Prvních 200 řádků.
Apa kegiatanmu kalau lagi libur?
Kemarin aku dengar siaranmu di radio, lo.
Hari ini mau minum teh bersamaku, tidak?
Ah ya, aku juga!
Lalu, imut banget, lo.
Kau juga ikut dong, Yusarin!
Boleh saja, kok.
Mau sampai kapan ribut-ribut begininya?
Soalnya, Yusarin kan idola pop masa kini!
Kalau sebatas ini sih, masih bisa dimaklumi banget!
Mereka ada perlu apa?
Aku bisa tebak mereka ada perlu apa, tapi lebih baik kau tak perlu tahu saja.
mempersembahkan
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
mereka bilang bahwa dunia
kuzurete owaru sekai
kan jatuh dalam kehancuran
mujihi ni tsugeru
apa yang
kimi ha
selama ini
hitori
selalu kaudengarkan
nani wo
sendirian?
kiiteta
ku selalu
boku ha
melihat
tooi
mimpi nan jauh
yume wo
di sana
miteta
mana yang sebaiknya kupilih?
nani wo erabitoru
mana yang sebaiknya kutanggalkan?
nani wo akirameru
akankah ku berani
kimeyou to shiteru
ambil keputusan itu?
boku ha nanisama da
meski tak ada lagi keraguan
nani wo erabu ka ha
atas apa yang harus kupilih
mou kimatteiru
kutanyakan pada Tuhan
machigai ha nai ka
agar ku tak salah melangkah
kami ni toikakeru
sebenarnya ku tak sendirian
hitorikiri ja nakatta
karena kau selalu ada di sampingku
zutto soba ni itanda
ulurkan tangan
kono te wo nobasu
ulurkan tangan
kono te wo nobasu
tak ada lagi yang perlu ditakutkan
kowai mono nanka nai
bahkan meski kau jadi monster sekalipun
tatoe bakemono ni narou tomo
kita kan selalu bersama
nashitogeru
kita kan selalu bersama
nashitogeru
Di Hari Kudengar Senandung Itu
Di Hari Kudengar Senandung Itu
Yang pertama ini, untuk Rika!
Selanjutnya, untuk Yuriko!
Pengeroyokan, ya? Kejam sekali.
Wajar saja sih, dia sampai bisa lakukan hal semacam itu tanpa ragu.
Sakit.
Eh, kau baik-baik saja?
Mau protes sesuatu?
Padahal dari tadi kau hanya lihat.
Oh, kelihatannya rekan kita mau datang.
Kok kau bisa lecet-lecet begitu?
Aku habis dikeroyok.
Walah, lah, lah! Memangnya tak perlu diperiksakan ke rumah sakit?
Aku sudah biasa, kok. Tak perlu berlebihan.
Kalau begitu, ayo kita balas saja kelakuan mereka!
Tidak, ah. Bikin repot juga lagian.
Cih.
Tak asyik, ah.
Kemampuannya adalah melayang di udara.
Kemampuannya adalah melayang di udara.
Sip! Buka kartu!
Ini, nih!
"Manusia terbang juga ditemukan di Jepang"?
Apa bayangan hitam ini yang dimaksud?
Untuk sementara, berita ini baru heboh di jagat majalah supernatural.
Tapi, kalau kita biarkan saja, bisa gawat nantinya.
Ayo berangkat.
Berangkat ke mana?
Ini di daerah pegunungan, 'kan?
Ini baru dugaanku saja,
tapi kurasa, dia sengaja ke sana untuk berlatih terbang.
Jadi, kalau kita terus mengawasinya di lokasi itu, cepat atau lambat dia pasti akan tunjukkan diri.
Terus mengawasi? "Terus"-nya itu sampai kapan?
Ya sampai dia muncul, dong.
B*ngs*t.
Jangan bicara begitu pakai mulut Yusarin, dong!
Kalau begitu, buat perbekalan kita di sana, sekarang kita ke supermarket dulu, yuk?
Serius, nih?
Anu, tolong berubah jadi Yusa saja, bisa tidak, Nona?
Soal itu aku yang tentukan! Kenapa aku harus turuti kemauanmu, ha?
Karena jadinya bakal begini!
Ha? Kau minta dibakar?
Yakin nih, kelompok begini takkan kenapa-napa?
Ma-Maaf!
Nah, kubakar sekarang, lo.
Ayo, teman-teman!
Kenapa hanya beli jagung doang?
Kalau mau bikin barbekyu, ya pasti harus ada jagung bakar, dong.
Barbekyu? Kalau kita bakar-bakaran begitu, nanti bisa ketahuan, lah!
Justru sebaliknya, bisa jadi orang itu malah dekati kita dengan sendirinya, lo.
Dapat logika begitu dari mana, coba?
Selanjutnya, daging steik, daging iga, sosis jerman...
Hoi, hoi, yang kausebut itu daging semua, 'kan?
Apa salahnya sih, makan daging?
Tak boleh, tak boleh, tak boleh.
Kok ambil cabai shishito?
Rempah-rempah bikin aromanya jadi enak, tahu.
Kalau kau mau makan semuanya sih, tak masalah.
Mereka berdua akrab sekali, ya. Jangan-jangan, mereka pacaran?
Tambah daging lain atau ham juga, dong!
Berhubung mereka belum lama kenal, jadi kecil kemungkinannya mereka sudah pacaran.
Tak boleh. Mending kita tambah sayurannya lagi.
Tapi ya, asyik juga dilihatnya kalau mereka pacaran.
Jangan, dong!
Ya! Menurutku juga, mereka memang serasi, kok!
Bisa berduaan bareng Yusarin! Bahagia sekali rasanya!
Sip. Tolong bawa tenda dan pembakar barbekyu-nya ya, Cowok-cowok.
Bahan makanannya biar aku dan Kurobane yang bawa.
Tenda? Jadi, kita bakal berkemah juga?
Sudah kubilang, kita akan terus awasi sampai si pemilik kemampuannya muncul, 'kan?
Anu, aku tak bawa baju salin, lo.
Kau takkan mati hanya gara-gara tak ganti baju, kok.
Nah, ayo.
Sip, sampai.
Sebelum senja, mending pasang dulu tendanya, deh.
Benar juga.
Oh ya, di situ bahaya, lo.
Lubang apa sih, ini?
Itu bekas galian sumur.
Kalau sudah tahu, bilang dari awal, dong!
Eh, kalau kau jatuh, pasti lebih lucu deh, pikirku.
Orang yang nyaris mati jangan dijadikan bahan lawakan, dong.
Ya sudah, kita pasang agak jauhan lagi!
Siap!
Soal tutup bekas sumurnya biar aku yang urus, jangan khawatir.
Maaf, hari ini OSIS adakan perkemahan, jadi aku takkan pulang.
Eh? Kok mendadak? Jadinya Kakak tak bisa pulang?
Tak bisa. Maaf, ya.
Kau sakit?
Tidak, kok. Aku baik-baik saja.
Ya sudah.
Siap, laksanakan!
Berguna banget, ya.
Kemampuanku bukan geretan, tahu! Kenapa kau sama sekali tak peka, sih?
Apa yang dia pikirkan, sih? Ini sih, menarik perhatian namanya.
Jagung bakar memang enak!
Nah, ayo, silakan makan juga.
Kalau ini sih, biar dia saja yang urus.
Lo?
Silakan, makanlah jagung bakarnya selagi hangat!
Terima kasih banyak!
Ini enak!
Enak, 'kan? Kalau soal jagung bakar, aku jagonya!
Selanjutnya, daging! Daging!
Sayurnya juga dimakan, ya.
Daging iganya enak banget!
Sosis jermannya juga renyah dan berair!
Jangan makan dagingnya terus,
ambil sayurannya, dong.
Wah! Daging ini enak sekali!
Sosis jermannya juga enak!
Ujung-ujungnya malah hanya aku yang makan sayuran.
Kalian persis kakakku saja, makannya daging terus.
Eh? Begitu, ya?
Ya. Dia orangnya sangat pilih-pilih makanan.
Dia...
Ah bukan, bagimu, kakakmu itu bagaimana orangnya?
Bagaimana, ya?
Kakakku dan aku sifatnya sangat berkebalikan.
Lalu, dia itu tomboi, sampai-sampai cowok sepermainannya saja tak ada yang berani.
Tapi menurutku, dia kakak yang sangat baik. Dan aku sangat sayangi kakakku yang begitu.
Aku juga sering ikut dia ke sana-sini.
No comments yet. Be the first to leave one.