Prvních 161 řádků.
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Renungan
Senin, 6 Juli Tahun 2026 Pukul 07.15 - Ocean Turtle
Organisasi Penelitian Angkatan Laut bernama Rath.
Seandainya saja aku bisa pergi ke Underworld dan menolongmu...
Itulah perusahaan yang jalankan Ocean Turtle, sebuah pulau buatan mengapung.
Pencarianku terhadap Kirito membawaku ke tempat ini.
Tapi Kirito...
Tanpa pedang, kau hanyalah bocah yang lemah, ya?
Tak terbayangkan kau adalah pendekar pedang yang sudah menghabisiku!
Kau sendiri juga, 'kan?
Tak punya senjata beracun!
Ada, kok!
Senjata beracun aku punya, kok!
Death Gun!
Asuna! Larilah!
Seminggu yang lalu,
Kirito terkena suntikan relaksan otot di jantung oleh Atsushi Kanamoto, alias Johnny Black,
yang menyebabkan detak jantungnya terhenti selama lebih dari lima detik.
Sehingga Kirito mengalami kerusakan otak yang parah.
Kirito!
Di dunia ini hanya ada satu tempat yang fasilitasnya lengkap.
Kalau dibawa ke sana, Kazuto bisa dapat perawatan terbaik.
Di saat kita kehabisan akal, Pak Kikuoka tawarkan bantuan untuk kami.
Tapi sesaat setelah kami memercayakan Kirito padanya, keberadaannya menghilang.
Maaf.
Aku harus bertanya ke atasanku dulu, harap tunggu sebentar.
Yui?
Ya, Mama.
Kamera pengawas di sini juga sudah kuperiksa.
Kemarin pada pukul 21.20, ada helikopter lepas landas dari sebelah sana.
Dengan bantuan Yui, aku mencari Kirito
dan temukan bahwa Kirito ada di tengah laut dekat kepulauan Izu.
Prof. Kojiro. Kami sudah menanti Anda.
Bersama siapa ini?
Aku pun menghubungi mantan kekasih Akihiko Kayaba,
Prof. Rinko Kojiro, untuk minta bantuannya,
dan menyamar sebagai asistennya untuk mendarat di Ocean Turtle.
Kirito ada di mana?
Apa kubilang?
Bocah itu adalah celah keamanan terbesar proyek ini.
Ya, dan sepertinya kau benar.
Di sana, aku bertemu dengan Pak Kikuoka yang sepertinya tengah rencanakan sesuatu,
serta Higa yang ternyata adalah adik kelas dari Prof. Kojiro.
Akibat diserang oleh pelaku dari insiden Death Gun,
otak Kirito mengalami kerusakan yang mustahil disembuhkan oleh pengobatan modern.
Tapi...
Di dunia ini, hanya Rath yang punya teknologi untuk mengobatinya.
Kau pasti pernah mendengarnya.
Nama teknologinya STL, Soul Translator.
Dengan STL, kita bisa stimulasi Fluctlight miliknya,
sehingga jaringan neural baru bisa tercipta.
Tapi hal itu butuh waktu.
Di saat keberadaan Kirito menghilang, dia sedang jalani pengobatan modern.
Meski aku tak bisa maafkan dia membawa Kirito diam-diam,
Pak Kikuoka sudah berjanji padaku bahwa dia akan sembuhkan Kirito.
Untuk sekarang, aku akan memercayainya.
Tapi tujuan Pak Kikuoka selamatkan Kirito bukan hanya sebatas kebaikan hati belaka.
Karena dalam proyeknya, Kirito adalah bagian yang penting.
Apa yang sebenarnya kaurencanakan?
Baiklah, kalian berdua sudah pahami konsep dari STL, 'kan?
Sebuah mesin yang mampu baca jiwa manusia, atau Fluctlight,
dan membuat mereka mampu masuk ke dunia virtual yang mirip dengan dunia nyata.
Itu benar.
Tapi kau pasti tak tahu tujuan dari proyek ini, 'kan?
Tujuan?
Menciptakan kecerdasan buatan serbaguna dengan pendekatan bottom-up.
Pendekatan bottom-up?
Menurut Pak Kikuoka,
terdapat dua jenis pendekatan dalam mendesain kecerdasan buatan.
Yang pertama, sama seperti Yui,
yaitu memprogram kecerdasan buatan dengan pengalaman dan pengetahuan
agar mendapat kecerdasan. Pendekatan top-down.
Yang satu lagi, dengan cara mereplika struktur biologis otak
dan mengembangkan kecerdasan dari sana.
Yaitu pendekatan bottom-up.
Pak Kikuoka dan tim penelitiannya
menyalin jiwa dari bayi baru lahir yang kepribadiannya belum terbentuk,
dan menciptakan Fluctlight buatan demi membuat kecerdasan buatan tipe bottom-up.
Lalu, menggunakan dunia VRMMO sebagai ruang lingkup untuk besarkan mereka.
Kalau begitu, tingkatannya sudah jadi simulasi peradaban.
Itu ada benarnya.
Saat ini, sudah 480 tahun berlalu di dunia itu,
dan populasi di ibu kota, Centoria, sudah mencapai 20.000 orang.
Underworld.
Itulah nama dunia di mana para Fluctlight dari kecerdasan buatan berada.
Tapi saat jalankan proyek ini,
Pak Kikuoka dan timnya menyadari adanya masalah.
Masalah?
Organisasi pengatur bernama Gereja Axiom ciptakan aturan bernama Indeks Tabu.
Indeks Tabu?
Di sana contohnya, terdapat aturan yang melarang pembunuhan seperti di dunia nyata.
Tapi dengan lihat berita setiap hari kita tahu bahwa manusia sering melanggarnya.
Tapi para Fluctlight ini mematuhinya.
Terlalu patuh malah.
Kenapa para Fluctlight buatan tak mampu melanggar Indeks Tabu?
Untuk mengetahui alasannya, ada manusia yang diblokir ingatannya,
dan dibesarkan bersama para Fluctlight buatan,
untuk cari tahu apa mereka bisa atau tidak melanggar Indeks Tabu.
Untuk jalankan uji coba ini, mereka butuh orang yang sering masuk ke dunia virtual.
Karena itu, mereka butuhkan Kirito.
Kota ini indah dan terlalu sempurna.
Di jalan tak ada sampah satu pun, pencuri pun tak ada.
Tentunya, pembunuhan belum pernah sekali pun terjadi.
Lalu apa masalahnya?
Jangan-jangan, tujuan kalian sebenarnya
adalah menciptakan KB yang bisa membunuh?
Pak Kikuoka dan timnya, bertujuan mengirim Fluctlight buatan,
ke medan tempur saat sudah sempurna.
Dia manfaatkan Kirito tanpa beritahukan alasannya, dan itu tak bisa kumaafkan.
Lalu, soal Kirito dan Indeks Tabu ini bagaimana?
Di sana ada anak laki-laki dan perempuan yang biasa bermain dengan Kirito,
lalu sepertinya, si anak perempuan melanggar aturan Indeks Tabu.
Jadi, dia terpengaruh sama Kirito, begitu?
Ya.
Dan aturan yang dilanggar adalah "memasuki wilayah terlarang."
Tapi ironisnya, Fluctlight buatan sempurna yang dicari oleh Pak Kikuoka dan timnya,
adalah gadis yang tak ingin membunuh siapa pun,
dan menghargai nyawa manusia di atas apa pun.
Tapi menurutku perempuan itu sangat hebat.
Melampaui diri sendiri itu, bukan sesuatu yang mudah dilakukan.
Apa perempuan itu punya nama?
Punya.
Alice?
Ya. Dialah nama perempuan tersebut.
Aku sangat terkejut dengan kebetulan ini.
Karena "Alice" juga merupakan nama dari konsep yang jadi landasan proyek ini.
Konsep?
Kecerdasan buatan otomatis yang adaptif.
Dalam bahasa Inggris ditulis, Artificial Labile Intelligence Cybernated Existence.
Dan akronim dari tiap huruf awalnya adalah ALICE.
Tujuan utama kita adalah mengubah Fluctlight buatan menjadi ALICE.
Selamat datang di Proyek Alicization kami.
Alice.
Pertemuannya dengan Kirito, mengubahnya sejauh apa, ya?
Namaku adalah Alice Synthesis Thirty.
Aku seorang Kesatria Perbawa dari Gereja Axiom, yang bertugas lindungi wilayah manusia.
Saat ini, aku sedang bertarung melawan Pendeta Tertinggi, Administrator,
demi mempertaruhkan takdir umat manusia.
Pendeta Tertinggi adalah pemimpin dari Gereja Axiom.
Bagiku dia sungguh mulia bagaikan dewa.
No comments yet. Be the first to leave one.