Lilya 4-ever

Lilya 4-ever (Lilja 4-Ever)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Lilya 4-ever 2002 BluRay 1080i DTS-HD MA 5 1 AVC REMUX-FraMeSToR
Komentář od Belensky
RESYNC. Terjemahan oleh Hail Hail.

Tagy

BluRay
1080
TS
HD
REMUX
Zveřejněno: 2021-09-18
Stažení: 143
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Penerjemah: Hail, Hail IDFL.us SubsCrew

TIGA BULAN SEBELUMNYA. SUATU TEMPAT DI (DULUNYA) UNI SOVIET.

Hai./ Hai, masuklah.

Kita jadi?/ Tentu, aku cuma sedang berkemas.

Untuk apa?/ Aku mau pindah!

Kemana?/ Amerika!

Apa?! Amerika?/ Benar! Kau tahu pacar ibuku?

Dia tinggal di Amerika. Ibu pindah ke sana dan aku ikut.

Apa yang akan kau lakukan di sana?/ Entahlah. Kami berangkat hari Jumat.

Kau bercanda!/ Tidak!

Bercandamu konyol./ Aku serius. Apa yang bisa kulakukan di sini?

Sulit kupercaya kau akan pindah./ Percayalah, aku akan ke sana.

Bisa minta Marlboro?/ Tidak.

Kalau begitu Wall Street?/ Aku bilang tidak.

Kasir lainnya boleh./ Jangan bohong, Sayang.

Kami tak bohong. Kami.../ Kubilang tidak!

Brengsek!/ Apa?!

Apa yang kau lakukan!/ Bukan apa-apa. Aku akan ke Amerika!

Kenapa kau memutuskan pindah ke Amerika?

Ibuku bertemu pacarnya melalui biro jodoh.

Dia orang Rusia, tapi tinggal di Amerika.

Hebat!

Sial, aku juga ingin pergi./ Kau bisa mengunjungiku di Amerika!

Amerika apa itu? Apa yang dia maksud?

Dia akan ke sana./ Kau bohong. Sungguh?

Aku boleh ikut?/ Tidak.

Ajaklah aku. Aku bisa bahasa Inggris

Halo, namaku Volodya.

Konyol...

Dengar, ibumu ingin sampaikan sesuatu.

Katakan.

Ibu sudah membahasnya dengan Sergei...

...dan memutuskan untuk berangkat dulu.

Lalu kau akan menyusul.

Kau kini sudah dewasa./ Apa!? Aku di sini sendirian?

Itu keputusannya.

Jika kau keberatan, kau tak perlu menyusul!

Cuma kita berdua saja.

Aku akan berpamitan dulu./ Baik.

Sayang, Ibu berangkat.

Ibu tinggalkan uang untukmu, begitu sampai di sana ibu kirimi lagi.

Bibi Anna akan segera datang.

Beri Ibu pelukan, Ibu mau berangkat.

Baiklah...

Selamat tinggal.

Tunggu, Bu!

Ibu! Jangan pergi!

Putri kecilku.../ Kumohon, jangan tinggalkan aku!

Jangan tinggalkan aku, Bu!

Jangan pergi, tinggallah bersamaku!

Jangan pergi, Bu!

Jika kita tak berangkat sekarang...

Ibu akan meneleponmu./ Ibu!

Ibu akan meneleponmu begitu sampai!

Siapa?/ Anna.

Jadi, ibumu sudah berangkat./ Ya.

Berpakaianlah./ Apa?

Ayo, kita pindah ke apartemen baru./ Apartemen baru apa?

Kau akan pindah ke lain apartemen./ Apa?

Tempat ini terlalu besar bagimu. Cepatlah berpakaian.

Aku takkan pergi. Ini apartemenku!/ Kau harus patuh.

Ayo.

Ini dia.

Pemiliknya meninggal beberapa minggu lalu. Ini barang-barangnya.

Kau gila? Aku tinggal di sini?/ Ya, benar.

Selama ibumu pergi, aku yang memutuskan.

Semuanya ada di sini. Kulkas, jendela...

Kenapa aku harus pindah ke sini?/ Di sana harganya mahal.

Kita tak mampu membayarnya.

Jika kau tak mau.../ Aku tak mau tinggal di sini!

Jika tak mau tinggal di sini, tinggallah di jalanan.

Dasar brengsek!/ Tinggallah di jalanan atau panti asuhan!

Hai, Lilya./ Hai.

VOLODYA

Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu.

Di atas bumi seperti di dalam surga. Berikanlah kami rezeki pada hari ini.

Ampuni kesalahan kami seperti kami mengampuni yang bersalah pada kami.

Jangan masukkan kami dalam percobaan, tapi bebaskan kami dari yang jahat.

Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa.

Dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

Nilaimu bagus.

Kau harus lebih bagus.

Kau masih di sini. Kukira kau sudah ke Amerika.

Nilai ujianmu bagus.

Masa depan cerah menantimu./ Apa?

Aku bercanda.

Sialan kau! Masa depanku memang cerah.

Halo!

Kalian mau kemana?

Boleh aku ikut?/ Tidak.

Jika boleh ikut, aku berikan lemku./ Berikan cepat.

Sepatumu Nike? Itu asli?

Mentari kecilku, terbitlah...

Lihatlah obat-obatan yang kutemukan.

Di mana kau menemukannya?/ Di dalam toilet.

Ini bukan milikku./ Lalu milik siapa?

Mungkin milik orang yang tinggal dulu./ Apa ini?

Berikan padaku!

Apa yang kau lakukan! Anak kecil tak boleh minum!

Hei, lihat apa yang kutemukan!

Ayo main perang-perangan./ Kenakan satu padanya.

Pemilik tempat ini dulu seorang pahlawan.

Pahlawan perang!/ Hormat!

Volodya, duduk!/ Tenang!

Kalian terlalu bising. Bisakah kalian tenang?

Masuklah, jangan marah. Kami punya obat batuk. Kau boleh ambil beberpa.

Aku tidak batuk./ Obat ini bisa untuk apa saja. Masuklah.

Jika kalian tak bisa tenang. Aku akan telepon polisi dan memanggil bibimu.

Cukup! Hei, cukup!

Ayolah, aku akan matikan lampunya./ Kau masih kecil. Hentikan.

Sadarlah, kau masih kecil. Cari gadis lain saja.

Hentikan./ Pergilah.

Ada apa ini?!

Ada apa?!

Aku suka di sini. Apa kau gila?!

Keluar!

Brengsek!

Ayo! Keluar dari sini!

Keluar!

Jangan sentuh aku!

Pergilah! Ingat aku yang berkuasa di sini.

Jadi jangan membantahku!

Keluar dari sini!

Keluar dari sini! Dasar brengsek!

Volodya!

Volodya, apa yang kau lakukan?

Cuma duduk-duduk./ Turunlah.

Aku cuma duduk-duduk./ Turunlah, kumohon.

Turunlah!/ Tidak.

Turunlah!/ Tidak, aku tak mau.

Turunlah!/ Baiklah...

Hei, kalian butuh tumpangan?

Tidak./ 100 crown.

Pergilah!/ 200.

Pergilah!/ Kau tak secantik...

Persetan denganmu!/ Aku cuma menawari?

Aku harus pergi dari sini. Tapi tidak seperti ini.

Selamat malam./ Kau akan pulang?

Aku lelah, aku mau pulang./ Boleh aku menginap di tempatmu?

Tidak./ Kenapa? Di luar sangat dingin.

Aku tak bisa pulang. Aku di usir.

Ayahku marah. Entah kenapa.

Kumohon, Lilya.

Aku bisa tidur di lantai.

Kau boleh tidur di sofa. Tapi jangan macam-macam. Atau kulempar keluar.

Kau tahu apa yang kupikirkan?

Kita menjadi keluarga. Makan malam bersama...

...aku pulang kerja dan kau membuat makanan.

Lilya? Bagaimana menurutmu jika aku lebih tua dua tahun?

Hentikan.

Aku serius.

Jangan bicara begitu. Konyol namanya.

Kau tahu tidak? Aku tadi ingin melompat.

Sungguh?/ Ya.

Kenapa?/ Sebab semua ini omong kosong.

Aku tak mau hidup lagi.

Ya, lakukanlah!

Aku bercanda!

Kau selamatkan hidupku. Kini aku akan menyelamatkanmu.

Satu pak Wall Street.

27 crown.

Keripik kentang dan rokoknya saja.

Kembalikan jusnya ke tempatnya.

Kembalikan!

Tak ada surat untukmu hari ini. Kurasa ibumu sudah lupa.

Tidak, aku ingin duduk di sini...

Pekerjaan ini tak butuh waktu lama.

Tak apa jika mereka masih muda, tapi jika orang tua, itu menjijikkan...

Tapi inilah cara yang cepat. Satu, dua, dan selesai!

Lalu kau akan dapat uang dan bisa beli baju atau semacamnya.

Takkan pernah. Mengerikan!

Ayo!

Bagaimana tadi?/ Biasa saja.

Aku kedinginan!/ Ceritakan padaku.

Sudahlah. Ayo pulang! Udaranya dingin sekali.

Siapa?/ Natasha.

Aku kemari untuk mengembalikan uangmu. Aku tidak butuh.

Baiklah, sampai jumpa.

Natasha!

Hai./ Hai.

Katakan padaku ada apa?/ Kita ke sana aku jelaskan.

Apa yang terjadi tadi malam?

Ayahku menemukan uangku...

Dan kupikir tak ada ruginya bagimu...

Apa maksudmu?

Kau tak punya orang tua. Maksudku, ibumu tinggal di Amerika.

Apa maksudmu, tak ada ruginya bagiku?

Aku bilang pada ayahku itu uangmu.

Kalau kau melacur./ Kau bilang aku pelacur?

Ya, jika ayahku tahu yang kulakukan, aku akan dibunuhnya!

Apa yang ada di otakmu!/ Apa ruginya bagimu?!

Kau akan pindah ke Amerika.../ Kukira kau sahabatku!

Teganya kau bilang seperti itu!/ Natasha...

Ayo kita pergi.

Aku tak butuh uangmu.

Simpan saja uangmu. Pelacur!

LILYA

Teman-teman, lihatlah.

Itu pelacur kecil kita! Pelacur! Apa yang kau lakukan?

More Indonesian subtitles for Lilya 4-ever

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left