Prvních 200 řádků.
Kungfu itu sulit.
Ini bukan menari.
Ini intens.
Jangan bergerak.
Ini membutuhkan kekuatan, kelincahan, keseimbangan
fleksibilitas di luar kemampuanku.
Tiga.
Ini bukan soal memenangkan pertarungan di luar bar.
Dua.
Ini tentang kedamaian batin.
Ini tentang pencerahan.
Satu.
Aku Ed Stafford.
Sebagai penjelajah dan penyintas
aku berkarier dengan berkecimpung di alam liar.
Jika boleh jujur, aku tak pernah benar-benar dewasa.
Lihat itu!
Sekarang...
Siap, Kawan-Kawan?
aku telah menetapkan misi pribadi
untuk melihat bagaimana budaya di seluruh dunia
menangani proses rumit untuk menjadi orang dewasa.
Aku percaya banyak dari kita di dunia modern
telah kehilangan identitas kita.
Namun, aku harap dengan melibatkan diri
dalam cobaan yang sering kali ekstrem
yang dihadapi anak muda
aku bisa mencari tahu bagaimana ritual ini
membuat kita menjadi anggota komunitas yang lebih baik.
Aku belum pernah mengalami apa pun
yang bahkan sebanding dalam hal rasa sakitnya.
Dengan bergabung dalam perjalanan mereka
semoga aku akan belajar menjadi pria yang lebih baik.
Luar biasa kau mendatangi kami.
Mungkin bahkan tumbuh dewasa...
Expelliarmus.
Baik, dia ingin aku melompat. Aku akan melompat sekarang.
dan berhasil melewati...
upacara peralihanku sendiri.
Aku di tengah Tiongkok, di Provinsi Henan
dalam perjalanan ke kuil Shaolin yang terkenal di dunia
yang terkenal dengan kungfunya yang luar biasa.
TIONGKOK
Henan dianggap sebagai salah satu tempat lahirnya peradaban Tiongkok.
Di kaki bukit Gunung Song yang suci
kuil Shaolin adalah salah satu ikon budaya negara itu.
Aku akan ke sana untuk tinggal selama sepekan
bersama para biksu untuk mencoba memahami
apa yang ada dalam pelatihan dan gaya hidup mereka
yang membantu anak muda bertransisi menuju kedewasaan.
Belajar di Kuil Shaolin bisa dianggap
sebagai upacara peralihan tertinggi setiap murid kungfu.
Menanamkan rasa hormat, disiplin, dan kekuatan
saat mengeraskan bentuk fisik
berjalan beriringan dengan melembutkan pikiran
untuk menciptakan seniman bela diri yang lengkap.
Dari yang kupahami, ini bukan hanya tentang kungfu.
Seluruh etos di sini adalah tentang melambat
dan menjadi versi terbaik dari dirimu.
Dengan melambat menjadi sesuatu yang sulit kupahami di masa lalu
ini suatu tantangan internal yang harus kuhadapi.
Sementara biksu Shaolin berlatih selama bertahun-tahun
aku hanya punya waktu seminggu
untuk menyerap pengetahuan kuno sebanyak mungkin
sebelum akhirnya membuktikan diri dalam ujian pikiran dan tubuh
sebagai murid Shaolin yang layak untuk guru seni bela diri baruku.
Aku sangat bersemangat dengan yang ini.
Aku tak sabar untuk masuk.
- Halo. - Yan Jue.
- Halo. - Halo.
Aku Yan Ed.
Namaku Yan Jue.
Selamat datang di Kuil Shaolin.
SHI YAN JUE, GURU MEDITASI
Yan Jue akan menjadi salah satu guruku
yang dikenal sebagai Shifu dalam bahasa Mandarin.
Aku tidak fasih berbahasa Mandarin.
Kau fasih berbahasa Mandarin. Ayo masuk.
Dia akan membantuku membuka jalan yang dibutuhkan
untuk menjadi murid Shaolin.
HARI PERTAMA
Yan Jue, jika kau tak keberatan
aku ingin menghabiskan pekan depan tinggal di sini di antara para biksu
dan mencari tahu bagaimana kau menjalani hidupmu
dan kualitas berbeda yang kau butuhkan
untuk menjadi biksu.
Kau bisa.
Di kuil, kami harus bangun pagi setiap hari.
Kami harus bangun sekitar pukul 05.30.
Kami harus istirahat pukul 21.00.
Ini salah satu peraturan kuil.
Selain itu, saat di kuil
jika kau berlatih atau bermeditasi, jangan ganggu orang lain.
Keren.
Jika aku belum botak
apa aku harus mencukur rambutku sekarang?
Tidak perlu mencukur rambutmu lagi, itu sudah sangat pendek.
Yan Jue menjelaskan agar aku bisa menjadi murid Shaolin
ada upacara yang harus kuselesaikan.
Ini melibatkan melakukan serangkaian gerakan rumit
yang disebut Jurus 13 Pukulan
yang dikenal Shaolin sebagai Shi San Quan.
Ada dua bagian dari jurus itu, jurus solo
dan jurus bertarung dengan rekan.
Ini tingkat pertama seorang anak menjadi pria.
Jika aku tidak bisa lulus
maka aku akan gagal menjadi murid Shaolin.
Itu pasti akan mengejutkanmu
dan itu akan sangat menarik.
Kedengarannya luar biasa.
Terima kasih.
Matahari mulai terbenam di atas kuil Shaolin.
Karena aku akan bangun pagi besok
saatnya memeriksa tempat tinggalku dan bersiap tidur.
Baik, ini blok akomodasiku.
Aku nomor dua.
Selamat datang.
Baiklah, ini sederhana.
Baiklah, jadi, jelas sebagai bagian dari berada di sini
aku harus berpakaian sesuai.
Expelliarmus!
Ini akan menyenangkan.
Jadi, aku mengambil matras dari ranjang itu
dan menggandakannya.
Jadi, ada dua matras di ranjang itu untuk menambah sedikit kenyamanan.
Jadi, matras-matras ini setipis ini
dan anggap saja ini bukan ortopedi.
HARI KEDUA
Sekarang, kami akan membawamu menemui Guru Yan Chan.
Bagus.
Dia akan mengajarimu kungfu Shaolin.
Baiklah.
Hari ini panas sekali.
Ya.
Akan mendidih.
Tempat ini luar biasa.
Ini Guru Yan Chan.
GURU KUNGFU SHI YAN CHAN
Ini Ed.
- Halo. - Halo.
Buddha Maha Pengasih.
Selamat datang di Kuil Shaolin.
Terima kasih.
Baiklah, sampai nanti.
Sampai jumpa.
Baiklah, kita pergi sekarang?
Hari ini, kita akan pergi ke tempat kami berlatih kungfu.
Suhu saat ini sangat panas mencapai 40 derajat Celsius.
Tapi karena waktuku kurang dari sepekan di sini...
Baiklah, ini dia.
aku harus memulai latihan kungfu Shaolin-ku sekarang.
Yang membantuku dalam perjalanan ini
adalah dua biksu junior favorit Shifu
yang bisa membantu menjembatani perbedaan antara perkataan Shifu
dan tindakan yang harus kulakukan.
- Ini adikku, Yan Liao. - Yan Liao.
- Yan Xian. - Yan Xian.
SHI YAN LIAO, BIKSU JUNIOR SHI YAN XIAN, BIKSU JUNIOR
Aku Yan Ed.
SHI YAN ED, PENIKMAT BUDAYA SHAOLIN
Baiklah, mari kita mulai dengan kuda-kuda.
Karena kedua pemuda ini sudah menjadi biksu Shaolin di kuil
hanya aku yang berlomba menyelesaikan upacara peralihan
di akhir pekan.
- Baiklah, kuda-kuda. - Tiru dia.
Jadi, mereka akan lebih seperti anak-anak berpengalaman yang ramah
yang menunjukkan caranya, semoga.
Buka kaki sangat lebar.
Tidak.
- Tidak? - Ini kuda-kuda.
Lihat, satu, dua.
Sekitar 60 atau 91cm dan berjongkok.
Kuda-kuda adalah fondasi Kungfu
jadi, jika aku ingin menyelesaikan ritual peralihanku
aku harus menggali lebih dalam
untuk mendorong tubuhku yang hampir berusia 50 tahun
ke batasnya.
Lihat posturnya. Tubuhmu harus lurus.
Sejajarkan pahamu.
Tidak.
Saat mulai, kau bisa seperti ini
tapi lalu kau harus turun.
Kau harus berlatih.
Jongkok.
Aku tidak bisa bergerak lebih rendah dari itu.
Berlatihlah perlahan.
Jika tidak bisa dalam satu menit, lakukan dua menit.
Jika tidak bisa dalam satu hari, lakukan dua hari.
Aku tak bisa berdiri di posisi itu.
Jangan bergerak!
Baik, lebih mudah dikatakan daripada dilakukan.
Mata.
Buka tanganmu. Ayo.
Tetap stabil.
Ya, benar.
Bertahanlah.
Beri tahu aku jika kau tak bisa melakukannya lagi.
Sekarang.
Maaf, aku pria tua yang kaku.
Olahraga bertarung atau bukan, ini sulit.
No comments yet. Be the first to leave one.