Prvních 164 řádků.
Sepertinya, kita ada di jalur kereta bawah tanah.
Ya.
Di mana Mitsu dan yang lain?
Aku tak tahu. Yang penting, kita harus lakukan sesuatu pada paman ini.
Ada markas sementara kalau kita pergi ke atas, jadi dia bisa dirawat di sana juga.
Oi, Yubodoh! Kau mendengarku?
Kalian tak apa-apa?
Tentu saja!
Mana mungkin kami mati di tempat seperti ini, Bodoh!
Apa kalian bisa keluar?
Tak masalah!
Kalau begitu, kalian pergi duluan!
Kami harus berhenti di suatu tempat dulu!
Sampai ketemu di barisan pertahanan!
Ah, tapi...
Jangan sampai terlambat!
Payah, aku gagal bunuh pemimpinnya.
Mengagumkan.
Dia bunuh banyak teman kita dalam sekejap.
Rupanya manusia juga kirim pasukan utama mereka.
Pasukan utama?
Kelompok paling elite di antara Unit Pemusnah Vampir,
yaitu Regu Rembulan Iblis.
Oke, semuanya.
Apa kalian sudah siap?
Mari kita bunuh manusia-manusia rendahan ini.
Oi! Apa darah manusia yang kalian teguk tadi lezat?
Asal tahu saja, itu adalah tegukan kalian yang terakhir.
Pinjamkan kekuatanmu, wahai Pedang Iblis, Mahiru-no-Yo.
Ayo, semuanya! Perang ini bisa dimenangkan kalau kita berhasil pertahankan tempat ini!
Mari kita bunuh
vampir-vampir keparat ini.
ku tak ingin semuanya mati terbunuh
I don't want nobody to get killed
ku kan menyertaimu, karena persiapanku sudah matang
I'll come and get you, I am always ready to fight
jadi jangan kaubawa seluruh tanggung jawab yang hanyutkan kita
so don't take all of the blame, we were all swept away
jangan pula kaupikul beban seperti biasanya
don't take all the weight, you always do
pasti ada suatu hal yang berada di luar kendalimu
there will always be something you cannot control
yang kan kita lewati, seiring datangnya penyelamatan dirimu
we will overcome, your salvation has begun
kekacauan pun tutup peringatan dan cahaya
no signs, no lights such a mess all over
jangan lepaskan harapanmu
don't kill your hopes
kau pun sadarkan siapa yang kubutuhkan
you make me realize who I need
tunggulah ku di sana, walau mereka terkadang berubah
I'll be there hold on, they'll change you somehow
sekarang, di manakah gerangan dirimu?
so where are you now?
kan kutemui dirimu saat fajar
I'll reach you by dawn
kala bayangan muncul
the shadows appear
dan ilusi terlahirkan
illusions are born
malaikat kegelapan yang kautemui tanpa sengaja
the fallen angels you run with don't know
mengubah rasa sakit jadi kemanusiaan dalam diri kita
it is our pain that makes us all human after all
hancurkan jajaran foto cokelat tua
torn old sepia photographs show
di mana panggilan menyeruak penuhi dunia rapuh kita yang berharga
our fragile precious world, must discard it, respond to the call
Hasil Sebuah Pilihan
Hasil Sebuah Pilihan
Semuanya, segera berangkat, yuk!
Ya!
Kak Mika, Kak Yu! Kami berangkat, ya!
Ya.
Hati-hati!
Kami berangkat.
Dadah.
Makan yuk, makan!
Lauknya daging!
Aku bakal makan banyak!
Jangan cepat-cepat, nanti jatuh.
Eh, eh, Yu.
Aku lagi sibuk.
Eh, eh, eh, Yu!
Berisik banget, sih. Memangnya ada apa, Mika?
Kalau saja bisa lari dari sini, apa yang mau kaulakukan?
Ha? Kau ini melantur apaan, sih?
Di luar sana, adanya hanya virus yang buat umat manusia punah, tahu.
Hanya perumpamaan saja, kok.
Kalau saja kita sekeluarga bisa melarikan diri ke luar bersama,
kalau saja kita bisa pergi ke dunia tanpa adanya vampir, menurutmu bakal menyenangkan, tidak?
Hanya kita?
Ya. Hanya kita sekeluarga.
Menurutku memang menyenangkan, sih.
Masa?
Ya.
Sepertinya, aku harus berusaha lebih giat lagi.
Ha?
Jangan dipikirkan, aku hanya melantur, kok.
Nah, aku juga ada urusan dulu sebentar.
Urusan? Memangnya urusan apa?
Makanya kubilang, jangan dipikirkan.
Orang aneh.
Tapi, semua tak terjadi seperti yang Mika bilang.
Dunia luar juga tak seindah surga, Mika.
Ayo pergi, Yu.
Paman kopral bagaimana?
Jangan khawatir, dia sudah ditangani oleh ahlinya.
Begitu? Syukurlah.
Omong-omong, barusan letkol Guren sudah beri kita perintah.
Si Guren ada di sini?
Ya, pesannya disampaikan melalui pos-pos terdekat.
Sekarang, letkol sedang bertempur melawan pasukan utama vampir
yang ada di perempatan gang lima Shinjuku barat.
Dia butuhkan bantuan kita secepatnya.
Pasukan utama.
Berarti, kalau kita kalahkan mereka, perang ini bisa dimenangkan, bukan?
Mereka pasti juga pikirkan hal yang sama.
Dengan habisi pasukan letkol, maka kemenangan akan jadi milik mereka.
Sebaiknya kita bergegas bergabung dengan Mitsu di baris pertahanan dan segera menuju ke gang lima.
Sudah kubilang, itu mustahil!
Misi yang kami terima adalah kerahkan semua pasukan di barisan pertahanan.
Karena kalau barisan di sana runtuh, Shinjuku juga akan takluk!
Tapi, pasukan kami juga sedang berada di ujung tanduk!
Pasti ada Unit Pemusnah Vampir yang membantumu, 'kan?
Yang bantu dari Unit Pemusnah hanya tiga orang, terlebih mereka semua masih di bawah umur!
Ditambah lagi, pasukan musuh juga terdiri dari banyak kelompok!
Oh, Yu!
Hanya tinggal tunggu waktu saja sampai mereka tamat.
Baiklah, akan kami kirimkan juga pasukan ke sana. Segera periksa-
Tunggu sebentar!
Apa Unit Pemusnah yang Anda sebut tadi, dari Regu Rembulan Iblis?
Ha? Aku tak tahu, kau siapa?
Kami dari Regu Rembulan-
Apa tiga orang yang tadi, satu perempuan dan dua laki-laki?
Ya, itu benar.
Lalu, di mana tempat mereka bertarung?
Taman Pusat Shinjuku.
Kami yang akan ke sana, kalian tetap kirim saja pasukan ke barisan pertahanan.
Mengerti?
Sebentar, Yu!
Kau harus tenang dulu!
Belum tentu yang di sana itu Mitsu dan kawan-kawan!
Kita tak boleh bertindak dengan info yang kurang jelas begitu!
Prioritas pertama adalah bantu pasukan letkol!
Pasukan elite milik letkol sekalipun, tentu akan kesulitan hadapi pasukan utama vampir!
Mereka yang ada di barisan pertahanan tak bisa kita andalkan.
Dan hanya kelompok kita yang bisa bantu letkol saat ini!
Payah, kok tak ada habisnya, sih?
Biar Mito dan aku yang tangani ini.
Anda langsung incar pemimpinnya saja.
Sepertinya lebih enak begitu.
Kuserahkan padamu!
Situasinya semakin menarik.
Kalau saja Crowley, Moyang Ketiga Belas, ada di sini, pasti situasinya akan semakin bertambah sengit.
Ya, sudahlah.
Lacus, Rene,
perintahkan semuanya untuk tahan yang lain, kecuali si keras kepala yang ada di sana.
Baik, laksanakan.
Bagaimana, Mika?
Sepertinya, aku bakal saksikan anak kesayangan Moyang Ketiga, Krul Tepes, beraksi.
Kau dan aku yang akan bunuh manusia sok kuat itu.
Bagaimana?
Aku sendiri saja cukup.
No comments yet. Be the first to leave one.