Prvních 200 řádků.
LAND OF WOMEN
Boleh aku masuk?
Halo.
Aku di atas jika kau butuh aku.
Selamat malam.
Itu karena kau meninggalkan kami.
Dan itu karena selama berminggu-minggu kau tak mengabariku!
Dan itu karena kau berselingkuh dengan wanita lain
saat kami sedang dikejar oleh premannya Tony!
Biar kujelaskan, Sayang. Kumohon.
Panggil aku "Sayang" sekali lagi, akan kutampar lebih keras!
Aku tak bermaksud meninggalkanmu.
Aku harus pergi agar kalian tetap aman.
Sudah jelas kami tidak aman, Fred!
Itu suatu kesalahan! Sekarang aku sudah tahu.
- Kesalahan? - Ya.
Kesalahan adalah mencuri handuk dari hotel.
Kau mencuri 15 juta dolar!
Tidak, aku tak mencuri uangnya.
Aku tak mencuri. Aku meminjamnya.
- Kau meminjamnya. Astaga. - Ya. Ya.
Aku meminjamnya dari Tony.
Untuk berinvestasi di blok apartemen di Brooklyn.
Aku diberi saran yang sangat buruk...
bahwa aku bisa menjual propertinya sekitar 40% di atas harga pasar.
Yang kubutuhkan adalah investor.
Jadi kenapa tak meminjam dari bank seperti orang normal?
Karena bank tak mau memberiku pinjaman.
Kenapa tidak?
Karena aku sudah berutang ke bank.
Utang apa?
Aku punya utang sebesar tujuh juta dolar.
Aku malu, Gala.
Aku tak mau kau berpikir kalau aku gagal.
Aku hanya ingin memperbaiki kesalahanku.
Karena itu aku meminjam uang dari Tony.
Agar aku bisa...
Aku hanya mencoba membuatmu bahagia.
Proses pembangunan sudah dimulai di lokasi, dan lalu para investor,
mereka mulai membatalkan investasi mereka.
Satu per satu.
Dan...
Dan karena sudah tak ada uang masuk, pembangunan di lokasi harus kuhentikan,
dan aku sudah menghabiskan sebagian besar uang dari Tony.
Dan...
Aku tak bisa membayar utangku.
Jadi, aku...
Jadi karena itu kau pergi.
Ya. Aku pergi.
Lalu aku bertemu wanita ini.
Dia seorang diplomat di kedutaan.
Dia bilang dia bisa membantu membawa perhiasan ke luar negeri
tanpa banyak masalah.
Fred, apa itu kalungku?
Jadi, kami bersepakat.
Kau bersepakat?
Aku melihat fotonya.
Dia terlihat seperti wanita penggoda dan kau membawanya ke Monako!
Sayang, tak ada yang terjadi antara aku dan dia.
Seluruh hidup kita adalah kebohongan, Fred.
Aku bahkan sudah tak mengenali diriku sendiri.
Aku tahu aku tak bisa mengembalikan uang Tony.
Andai saja aku bisa, tapi kenyataannya aku tak bisa.
Tapi kurasa aku menemukan cara agar kita bisa memulai kehidupan baru.
Kehidupan baru? Kau pikir aku bodoh?
Tolong dengarkan aku.
Banyak aset kita yang didaftarkan atas namamu.
Maafkan aku, Gala.
Hanya ini cara kita bisa memulai dari awal dan menjaga keamanan keluarga kita.
Aku tak bisa melakukannya tanpamu.
Besok malam pukul 22.00, ada kapal pesiar
yang akan berangkat dari Barcelona menuju Argentina.
Aku punya tiket dan paspor palsu untuk kita semua.
Aku tahu aku pebisnis yang payah, tapi semua ini kulakukan demi kita.
Kita tak bisa kembali ke rumah ataupun menetap di sini.
Maukah kau ikut denganku?
Mereka ingin membunuhku, Gala.
Tolong katakan sesuatu, Gala.
- Sial. Itu Kevin. - Kevin?
Tunggu. "Kevin" maksudmu itu Hank dan Kevin? Pembunuh bayaran Tony?
Ya! Pembunuh bayaran Tony.
Mereka di sini? Sekarang?
Ya. Mereka menemukan kami jauh sebelum kau tiba,
yang artinya kau payah.
Mereka melakukan sesuatu padamu?
Tidak. Hanya menodong kepala kami dengan pistol.
Harusnya kubiarkan mereka membawamu sebagai ganjaran atas perbuatanmu.
Gala.
Gala, kau tak mempertimbangkan...
Tidak. Ayo. Mari keluar lewat pintu belakang.
Aku tak mau meninggalkanmu.
- Tunggu. Terlalu berbahaya. - Kini kau ingin jadi pahlawan?
Hei, Julia. Apa kabar?
- Aku ingin menghajarmu! - Tidak, Bu!
- Cukup! Kemari. Ayo. - Berengsek!
Kita harus bawa dia pergi dari sini. Ibu harus alihkan perhatiannya.
- Siapa? - Kevin.
Ayah.
Hei, Sayang. Hei. Kemarilah.
Ayah harus pergi sekarang. Ayah janji kita akan segera mengobrol.
- Ayah janji. - Tidak. Ayah baru tiba.
Hei!
Senang melihatmu.
Kenapa ribut-ribut?
Aku agak tuli, dan suara TV-nya terlalu keras.
Kau tak keberatan jika aku mengecek rumah ini?
Tentu. Anggap saja rumah sendiri.
Mau minum susu?
Aku ingin minum susu.
Susu? Mau?
Hasil perahan dari sapi tetangga.
Akan baik-baik saja.
- Kalian akan bertemu lagi nanti. - Ayah menyayangimu.
Beri tahu Amat untuk menemui kami di jalan, ya?
Paham?
Dengarlah!
Kau terlihat kuat.
Kau sangat kuat.
Sering berolahraga, ya?
- Aku suka berolahraga. - Ini otot sungguhan, 'kan?
Bagaimana jika minum segelas susu dan makan kukis juga?
Baik. Ayolah.
Jadi, "Armand" ini, dia tinggal di sini?
Amat. Namanya Amat.
Ya, dia tinggal di sini. Dia membeli rumah bibiku.
Tapi itu tak penting.
Lihat, itu dia.
- Cepat. Cepat, ayo. - Hei, hei.
Kau tak bisa menetap di sini.
Biar kubantu kau pergi dari sini.
Di pelabuhan. Besok malam, pukul 22.00.
- Aku akan menunggumu. - Fred, kita...
Bukankah kita sedang buru-buru?
- Mau pergi? - Ya, ya.
Terima kasih.
Kukisnya enak, 'kan? Ya.
Sangat enak.
Tapi, jika kau ingin tidur,
aku punya solusi ajaib.
Kau luar biasa.
Apa itu?
Aku tak mendengar apa-apa.
Bisa tolong pergi? Kami sedang tidur.
Maafkan aku.
Semoga mimpimu indah.
Bisa beri tahu sedang apa orang bodoh itu di sini?
Dia ingin memperbaiki kesalahannya.
Itu mudah. Dia harus kembalikan uangnya.
Tidak. Tak usah kau bilang. Dia tak punya uangnya.
Ayah tak punya uangnya?
Dia tak punya uangnya.
Lalu bagaimana caranya dia bisa memperbaiki situasi ini?
Entahlah, Bu.
Tapi dia punya rencana.
Dia ingin kita pergi bersamanya.
Pengecut sekali. Dia ingin kabur.
Kau tak berpikir untuk menerima ajakannya, 'kan?
Tidak, Bu. Aku tak menerimanya. Aku tak berkata apa pun.
Dia datang tiba-tiba, menceritakan kisahnya,
dan lalu orang itu masuk ke rumah.
Kukira dia akan membunuhnya.
Dia ayah dari putriku. Ibu ingin aku lakukan apa?
Apa kau sungguh bertanya atau itu pertanyaan retorik saja?
Kukira semua akan baik-baik saja saat Ayah datang.
Ibu kira juga begitu.
Sekarang kita harus apa?
Jadi...
Ya, terima kasih karena sudah mengurus keluargaku.
Bus datang setiap satu setengah jam.
Bagaimana aku bisa tahu jika busnya baru saja lewat?
Jika tak ada bus datang selama satu setengah jam, berarti baru lewat.
Ya, benar.
Ya.
Baiklah.
Hei, hei.
Tolong bantu aku. Bisa berikan ini pada mereka?
Aku tak bisa menjaga mereka tetap aman di sini.
Para penjahat itu hanyalah bagian dari masalah yang lebih besar.
Jika kau peduli pada mereka, kau akan suruh mereka ikut denganku.
Terima kasih.
Dia memintaku memberi ini padamu.
Entah apa masalah yang dihadapi suamimu, tapi aku tahu dia telah menyeretmu.
Jadi dia ingin kau pergi bersamanya.
Apa kau akan pergi?
Aku tak tahu.
Setelah semua kebohongannya?
Orang-orang itu hampir membunuh kami.
Aku mengulur waktu karena mengira aku bisa menemukan Fred, dan sekarang aku tak tahu.
Bukan hanya Fred yang mereka inginkan sekarang.
Apa kau kebetulan punya uang sebesar 15 juta dolar?
Percayalah pada instingmu, Gala.
PASPOR KANADA
Bangun, Tuan-tuan. Kalian harus ikut kami.
Sial.
Ayo. Berdiri perlahan, dan jangan bertindak bodoh.
Jangan macam-macam.
Kenapa kau menodongkan pistolmu, Quintanilla?
- Bagaimana jika mereka berbahaya? - Berbahaya?
Kau yang berbahaya karena memegang pistol itu!
Ayo. Simpan saja pistolmu.
No comments yet. Be the first to leave one.