Prvních 200 řádků.
Didunia ini ada tiga jenis penipu.
Mereka yang menipu untuk mendapatkan uang dari orang lain
Shirosagi.
"Shirosagi = Penipu Putih"
Mereka yang menipu dengan memanfaatkan perasaan orang lain,
Akasagi.
"Akasagi = Penipu Merah"
Kemudian,
Penipu yang hanya memangsa Shirosagi dan Akasagi,
Penipu yang paling hebat sepanjang sejarah,
Penipu diantara para penipu.
"Kurosagi = Penipu Hitam"
Kurosagi.
Terima kasih kerja samanya.
Ayah!
Pada saat aku kehilangan keluargaku di tangan seorang Shirosagi,
Aku juga kehilangan kehidupanku,
Jadi aku memulai hidup baru.
Kenapa orang yang tidak bersalah seperti ibuku menjalani hidup yang susah,
Tapi kenapa orang seperti ayahku menjalani kehidupan dengan mudah?
Aku selalu memikirkan soal inu.
Karena itulah aku ingin jadi pengacara.
Ini adalah manipulasi informasi bursa saham.
Dalam bursa saham?
Anda ingin mereka berdua saling bersaing,
dan melihat siapa yang bertahan?
Menurun!
Menurun!!
Ini adalah perusahaan palsu yang aku buat.
Dia...
...ternyata memanfaatkanku.
Dia tidak akan bisa menghancurkanmu.
Sudah pasti dia tidak akan bisa menghancurkan lawan yang tidak tertarik dengan umpannya.
Maafkan saya, saya masuk tanpa permisi.
Tidak apa-apa.
Apa kau mau minum kopi?
Anu...
Sepertinya pemilik apartemen saya sering datang kemari.
Pemilik?
Namanya Kurosaki... -san.
Saya melihatnya keluar dari sini sebelumnya.
Apa kau suka makan tsukemono (asinan)?
Eh?
Rasa ini...
Apakah anda sedikit mengeringkannya?
Eh?
Aromanya sedikit...
Saya pikir rasanya akan lebih enak kalau anda memasukan beberapa lembar daun teh.
Ah, benarkah?
Iya.
Teh?
Teh, ya...
Restoran ini bagus sekali.
Terima kasih, aku senang.
Karena itulah saya kaget...
Ternyata pemilik aparetmen saya makan ditempat ini.
Apa kau kenal baik dengan pemilik apartemen?
Tidak...
Tidak, kami hanyalah pemilik dan penyewa.
Apakah anda kenal baik dengan dia?
Apakah boleh menggunakan teh hijau?
Aku sudah kenal lama dengan dia.
Hee...
Orang sepertinya ternyata punya kenalan lama.
Eh?
Ah...
Karena dia selalu menyendiri...
Apa kau memikirkannya?
Eh?
Katsura
Terima kasih banyak.
Katsura
Sama-sama.
Ada apa sebenarnya?
Apa yang anda rencanakan?
Tambahkan sedikit lagi...
Aku tidak ada urusan dengan wanita itu.
Kalau begitu, kau tidak perlu marah.
Daun teh, ya...
Aduh..
AH!
Nya.
Apa-apaan sikap itu?
Aku pemilik apartemen ini.
Kau jadi gendut lagi?
Gendut.
Apa kau suka padaku?
Wan.
wan = Suara anjing , nya = Suara kucing
Bukan 'wan' tapi 'Nya', ya?
Nya.
Lalu, apa yang kau pikirkan tentang dia?
Eh?
Kau sudah tahu itu kan?!
Kalau begitu, kita adakah tes.
Aku akan ajukan tiga pertanyaan.
Kalau menurutmu benar, silahkan gambar lingkaran.
Pertanyaan pertama.
Apakah jantungmu berdegup kencang saat bertemu dengannya?
Kalau iya, gambar lingkaran.
Pertanyaan kedua.
apa kau selalu menjawabnya ketika dia mengatakan sesuatu?
Pertanyaan ketiga dan terakhir.
Apa kau merasa kalau aku ingin dia mengerti dirimu?
Baiklah! Kalau ketiga jawaban itu benar, maka sudah pasti itu cinta!
Tentu saja!
Karena itulah kau harus berusaha!
Kalau begitu sampai nanti! Mengerti? Baiklah.
Ada-ada saja...
Dia itu seperti anak kecil saja.
Benar, kan?
Terlalu cepat untuk memikirkan arti cinta, benar, kan?!
Benarkah?
Apa yang kau khawatirkan?
Tidak ada.
Ngomong-ngomong, Tsurara,
apa kau pernah jatuh cinta?
Ya?
Aku terus saja memikirkannya,
Sepertinya sama sekali tidak ada kehadiran seorang laki-laki disekitarmu.
Jangan-jangan kau belum pernah mengalami cinta pertama?
M-mana mungkin begitu!
Lalu, apa kau pernah pergi dengan seseorang?
Pernah.
kalau bergandengan tangan saja tidak termasuk.
Ternyata memang tidak pernah?
Memangnya kenapa?
Teman-teman! Gawat!
Tsurara sama sekali belum pernah berciuman!
Sudahlah diam!
Ya, Kurosaki.
Katsuragi-san ingin bertemu denganmu.
Yes, sir.
Tsurara!
Yo!
Oi, oi. Yo, yo, yo!
Tu-tunggu sebentar!
Kenapa ada disini?
Aku ini ayahmu.
Kenapa perlu alasan bagi seorang ayah untuk datang menemui putrinya?
Bagaimana dengan uang untuk datang ke Tokyo?
Ayah setidaknya punya cukup uang untuk itu.
Aku yakin ayah meminjam uang dari ibu lagi.
Tidak, tidak, tidak, tidak. Kau salah.
Pulanglah!
Aku ingin bertemu denganmu!
Na? Karena kita sudah lama tidak bertemu!
Bagaimana kalau kita pergi minum teh!
Terima kasih makannya.
Begini...
Sebenarnya, ayah sudah memutuskan untuk memulai usaha di Tokyo.
Usaha?
Jadi ayah tidak mencari kerja?
Iya, aku akan membuka sebuah toko. Net Shop.
Net Shop?
Apa? Kau tidak tahu soal itu?
Ini seperti sebuah toko, tapi hanya menjual barang secara online.
Kami menjual barang merek kualitas tinggi yang tidak bisa didapatkan di Jepang,
untuk mendapatkan banyak keuntungan, seperti itulah.
Ini begitu terkenal dikalangan para gadis remaja.
Ayah, apakah bisa melakukan hal seperti itu?
Eh? Tentu...
Sebenarnya, aku bekerja pada orang lain.
Akan ada orang yang mengajari kami soal prosedurnya. Jadi tidak masalah.
Hanya saja, itu, anu, bagaimana mengatakannya...?
Ya, aku membutuhkan skitar seratus ribu untuk investasi dan aku tidak punya uang...
Na, Tsurara...
Aku mengerti kalau aku ini gagal sebagai ayah.
Aku selalu saja meminta uang...
dan menyebabkan masalah.
Tapi pada akhirnya aku sangat menyesal.
Kau lihat,
aku selalu ingin melakukan sesuatu yang harus dilakukan seorang ayah.
Tolonglah, Tsurara...
Di dunia ini
ada begitu banyak orang yang melakukan hal yang tidak benar untuk mendapatkan keuntungan.
Seandainya aku bisa melakukannya dengan baik, maka semuanya akan berubah.
Ini adalah kesempatan yang hanya bisa diraih sekarang...
Kenapa ayah masih bisa bicara seperti itu?
Kalau ayah merasa menyesal,
lalu kenapa ayah tidak lebih menghargai ibu?
Saat itupun, ayah sama sekali tidak datang?
Nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif...
Ayah ada dimana?
Aku mohon,
cepatlah datang.
Aku merasa kesepian, dan aku membutuhkan bantuan,
tapi ayah sama sekali tidak menerima teleponnya, kan?
Pada saat itu ada banyak hal yang terjadi...
Aku akan mendukung ayah, dengan pekerjaan baru itu.
Tapi...
Kalau ayah datang padaku hanya karena membutuhkan uang, maka hentikan saja!
Sedang apa dia?
Lawan kali ini...
Penipu merek.
Menjual merek luar negeri yang tidak ada di Jepang menggunakan...
Internet shop.
Menjualnya disana.
Tapi sebenarnya produk itu hanyalah sampah murahan.
Dengan menempelkan label berharga dan membuatnya seakan merek terkenal,
No comments yet. Be the first to leave one.