I've Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level

I've Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level

スライム倒して300年、知らないうちにレベルMAXになってました

Stáhnout Indonesian titulky

Série 1

Informace o verzi

I've Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level episode 8
Komentář od MarBot
Retail from iQIYI.

Tagy

other
Zveřejněno: 2021-05-31
Stažení: 20
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 198 řádků.

Pagi yang segar di hari yang cerah.

Tampaknya hari ini pun hari yang tenang...

- Hal ini harus segera diselesaikan! - Tampaknya hari ini pun hari yang tenang...

Ayo saja!

Aku menantangmu berduel!

Baik!

Saya pun sudah berlatih keras agar tidak kalah oleh Naga Biru.

Apa katamu?

Apa?

Berhenti!

Pagi begini ada ribut-ribut apa?

- Puanku, kue siapa yang lebih enak? - Nona Azusa, kue siapa yang lebih enak?

Hah?

Inilah saatnya aku bisa hidup santai!

Aku hanya ingin menikmatinya tanpa diganggu siapa pun!

Masalah selalu saja berdatangan, tetapi aku tidak akan menyerah!

Sampai aku bisa merebut kembali hidupku yang tenteram!

"Tanpa Sadar Levelku Mentok Setelah Membasmi Slime Selama 300 Tahun"

Namun ketika aku ingin hidup damai, kekacauan datang silih berganti.

Singkat cerita, sejak Mbak Flatorte datang, mereka berdua selalu bertengkar.

Berhubung ada perjanjian di hadapan Penguasa Iblis,

mereka tidak boleh bertikai.

Untuk menyelesaikan secara damai,

mereka bertanding membuat kue.

Siapa yang menang?

Pertandingan ini...

Keduanya menang karena dua-duanya enak.

Nona Azusa, mana bisa begitu!

Tolong nilai tanpa ampun!

Tapi...

Mereka kelihatan sama-sama ngotot, ya?

Falfa tahu alasannya!

Soalnya mereka belum makan daging!

Naga adalah makhluk karnivora.

Mereka emosian karena belakangan ini tidak makan daging segar.

Daging, ya?

Selamat pagi.

Tumben sekali kamu sendiri yang datang kemari, Natalie.

Ada apa?

Sebenarnya akhir-akhir ini muncul banyak Babi Hutan Longhammer di Hutan Nilka.

Babi Hutan Longhammer?

Berikut komisinya.

Petualang lokal tidak bisa menghadapi hewan sebuas ini.

Mereka pun meminta Puan Sihir Penara untuk membasminya.

Membasmi monster, ya?

Tapi aku masih ada stok batu sihir.

Babi Hutan Longhammer adalah hewan liar, bukan monster.

Mereka tidak akan menjadi batu sihir,

tetapi akan menjadi seonggok daging.

Daging!?

Nona Azusa, mari berangkat sekarang!

Harus pergi!

Kalian berdua kenapa?

Guru, sepertinya mereka ngidam daging.

Ah, begitu rupanya.

Yah, aku bisa repot kalau mereka bertengkar lagi.

Ayo membasmi mereka!

Kalau sudah diputuskan, mari bersiap!

Lebih cepat lebih baik!

Daging, daging, oh daging!

Lemak daging encer yang meluap dan melimpah!

Disruput layaknya minuman!

Jalan di sini cukup berat dilalui.

Iya.

Bagi manusia memang berat, tapi aman bagi para babi hutan.

Tidak hanya Falfa dan Shalsha, untung saja Halkara jaga rumah.

Kalau ikut, pasti tergelincir.

Mbakyu!

Lurus di depan ada jalan landai menuju sungai.

Di sana ada sekitar 15 ekor babi hutan.

Terima kasih, Rosalie.

Lima belas!?

Berkah dari gunung!

Aku akan makan mereka!

Tunggu! Kalau cuma lari lurus...

Aku tersangkut ranting pohon.

Sudah saya bilang.

Sudah jelas bajumu akan tersangkut kalau melalui jalan yang sama dengan Rosalie.

Aku tidak terbiasa memakai baju karena dalam wujud naga tidak pakai.

Kalau begitu...

Aku lepas saja kalau mengganggu!

Hei, apa yang kamu lakukan!?

Apa kamu sudah gila?

Beginilah kebebasan yang sebenarnya!

Aku makhluk yang bebas!

Yah, biarlah kalau tidak ada orang.

Hiks, hiks, hiks...

Aku dilihat oleh seseorang di sungai.

Kamu tidak diapa-apakan?

Karena dia perempuan, sepertinya tidak apa-apa.

Ya ampun.

Ini.

Terima kasih. Aku berutang padamu.

Tidak perlu berutang, lebih baik pakai bajumu.

Dengan begini, aman.

Aku pergi lagi!

Kenapa!?

Astaga.

Laika, ayo kejar!

Kalau dibiarkan, nanti kita dikira grup ekshibisionis.

Iya. Bisa mempermalukan ras naga.

Hentikan!

Mbak Flatorte?

Kamu kenapa?

Ada apa?

Kembalikan!

Hanyut di sungai!

Dia sedang apa, sih?

Entahlah.

Kalau hilang, aku akan kesusahan pulang!

Bajuku juga ikut hanyut!

Makanya, pikir dulu arah menendangnya.

Untung belum hilang semua.

Oke.

Hei, babi hutan, kalau kalian telanjang,

aku, Flatorte, juga akan bertarung secara telanjang.

Inilah yang dinamakan jujur dan adil!

Apa boleh buat. Ayo bantu dia!

Dimengerti!

Siap!

Sepertinya sudah matang.

Enak! Ini enak!

Cuma pakai garam sudah enak!

Tuh, Mbak!

Inilah yang namanya santapan mewah!

Energi meluap-luap dalam tubuhku!

Nafsu makan yang besar.

Apa yang kalian lakukan?

Beelzebub?

Ah, itu bajuku!

Kami menemukan baju ini di hilir saat melakukan penyelidikan.

Saya memungutnya karena menduga milik orang telanjang yang kami lihat.

Ternyata milik Nona Flatorte.

Aku tertolong. Terima kasih.

Nona Beelzebub sedang menyelidiki apa?

Oh...

Setelah mendengar rumor tentang Babi Hutan Longhammer,

kami datang kemari untuk menambah persediaan makanan di Tanah Iblis.

Sepertinya kami tidak perlu repot lagi.

Mumpung ada di sini, tidak ada salahnya turut menikmatinya.

Kalau begitu...

Mari saya buatkan hidangan gibier yang paling enak!

Saya siapkan porsi sebanyak mungkin!

Nona Azusa!

Benar, ayo kita panggil yang lainnya!

Memang banyak hal yang terjadi,

tapi pada akhirnya menjadi hari yang menyenangkan.

Bagaimana?

Apa kalian sudah tenang setelah makan banyak daging?

Iya.

Saya telah memperlihatkan sisi yang memalukan.

Saya juga tidak bisa menahan emosi setelah tahu hadiahnya.

Hadiah apa?

Sebenarnya kami berdua menentukan sendiri hadiahnya.

Pemenangnya boleh tidur bersama Nona Azusa satu malam.

Kok aku baru tahu?

Kalau satu ranjang begini, seperti tiga bersaudara, 'kan?

Diukur dari tinggi badan, aku putri sulung,

Flatorte putri kedua, dan Laika putri bungsu.

Kalian berdua harus akur.

Baik, Puanku.

Saya akan menuruti Nona Azusa.

Untuk hari ini mari tidur bareng.

- Baik! - Ya!

Sayalah yang membawa daging-daging ini.

Sudahlah, jangan pelit.

Aku tidak bisa tidur karena lapar.

Saya juga.

Kalian...

Aduh.

Istirahat sebentar, ah.

Kerja bagus, Azusa.

Kamu cepat belajar.

Terima kasih.

Aku meminta Halkara mencarikan pekerjaan untuk menghabiskan waktu,

tapi bekerja layaknya gadis biasa tidak terlalu buruk.

Apa kamu tahu kalau Puan Sihir Penara datang lagi?

Iya, aku tahu.

Aku dengar beliau berkeliling dunia untuk menolong orang yang kesusahan.

Puan Sihir Penara sungguh berbudi luhur.

Apa katanya?

Jadi begini...

Ada yang menyamar sebagai diriku.

Tidak bisa dimaafkan.

Mari kita sikat!

Kita cincang!

Kita pekerjakan paksa di pabrik!

Kita tuntut saja.

Menurut kasusnya, dia bisa ditahan dan kerja paksa selama lima tahun.

Soalnya Mama cuma ada satu di dunia.

Hm, ide kalian ada yang terlalu liar,

tapi cukup membuatnya menyesal saja.

Saatnya mengumpulkan informasi.

Ayo berpencar ke segala arah untuk mencarinya!

Kota ini lumayan besar.

Mungkin kita bisa mendapat informasi dengan mudah.

Eh, ada acara apa?

Nona Azusa, jika ingin mencari informasi,

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left