Prvních 124 řádků.
Sebelumnya di Vikings...
Tangkap dia!
Kenapa lama sekali kau kembali?
Itu adalah bagian dari strategi...
...yang luas dan matang.
Kupikir kau ingin menemukan cara...
...agar bangsa kita saling menguntungkan.
Dengan membunuh semua orangku, itu saling menguntungkan?
Aku mengaku salah.
Kau harus membunuhku.
Putera-puteraku tahu bahwa aku datang ke Wessex untuk menemuimu.
Menurutmu apa yang mereka lakukan saat mendengar kematianku?
Aku tak bisa membunuhmu.
Maka serahkan aku pada Raja Aelle.
Biarkan puteraku Ivar pulang.
Dan sebagai balasannya?
Aku akan minta Ivar untuk memberitahu saudara-saudaranya...
...bahwa Raja Aelle yang bertanggung jawab atas kematianku.
Jangan takut.
Kapalku sudah siap untuk membawa puteramu, Ivar, kembali pulang.
Kaptennya ingin berangkat hari ini.
Aku ingin ucapkan perpisahan dengan anakku.
Akan kuminta agar dia menemuimu.
Aku ingin bicara dengannya sendirian.
Kami diperintahkan membawa si lumpuh.
Ayah punya kabar bagus.
Raja Ecbert telah menyiapkan perahu.
Kau akan pulang.
Aku tak akan pergi tanpa Ayah.
Mereka tak akan melepaskan Ayah.
Ayah akan mati.
Maka aku juga ikut mati.
Aku memilih mati dibakar hidup-hidup./ Jangan bodoh.
Ayah tak ingin kau mati.
Jauh lebih penting jika kau tetap hidup.
Orang-orang menganggapmu bukan ancaman.
Tapi Ayah berpikiran berbeda.
Dari semua anak-anak Ayah, kaulah yang ingin Ayah bawa ke sini,...
...dan kaulah yang Ayah percaya...
...untuk jadi bagian terpenting masa depan bangsa kita.
Aku baru saja ingin memercayai Ayah.
Diam dan dengarlah, bodoh.
Kau punya begitu banyak berkah, dan kemarahanmu adalah berkah.
Apa yang ada di sini adalah berkah.
Kau tak berpikir seperti kebanyakan orang.
Kau susah ditebak.
Dan itu membuatmu lebih baik.
Gunakan kemarahanmu dengan cerdas...
...dan Ayah berjanji, anakku,...
...suatu hari, seluruh dunia...
...akan tahu dan takut pada Ivar, Si Lumpuh.
Aku berharap...
Aku berharap tak selalu marah sepanjang waktu.
Maka kau tak akan jadi apa-apa.
Aku mungkin telah berbahagia.
Kebahagiaanmu itu hampa.
Aku cuma bercanda. Bodoh.
Ecbert akan menyerahkan Ayah pada Raja Aelle,...
...yang akan membunuh Ayah.
Jika Aelle akan membunuh Ayah,...
...maka aku dan saudara-saudaraku akan menuntut balas padanya,...
...dan Ayah tahu itu.
Ya.
Oh, tentu kau harus balas dendam,...
...tapi bukan pada Aelle.
Pada Ecbert.
Semua orang akan selalu meremehkanmu.
Kau harus buat mereka membayar itu.
Akan kulakukan, Ayah.
Bengis lah.
Ayo!
Berangkat!
Aku sangat berharap semua hal berlaku sebaliknya,...
... tapi aku tak kuasa merubahnya.
Aku harus melakukan hal yang tak kuinginkan terjadi pada seseorang.
Aku harus hancurkan sesuatu,...
...seseorang,...
...dengan sempurna.
Dan aku harus terlibat pada kematian sahabatku.
Kau tak punya pilihan.
Oh, benarkah?
Apa itu benar?
Jadi, aku tinggal melemparkan kesalahanku atasnya?
Seperti Pontius Pilate?
Aku tak ragu Aelle akan senang menyaksikan kematianmu.
Aku yakin dia akan jadikan kematianmu tontonan umum.
Jadi aku akan punya kesempatan untuk bicara?
Aku akan bicara tentang para Dewa.
Tentang betapa bahagianya aku masuk Valhalla.
Meski pun kau tak memercayai itu.
Memang tidak.
Tapi putera-puteraku percaya.
Kaum-ku percaya.
Kepercayaan adalah hal penting bagi mereka.
Sama denganmu, Raja Ecbert.
Ini dulunya milik Ayahmu.
Semoga ini menenangkanmu...
...sebagai mana menenangkanku.
Terima kasih.
Aku tak akan pernah melupakanmu.
Kurasa akan menghiburmu mengetahui bahwa pada akhir hayatnya...
...Athelstan lebih memilih Tuhanmu.
Prajurit, begerak!
Kawal tawanan!
Jalan!
Aku banyak dengar tentangmu.
Bertinggi 2,5 meter.
Membunuh ribuan orang-orangku.
Memakan anak-anak.
Yang terakhir itu tidak benar.
Mungkin tak ada yang percaya.
Tetap saja,...
...aku bisa rasakan ketakutan orang di sekeliling.
Mereka ketakutan kau akan membunuh mereka.
Katakan padaku,...
....apa rencanamu untuk kabur?
Aku tak ada niat untuk kabur.
Ecbert?
Jangan pergi jauh dengan perut kosong.
Kita di mana?
Aku tak tahu.
Sebaiknya kau tanya pada kuda-kuda.
Mereka tahu.
Kau buta.
No comments yet. Be the first to leave one.