yangju.

Itu menjelaskan "Pearl". - Yangju.

Yangju. - Yangju. Benar.

Yangju. - Baiklah. Silakan lanjutkan.

Ji Ho pergi ke mana pun di Chungju.

Aku Petugas Choi Ji Ho dari Chungju.

Dia dari Chungju. - Chungju.

Aku Ahli Makanan dari Gunsan.

Aku Petugas Park Ji Su... Pak?

Aku melakukannya dengan benar? - Tidak perlu bicara formal.

Aku petugas.

Gunsan!

Hai. Aku Si Manis dari Nam-gu, Ulsan.

Aku Lee So Hee.

Bagus! - Dia dari Ulsan.

Dia dari Ulsan. - Benar.

Mereka bukan orang biasa.

Mereka ahli humas terbaik

yang mendominasi internet dengan meme viral mereka.

Kamu tidak tahu itu, bukan? - Aku tidak tahu itu.

Kalian YouTuber atau PNS?

PNS... - Gaji kami dari pajak, tapi...

PNS? - Kalian PNS?

Tentu saja, kami PNS. - Mereka seperti pejabat pemerintah.

Namun, dia mungkin bukan.

Aku pegawai negeri sip-idola, - Baiklah.

campuran "pegawai negeri sipil" dan "idola".

"Kata yang baru ada sejak berdirinya Brother School"

Aku seperti bintang idola di wilayahku.

Kamu juga suka semestamu sendiri. - Kamu pegawai negeri sip-idola?

Sama seperti Hocrates. - Alam semesta anehnya sendiri.

Dia seperti Hocrates. - Ada apa dengan...

Ada apa dengan aksesori mutiara itu?

Gyeo Un. - Pasti terkenal dengan mutiaranya.

Kamu selalu memakainya?

Aku selalu memakai aksesori ini.

Mutiara. - Saat kamu tidak syuting juga?

Benar. Mutiara sangat cocok dengan warna pribadiku.

Tidak seperti namamu "Jeong Gyeo Un",

kamu terlihat sedikit "lelah".

Benar. Kami juga... - Kami tahu

kalian semua sangat terkenal.

Namun, kudengar kalian terkejut diundang ke Men on a Mission.

Pikirku, "Akhirnya aku mendapat undangan yang tidak bisa kutolak."

Kupikir itu benar-benar... Maksudku, tidak akan ada lagi...

Aku belum pernah tampil di acara TV.

Namun... - Kamu harus diundang

untuk tampil di sebuah acara. - Tentu saja. Aku diundang...

Ulsan dan Gunsan sepertinya tidak akur.

Sepertinya begitu. - Aku menyukaimu.

Benar, bukan? Aku juga. - Ulsan dan Gunsan bermusuhan?

Ada konflik di antara mereka. - Sejujurnya...

Citra kami tumpang tindih karena bentuk tubuh kami mirip.

Jadi, aku agak mewaspadaimu. - Benarkah?

Karakter mereka tumpang tindih. - Citra mereka mirip.

Karakter mereka tumpang tindih. - Astaga. So Hee kompetitif.

Fakta bahwa kita punya citra yang sama membuatku agak stres.

Kamu kegemukan saat kecil? - Sedikit.

Aku juga kelebihan berat badan saat kecil.

Mereka berdua kelebihan berat badan saat kecil.

Bukankah kamu juga kegemukan? - Dia juga.

Baru kali ini ada ungkapan itu. - Dia kegemukan saat kecil.

Dia... - Dia kegemukan saat masih janin.

Dia ada di tingkat lain. - Itu mengagumkan.

Aku kegemukan bahkan saat baru lahir.

Dia bayi baru lahir yang berat. - Tepat sekali.

So Hee, seperti perkataanmu,

kamu memiliki semangat berkompetisi dengan Ji Su?

Kamu bisa tahu dengan melihat kami berdua.

Kami mirip.

Aku ingin dapat banyak waktu tayang di acara ini.

Kalian golongan berapa? - Golongan?

Aku PNS Golongan Tujuh. - Aku Golongan Delapan.

Aku Golongan Tujuh. - Baiklah. Aku Golongan Delapan, Bu.

"Nam-gu, Ulsan, mencetak angka pertama"

Golongan Tujuh dan Delapan. - Angka kecil golongan lebih tinggi?

Golongan Tujuh dan Delapan. - Tidak ada yang berpikir

itu mungkin pengelabuan suara

saat diundang ke acara ini? - Sejujurnya, aku ragu.

Kupikir tiga orang lainnya terkenal,

tapi kalian mungkin saja tidak mengenalku.

Namun...

Kudengar dia merekomendasikanku.

Gyeo Un merekomendasikanmu? - Tentang itu, ya.

Aku pernah bertemu dengannya. - Benar.

Kami bertemu di acara ragam SBS... - Selama syuting di SBS,

kami bertemu. - Kami bertemu saat itu.

Jadi, aku membantunya diundang kali ini.

Terima kasih. - Kamu membantunya diundang?

Caramu diundang tidak penting. - Dia membantunya tampil di sini.

Bagaimana perasaanmu

saat mendapat telepon yang mengundangmu, So Hee?

Aku tidak yakin apakah itu benar-benar terjadi,

tapi aku menerima undangannya.

Orang-orang di sekitarku mengatakan hal-hal seperti,

"Memangnya kamu siapa sampai bisa tampil di acara itu?"

"Bisakah nonselebritas juga tampil di acara itu?"

"Kalau begitu, aku juga akan tampil di acara itu." Mereka seperti itu.

Karena aku di sini, mewakili Nam-gu, Ulsan,

aku... Ya? - Apa yang dikatakan bosmu

tentang penampilanmu di acara ini?

Kamu butuh persetujuan resmi, bukan?

Kita melapor ke senior, bukan? - Ya.

Tertulis dengan huruf tebal bahwa aku akan tampil di acara ini.

Bosku tertawa terbahak-bahak saat aku menyerahkannya.

"Kenapa kamu diundang ke acara itu?"

"Proyek sampingannya sangat mencolok hingga membuat bosnya tertawa"

Sebenarnya, aku datang ke studio ini tahun lalu.

Chungju Man pernah tampil di acara ini.

Benar. - Ya, benar.

Kamu ke sini bersamanya? - Rasanya ini kali keduaku di sini.

Kamu pasti tidak terlalu gugup. - Aku terbiasa berada di sini.

Belum lama ini Chungju Man datang ke sini.

Dia manis. - Benar.

Aku bahkan tidak bisa membayangkan akan tampil di sini sebagai tamu.

Bagaimana reaksi keluargamu? - Jadi...

Mereka berkata, "Kenapa mereka mengundangmu ke acara itu?"

"Kamu syuting dengan Ho Dong? Kamu yakin?"

Mereka sulit memercayainya.

Seon Tae memberimu kiat?

Seon Tae? Aku membual kepadanya

akan tampil di Men on a Mission.

Dia mengatakan butuh waktu lama sampai dia diundang dan mengeluh

karena aku diundang secepat ini.

"Chungju Man mengeluhkan undangan yang terlambat di acara ini"

Begitulah reaksinya.

Sebagai PNS, kalian pasti tahu ini.

Kalian harus membuat dokumen

dan melapor kepada senior. - Benar.

Ada prosedur juga yang harus diikuti di acara ini.

Bisa berikan dokumen yang kalian siapkan?

Kami bukan PNS biasa.

Bisa tolong minggir?

So Hee... - Lihat aku sekarang.

Apa pun yang kulakukan, kalian harus tertawa.

Sulit bagiku mempertahankan pekerjaanku.

Kamu merencanakan sesuatu? - Akan kuberikan kepadamu.

Baiklah.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left