Outcome

Outcome

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Outcome 2026 ATVP WEB H264-ETHEL / YTS BZ
Komentář od tedi
Retail ATVP | 1:23:48

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2026-04-10
Stažení: 370
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Ada hiburan kecil untuk Anda. Tamu pertamaku anak muda,

saat kataku anak muda, memang sangat muda.

Dia mendapat peran utama dalam seri pilot NBC,

dan menang audisi itu dengan lagu dan tarian,

kami pikir dia sangat hebat hingga mungkin Anda ingin menemuinya.

Sambutlah Reef Hawk.

Reef.

Beri salamku kepada Broadway

Ingat aku pada Herald Square

Beri tahu semua teman Di 42nd Street

Aku akan segera tiba

Bisikkan betapa kunantikan

Untuk berbaur dengan khalayak lama

Beri salamku kepada Old Broadway

Dan katakan aku akan lama di sana!

Beri salamku kepada Old Broadway

Dan katakan aku akan tiba

Ya, aku akan tiba

Ya, aku akan lama di sana

Ya

Tentu.

Tentu.

Reef Hawk, selama 40 tahun terakhir, bintang film favorit Amerika.

Kariermu sangat luar biasa.

Membintangi tiga seri waralaba terbesar dalam sejarah film,

menang dua Oscar.

Musim gugur ini, kau akan merekam film terbesar yang pernah kaubuat.

Kau cuti lima tahun untuk merenung.

Itukah yang akan kaukatakan? "Merenung"?

Bagaimana kau akan menyimpulkan lima tahun itu?

Juga, seharusnya aku menjadi pewawancara terkenal.

Bahkan saat aku mewawancara palsu, aku,

- luar biasa. - Luar biasa.

Terima kasih. Jadi, mau katakan apa soal lima tahun itu?

Aku berpikir akan mengatakan…

aku bekerja sejak usiaku enam tahun dan perlu istirahat,

dan aku perlu tahu jati diriku yang jauh dari semua ini.

- Aku suka itu. - Itu bisa. Serius.

Aku tak mau katakan kurahasiakan kecanduan heroin dari publik,

dan sahabat SMA-ku dan pengacaraku yang gila

membantuku merahasiakannya selama bertahun-tahun

- agar tak ada yang tahu. - Pelalaian itu cerdas.

- Pelalaian kuat. - Tak ada pengakuan.

Kau akan mengagumkan, Sayang.

- Kau bisa. - Ya.

Aku mujur memiliki kalian.

Terima kasih sudah datang, dan membantuku.

Ya. Kini pergilah dan menari tap untuk Ibu.

Ya, itu tangan jaz.

Begitu.

Dua menit.

Baik. Sebelum kita mulai, ingin kukatakan,

ini puncak karier untukku.

Kau, Tom Cruise, Denzel,

- kau aktor favoritku sepanjang masa. - Terima kasih.

Jadi, pertama kita akan mulai dengan rekor film laris dan…

- Apa? - Apa kau keberatan?

Entah apa kau sudah diberi tahu, tetapi…

- Astaga. Dia… - Astaga.

- Ya ampun. - Dia menanyakan soal Oscar.

Aku tahu. Bisa kulihat.

Saat kau mengenalkanku, apa kau bisa tak lupa mengatakan

"dua kali pemenang Oscar" sebelum mengatakan Reef Hawk?

Tentu. Itu sudah kurencanakan.

Kukira ada hal serius. Tentu.

Ya. Maksudku, aku…

Aku tak akan mengatakannya. Hanya saja kadang

orang lupa.

Siapa yang lupa?

Kau bintang film paling disukai di dunia.

Aku merasa terhormat menerimamu di acaraku.

- Ini akan mudah untukmu. - Terima kasih.

Hai. Apa kabar?

Kami sahabat Reef dari SMA,

tetapi kami pun punya kehidupan sendiri.

- Kami mau mendukungnya, ya. - Datang untuk mendukung.

Namun, kau sangat menawan.

- Ya. - Cukup.

Aku tak mau terlalu seperti penggemar. Kau siap?

Ya, ayo mulai.

Ayo kita mulai.

- Ayo coba. - Kita mulai. Ini dia.

Tiga, dua, satu.

Malam ini kuwawancarai seseorang yang tak kuduga kuwawancarai.

Maksudku legenda, ikon, harus katakan apa lagi?

Reef Hawk ada di sini.

Selamat datang.

Tunggu. Maaf, aku buat kesalahan.

Kutinggalkan bagian Oscar. Maaf.

Teman-Teman, harus kuulangi.

- Maaf soal itu. - Tidak.

- Kita biarkan ini. - Tidak.

Tidak, kita tak memulai lagi.

Penonton di rumah harus melihat ini.

Biar kutegaskan, jika aku orang yang tidak peka

yang perlu memulai ulang pengenalan karena kau tak sebutkan penghargaan,

Kawan, kita punya masalah lebih besar.

Temanku.

Itu sebabnya semua orang menyayangimu.

Reef Hawk yang asli. Itu mengagumkan.

Reef Hawk, kau siap?

- Kita sudah mulai. - Memang.

- Kita harus pergi. - Baiklah. Sayang.

Aku tahu kau suka ber-pridirak dengan kru,

tetapi kita akan terkena macet parah jika tak pergi.

Apa itu ber-pridirak?

Pri-Di-Rak.

Pria yang Disukai Rakyat.

Sebenarnya itu lucu, Kawan.

- Terima kasih. - Ya, kita harus pergi.

Baik, bisa bicara sebentar?

- Tentu. Hei. - Ya.

- Terima kasih. - Tak apa.

- Terima kasih. - Sampai jumpa.

Ada yang lihat cara pria rambut perak tajam menatapku?

- Apa. - Aku sangat serius.

Itu sangat jelas dan terbuka. Aku hampir ingin menulis op-ed.

- Sungguh? - Namun aku suka.

- Reef. - Reef.

- Reef. - Sedang apa kau?

Kita tak kenal mereka.

Mereka bisa saja daring dan berkata, aku

palsu atau ber-pridirak atau entah apa hinaanmu tadi,

lalu orang akan berpikir aku seperti itu.

- Baiklah. - Baiklah.

- Jadi… - "Jadi"?

Itu akan kacau sekali.

- Reef, tenang. - Ya.

- Ambil napas dalam-dalam, ya? - Ambil napas dalam-dalam.

Hanya saja…

Hanya saja kau…

Hanya saja kau selalu disorot dan diamati akhir-akhir ini.

- Ya. - Di mana-mana.

Ya. Sangat aneh.

Sungguh aneh.

Baik, tetapi kau harus…

- Tak apa. - Ya.

Situasi ini sangat membuatmu stres.

- Ya. - Jadi, ambil napas dalam-dalam.

- Semua baik-baik saja. - Maaf, ya?

- Ya. - Aku cuma bersikap bodoh

- dan coba melucu, dan… - Ya.

- Tidak, maafkan aku. - Tidak, tak apa.

- Aku sangat cemas hari ini… - Tentu.

- Itu acara penting. - Salahku.

- Tak perlu begitu. - Tidak, ayolah.

- Aku sayang kalian. - Kemari.

- Kau sayang kami. - Kau sayang kami.

- Aku sayang kalian. - Kami menyayangimu.

Omong-omong, kau mengagumkan.

- Astaga. Dia penggemar. - Wawancaramu lancar.

Ya?

IRA PENGACARA KRISIS

Sial.

- Halo. - Bubbi, ini Ira.

Ada masalah besar.

Kacau sekali. Sungguh kacau.

Ini malapetaka.

Aku akan datang pukul 10.30 besok.

Kuminta asistenku kirim pesan ke asistenmu tentang sarapanku.

Minta dia jangan salah pesan.

Apa ada kotoran di mukaku?

- Ya. - Serius?

- Ya. - Astaga. Itu memalukan.

- Ya ampun. - Ira, katakan ada apa.

Ada video.

Ya ampun.

- Apa isinya? - Aku tak tahu.

Kukira kau rahasiakan semua

yang perlu dirahasiakan agar tak bocor ke publik.

Saat aku bebas narkoba lima tahun lalu, kuubah hidupku.

Syukurlah kau begitu. Tetapi karena kau tak aktif lagi,

semua berubah.

Asal tahu saja, kau aktor terhebat sepanjang masa, Bubbi.

Tak ada yang sehebat dirimu. Sumpah.

Aku benci mengatakannya, tetapi aku senang mengurus kasusmu lagi.

Dahulu kita ada di jalanan ini

berkeliling, bekerja keras.

Hollywood tempat kejayaan kita.

Anak-anak sekarang tak tahu cara kita dahulu melakukannya.

Kau, aku, Rourke, Chucky Sheen kecil,

Stephen Hawking, Pussy Posse asli?

Kalian menyibukkanku, bukan?

Apa kau bisa lenyapkan ini seperti biasa?

Tak bisa, Bubbi. Internet mengubah segalanya.

Aku tahu kau panik,

dahulu cukup bawa tas berisi uang, dan satu dua hari rampung.

Zaman sudah berubah.

Kau bisa kirim pesan atau menghubungiku

dua puluh empat jam sehari, seperti masa lalu.

Kecuali hari Selasa dari pukul 15.00 hingga 22.00.

Ada apa hari Selasa?

Soal pribadi. Tenang saja.

Apa?

Kau baik-baik saja?

Apa aku harus ada di ini?

Aku tak bisa tunggu hingga kau selesai?

Bubbi. Waktuku mepet.

Omong-omong,

- aku suka kertas dinding gay ini. - Terima kasih.

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left